cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara
Published by Universitas Galuh
ISSN : 23562269     EISSN : 26142945     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Dinamika merupakan media publikasi Karya Tulis Ilmiah di bidang Ilmu Administrasi Negara yang berada di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Galuh dengan ISSN: 2356-2269 (Print) dan eISSN: 2614-2945 (Online) yang mempublikasikan hasil penelitian mahasiswa dan dosen, dengan fokus kajian Ilmu Administrasi Negara. Jurnal ini terbit setiap tiga bulan sekali, yaitu: Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 557 Documents
IMPLIKASI KEBERADAAN AUTOGATE TERHADAP KUALITAS MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA : MENGATASI ATAU MENGAMPUTASI? Maulida, Zahra Regita; Bawono, Sri Kuncoro; Wirdhiningsih, Virra
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20369

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik telah menjadi tuntutan strategis dalam konteks birokrasi modern, termasuk dalam sektor keimigrasian. Salah satu bentuk implementasi konkret adalah penggunaan sistem autogate, yakni layanan pemeriksaan imigrasi otomatis berbasis biometrik yang menggantikan interaksi langsung antara pengguna dan petugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi keberadaan autogate terhadap kualitas manajemen Sumber Daya Manusia di lingkungan keimigrasian Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data, ditemukan bahwa autogate memberikan kontribusi nyata terhadap efisiensi pelayanan serta penguatan keamanan perbatasan. Namun demikian, penerapan teknologi ini juga memunculkan tantangan struktural terhadap peran dan kompetensi aparat birokrasi, yang berisiko mengalami technological displacement. Temuan menunjukkan bahwa keberhasilan autogate tidak semata ditentukan oleh kecanggihan sistem, tetapi juga sangat bergantung pada strategi penguatan SDM yang adaptif, pelatihan berkelanjutan, dan reposisi peran yang relevan dalam ekosistem digital. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan holistik dalam merespon disrupsi teknologi agar transformasi digital menjadi peluang penguatan kapasitas birokrai, bukan menjadi ancaman terhadap eksistensi aparatur. Kata Kunci : Autogate, digitalisasi, manajemen sumber daya manusia, birokrasi, pelayanan publik.
IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2021 TENTANG PELAKSANAAN PROGRAM SEMBAKO Purnawan, Rd. Ade; Rahmawati, Lusi; Nurbudiwati, Nurbudiwati; Nuraini, Rd. Putri Aprilia
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20524

Abstract

Kemiskinan dan Kerentangan pangan di Indonesia merupakan masalah yang sangat kompleks, sehingga pemerintah Indonesia selama waktu yang lama telah berusaha untuk mengatasi masalah tersebut dengan membuat beberapa program sosial. Salah satu program yang dikeluarkan oleh Kementrian Sosial Republik Indonesia sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pokok adalah Program Sembako. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses implementasi program sembako di Desa Mekargalih Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III yang menekankan pada empat dimensi utama yang mempengaruhi suatu proses kebijakan yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Penelitian ini tidak hanya memiliki nilai penting dalam konteks lokal, tetapi juga dalam konteks yang lebih luas, baik dari segi kebijakan publik maupun kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang dilakukan di Desa Mekargalih. Penetapan informan dilakukan teknik purposive sampling dengan 6 informan terpih. Teknik dan alat pengumpulan data dilakukan   dengan   cara   observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literatur.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program sembako di Desa Mekargalih belum berjalan secara maksimal berdasarkan empat dimensi komunikasi, sumber daya, disposis dan struktur birokrasi. Hal ini disebabkan oleh beberapa indikator yang terjadi, seperti masyarakat yang merasa terbebani karena harus pergi jauh kekantor pos, tidak optimalnya sosialisasi yang dilakukan, kurangnya pemahaman KPM terhadap bantuan yang diterima, ketidak tepat sasaran dalam menentukan KPM sehingga tujuan program belum terlaksana secara optimal.
ANALISIS STRATEGI PROMOSI DINAS PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING WISATA ALAM CURUG TUJUH CIBOLANG KABUPATEN CIAMIS Ismail, Dadan Adam
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.19959

Abstract

Penelitian ini didasari oleh belum optimalnya strategi yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata dalam upaya meningkatkan daya saing wisata alam Curug Tujuh Cibolang. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan memahami strategi yang dijalankan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis dalam meningkatkan daya saing wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan melibatkan dua belas informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menelaah hasil observasi dan wawancara untuk merumuskan kesimpulan yang menjawab rumusan masalah. Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan dalam meningkatkan daya saing wisata alam Curug Tujuh Cibolang masih belum sepenuhnya mengacu pada kelima indikator utama strategi pemerintahan. Dua aspek yang menunjukkan kelemahan paling mencolok adalah dimensi purposes (perumusan tujuan strategis) dan learning (proses pembelajaran dalam perbaikan strategi). Kurangnya kejelasan dalam tujuan serta lemahnya evaluasi berkala menjadi faktor utama yang menghambat efektivitas pengembangan. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah tidak terpenuhinya kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan target pengembangan yang ditetapkan. Di sisi lain, mekanisme evaluasi strategi belum dilaksanakan secara teratur, sehingga respon terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan berjalan lambat dan potensi wisata belum termanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar. Meski demikian, terdapat perkembangan positif berupa upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan. Dinas Pariwisata telah memfasilitasi pelatihan serta pendampingan terhadap kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan mulai mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam proses evaluasi secara berkala. Pendekatan partisipatif ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas lokal, mempercepat penyelesaian hambatan strategis, dan secara bertahap meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan wisata tersebut.
ANALISIS FAKTOR PENENTUAN WAKTU DALAM PENDATAAN KELUARGA MELALUI APLIKASI SISTEM INFORMASI KELUARAGA ( SIGA) DI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK KABUPATEN CIAMIS Gustiana, Galih; Juliarso, Ahmad
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20915

Abstract

Analisis faktor penentuan waktu dalam pendataan keluarga melalui aplikasi sistem informasi keluaraga ( SIGA) DI DINAS Pengendalian penduduk keluarga berencana pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kabupaten ciamis. Fokus utama penelitian adalah bagaimana ketepatan waktu berkontribusi terhadap keberhasilan pelaksanaan pendataan keluarga menggunakan aplikasi SIGA. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan operator di lima kecamatan, ditemukan bahwa meskipun pendataan telah dilakukan secara rutin dan terjadwal, masih terdapat sejumlah kendala yang memengaruhi efektivitas waktu, seperti gangguan teknis pada sistem, jaringan yang tidak stabil, serta keterbatasan perangkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling terhadap enam orang informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor eksternal dan internal menjadi penghambat dalam penentuan waktu yang tepat, yang berdampak pada efektivitas pendataan. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur, pelatihan teknis, serta penguatan koordinasi menjadi kunci dalam mengoptimalkan pemanfaatan waktu dalam pendataan keluarga melalui SIGA.Kata Kunci : Penentuan Waktu ; Efektivitas ; Aplikasi SIGA ; Pendataan Keluarga.
PENGARUH KUALITAS SUMBER DAYA, BUDAYA ORGANISASI, DAN KEBIJAKAN PEMASYARAKATAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI KELAS IIA KEMBANG KUNING NUSAKAMBANGAN Ningsih, Suti Ramadhan
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20784

Abstract

Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan di Lapas Kelas IIA Kembang Kuning Nusakambangan. Faktor-faktor tersebut meliputi sumber daya yang tersedia, budaya organisasi yang berkembang di lapas, dan kebijakan masyarakat yang diterapkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survei. Populasi penelitian ini adalah Pegawai Lapas Kelas IIA Kembang Kuning Nusakambangan, sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 responden. Analisis data diperoleh dengan menggunakan Uji Asumsi Klasik, Regresi Linear Berganda, Uji Koefisien Korelasi, Uji F (Uji Simultan), dan Uji T (Uji Parsial). Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas yaitu kualitas sumber daya, budaya organisasi, dan kebijakan masyarakat secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan. Hasil uji koefisien korelasi menunjukkan bahwa kualitas sumber daya, budaya organisasi, dan kebijakan masyarakat memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap kualitas pelayanan. Sementara itu, hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R² sebesar 91,4%, kualitas pelayanan di Lapas Kelas IIA Kembang Kuning Nusakambangan dipengaruhi oleh kualitas sumber daya, budaya organisasi, dan kebijakan pemasyarakatan. Sementara itu, sisanya (8,6%) dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
DIGITAL GOVERNANCE DALAM KEBIJAKAN PUBLIK DI ERA VUCA: EVALUASI KESIAPAN DAN TANTANGAN DAERAH PEMEKARAN BARU DI INDONESIA Kristian, Indra; Supriyadi, Endang Irawan
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20961

Abstract

Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) telah mengubah lanskap tata kelola pemerintahan, menuntut kapasitas adaptasi dan inovasi yang lebih tinggi, khususnya di daerah otonomi baru (DOB) yang menghadapi keterbatasan sumber daya dan infrastruktur kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan evaluasi implementasi digital governance dalam memperkuat kinerja pemerintahan DOB, sekaligus mengidentifikasi strategi kebijakan publik yang responsif terhadap dinamika ketidakpastian. Menggunakan pendekatan mixed methods, penelitian ini menggabungkan survei kuantitatif terhadap 250 responden aparatur sipil negara (ASN) dan perangkat daerah, serta wawancara mendalam dengan 20 pemangku kepentingan kunci di tiga DOB di Indonesia bagian timur. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antara kapasitas digital, kualitas layanan publik, dan kepercayaan masyarakat, serta analisis tematik untuk mengidentifikasi pola narasi kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi digital governance berpengaruh signifikan terhadap efisiensi layanan dan transparansi, namun efektivitasnya terhambat oleh rendahnya literasi digital, ketimpangan infrastruktur TIK, dan resistensi birokrasi. Analisis kualitatif mengungkap perlunya model tata kelola adaptif berbasis kolaborasi multiaktor, serta kebijakan yang mengintegrasikan pembangunan infrastruktur digital dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Temuan ini memperkuat urgensi reformulasi strategi kebijakan publik di DOB untuk mengatasi risiko era VUCA melalui inovasi tata kelola yang inklusif, responsif, dan berbasis teknologi. Studi ini memberikan kontribusi pada literatur kebijakan publik dan tata kelola digital di negara berkembang, serta menawarkan implikasi praktis bagi perumus kebijakan di tingkat pusat dan daerah. Kata kunci: Daerah Otonomi Baru, Era VUCA, Digital Governance, Kebijakan Publik, Reformulasi Strategi
STUDI MODEL PENERIMAAN TEKNOLOGI TERHADAP PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN DALAM PELAYANAN INFORMASI DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA TANGERANG Astuti, Dhela Dwi; Muhtadi, TB. Yudi; Prasetyo, Eko
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20853

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung pelayanan informasi melalui pendekatan Technology Acceptance Model pada fitur Tanya Sobat AI di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi kondisi penggunaan fitur Tanya Sobat AI saat ini, menemukan faktor hambatan yang terjadi, serta menilai upaya perbaikan yang telah di lakukan. Permasalahan utama yaitu rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan pengembangan teknologi, dan infrastruktur yang kurang memadai menyebabkan optimalisasi layanan belum tercapai. Metode penelitian menggunakan kualitatif secara deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Tanya Sobat AI memberikan kemudahan dalam mengakses informasi kependudukan secara cepat, fleksibel, dan efisien. Namun, dalam penerapannya masih terdapat kendala seperti masyarakat kurang mengetahui adanya sistem layanan fitur Tanya Sobat AI, sistem yang belum sepenuhnya responsif, dan keterbatasan anggaran. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan fitur Tanya Sobat AI berdasarkan analisa teori TAM terdapat dua indikator yang sudah berjalan optimal yaitu attitude towards behavior dan behavior intenttion to use, sedangkan pada ketiga indikator lainnya seperti perceived usefulness, perceived ease of use dan actual use belum berjalan optimal.Kata Kunci : kecerdasan buatan, pelayanan informasi, Tanya Sobat AI, teknologi digital, Technology Acceptance Model
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG SISTEM DAN PROSEDUR PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TASIKMALAYA Riffendi, Surya Agustinus; Hidayat, Agus Fatah; fatimah, astri siti; hartanto, beni
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20703

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis secara mendalam faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kebijakan mengenai Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, dengan fokus khusus pada studi kasus penganggaran. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui dua teknik utama, yaitu observasi langsung terhadap proses penganggaran yang berlangsung di Pemerintah Kota Tasikmalaya dan wawancara mendalam dengan berbagai pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam pengelolaan keuangan daerah dan penyusunan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah dalam konteks penganggaran di Pemerintah Kota Tasikmalaya dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang saling berinteraksi. Faktor-faktor internal yang signifikan meliputi kejelasan tujuan kebijakan yang ditetapkan, ketersediaan dan alokasi sumber daya yang memadai untuk mendukung implementasi, karakteristik agen pelaksana kebijakan seperti kompetensi dan komitmen, disposisi atau kecenderungan sikap para pelaksana dalam menjalankan tugas, serta efektivitas komunikasi baik di dalam organisasi maupun antar berbagai pihak yang terlibat. Selain itu, faktor lingkungan eksternal juga memainkan peran penting, termasuk aspek ekonomi, sosial, dan politik yang dapat memengaruhi jalannya implementasi kebijakan. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa efektivitas implementasi kebijakan pengelolaan keuangan daerah sangat dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor internal organisasi pelaksana dan kondisi lingkungan eksternal yang melingkupinya.Kata Kunci     :           Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Keuangan Daerah, Prioritas Penggunaan Dana Desa.
PARADIGMA ADMINISTRASI PUBLIK DALAM TEORI DAN PRAKTEK Marliani, Lina; Henriyani, Etih; Djadjuli, R. Didi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20864

Abstract

Paradigma administrasi negara/publik telah mengalami evolusi dari paradigma klasik, Old Public Administration (OPA) ke New Public Management (NPM), New Public Service (NPS), Good Governance (GG) sampai dengan Sound Governance (SG).  Namun demikian paradigma old public administration masih banyak di terapkan dalam praktek pemerintahan saat ini. Kajian ini bertujuan sebagai kerangka berpikir untuk memahami peran pemerintah, hubungannya dengan masyarakat, dan cara terbaik dalam mengelola sumber daya publik. Adapun metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif analitis, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah saat ini sedang berupaya menerapkan berbagai prinsip dari paradigma administrasi publik, terlihat dari reformasi birokrasi, penggunaan sistem elektronik untuk pelayanan publik, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan serta pengawasan kinerja. Meskipun demikian, penerapan ini masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti perubahan budaya kerja, keterbatasan sumber daya dan teknologi, serta koordinasi antarorganisasi.
IMPLEMENTASI DIGITAL GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PERIZINAN SARANA OLAHRAGA (STUDI KASUS APLIKASI TANGERANG LIVE) Tazkiya, Siska Rahayu Indri; Muhtadi, Yudi; Firdiyani, Fitria
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 2 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i2.20746

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan tata kelola digital dalam upaya meningkatkan layanan perizinan sarana olahraga melalui fitur Timsport pada aplikasi Tangerang LIVE di Kota Tangerang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Landasan teorinya adalah konsep digital governance yang dikemukakan Lisa Welchman (2015), mencakup tiga indikator utama: strategi digital, kebijakan digital, serta standar digital. Hasil penelitian mengungkapkan meskipun fitur Timsport telah memudahkan masyarakat dalam memperoleh layanan secara online, masih dijumpai beberapa kendala dalam implementasinya. Hambatan tersebut meliputi belum adanya regulasi yang mendukung, kendala teknis seperti keterlambatan pembaruan status pembayaran, dan tidak adanya menu event pada fitur timsport. Selain itu belum tersediannya sistem evaluasi dan umpan balik yang terintegrasi turut menjadi penghambat efektivitas layanan. Oleh karena itu, dibutuhkan penguatan kebiajakan digital, peningkatan kapasitas teknis, dan litersi digital Masyarakat. Penelitian ini merekomandasikan perlunya perbaikan menyeluruh agar layanan digital seperti timsport dapat berjalan lebih optimal dan menjadi model pelayanan publik berbasis teknologi yang berkelanjutan.Kata Kunci : Digital Governance; Pelayanan Publik; Timsport; Tangerang LIVE; Smart City.