cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : 23031433     EISSN : 25797301     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Akper Dharma Husada Kediri bekerjasama dengan PPNI Kota Kediri merupakan Jurnal yang memuat naskah hasil penelitian maupun artikel ilmiah yang menyajikan informasi di bidang ilmu kesehatan, diterbitkan setiap enam bulan sekali pada bulan Nopember dan Mei
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
PENGARUH PERILAKU CARING PERAWAT TERHADAP KEPUASAN LANSIA TENTANG PELAYANAN KESEHATAN DI PONDOK LANSIA Nurmayunita, Heny; Zakaria, Amin
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.760

Abstract

Pendahuluan : Keluarga merupakan tempat terindah dan tempat persinggahan dari dunia luar yang keras dan tidak bersahabat bagi lansia. Keadaan berubah menjadi tidak wajar di saat seseorang membutuhkan keluarga disampingnya, dia harus tinggal sendiri di panti jompo jauh dari keluarga dan sanak saudara yang di impikan dan dinginkannya di masa tua ini. Lansia cenderung menolak Ketika dilakukan Tindakan keperawatan dan merasa tidak belum puas dengan layanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Pengaruh Perilaku Caring Perawat Terhadap Kepuasan Lansia Tentang pelayanan Kesehatan di Pondok Lansia. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode Pre Eksperimen dengan One group Pre-post test. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik Total sampling dengan sampel sejumlah 28 Lansia dan 11 Perawat/caregiver. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah Perilaku caring dan Kepuasan lansia tentang pelayanan kesehatan. Setelah data terkumpul kemudian dilakukan pengolahan data melalui tahapan editing, coding, scoring, uji statistic, dan kesimpulan. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Anova. Diskusi : Hasil penelitian menunjukkan ada Pengaruh Perilaku Caring Perawat Terhadap Kepuasan Lansia Tentang pelayanan Kesehatan di Pondok Lansia dengan menggunakan uji regresi dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0,003. Kesimpulan : Ada Pengaruh Perilaku Caring Perawat Terhadap Kepuasan Lansia Tentang pelayanan Kesehatan di Pondok Lansia. Oleh karena itu diharapkan bagi staf perawat dan orang-orang di sekitar lansia untuk terus menerapkan perilaku caring yang semakin baik sehingga kepuasan lansia tinggal di pondok lansia semakin baik yang nantinya akan membuat lansia mampu beradaptasi dengan masa tuanya di pondok lansia. Kata Kunci : Caring, Kepuasan Lansia, Pelayanan Kesehatan, Perawat
PERAN KADER DAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Husna, Dina Rosidatul; Titisari, Ira; Wijayanti, Lumastari Ajeng; Hardjito, Koekoeh
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.710

Abstract

Tumbuh lebih cepat merupakan salah satu keuntungan menyusui bayi secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupannya. Pemberian ASI eksklusif selama minimal enam bulan merupakan tindakan terbaik untuk menjaga kesehatan ibu dan anak. Meskipun kegunaan ASI eksklusif jelas tetapi ambisi menyusui masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana wilayah operasi Puskesmas Papar di Kabupaten Kediri, kaitannya dengan fungsi kader dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif. Desain studi cross-sectional digunakan. Jumlah sampel adalah 127 sampel dengan teknik simple random sampling dan memenuhi kriteria inklusi yaitu ibu menyusui yang memiliki bayi usia 7-10 bulan. Instrument penelitian yang digunakan kuesioner. Teknik analisis statistik bivariat menggunakan Continuity Correction. Hasil penelitian peran kader dengan pemberian ASI Eksklusif menunjukkan bahwa p value diperoleh 0,017 <0,05 dengan keeratan 0,222 maka H0 ditolak. H0 ditolak berdasarkan temuan penelitian dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif diperoleh nilai p value 0,037<0,05 dan korelasi 0,198. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa di wilayah kerja Puskesmas Papar Kabupaten Kediri terdapat keterkaitan antara fungsi kader dan pendampingan keluarga dengan pemberian ASI Eksklusif. Berdasarkan hasil penelitian disarankan bagi kader agar membantu dalam memotivasi ibu dengan memberikan Pengetahuan informasi ASI ekslusif dan bagi keluarga dengan memberikan dukungan penuh guna mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Kata kunci: Peran Kader, Dukungan Keluarga, Pemberian ASI Eksklusif
HUBUNGAN FAKTOR SOSIO-DEMOGRAFI DENGAN PENGETAHUAN TENTANG INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS) PADA PEREMPUAN DI INDONESIA: ANALISIS SURVEI DHS 2017 Asri, Yuni; Irawan, Hengky; Yunarsih, Yunarsih
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.759

Abstract

Latar Belakang : Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan tantangan signifikan bagi kesehatan masyarakat, terutama di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Di Indonesia, kesenjangan pengetahuan tentang IMS di kalangan perempuan dipengaruhi oleh berbagai faktor sosiodemografi; namun, data komprehensif mengenai hubungan ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara karakteristik sosiodemografi dan pengetahuan tentang IMS di kalangan perempuan di Indonesia menggunakan data dari Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Metode :Analisis cross-sectional dilakukan pada sampel 49.627 perempuan berusia ≥ 15 tahun. Variabel dependen adalah pengetahuan tentang IMS. Variabel independen meliputi usia, pendidikan, status perkawinan, indeks kekayaan, dan tempat tinggal. Uji chi-square bivariat dan regresi logistik multivariat digunakan untuk menilai hubungan dengan tingkat signifikansi P < 0,05. Hasil : Sebanyak 81,58% perempuan melaporkan memiliki pengetahuan tentang IMS. Pendidikan yang lebih tinggi (p < 0,001), tempat tinggal di perkotaan (p < 0,001), status menikah (p < 0,001), dan indeks kekayaan yang lebih tinggi (p < 0,001) memiliki hubungan yang signifikan dengan pengetahuan tentang IMS. Kesimpulan : Perempuan muda (15-24 tahun) menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi dibandingkan perempuan yang lebih tua. Faktor sosiodemografi seperti pendidikan, kekayaan, dan tempat tinggal secara signifikan memengaruhi pengetahuan tentang IMS di kalangan perempuan Indonesia, menegaskan perlunya edukasi kesehatan masyarakat yang terarah, terutama bagi kelompok yang kurang beruntung Kata Kunci: Pengetahuan IMS, perempuan, Indonesia, faktor sosio-demografis, pendidikan, kesehatan masyarakat
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI Khusniyati, Etik; Purwati, Heni
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.680

Abstract

Pendahuluan: Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bagi bayi dengan kandungan gizi paling sesuai demi pertumbuhan yang optimal. World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar bayi baru lahir mendapat ASI eksklusif selama enam bulan. Data Nasional tahun 2020 menyebutkan bahwa ibu yang mengalami gangguan produksi ASI atau ASI tidak lancar sebesar 67% dari seluruh ibu menyusui. Ketidaklancaran dalam pengeluaran ASI itu sendiri dapat disebabkan oleh beberapa faktor baik faktor fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kelancaran produksi ASI. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian survey analitik dan desain cross sectional. Data diambil pada 32 responden ibu menyusui dengan usia bayi <42 hari di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Fifin N.I.S., Amd.Keb Kabupaten Mojokerto. Pengumpulan data dilakukan selama 2 bulan dengan teknik sampling consecitive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan variabel psikologis ibu menggunakan Zung Self Rating Anxiety Scale. Diskusi: Hasil Uji spearman rank digunakan untuk mengetahui hubungan antara kelancaran ASI dengan masing-masing faktor penyebab. Adapun hasil uji yaitu variabel usia (p=0,840), paritas (p=0,749), frekuensi menyusui (p=0,004), psikologi ibu (p=0,003), status gizi p= (0,060), perawatan payudara (p=0,002), dan sosio budaya (p=0,132). Analisis multivariat dengan uji regresi ordinal menunjukkan bahwa variabel yang dominan mempengaruhi kelancaran produksi ASI adalah frekuensi menyusui (p=0,025), psikologis ibu (0,036) dan perawatan payudara (p=004). Kesimpulan: Untuk memperlancar produksi ASI dilakukan dengan meningkatkan frekuensi menyusui, dan perawatan payudara serta menjaga kondisi psikologis ibu yang baik. Kata Kunci: perawatan payudara, frekuensi menyusui, psikologis ibu, kelancaran produksi ASI
EFEKTIVITAS PELATIHAN LIFE SKILL TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA Winarti, Eko; Anggi Umbu Pingge, Yusti; Alimansur, Moh; Agung Mirasa, Yudied
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.764

Abstract

The level of knowledge of adolescents regarding reproductive health in Indonesia is still relatively low. Survey results show that many teenagers do not understand the function of reproductive organs, the risk of sexually transmitted diseases, and the importance of family planning. This research aims to determine the effectiveness of life skills training on knowledge and attitudes about adolescent reproductive health. The type of research used in this research uses quantitative methods with a pre-experimental design with a one-group pretest post test design. The population in this study were all teenagers in SMK "Y" class X. The sample of teenagers in SMK "Y" Surabaya class X was 40 respondents. The sampling technique uses cluster random sampling. Statistical analysis in this study was carried out using the Wilcoxon signed rank test. The results of the training intervention can influence the increase in teenagers' knowledge and attitudes about teenage reproductive health life skills at SMK "Y", so it can be concluded that the training provided is effective in increasing teenagers' knowledge and attitudes about teenage reproductive health life skills. It is hoped that the school will provide educational training about reproductive health to adolescents from an early age.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG TUBERKULOSIS: STUDI DESKRIPTIF KADER KESEHATAN Ratnasari, Nita Yunianti; Ambarwati, Retno; Sucipto, Sucipto
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.770

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit infeksius yang mudah menular dimana jumlah kasus baru dan kematian akibat penyakit ini terus meningkat setiap tahunnya. Usaha pengendalian penyakit tuberkulosis terus dilakukan oleh pemerintah dengan melibatkan berbagai kalangan baik swasta maupun masyarakat secara keseluruhan. Upaya kesehatan yang diperankan oleh kader memiliki makna yang sangat penting dalam hubungannya dengan kegiatan promosi kesehatan misalnya penyuluhan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan persepsi kader kesehatan tentang penyakit tuberculosis di Kecamatan Kalijambe, Sragen. Metode: Design yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader kesehatan yang ada di wilayah kecamatan Kalijambe Kabupaten Sragen. Teknik pengambilan sampel adalah dengan metode purposive sampling yaitu seluruh responden yang memenuhi syarat inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan peneliti. Adapun kriteria inklusi adalah kader posyandu yang memiliki akses untuk membuka kuesioner dalam bentuk google form. Kecamatan Kalijambe terdiri dari 14 desa sehingga jumlah data yang masuk sebanyak 44 kader. Hasil: Tingkat pengetahuan kader kesehatan tentang penyakit tuberkulosis di wilayah kecamatan Kalijambe diperoleh hasil termasuk kategori sedang sampai tinggi, sementara terkait persepsi berada pada level sedang atau menengah. Kesimpulan: Meskipun kader telah dibekali dengan pengetahuan seputar penyakit namun secara berkala perlu dilakukan evaluasi terkait pengetahuan dan pemahaman penyakit tersebut, hal ini bertujuan agar kader tidak memiliki persepsi yang salah dengan suatu penyakit. Kata Kunci: : kader kesehatan; pengetahuan; persepsi; tuberkulosis
PENGARUH TEHNIK RELAKSASI IMAGERY TERHADAP DETEKSI PHOBIA PADA MAHASISWA PRODI D3 KEPERAWATAN STIKES PAMENANG Khosasih, Mohammad Ikhwan; Atmojo, Didik Susetiyanto; Wiseno, Bambang
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.717

Abstract

Pendahuluan : Pendidikan kesehatan, khususnya Diploma III Keperawatan, merupakan bagian dari jenjang pendidikan tinggi bagi tenaga kesehatan. Dalam proses perkuliahan, tidak semua mahasiswa merasa nyaman, disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah rasa ketakutan yang disebabkan oleh fobia. Untuk mengurangi rasa ketakutan tersebut, diperlukan deteksi dini terhadap fobia agar dapat segera ditangani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi imagery terhadap deteksi dini fobia.Metodologi :Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design (one group pre-post test design). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester I Program Studi Keperawatan Pamenang, yang berjumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga jumlah sampel yang diambil adalah 33 orang.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkan teknik relaksasi imagery, seluruh mahasiswa (33 orang atau 100%) tidak merasa mengalami fobia. Namun, setelah penerapan teknik relaksasi imagery, sebagian besar mahasiswa (24 orang atau 72,7%) tidak mengalami fobia, sedangkan 9 orang (27,3%) masih mengalami fobia. Berdasarkan uji Wilcoxon Signed-Rank Test, didapatkan nilai signifikansi p-value sebesar 0,003 (<0,05), yang menunjukkan bahwa H1 diterima.Diskusi : Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa teknik relaksasi imagery memiliki pengaruh terhadap deteksi dini fobia. Deteksi dini fobia diharapkan dapat meminimalkan jumlah mahasiswa yang keluar dari pendidikan akibat fobia terhadap hal-hal medis, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat. Kata kunci : Tehnik Relaksasi Imagery, Phobia
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG ISI PIRINGKU DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA USIA 24-35 BULAN Al Maajid, Putri; Antono, Sumy Dwi; Dwi Cahyani, Desy; Isti Kundarti, Finta
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.709

Abstract

Stunting adalah salah satu sasaran dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya Pada tujuan pembangunan berkelanjutan yang kedua, yang berfokus pada penghapusan kelaparan dan semua bentuk malnutrisi pada tahun 2030. Pengetahuan adalah salah satu aspek yang dapat mempengaruhi tingkat stunting. Salah satu langkah yang sedang diupayakan digencarkan adalah edukasi mengenai Gerakan Isi Piringku. Program edukasi ini bertujuan untuk menyesuaikan pola makan dengan jenis makanan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak berdasarkan usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan ibu mengenai Isi Piringku dengan kejadian stunting pada balita usia 24-35 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo, Kabupaten Kediri, tahun 2023. Studi ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian melibatkan 64 ibu yang memiliki balita stunting berusia 24-35 bulan dan memenuhi kriteria inklusi. Metode pengambilan sampel yang diterapkan adalah simple random sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Analisis bivariat yang akan diterapkan adalah koefisien kontingensi. Hasil penelitian mengindikasikan adanya hubungan antara pengetahuan ibu tentang Isi Piringku dengan kejadian stunting pada balita usia 24-35 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo, Kabupaten Kediri, tahun 2023. Tenaga kesehatan disarankan agar memberikan edukasi, penyuluhan atau leaflet kepada ibu yang memiliki anak baduta dan balita mengenai penyediaan makan sesuai dengan Isi Piringku dalam mencegah tingginya angka kejadian stunting. Kata kunci: Pengetahuan Ibu, Isi Piringku, Stunting, Balita Usia 24-35 bulan
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN “BESTIE BRA” TERHADAP PEMBENGKAKAN DAN NYERI PAYUDARA SERTA PENGELUARAN VOLUME ASI Saidah, Halimatus; Herawati, Yanti; Deborah Anwar, Anita; Garna, Herry; Sugih H, Siti
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.751

Abstract

Pendahuluan: Bendungan ASI (engorgement) merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu postpartum, terjadi pada 72–82% wanita menyusui. Bayi menghadapi kesulitan menyusu yang serius dan dalam banyak kasus menolak payudara. Akibatnya, rasa sakit yang hebat akibat pembengkakan memaksa beberapa wanita berhenti menyusui. Selain itu, pembengkakan dapat menyebabkan mastitis karena pembengkakan yang tidak diobati meningkatkan tekanan pada saluran susu yang menyebabkan saluran tersumbat, jika terus dibiarkan maka saluran yang tersumbat dapat menyebabkan infeksi payudara. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas “Bestie bra” terhadap pembengkakan dan nyeri payudara serta pengeluaran volume ASI pada ibu dengan bendungan ASI. Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini adalah two pretest posttest with control group design dengan populasi ibu menyusui hari ke-3–11 (fase ASI transisi) yang mengalami bendungan ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Balowerti pada bulan Maret 2024, sampel sebanyak 32 (16 kelompok kontrol dan 16 kelompok intervensi), instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi, data diuji menggunakan uji Wilcoxon dan Man-Whitney. Hasil: Hasil penelitian didapatkan efektivitas penggunaan “Bestie bra” terhadap pembengkakan payudara pada ibu dengan bendungan ASI didapatkan nilai p 0,000. Efektivitas penggunaan “Bestie bra” terhadap perubahan skala nyeri pada ibu dengan bendungan ASI didapatkan nilai p 0,007. Efektivitas penggunaan “Bestie bra” terhadap peningkatan volume ASI pada ibu dengan bendungan ASI didapatkan nilai p 0,005. Terdapat perbedaaan efektivitas kompres panas “Bestie bra” dan kompres panas menggunakan kain/handuk terhadap penurunan pembengkakan dan penurunan intensitas nyeri serta peningkatan volume ASI pada ibu dengan bendungan ASI (semua nilai p < 0,05). Simpulan: kompres panas menggunakan “Bestie bra” efektif menurunkan pembengkakan dan penurunan intensitas nyeri serta peningkatan volume ASI pada ibu dengan bendungan ASI. Kata kunci: Bendungan ASI, “Bestie bra”, nyeri, pembengkakan payudara, volume ASI
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP KADER JOYOBOYO TENTANG POSYANDU JIWA Rinawati, Fajar; Rahmawati, Elfi Quyumi; Yunita, Astri; Kristanto, Heny; Santoso, Puguh
coba Vol 13 No 1 (2024): November 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v13i1.769

Abstract

Pendahuluan: Saat ini jumlah kasus gangguan jiwa di Kota Kediri melebihi estimasi yang ada, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah yang tepat dalam penanganan masalah kesehatan jiwa, salah satunya adalah penangan berbasis masyarakat. Ujung tombak dalam penanganan masalah kesehatan jiwa di masyarakat adalah kader jiwa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuai pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan dan sikap Kader Joyoboyo tentang Posyandu Jiwa. Metodologi: Penelitian ini adalah penelitian quasy experiment one group pre test post test desaign. Sampel dalam penelitian ini adalah kader Joyoboyo di Kelurahan Kaliombo, sebanyak 32 responden dengan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pengetahuan kader Joyoboyo tentang Posyandu Jiwa dengan nilai p-value 0,001 dan ada pengaruh yang signifikan juga pada kader Joyoboyo tentang Posyandu Jiwa dengan nilai p-value 0,000. Diskusi: Peran Kader Joyoboyo sangat penting dalam mencegah kekambuhan di masyarakat, dan membantu dalam memantau kesehatan orang dengan gangguan jiwa, serta mendukung dalam kemandiriannya. Kata Kunci: pengetahuan, sikap, kader joyoboyo, dan posyandu jiwa