cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Biosel: Biologi Science and Education
ISSN : 2252858X     EISSN : 25411225     DOI : -
Journal Biosel receiving articles of the results of the study in biology field and education. This journal rising twice a year, namely edition of january-june and edition of july-december.
Arjuna Subject : -
Articles 284 Documents
Pengaruh Penggunaan Protein dan Kultur Khamir Dalam Ransum Terhadap Mortalitas Embrio Ayam Arab Natsir, Nur Alim
Biosel Biology Science and Education Vol. 9 No. 2 (2020): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.999 KB) | DOI: 10.33477/bs.v9i2.1970

Abstract

Protein is an important nutrient in the diet. The availability of protein in the diet is absolutely necessary as a source of building blocks for growth, replacement of damaged tissue and maintaining reproductive functions. In the preparation of a perfect ration, the balance of energy and protein, amino acids need to be considered because they determine the productivity and reproduction of chickens. The purpose of this study was to determine the effect of the use of protein and yeast culture in the ration on the mortality of Arabic chicken embryos. The observed effects include the interaction effect and the single effect of protein level and yeast culture in the ration on the mortality of Arabic chicken embryos. The research material is as many as 240 "Arabic Chickens" aged 28 weeks as experimental animals. Hatch eggs produced during the study (at the age of 28 to 36 weeks of production). The research method used is an experimental method with a completely randomized design with a factorial pattern of 3 x 4 with 5 replications. The treatments given were isocaloric ration (2850 kcal/kg) with different protein content (13%, 15% and 17%) and yeast culture with concentrations (0%; 0.2%; 0.4%; and 0.6 %). Ration and drinking water are provided ad libitum. Data analysis using ANOVA with further testing using Duncan's Multiple Range Test (Duncan's Multiple Range Test). he results showed that the level of protein use 13%, 15% and 17% did not interact with yeast culture 0%; 0.2%; 0.4%; and 0.6% on embryo mortality (P>0.5). However, the single effect of protein or yeast culture in the diet, individually gave a significant effect on embryo mortality (P
Pengaruh Pemberian Pupuk Berbahan Dasar Bonggol Pisang Kepok (Musa aciminate L) Terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat (Solanum lycopersicumL.) Sahubauwa, Laila; Soulisa, Suryani; Abdollah, Azwar
Biosel Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.95 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.2043

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk berbahan dasar bonggol pisang kepok terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersicum L). Tipe penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Konsentrasi pupuk bonggol pisang kepok yang diuji adalah 0% (kontrol), 10% (P1), 20% (P2), dan 30% (P3). Analisis menggunakan ANOVA dengan Uji F 0,05% dan dilanjutkan dengan Uji BNT. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Hal ini diketahui setelah dilakukan uji statistik dengan uji F Anova diproleh Fhitung 31,33 > FTabel 4,76 untuk tinggi tanaman dan FHitung jumlah daun sebesar 192,27 > FTabel 4,76. Besar pengaruh koefisien keragaman untuk tinggi tanaman 5,5% dan 2 % untuk jumlah daun.
Analisis Kepadatan Larva Nyamuk Culicidae dan Anophelidae pada Daerah Dataran Rendah Di Kota Ambon Provinsi Maluku Mulyawati, Nina Yuliana; Lessy, Abu Bakar; Safitri, Dian
Biosel Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.356 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.1946

Abstract

Kasus yang terjadi di kota Ambon tahun 2014 dengan tingkat API (Annual Parasite Indence) sebesar 4,31% disebabkan karena kondisi geografis yang mempengaruhi proses perkembangan vektor nyamuk secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepadatan dan perbedaan larva nyamuk Culicidae dan Anophelidae pada daerah perbukitan dan dataran rendah dengan hubungan kejadian malaria dan filariasis di Kota Ambon. Sampel penelitian diambil dengan sistem acak (Random Sampling) dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Analisis kepadatan larva nyamuk diukur dengan menggunakan beberapa indikator yakni House Indeks, Container Indeks, Breteau Indeks dan Larval Density Indeks. Analisis perbedaan kepadatan larva nyamuk diuji dengan one way annova dan untuk melihat hubungan kondisi fisik dengan kejadian malaria dan filariasis diuji dengan chi square menggunakan SPSS versi 20. Hasil uji one way annova menyebutkan bahwa Fhitung (2,346) > F tabel (002), artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kepadatan larva nyamuk pada daerah perbukitan dan dataran rendah di Kota Ambon. Uji chi square juga menunjukkan bahwa nilai p < 0,05 artinya terdapat hubungan antara kondisi fisik terhadap kepadatan larva dan terdapat hubungan antara kepadatan larva dengan kejadian malaria dan filariasis di Kota Ambon. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kepadatan larva nyamuk pada dataran rendah lebih tinggi daripada daerah perbukitan, terdapat perbedaan antara kepadatan larva pada daerah perbukitan dan dataran rendah dan terdapat hubungan antara kondisi fisik dengan kepadatan larva serta terdapat hubungan antara kepadatan larva dengan kejadian malaria dan filariasis di Kota Ambon Provinsi Maluku
Analisis Efektivitas Ecoenzym Dari Limbah Organik Kulit Mentimun Sebagai Pengawet Tomat Mahmudah, Ninda Aulia; Maharani, Endang Tri Wahyuni; Astuti, Andari Puji
Biosel Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.751 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.2218

Abstract

Tomat (Solanum Lycopersicum) merupakan salah satu sayuran serta buah-buahan yang di gemari oleh masyarakat di Indonesia. Masa simpan tomat saat sudah matang memerah hanya membutuhkan waktu 1-2 hari ditempat terbuka hingga membusuk. Oleh sebab itu untuk mencegah pembusukan pada tomat dapat dilakukan cara pengawetan. Metode pengawetan buah yang paling baik adalah pengawetan alami secara biologis dengan larutan ecoenzym. Salah satu bahan alami untuk mengawetkan tomat adalah dengan memanfaatkan ecoenzym dari limbah organik kulit mentimun. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase volume produksi ecoenzym dengan variasi gula, perubahan tekstur pengawetan tomat setelah di semprot ecoenzym, dan perubahan aroma pengawetan tomat setelah di semprot ecoenzym. Ecoenzym yang menggunakan gula merah menghasilkan cairan ecoenzym dengan jumlah lebih banyak yaitu 3,2 liter dengan persentase volume ecoenzym adalah 95%. Ecoenzym yang menggunakan gula pasir menghasilkan cairan ecoenzym dengan jumlah volume lebih sedikit yaitu 2 liter dengan persentase volume ecoenzym adalah 61% Ecoenzym dari limbah kulit mentimun terbukti dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab kebusukan pada tomat. Pada pengawetan tomat yang disemprot menggunakan cairan ecoenzym gula merah mengalami kemunduran mutu pada hari ke-7, tomat yang disemprot cairan ecoenzym gula pasir mengalami kemunduran mutu pada hari ke-5, dan tomat yang tidak disemprot cairan ecoenzym mengalami kemunduran mutu pada hari ke-4. Kemunduran mutu tomat ditandai dengan tekstur empuk, lembek dan berair, serta aroma masam dan menyengat pada tomat.Kata Kunci: Tomat, Ecoenzym, Limbah organik
Kandungan Karbohidrat, Lemak Dan Kalsium Kulit Buah Pisang Ambon Kuning (Musa paradisiaca var. sapientum (L.) Kunt) Pada Dataran Tinggi Dan Dataran Rendah Di Kecamatan Leitimur Selatan Kota Ambon Wakano, Deli; Killay, Amos; Caling, Wulandary Rasia
Biosel Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.154 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.1898

Abstract

The aim of this research is to find out the carbohydrate, fat, and calsium content of yellow Ambon banana (Musa paradisiaca var. Sapientum (L.) kunt) grown on South Leitimur lowland and highland, Ambon (as an attempt to convert banana peel into food). The research is a descriptive quantitative research. The research was conducted in Ambon Research and Standardization Center Laboratory on November 2016. The research measures physical and chemical factors such as height, soil pH, soil types, and temperature. Banana peels used in the research were taken from yellow ambon banana grown in two different areas: the lowland and the highland. The result shows that banana peels from the highland contain 4.07% carbohydrate, fat 0.82% and calcium 19.11 µg/gr, while banana peels from the lowland contain 4.08%, fat 0.85% and ca;cium 42.82 µg/gr. Keywords: Carbohydrate, fat, calcium, banana peel, yellow ambon banana, highland, lowland
Penerapan Model Pembelajaran Take And Give Untuk Meningkatkan Hasil dan Minat Belajar Biologi Sahriah, Sahriah; Marlina, Andi; Darwis, Darwis; Yani, Ahmad
Biosel Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.256 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.2194

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Latar belakang penelitian ini adalah pada saat proses pembelajaran peserta didik dalam menerima dan menyerap pembelajaran biologi lebih banyak diam dan enggan untuk berbicara apabila menemukan kesulitan dan kurang mengerti dengan penjelasan guru, apabila guru memberikan pertanyaan peserta didik ragu dalam menjawab pertanyaan, dan terkadang dalam proses pembelajaran peserta didik merasa malas, cepat bosan, cepat lelah dan kurang adanya perhatian sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar peserta didik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk peningkatan hasil dan minat belajar biologi dengan penerapan model pembelajaran take and give pada peserta didik kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 Soppeng. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 Soppeng tahun ajaran 2020/2021 yang berjumlah 14 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Proses pembelajaran setiap pertemuan dirancang dengan menerapkan model pembelajaran take and give. Pada akhir siklus I yaitu pertemuan ke tiga dan akhir siklus II pertemuan ke enam dilakukan pengumpulan data dengan menggunakan tes hasil belajar di ambil hasil evaluasi setiap siklus. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini adalah lembar observasi minat peserta didik dan soal tes hasil belajar dalam bentuk soal pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran take and give dapat meningkatkan hasil dan minat belajar biologi peserta didik pada kelas X MIPA 2 SMA Negeri 7 Soppeng.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Co-Op Co-Op Mawar Indayani; Enggal Mursalin
BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidika
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.913 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.2192

Abstract

Abstrak: Pembelajaran biologi yang dilaksanakan di SMPN 1 Air Buaya terindikasi kurang efektif karena masih menggunakan metode teacher centered learning. Hal tersebut ditunjukkan dari masih rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran kooperatif yang berpusat pada siswa yakni model pembelajaran tipe co-op co-op. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VIII melalui penerapan model pembelajaran co-op co-op pada materi sistem pernapasan pada manusia. PTK ini dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana setiap siklusnya melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Temuan dalam penelitian ini yakni sebanyak 89,4% siswa meningkat hasil belajarnya, dan rata-rata pencapaian motivasi belajar siswa meningkat sebesar 82,7%. Merujuk pada pencapaian penelitian tersebut, hendaknya guru kelas lebih intensif menerapkan model pembelajaran co-op co-op pada pokok bahasan pelajaran biologi yang lain. Kata Kunci: co-op co-op, pembelajaran biologi, motivasi dan hasil belajar Abstract: Biology learning carried out at SMPN 1 Air Buaya is indicated to be less effective because it is still teacher centered learning. This is indicated by the low motivation and student learning outcomes. One of the student-centered cooperative learning models is the co-op co-op type of learning model. This classroom action research aims to improve the motivation and learning outcomes of class VIII students through the application of the co-op co-op learning model on the respiratory system material in humans. This research is carried out in 2 cycles, where each cycle goes through the stages of planning, implementing, observing, and reflecting. The results showed that the co-op co-op learning model was able to improve student learning outcomes, namely as many as 89.4% of students and the average achievement of student motivation was 82.7%. Referring to the results of the study, classroom teachers should be more intensive in applying the co-op co-op learning model to other biology learning subjects. Keywords: co-op co-op, biology learning, motivation and learning outcomes
Studi Keanekaragaman Lichen Pada Pohon Pala, Cengkeh, Dan Coklat Di Perkebunan Rakyat Desa Ureng Kecamatan Leihitu Kotala, Sarmawaty; Sima, Indrayani Sima; Kaliky, Nurainy; Samputri, Salma
Biosel Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.004 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.1801

Abstract

Ureng village has the high biodiversity. One of which them are many groups of Lichen. This research aims was to determine the diversity of lichenes species and the diversity of thallus lichenes form in nutmeg, clove, and cocoa coffee plantation of Ureng Village. The research was done in clove, cocoa, and nutmeg of Ureng Village, Leihitu District, Maluku. The method this research was exploration method and sampling using purposive method. Lichen specimen founded was identification at MIPA IAIN Ambon Laboratory. The results this research were founded 53 species, including 19 familia. Twenty seven species lichen were found in the clove tree, 19 species are found ini the cocoa tree, 16 species found in the nutmeg tree, and 2 species found in all three trees. The results showed that the crustose type was the type of thallus lichenes that most commonly found in these plantations.
Pemanfaatan Daun Kayu Putih Dalam Pembuatan Hand Sanitizer mangesa, rosita
Biosel Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.305 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.2278

Abstract

Pada awal tahun 2020, dunia digemparkan dengan penyakit covid-19 yang disebabkan oleh virus corona, pemerintah menghimbau untuk menerapkan perilaku 3M yaitu menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan. Salah satu alternative untuk mencuci tangan yaitu dengan menggunakan hand sanitizer. Umumnya dalam pembuatan hand sanitizer dapat menggunakan berbagai jenis tanaman yang memiliki kandungan zat aktif dan memiliki potensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu senyawa minyak atsiri, saponin, dan flavonoid. Salah satu contoh tanamannya yaitu daun kayu putih. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui efektifitas dari hand sanitizer ekstrak daun kayu putih sebanyak 60% dalam menghambat bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode sumuran dalam menentukan zona bening sebagai indicator dari efektifitas hand sanitizer. Hasil penelitian menunjukan bahwa hand sanitizer dengan bahan ekstrak daun kayu putih sebanyak 60% memiliki zona bening sebesar 10 mm dan memilliki daya hambat yang tergolong Sedang, bila dibandingkan dengan perlakuan kontrol positif yaitu Amoxilin sebesar 2 mm dan kontrol positif berupa hand sanitizer antis sebesar 0 mm. kesimpulan dari enelitian ini yaitu pembuatan hand sanitizer dengan tambahan ekstrak daun kayu putih sebanyak 60% cukup efektif dalam menghambat pertubuhan bakteri Staphylococcus aureus
Indeks Toleran Beberapa Genotipe Jagung Hibrida (Zea mays L.) Terhadap Cekaman Nitrogen Amas, Azmi Nur Karimah; Hardiansyah, Muhammad Yusril; Musa, Yunus; Amin, Andi Rusdayani
Biosel Biology Science and Education Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.792 KB) | DOI: 10.33477/bs.v10i2.1498

Abstract

Pengembangan tanaman jagung toleran N rendah memerlukan seleksi genotipe pada kondisi pemupukan N rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi genotipe jagung hibrida (Zea mays L.) pada kondisi cekaman nitrogen rendah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Penelitian Tanaman Serealia, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, berlangsung dari Agustus hingga November 2019. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Petak Terpisah dengan petak utama adalah dosis nitrogen (0 kg N/ha, 100 kg N/ha, 200 kg N/ha) sedangkan anak petak adalah genotipe jagung hibrida yang terdiri dari 5 genotipe dan 3 varietas pembanding (Nasa 29, Bisi 18, dan Jakarin 1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 genotipe yang toleran terhadap cekaman nitrogen rendah khususnya pada perlakuan dosis nitrogen 100 kg N/ha yaitu genotipe AVLN 122-2 × AVLN 124-9 (g1), AVLN 122-2 × AVLN 100-1 (g2), dan AVLN 118-7 × AVLN 124-9 (g3).

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 14 No. 1 (2025): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 13 No. 2 (2024): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 13 No. 1 (2024): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 12 No. 2 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 12 No. 1 (2023): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 11 No. 2 (2022): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 11 No. 1 (2022): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol 11, No 1 (2022): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidika Vol. 10 No. 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol 10, No 2 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidika Vol. 10 No. 1 (2021): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol 9, No 2 (2020): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2020): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol. 9 No. 1 (2020): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan) Vol 8, No 2 (2019): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 8, No 1 (2019): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 7, No 2 (2018): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 7, No 1 (2018): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2017): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 6, No 1 (2017): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 5, No 2 (2016): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2016): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2016): BUKU REFERENSI Vol 4, No 2 (2015): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2015): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 3, No 2 (2014): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2014): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 2, No 2 (2013): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan Vol 2, No 1 (2013): BIOSEL (Biology Science and Education): Jurnal Penelitian Science dan Pendidikan More Issue