cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalalulum99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman
The journal AL-ULUM (Islamic thought and Educational Journal) published an article on the theme of education, using the language of Indonesia or the United Kingdom that includes the study of literature, conceptual thinking and research results in the field of education. These journals give priority to studies related to Islamic thought and education from different perspectives. This journal serves as a means and medium of communication that is used by researchers, lecturers, teachers, students, and practitioners to examine education and Islamic thought. This journal became the medium of exchange of ideas and research findings from various traditions of interacting learning scientifically.
Articles 306 Documents
PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA MADRASAH ALIYAH DARUSSALAM CIKARANG TIMUR Hamidah, Indah; Rukajat, Ajat; Herdiana, Yayat
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 2 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.2.2024.156-165

Abstract

Perpustakaan merupakan gudangnya ilmu dan informasi bacaan, baik yang berkaitan dengan dunia pendidikan maupun pengetahuan umum, sehingga keberadaan perpustakaan dilingkungan sekolah sangat diharapkan dapat memudahkan siswa dalam mencari referensi atau rujukan sumber ilmu yang sedang dipelajarinya. Dengan demikian siswa dapat mengembangkan wawasannya lebih luas lagi. Perpustakaan mempunyai peranan sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Oleh sebab itu, Peneliti ingin membuktikan seberapa besar pengaruh pemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi siswa. Tujuan penelitian ini untuk: 1. Mengetahui keadaan perpustakaan di MA Darussalam, 2. Mengetahui pengaruh perpustakaan di MA Darussalam. 3. Mengetahui prestasi belajar siswa di MA Darussalam, 4. Mengetahui pengaruh perpustakaan dan hubungannya dengan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di MA Darussalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data yang berupa: 1. Metode observasi. 2. Interview. 3. Dokumentasi. Populasi dari penelitian ini adalah siswa sebanyak 94 yang peneliti ambil sampelnya sebaganyak 5% yaitu 40 siswa. Hasil penelitian menunjukkan baik dengan hasil dari perhitungan dari kofisensi korelasi sebesar 0,48 yang dapat dikatagorikan tinggi karena beada pada katagori 0,44-0,70. Penelitian ini berimplikasi kepada: 1) Peningkatan aksesibilitas perpustakaan, 2) Memahami peran penting perpustakaan dalam menunjang kinerja Pendidikan, 3) Pengembangan literasi Pendidikan, 4) Pelatihan yang komprehensif bagi guru dan siswa, 5) Melakukan kolaborasi, 6) Melakukan evaluasi secara berkelanjutan.
PSIKOLOGI PENDIDIKAN MENGGUNAKAN TEORI KOGNITIF DI MADRASAH IBTIDAIYAH TARBIYATUSSIBYAN KABUPATEN KARAWANG JAWA BARAT Musyarrofah, Mia; Hermawan, Iwan; Waluyo, Kasja Eki
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 2 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.2.2024.173-181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat studi kasus psikologi pendidikan yang menggunakan teori kognitif di MI Tarbiyatussibyan Kabupaten Karawang Jawa Barat. Guru dan siswa di MI Tarbiyatussibyan menjadi subjek penelitian ini. Wawancara, dokumentasi, dan observasi digunakan sebagai alat penelitian dengan pendekatan kualitatif yang didokumentasikan secara deskriptif. Penelitian ini dilakukan berdasarkan temuan penelitian. Hal ini menunjukkan bahwa hampir semua guru di MI Tarbiyatussibyan telah menerapkan teori kognitif sejak awal berdirinya sekolah tersebut. Seperti halnya instruktur yang menjelaskan di depan kelas dan menulis abjad dan angka di papan tulis, ketika proses pembelajaran dimulai, siswa menulis di buku masing-masing di bawah instruksi dan model guru. Para siswa menyerahkan buku catatan mereka kepada guru. Penerapan teori kognitif ini pada Madrasah Ibtidaiyah sangat tepat dan efektif dalam pembelajaran, menurut penulis. Saat proses pembelajaran dimulai, siswa yang mengikuti pembelajaran cukup bersemangat dan aktif di dalam kelas. Kata kunci: Teori Kognitif; Studi Kasus Psikologi Pendidikan pada Penerapan Teori Kognitif. implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Peningkatan metode pengajaran, 2) Penyusunan kurikulum menjadi relevan, 3) Peningkatan kualitas guru sesuai kompetensi, 4) Melakukan pengembangan materi akan lebih variatif dan menarik.
NILAI-NILAI BUDAYA SEKOLAH DI PONDOK PESANTREN TARUNA AL-QUR’AN SLEMAN YOGYAKARTA Rahmah, Fatimah Nur; Sutarman, Sutarman; Kharisma, Arrum; Purwanti, Juli Astutik
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.1.2024.68-75

Abstract

Budaya pondok pesantren akan selalu melekat kuat dalam kehidupan di pesantren, karena dilakukan dengan terus menerus dan turun temurun sehingga menjadi sebuah kebiasaan dan ciri khas dari setiap pondok pesantren. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah studi Pustaka dengan jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui analisis dokumen, observasi dan diperkuat dengan kegiatan wawancara. Sedangkan hasil dari penelitian ini adalah nilai-nilai budaya yang berkembang di Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an adalah budaya nilai spiritual yang terbagi menjadi dua nilai-nilai religiusitas di pondok pesantren dan nilai-nilai religiusitas di madrasah. Selain itu budaya nilai yang ada di Pondok Pesantren Taruna Al-Qur’an yaitu budaya berprestasi dan budaya artefak. Implikasi dari kegiatan penelitian nilai budaya sekolah di pesantren taruna seperti: 1) pengembangan model Pendidikan pesantren, 2) penguatan identitas keislaman dikalangan para pemuda, 3) pemberdayaan pemuda dikalangan kepemudaan, 4) kolaborasi pesantren dan institusi Pendidikan lainnya, 5) konstribusi pesantren dalam membentuk karakter bangsa, 6) pengembangan kurikulum berbasis keterampilan, 7) inovasi dan metode Pendidikan agama, 8) penananman nilai dan kemandirian dalam berwirausaha. Sehingga implikasi ini dapat dijadikan dasar kebijakan bagi pemerintah dan masyarakat.
REFLEKSI MAHASISWA MAGISTER PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA Saptaputra, Idil; Hasan, Moh Ferdi; Yusuf, Muhammad Hani
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.1.2024.76-90

Abstract

Online learning is not yet very familiar among students. However, online learning is still being implemented. This research was motivated by the desire to find out the reflections of Islamic religious education master's students on online learning. This research method uses a qualitative approach with a case study strategy. Data collection through interviews, observation and documentation. The results of the research are online learning using Zoom, Google Meet, Whatsapp Group, Google Classroom, Google Meet, and SUKAmail. The challenge is adjusting the learning environment and atmosphere, as well as adjusting to the use of online learning technology. Students' perceptions regarding the positive impact of online learning are: creating technologically adept competencies, providing time and financial efficiency, parents can monitor the learning process. The negative impact is the cause of reducing the honor and dignity of lecturers as role models. The implications of this research activity are 1) improving the quality of online learning, 2) developing effective learning strategies, 3) strengthening student involvement, 4) developing educational technology infrastructure, 5) increasing lecturer competency, 6) empowering students as learning partners, 7) development of HYBRID learning, 8) preparation of online learning guidelines.
DIMENSI KEISLAMAN MASYARAKAT BANTEN PADA PRAKTIK TAREKAT QADIRIYAH NAQSYABANDIYAH Abdullah, Wawan; Ma'mur, Ilzamudin; Gunawan, Agus; Syam, Ahmad Bazari
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.1.2024.91-102

Abstract

The study of the Qadiriyah congregation in Banten needs to be explored and known through study and research. This research uses a qualitative method with a library study approach, data collection techniques through books, journals, magazines, reports and written sources that are relevant to the research. The research results show that: 1) suluk is the initial process of knowing God. 2) dhikr which is strengthened in qadariyah chanting is the reading of monotheism sentences in different ways taught by the teacher. 3) read prayers; The Qadiriyah Order uses "Ibadallah Rijalallah", 4) fasting is a unique fast carried out by students on the teacher's orders. 5) manaqiban, namely reading texts related to loyalty to the good morals of Sheikh Abdul Qadir al-Jailani. 6) hataman, a routine activity carried out by the qadiriyah congregation together. The implication of the research is that the practice of the Qadiriyah Tarekat has become a tradition of the Banten people and has become rooted in a culture that cannot be abandoned. The implications of this research activity are: 1) strengthening local Islamic identity, 2) developing religious education, 3) deep understanding of plurality, 4) promoting development and training programs, 5) contributing to community development, 6) strengthening collaboration networks with other parties. related, 7) development of educational literature. These implications can be used as a basic perspective in designing and making decisions.
PEMBIASAAN SHALAT BERJAMA’AH DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA YANG KOMUNIKATIF DAN BERTANGGUNG JAWAB DI SMA MUHAMMADIYAH 4 PORONG SIDOARJO Aviyah, Iin Inayatus; Salahuddin, Rahmad
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 2 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.2.2024.146-155

Abstract

Character education starts from childhood. Religious habits that are carried out to form a religious character, such as congregational prayer create a communicative and responsible character, this phenomenon is an attraction for researchers to carry out this research. The research method used is qualitative by emphasizing the socially constructed nature of reality, namely establishing a close relationship between the researcher and those being researched. The locus of this research is SMA Muhammadiyah 4 Porong. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation analysis, while the informants are principals, teachers, and some students. The results of the research show that students at SMA Muhammadiyah 4 Porong who carry out Islamic habits mean providing good things to students, such as congregational prayer, muraja'ah together. It appears to researchers that these characters support their sense of responsibility, good attitudes, and attitudes. and more serious in carrying out their duties in learning. The disciplined character in carrying out group prayers and then murajaah together is an Islamic character which is an illustration of students' responsibility in carrying out their duties and responsibilities as a Muslim who adheres to their religion. The implications of research regarding the habit of praying together in forming the character of communicative and responsible students include: 1) Educational practitioners know the importance of religious education in schools, 2) Implementing curriculum integration in schools, 3) Teachers and school staff have a complex role in fostering students' sense of responsibility in their daily lives, 4) Establishing collaboration between teachers and parents.
REVITALISASI NILAI RELIGIUSITAS MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN AL ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN DI STAI MUHAMMADIYAH PROBOLINGGO Khadavi, Muhammad Jadid; Syahri, Akhmad; Nuryami, Nuryami; Supandi, Supandi
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 2 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.2.2024.192-205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan implementasi ajaran agama Islam di lingkungan STAI Muhammadiyah Probolinggo. Penelitian ini fokus pada upaya penguatan kembali nilai-nilai keagamaan bagi mahasiswa dan mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat revitalisasi nilai religiusitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi untuk memahami secara mendalam konteks, tantangan, dan strategi yang digunakan dalam revitalisasi nilai religiusitas mahasiswa. Temuan penelitian mencerminkan adanya tiga dimensi religiusitas, yaitu Aqidah, Ibadah, dan Muamalah, dengan strategi penerapan Uswah Hasanah dan Pembinaan Karakter Islami yang berkelanjutan. Dalam proses pembelajaran al-Islam dan Kemuhammadiyahan, dibangun sikap inklusif (Wasathiyah), toleran, dan progresif, yang berkontribusi pada peningkatan dimensi spiritual mahasiswa. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman tentang urgensi integritas agama dalam pembentukan karakter Islami mahasiswa dalam membangun masyarakat yang berkeadaban. Selain itu, implikasi dari penelitian ini dapat menjadi panduan bagi lembaga pendidikan, terutama perguruan tinggi keagamaan Islam dalam merancang program-program yang mendukung proses revitalisasi nilai religiusitas mahasiswa secara efektif. Implikasi penelitian ini adalah: 1) Kurikulum berkembang dengan baik, 2) Melakukan pelatihan para dosen, 3) Pengembangan program kegiatan mahasiswa, 4) Pelatihan lanjutan tentang dampak religious, 5) Jalinan kolaborasi dengan lembaga kemuhammadiyahan, 6) Pengembangan materi pembelajaran berbasis teknologi.
EKSISTENSI PENDIDIKAN PESANTREN DALAM SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PESANTREN Zibbat, Muhammad; Hariri, Ahmad
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.1.2024.103-117

Abstract

Islamic boarding school education currently has a very high role and sympathy among society, because it is considered to have advantages compared to other formal educational institutions, but from the other side, researchers are curious about how the Islamic boarding school law positions it within the scope of education and as a form of state recognition of its presence. Islamic boarding schools in the world of education. The research method used is a qualitative approach with a literature review type. Data sources are reference books, journals and several sources that are related to the research theme. The research results show that recognition of Islamic boarding school education refers to providing freedom to develop the curriculum, teaching methods typical of Islamic boarding school education, and recognition in terms of awarding diplomas which are recognized as the same as formal education. The implications of this research are: 1) strengthening Islamic boarding school education in the national education system, 2) improving the quality of Islamic boarding school education, 3) developing Islamic boarding school-based curriculum, 4) empowering Islamic boarding school management, 5) recognizing the implementation of alternative education, 6) strengthening Islamic boarding school education, 7) development of inclusive education, 8) collaboration in Islamic boarding school education and other institutions. Some of these implications can be used as views for other researchers and policy holders in formulating education policies.
PERKAWINAN BEDA AGAMA PASCA SEMA NO.2 TAHUN 2023 (Analisa Yuridis Sosiologis Perkawinan Beda Agama di Indonesia) ROPIAH, SITI
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 2 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.2.2024.2020-2032

Abstract

A small number of marriages of different religions in Indonesia are carried out because they have received court approval. The reason used as a basis is because religion is an absolute right of every person that cannot be forced and marriage is a citizen's right guaranteed by the State. This reason encourages researchers to study the problems of interfaith marriages mentioned above. The research method currently being carried out is library research, namely research that applies a conceptual approach by expressing various opinions of legal experts regarding marriage between people of different religions. The results of the research show that inter-religious marriages have two different interpretations: first, the marriage is declared valid and can be carried out based on 4 grounds, namely: 1) interpretation of the Marriage Law article 2, that marriages of different religions may be carried out, 2) The reason for submission is based on Supreme Court decision Number. 1400 of 1986, 3) Article 35 of the Adminduk Law, and 4) based on the reason that people whose marriages are not registered at the KUA, can be allowed to be united in one family and have a KTP with marital status written on it, as per the regulations in the Minister of Home Affairs Regulation No. 9 of 2016. Second, some reject interfaith marriages based on: 1) Article 2 of Law no. 1 of 1974 (with the interpretation that marriage must be of the same religion), 2) Article 4 of the KHI which prohibits marriages other than Muslims, 3) MUI Fatwa No. 4 of 2005, 4) Results of NU Congress No. 28 of 1989 and Tarjih Muhammadiyah No. 22 of 1989, 5) MK no. 56/PUU-XV/2017.
INOVASI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 PROBOLINGGO Wada'ah, Mamluk Nurul; Tohet, Moh.
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 11 No 2 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.11.2.2024.166-172

Abstract

SKI learning using the mnemonic learning method and audiovisual media provides new experiences for the success of education in Madrasahs, based on the results of observations conducted by researchers at Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Probolinggo, it shows researchers that they apply interesting learning technology in learning the history of Islamic culture, thus, the feeling Being bored and not enthusiastic about learning becomes positive energy for students to be enthusiastic about returning to learning. This is the reason for researchers to research and explore this phenomenon by carrying out research activities. The focus of this research is the implementation of innovative mnemonic learning methods and audiovisual media in SKI learning. Thus, the research aims to explore innovative mnemonic learning methods and the use of audiovisual media in SKI learning. The research method used is qualitative with a phenomenological type, interview activities, observation and documentation data analysis are the data collection methods used by researchers. The results of the research show that using these methods and media has succeeded in increasing students' interest in learning, meaning that the application of mnemonic learning methods and audiovisual media creates interesting, dynamic and interactive learning, which makes students more enthusiastic and enthusiastic in participating in SKI learning, of course with full support. from teachers and students is the key to the success of this innovation. Meanwhile, the implications of this research include: 1) Increasing interest in learning, 2) Developing learning methods, 3) Enriching the curriculum, 4) Developing learning materials, 5) Strengthening Islamic identity.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 1 (2026): al-Ulum: Journal of Islamic Education, Research and Thought Vol 12 No 4 (2025): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 12 No 3 (2025): al-Ulum: Journal of Islamic Education, Research and Thought Vol 12 No 2 (2025): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 12 No 1 (2025): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 11 No 4 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 11 No 3 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 11 No 2 (2024): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman Vol 10 No 4 (2023): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 10 No 3 (2023): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 10 No 2 (2023): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 10 No 1 (2023): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 9 No 4 (2022): al-Ulum: Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pemikiran Keislaman Vol 9 No 3 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 9 No 2 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 9 No 1 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman Vol 8 No 2 (2021): al- Ulum (Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman) Vol 8 No 1 (2021): al- Ulum (Jurnal Pendidikan, Penelitian dan pemikiran ke Islaman) Vol 7 No 2 (2020): al- Ulum: Jurnal pemikiran dan penelitian ke Islaman Vol 7 No 1 (2020): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 6 No 2 (2019): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 6 No 1 (2019): Jurnal Pemikiran dan Penelitian keislaman) Vol 6 No 1 (2019): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 5 No 2 (2018): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 5 No 1 (2018): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 4 No 2 (2017): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 4 No 1 (2017): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 3 No 1 (2016): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 2 No 1 (2015): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman Vol 1 No 1 (2014): Jurnal al- Ulum: Jurnal Pemikiran dan Penelitian ke-Islaman More Issue