cover
Contact Name
syamsul hadi
Contact Email
syamsul hadi
Phone
-
Journal Mail Official
agribest-faperta@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agribest
ISSN : 25811339     EISSN : 26154862     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
“JURNAL AGRIBEST” adalah Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian bidang Agribisnis, Sosial Ekonomidan bidang lainnya yang relevan terbit dua kali dalam setahun pada Bulan Maret dan September secara online dan cetak.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
ALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA MASYARAKAT NELAYAN KECAMATAN PUGER KABUPATEN JEMBER Indra Lely Hariani; Basuki Hadiprayogo; Endra Priawasana
AGRIBEST Vol 1, No 2 (2017): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v1i2.1158

Abstract

Ketahanan Pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari konsumsi pangan yang cukup, baik jumlah, maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau. Rumah tangga merupakan kesatuan terkecil yang dapat menentukan konsumsi pangan setiap individu, dalam hal ini rumah tangga masyarakat nelayan yang mencari ikan di laut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember, dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive method), yaitu di Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode korelasional. Data yang  digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara mencatat konsumsi pangan rumah tangga selama satu minggu dengan bantuan kuisioner yang telah disiapkan. Pengambilan data dilakukan dengan bantuan metode recall selama 72 jam. Data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait. Analisis data yang digunakan adalah : (1) Analisis ketahanan pangan yang mencakup metode metode berdasarkan tingkat kecukupan energi dan protein (TKE dan TKP), dan angka kecukupan gizi (AKG), (2) analisis regresi linier berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Puger Kecamatan Puger Kabupaten Jember.
RELATIONSHIP OF WORK STATIONS ON MUSCULOSKELETAL COMPLAINTS AND WORK PRODUCTIVITY OF WORKERS IN MSMEs TEMPE CHIPS IN BLIMBING DISTRICS MALANG CITY Wisynu Ari Gutama; Adinda Kusumaningdiah Tantri
AGRIBEST Vol 3, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v3i1.1943

Abstract

 The application of ergonomics aspects needs to be considered by MSMEs because in this case MSMEs still apply the work process manually, so that the risks posed by the ergonomic aspects will also be greater. The lack of attention of these industry players to musculoskeletal complaints and occupational risk, this study was conducted with the aim of 1) Analyzing the assessment of work attitudes on workers using the Quick Exposure Checklist (QEC) method; 2) Analyzing the complaints of musculoskeletal workers at the MSMEs Tempe Chips Blimbing District, Malang City; and 3) Analyzing the relationship of work stations to musculoskeletal complaints and productivity of MSMEs Tempe Chips workers in Blimbing District, Malang City. In the assessment of work attitudes, 20 employees in the MSMEs Tempe Chips had an exposure level between 51-70% and needed further research actions and needed changes. Musculoskeletal complaints of MSMEs Tempe Chips workers in Belimbing District, Malang City mostly have a low level of 58.82% and body parts that are often complained by employees, namely shoulders, back and knees. The relationship of the work station to musculoskeletal complaints has a moderate level. The relationship of work stations to productivity and the relationship of musculoskeletal complaints with productivity has a very low value.
Analisis Usaha dan Nilai Tambah Ikan Giling pada UD “Annisa 88” di Kota Bengkulu Anggita Dwi Oktaviani; Bambang Sumantri; Redy Badrudin; Poppy Antika Sari
AGRIBEST Vol 5, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v5i1.3811

Abstract

Kota Bengkulu dengan garis pantai cukup luas cocok dalam pengembangan industri pada sektor perikanan laut. Ikan giling termasuk produk olahan ikan yang dikembangkan oleh pelaku usaha perikanan, salah satu pelaku usaha tersebut ialah UD Annisa 88. Perencanaan, pencatatan dan perhitungan pembiayaan selama produksi ikan giling sangat diperlukan dalam pengembangan dan kontinuitas usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi, break event point, kinerja finansial dan nilai tambah produk ikan giling pada UD Annisa 88. Harga pokok produksi menggunakan metode variabel costing kemudian dibandingkan dengan perhitungan yang digunkanan oleh perusahaan selama ini. Kinerja finansial menggunakan metode perhitungan rasio finansial berdasarkan neraca keuangan dan laporan laba/rugi. Nilai tambah menerapkan metode Hayami (Hayami dkk, 1987). Hasil menunjukkan bahwa 1) perhitungan harga pokok produksi yang biasa digunakan oleh perusahaan kurang terperinci karena terdapat beberapa komponen biaya yang tidak masuk dalam perhitungan; 2) total penjualan dalam rupiah maupun per-unit telah melewati batas titik impas yang mengindikasikan UD Annisa 88 berhasil memperoleh laba; 3) analisis kinerja finansial menunjukkan rasio likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas berada dalam kondisi yang baik. Akan tetapi rasio aktivitas tidak berada dalam kondisi yang baik dikarenakan nilai yang kurang dari batas minimal; 4) berdasarkan analisis nilai tambah, produk ikan giling termasuk dalam kategori nilai tambah yang tinggi.
Implementatif Agribisnis Padi Organik Berkelanjutan Melalui Pendekatan Pentahelix D Yadi Heryadi; Trisna Insan Noor; Jajang Sauman Hamdani
AGRIBEST Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v6i1.7525

Abstract

Faktor utama yang menentukan keberhasilan dan keberlanjutan agribisnis padi organik adalah sinergisme stakeholder yang terlibat dalam agribisnis padi organik. Sinergisme dikaji menggunakan model Penta Helix yang merupakan  kolaborasi antar lini terdiri dari Academics, Business sector, Government, Community and Media. Tujuan penelitian mendeskripsikan peran stakeholder serta keterkaitannya dalam agribisnis padi organik yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif sebagai pendekatan penulisan utama dengan menggunakan data sekunder. Outcomes yang diperoleh adalah Model Implementatif Agribisnis Padi Organik Yang berkelanjutan. Model mengakomodir dan mengantisipasi kendala dan temuan serta berusaha menyusun alternatif guna mencapai keberlanjutan agribisnis padi organik. Kesimpulan yang diperoleh guna mensukseskan program agribisnis padi organik yang berkelanjutan diperlukan peran sinergis stakeholders penting yang terbalut dalam Model berdasar pendekatan Penta Helix dimana stakeholders berbagi peran dan tujuan bersama menggunakan sumberdaya yang dimilikinya untuk mendukung tujuan inovasi bersama. Apabila stakeholders berkolaborasi, bermitra dan bersinergi optimal, maka diyakini tujuan keberlanjutan agribisnis padi organik dapat tercapai.
Indonesian Rice Farm Households' Perceived Effect of COVID-19 Pandemic Zaura Fadhliani; Irham Irham
AGRIBEST Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v6i1.7137

Abstract

Rice is one of the most significant commodities in Indonesian agricultural sector and it is also the largest employer in rural areas. The majority of rice farmers fall into the category of subsistence farmers, who engage in agricultural production not just for commercial goals but also to meet domestic demand for food. The aims of this study is to understand the scope of the COVID-19 pandemic's influence on rice farmers and production. By utilizing a questionnaire, we descriptively present the socio-economic characteristics of 80 rice farmers in Kulon Progo Regency. The likert scale is used to elicit the perceived effect of the COVID-19 pandemic on the rice farmers. According to the findings, most rice farmers are poor and vulnerable to the effects of the COVID-19 pandemic. The coronary disease outbreak negatively impacts rice farm households by affecting farmers' health, reducing sales, limiting the ability to replant, decreasing agricultural input availability, lowering household income, and limiting primary food access. On the other hand, the majority of respondents in this study state that there is no labor scarcity on the farm during the outbreak due to employing the family members to labor on the fields.
Analisis Volatilitas Harga Komoditi Kopi Indonesia Dengan Model Arch/Garch Nola Windirah; Ridha Rizki Novanda
AGRIBEST Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v6i1.5289

Abstract

Fluktuasi harga kopi yang terjadi dalam 7 tahun terakhir bervariatif. Ketidakpastian harga domestik berdampak pada produsen dan konsumen kopi itu sendiri. Fenomena ini dikhawatirkan akan menurunkan potensi kopi untuk berkembang di pasar dunia, mengingat saat ini Indonesia telah menduduki posisi keempat sebagai produsen terbesar di dunia. Melalui bantuan model ARCG/GARCH, maka akan dianalisis volatilitas harga komoditi kopi di Indonesia untuk melihat pergerakan fluktuasi harga kopi Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa model GARCH (1) menunjukkan bahwa volatilitas yang terjadi pada harga kopi Indonesia dalam periode Januari 2014 hingga September 2020 rendah, sehingga diramalkan dimasa mendatang volatilitas akan semakin kecil atau pergerakan harga kopi Indonesia akan semakin stabil.   
Implementasi Program CSR Bank Jateng Melalui Sentra Pemberdayaan Tani (Studi Kasus Desa Tlogopucang) Agung Harwanto; Retno Setyowati; Dwiningtyas Padmaningrum
AGRIBEST Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v6i1.7312

Abstract

Desa Tlogopucang merupakan desa yang berada di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung dengan ketinggian rata-rata 820 mdpl sehingga memiliki potensi dalam sektor pertanian dan perkebunan. Sektor tersebut sesuai dengan mata pencaharian masyarakat Desa Tlogopucang sebagai petani. Namun, mayoritas petani hanya mampu melakukan budidaya tanaman saat musim penghujan karena saat musim kemarau terkendala dengan terbatasnya ketersediaan air. Dari latar belakang tersebut, Bank Jateng melakukan program CSR melalui Sentra Pemberdayaan Tani (SPT) berupa pembangunan embung dan kawasan tanaman kelengkeng itoh. Sebelumnya kegiatan CSR Bank Jateng hanya bersifat charity pada kegiatan sosial. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi program CSR Bank Jateng melalui SPT di Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung dari tiga aspek, yakni aspek budidaya, aspek ekonomi dan aspek keberlanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek budidaya, petani mendapatkan pelatihan selama tiga tahun namun setelah dilepas mengalami kendala dalam pemeliharaan pohon kelengkeng. Aspek ekonomi, tanaman kelengkeng itoh dianggap lebih unggul dan lebih menguntungkan dari tanaman kopi yang biasa dibudidayakan oleh para petani sebelum adanya SPT Tlogopucang. Aspek keberlanjutan, petani memiliki wawasan yang lebih luas dengan beralih tanam menjadi petani kelengkeng. Petani juga merasakan bahwa dengan adanya program pemberdayaan ini memberikan keuntungan yang lebih dibandingkan dengan budidaya kopi.
Sistem Pemeliharan Dan Pertambahan Populasi Ternak Kambing di Kabupaten Muna, Indonesia Achmad Selamet Aku; Harapin Hafid; Muh Rusdin; Yamin Yaddi; La Ode Muh Munadi
AGRIBEST Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v6i1.5828

Abstract

Pemeliharaan ternak kambing di Kabupaten Muna masih bersifat tradisional, dimana kambing dipelihara secara ekstensif, semi intensif dan intensif.Populasi kambing di Kabupaten Muna terbilang cukup besar dan tersebar luas dengan jenis kambing kacang. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara sistem pemeliharaan dan pertambahan populasi Kambing kacang di Kabupaten Muna. Penelitian dilaksanakan pada 50 desa sebagai sampel yang tersebar pada 22 kecamatan menggunakan metode survey dengan jumlah  responden 124 orang menggunakan purposive sampling, yang merupakan peternak kambing kacang. Populasi kambing yang dipelihara peternak pada lokasi penelitian sebesar 1025 ekor atau 29.23 persen dari total populasi kambing di Kabupaten Muna pada tahun 2019. Hasil Penelitian menunjukkan dengan sistem pemeliharaan ekstensif tradisional, dapat mendorong pertambahan populasi sebesar 1,69% dari total populasi dan atau mampu meningkatkan pertambahan populasi secara alami sebesar 55.02 persen dari total induk kambing kacang yang ada di  Kabupaten Muna. Dapat disimpulkan sistem pemeliharaan kambing kacang dikabupaten Muna masih didominasi sistem pemeliharaan ekstensif tradisional.
Keberlanjutan UMKM Berdasarkan Modal Sosial dan Triple Bottom Line Waode Resty Septia Angreny; Wulan Sumekar; Agus Subhan Prasetyo
AGRIBEST Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v6i1.6274

Abstract

UMKM merupakan unit usaha yang mendominasi kegiatan sektor ekonomi Indonesia, sehingga keberlanjutannya perlu dipertimbangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis modal sosial yang terbentuk untuk mencapai keberlanjutan usaha pada UMKM Griya Cokelat Nglanggeran. Penelitian dilaksanakan bulan Juni - Juli 2021 di Griya Cokelat Nglanggeran, Gunungkidul. Alasan pemilihan lokasi penelitian karena UMKM berada di Kecamatan Patuk, daerah yang mendominasi produksi kakao di Gunungkidul. Informan berjumlah 12 orang yang terdiri atas pengurus, pengawas, manajer, anggota UMKM dan tim pembubukan kakao, dipilih dengan metode purposive sampling. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Model analisis data menggunakan analisis model alir Miles dan Huberman dan di validasi dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan modal sosial yang terbentuk dalam Griya Cokelat Nglanggeran terdiri atas bonding, bridging dan linking social capital. Seluruh modal sosial mencakup jejaring sosial, kepercayaan serta norma di dalamnya. Modal sosial yang terbentuk menunjang Triple Bottom Line (ekonomi, sosial dan lingkungan) dalam kegiatan usaha. Hal-hal tersebut mampu menunjang terciptanya keberlanjutan usaha pada UMKM Griya Cokelat Nglanggeran.
Strategi Pengembangan Agroindustri Kopi Bubuk Kiniko di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar Mega Amelia Putri; Yuliandri Yuliandri; Yoga Priya Hutama
AGRIBEST Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v6i1.6993

Abstract

Agroindustri kopi bubuk kiniko memiliki potensi besar untuk dikembangkan, namun kenyataannya masih banyak kendala dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini difokuskan pada perancangan strategi untuk mengembangkan agroindustri kopi bubuk kiniko. Penelitian dilakukan di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar dari Maret 2021 hingga Juni 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, dan wawancara mendalam melalui Focus Group Discussion (FGD). Selain itu, analisis penelitian menggunakan metode faktor internal dan eksternal, matriks internal dan eksternal (IE Matrix), matriks SWOT dan analisis QSPM. Hasil penelitian menunjukkan nilai faktor internal dan eksternal yang diperoleh masing-masing sebesar 3,15 dan 3,00. Saat dipetakan, nilai matriks IE berada di sel I (Satu) artinya perusahaan dalam kondisi sedang dan pada tahap pertumbuhan dan perkembangan. Alternatif-alternatif strategi antara lain SO: mempertahankan dan menjaga hubungan yang baik dengan konsumen, pemasok bahan baku, tenaga kerja, penunjang dan pemerintah, memanfaatkan pelatihan dan kerja sama dengan pemerintah dalam bagian manajemen, mengembangkan inovasi dengan kebiasaan prilaku konsumen, Strategi WO: meningkatkan kerja sama dengan pihak lain, menambah perluasan daerah pemasaran, Strategi ST: meningkatkan kuantitas dan kualitas produk dan Strategi WT : menambahkan kemampuan dalam bidang pemasaran untuk meningkatkan daya saing. Strategi pengembangan usaha Kopi Bubuk Kiniko yang diprioritaskan adalah meningkatkan kerja sama dengan pihak lain dengan nilai daya tarik (TAS) sebesar 5,36.