cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial
ISSN : 25286893     EISSN : 25286871     DOI : -
Core Subject : Social,
gulawentah: Jurnal Studi Sosial with regitered number ISSN : 2528-6893 (print) , e-ISSN : 2528-6871 is scientific journals which publish articles from the fields social science and social science education.
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
Kesejahteraan: Pengaruh Pengangguran dan Ekspor Netto di Indonesia Mashudi, Mashudi; Sujianto, Agus Eko; Indriyani, Dwita; Puteri, Suci Cahyaning; Asyifyan, Mirza Avicenna; Lukman, Lukman
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21406

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu menguji dan menjelaskan pengaruh pengangguran dan ekspor netto terhadap kesejahteraan. Kesejahteraan menjadi perhatian, mengingat keberadaannya yang tidak saja dapat diukur secara ekonomi tetapi juga non ekonomi yaitu pendidikan dan kesehatan. Pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif dipilih untuk menguji hipotesis penelitian. Data terkait variabel penelitian dikumpulkan dari dokumentasi yang dipublikasikan oleh Bank Dunia muali tahun 1990 sampai dengan 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan sehingga hipotesis teruji. Dalam kaitannya dengan ekspor netto, variabel ini berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan sehingga hipotesis teruji. Disarankan kepada peneliti yang akan datang untuk memasukkan variabel moderating misalnya kebijakan pemerintah dalam bentuk pajak mengingat variabel ini berkontribusi terhadap kesejahteraan terutama di tengah pandemi covid-19 beberapa tahun yang lalu.
Fungsi Dan Makna Nilai Ritual Balala Tamakng Masyarakat Etnis Dayak Kanayatn Samosir, Lydia; Bahari, Yohanes; Ramadhan, Iwan; Imran, Imran
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi dan makna nilai ritual Balala Tamakng masyarakat etnis Dayak Kanayatn Desa Bagak Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi reduksi data dan penyajian data. Sedangkan informan dalam penelitian ini terdiri dari empat orang yang memahami Balala Tamakng. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ritual Balala Tamakng dilakukan dalam satu tahun sekali sebagai bentuk permohonan masyarakat kepada Jubata atau Tuhan. Pelaksanaan ritual Balala Tamakng yang dilakukan masyarakat etnis Dayak Kanayatn di Desa Bagak meliputi prosesi awal yang terdiri dari bakomo atau berkumpul, meminta izin kepada leluhur di karamat, dan nganyut di paranyut. Pada prosesi inti masyarakat melaksanakan masa pantang, dan prosesi akhir ritual Balala Tamakng yaitu bungkas sampana. Selain itu, ritual Balala Tamakng juga mempunyai fungsi nilai seperti nilai sosial adanya kerjasama masyarakat setempat, nilai religius sebagai wujud penghormatan dan permohonan kepada leluhur, serta nilai alam sebagai sumber pengharapan dan sumber kehidupan bagi masyarakat etnis Dayak Kanayatn di Desa Bagak. Serta terdapat makna nilai dalam ritual Balala Tamakng yaitu makna alat dan makna bahan. Masyarakat etnis Dayak Kanayatn Desa Bagak mempercayai bahwa semua bahan dan alat peraga yang digunakan saat pelaksanaan
Revitalisasi Wisata Desa Latar Bale Taman Edukasi Sebagai Solusi Peningkatan Ekonomi Berkelanjutan Desa Mulyoarjo I Nyoman Ruja; Wahyuningtyas, Neni; Pebrianto, Moh; Adi, Khofifatu Rohmah; Ramadhani, Novela Wahyu
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v9i2.21666

Abstract

Latar Bale merupakan salah satu program revitalisasi untuk mendukung potensi Desa Mulyoarjo dengan memanfaatkan tanah bengkok atau tanah kepemilikan pihak desa sendiri dengan fokus sebagai desa wisata. Beberapa kendala di Latar Bale taman edukasi ini berupa bau dari limbah udara dari pabrik disekitar kawasan, kurangnya dana desa untuk mendukung perawatan tempat dan sarana prasana, rusaknya beberapa fasilitas, kurangnya pengelola wisata, kurangnya branding promosi wisata, dan ketidak ikut sertakan pihak karang taruna untuk pengembangan wisata menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi revitalisasi yang tepat dalam mengatasi permasalahan di Latar Bale yang disesuaikan dengan kebutuhan dan solusi yang mumpuni dalam menyelesaikan kendala tersebut. Penelitian ini juga dianalisis dengan menggunakan Teori Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas atau Community-Based Tourism (CBT) oleh John McKnight dan Jody Kretzmann. Hasil dari penelitian ini berupa solusi dari beberapa kendala yang terjadi, berupa pengelolaan limbah udara, penggalangan dana, perbaikan fasilitas, dan penambahan pengelola wisata secara terstuktur dan terkonsep dengan tepat dan efektif.
Pemberitaan Unjuk Rasa “Indonesia Gelap” di Kompas.com: Analisis dalam Kajian Framing Robert Entman Fathu Rahman Mujaki; Fakhrur Rozi
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.22682

Abstract

This study analyzes the framing by Kompas.com in reporting the "Dark Indonesia" demonstration that took place on February 17-27, 2025. This study was conducted using a qualitative approach and using Robert Entman's framing analysis. A total of 9 Kompas.com news items were the subjects of the study. The results of the study show that Kompas.com framed the narrative of the "Dark Indonesia" demonstration as a critical action to fight for the aspirations of the people while building moral elements and recommendations for government policies. Kompas.com has a significant role in shaping public opinion while still paying attention to the principles of responsible journalism to ensure the presentation of objective information.
Partisipasi Karang Taruna dalam Pembangunan Desa di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar Dewi Lisdayanti; Fulia Aji Gustaman
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.22728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi Karang Taruna dalam pembangunan desa di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terkait kegiatan Karang Taruna. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk memahami peran dan kontribusi organisasi kepemudaan tersebut dalam berbagai program pembangunan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karang Taruna berperan aktif dalam pengambilan Keputusan, pelaksanaan program desa seperti 3 SBS (Semua Bisa Sehat, Semua Bisa Sarjana, Semua Bisa Sejahtera), Berjo Fest sebagai event tahunan desa, pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, serta pengelolaan objek wisata desa yang mampu meningkatkan daya tarik wisatawan. Partisipasi aktif Karang Taruna tidak hanya meningkatkan kapasitas dan peran generasi muda, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat desa secara menyeluruh. Temuan ini menegaskan pentingnya keterlibatan organisasi kepemudaan dalam memperkuat pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis potensi lokal.
Implementation of Tin Mining Mineral and Coal Policy in the Bangka Belitung Islands Alzena Rhianazala; Abdul Nadjib
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.22940

Abstract

This study aims to analyze the implementation of tin and coal mining policies in the Bangka Belitung Islands. It uses a qualitative analysis approach and focuses on unconventional tin mining in the Bangka Belitung Islands. This study employs the implementation theory framework proposed by Donald Van Metter and Carl Van Horn, which includes policy objectives, resources, characteristics of implementing agents, implementers' dispositions, interorganizational relationships, and social, political, and economic conditions. Data were collected through literature review using administrative law to determine standards and their application. The findings of this study indicate that there are still numerous illegal tin mines, which cause losses for the local community and the Bangka Belitung region.
Strategi Penegakan Hukum Pidana terhadap Pelaku Jual Beli Organ Tubuh Manusia yang Melanggar Hukum Nasional dan Hukum Islam Retnowati, Indra; Sejati, Hono; Hutomo, Irfan Rizky; Izziyana, Wafda Vivid
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23024

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik jual beli organ tubuh manusia sebagai bagian dari tindak pidana perdagangan orang yang bertentangan dengan hukum nasional, hukum Islam, dan prinsip hak asasi manusia, serta merumuskan strategi penegakan hukum pidana yang efektif. Metode penelitian menggunakan yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, melalui wawancara dengan aparat penegak hukum, lembaga perlindungan korban, dan studi kepustakaan atas peraturan perundang-undangan serta literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan donor resmi dan tingginya permintaan transplantasi organ mendorong berkembangnya pasar gelap yang dikelola sindikat terorganisir dengan modus penipuan, bujuk rayu, jeratan utang, penculikan, hingga pembunuhan. Korban mengalami kerugian materiil, penderitaan fisik dan psikis, bahkan kematian. Meskipun Indonesia telah memiliki perangkat hukum seperti UU No. 21 Tahun 2007, UU No. 35 Tahun 2014, dan UU No. 36 Tahun 2009, implementasinya belum optimal akibat lemahnya koordinasi, pengawasan perbatasan, dan pembuktian perkara. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya strategi penegakan hukum terpadu: preventif melalui penguatan pengawasan dan sosialisasi hukum; represif dengan penerapan sanksi maksimal hingga pidana mati; serta protektif melalui restitusi, rehabilitasi, dan pemulihan hak korban. Pendekatan komprehensif ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku sekaligus menjamin perlindungan martabat.
Keterlaksanaan Pengembangan Keterampilan Kerja Sama dalam Pembelajaran IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta Astuti, Zulaikha Tri; Randiawan; Supratman, Andi
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menelaah keterlaksanaan pengembangan keterampilan sosial peserta didik dalam pembelajaran IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya pada dimensi kerja sama. Pendekatan yang digunakan, yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian survei. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2025 di sekolah menengah pertama yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan data dilakukan pada 277 responden melalui kuesioner. Adapun responden merupakan guru IPS yang dipilih secara proposional random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pengembangan keterampilan kerja sama dalam pembelajaran IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta berada pada kategori “Sedang”, yaitu sebanyak 48,74% guru dari keseluruhan sampel yang mewakili populasi. Adapun metode pengembangan keterampilan kerja sama yang diimplementasikan meliputi pembelajaran kooperatif, pembelajaran interaksi sosial, penerapan metode permainan tradisional, penggunaan bahan ajar berbasis karakter serta pembelajaran problem posing. Di mana sebagian besar guru IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta mengembangkan keterampilan kerja sama dengan menerapkan bahan ajar berbasis karakter, yaitu sebesar 67,5% guru dengan kategori kecenderungan “Sedang”. Dengan demikian, pengembangan keterampilan kerja sama dalam pembelajaran IPS di Daerah Istimewa Yogyakarta perlu ditingkatkan setidaknya sampai pada kategori “Tinggi” agar sejalan dengan tujuan Pendidikan IPS, yaitu mengembangkan keterampilan sosial. Apabila pengembangan keterampilan sosial melalui pembelajaran IPS terlaksana dalam kategori tinggi, hal tersebut menandakan bahwa salah satu tujuan IPS telah tercapai dengan baik.
Perempuan Penyandang Disabilitas dalam Bingkai Stigma dan Tradisi Belis di Kota Kupang Handayani, Suci Lestari; Manehat, Beatrix Yunarti
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23154

Abstract

Perempuan penyandang disabilitas di Kota Kupang menghadapi diskriminasi berlapis: selain keterbatasan fisik, mereka juga distigmatisasi karena dianggap tidak mampu menjalankan peran domestik, sehingga dinilai tidak layak menikah. Dalam masyarakat yang masih memegang nilai patriarki, pandangan ini semakin kompleks dengan adanya tradisi belis yang menempatkan perempuan pada posisi simbolik tertentu dalam perkawinan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting: bagaimana nilai perempuan disabilitas dipandang dalam sistem adat, dan apakah belis memperkuat stigma atau justru membuka ruang penerimaan? Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk stigma sosial yang dialami perempuan disabilitas dalam konteks pernikahan serta memahami makna belis dalam menentukan posisi mereka. Penelitian dilakukan di Kota Kupang pada bulan januari hingga juni tahun 2025 dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih secara purposive, meliputi perempuan disabilitas dari organisasi PERSANI dan GARAMIN, keluarga, kerabat, serta tokoh adat dari suku Timor dan Sabu. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, dengan instrumen pedoman wawancara semi-terstruktur. Analisis dilakukan menggunakan koding tematik berdasarkan teori stigma Goffman, serta triangulasi untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma sosial terhadap perempuan disabilitas masih kuat, terutama terkait peran istri dan ibu rumah tangga. Namun, praktik belis justru memperlihatkan fleksibilitas: tidak ada pembedaan nominal antara perempuan disabilitas dan non-disabilitas, dan kehadiran calon suami sering dianggap sebagai penghargaan terbesar. Hal ini mengindikasikan bahwa belis tidak selalu menjadi sarana eksklusi, melainkan dapat dimaknai sebagai mekanisme inklusi sosial jika ditafsirkan secara simbolik dan adil.
Pewarisan Nilai-Nilai Tradisi Wuku Galungan di Dusun Wonomulyo Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan Melalui Pendidikan Keluarga Luluk Hermansyah; Hartono, Yudi; Anjar Mukti Wibowo
Gulawentah:Jurnal Studi Sosial Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/gulawentah.v10i2.23227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengungkap nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Wuku Galungan di Dusun Wonomulyo Desa Genilangit Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan; 2) mendeskripsikan dampak perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap tradisi Wuku Galungan di Dusun Wonomulyo; 3) peran pendidikan keluarga dalam pewarisan nilai-nilai tradisi Wuku Galungan di Dusun Wonomulyo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian nenunjukkan: 1) nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi Wuku Galungan yakni: nilai religius berupa rasa syukur kepada Tuhan, toleransi antarumat beragama, gotong royong, kebersamaan dan penghormatan terhadap leluhur; 2) teknologi informasi dan komunikasi berfungdi sebagai media edukasi dan promosi tradisi Wuku Galungan untuk peningkatan ekonomi lokal, namun pada sisi lain dapat mengakibatkan pergeseran nilai-nilai budaya masyarakat setempat; 3) pendidikan keluarga berperan dalam sosialisasi tradisi Wuku Galungan kepada anak sejak dini, habituasi, dan enkulturasi tradisi Wuku Galungan pada masyarakat Dusun Wonomulyo.