cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
admin@stta.ac.id
Editorial Address
Jl. Janti, Blok-R, Lanud Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
ISSN : 26156717     EISSN : 26572338     DOI : 10.28989/kacanegara
Core Subject : Education,
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Adisutjpto merupakan jurnal pengabdian pada masyarakat yang digunakan untuk mempublikasikan hasil pengabdian pada masyarakat yang dilakukan oleh civitas academica. Kacanegara terbit setiap bulan Januari dan Juli ini memiliki ISSN Cetak dengan nomor 2615-6717 dan ISSN On Line dengan nomor yang 2657-2338 diharapkan dapat meningkatkan peran kampus terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara serta membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya. Kacanegara mendapatkan pengakuan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai jurnal pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2026): February" : 20 Documents clear
Empowering pilgrims through digital literacy: Evaluating ritual understanding via mobile hajj applications at KBIHU Ahmad Dahlan Rakhmadi, Aris; Hartono, Susilo; Muchlas, Muchlas; Yudhana, Anton
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3059

Abstract

This community service initiative evaluates the impact of mobile applications, namely Haji Pintar–Satu Haji and Kawal Haji, in enhancing digital literacy and ritual understanding among pilgrims at KBIHU Ahmad Dahlan, Pringsewu. The program was implemented over a one-month period and involved participants engaging in mobile-based tutorials and mentoring activities designed to support comprehensive Hajj preparation. The learning materials focused on improving participants’ understanding of Hajj rituals while simultaneously strengthening their ability to use digital applications effectively. Survey results indicated that nearly all participants had access to Android smartphones, with 41.3% of respondents assessing their digital skills as “very good.” Among the available features, video tutorials were the most frequently accessed, accounting for 34.8% of usage, as they were perceived as clear and easy to understand. The majority of pilgrims reported improved comprehension of Hajj rituals after participating in the program. Despite these positive outcomes, several challenges were identified, including infrequent application usage, accessibility limitations for some users, and participant requests for offline learning content. Overall, the findings demonstrate the significant potential of mobile applications to support Hajj preparation through religious education and digital engagement. The study recommends further development through more inclusive application design, offline accessibility, and sustained digital engagement strategies to enhance the effectiveness of community outreach programs in religious education.
Pelatihan pembuatan mikromodul berbasis discovery learning bagi MGMP IPA kota Maros Sari, Nur Indah; Muhiddin, Nurhayani Haji; Arif, Rifda Nurhimawati; Syakur, Akhmad; U, Sahrani
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3138

Abstract

Pelatihan pembuatan mikromodul berbasis Discovery Learning bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan materi ajar yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Pelatihan ini menerapkan model Discovery Learning yang mendorong peserta didik untuk belajar secara aktif melalui proses penemuan dan pemecahan masalah. Selain itu, pemanfaatan teknologi mikromodul digunakan untuk menyajikan materi pembelajaran secara ringkas, sistematis, dan mudah diakses. Peserta kegiatan ini berjumlah 30 orang guru IPA yang tergabung dalam MGMP IPA Kabupaten Maros. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang meliputi tahapan penyampaian materi dan sesi tanya jawab, pendampingan praktik langsung pembuatan mikromodul menggunakan platform Canva, serta kegiatan evaluasi untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata peserta dari 40,34 pada pretest menjadi 62 pada posttest, dengan persentase kenaikan sekitar 53,69%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan guru dalam menyusun mikromodul berbasis Discovery Learning. Guru menjadi lebih mampu mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran serta menghasilkan bahan ajar yang relevan dengan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran IPA di Kabupaten Maros.
Transformasi limbah desa sabang jadi kerajinan ekonomi berbasis IKIGAI Hidayat, Arif; Muammar, Muammar; Fauzi, Muhammad Nur; Mutsanna, Jama Dilla; Trifani, Annisa; Aulia, Nasriah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3008

Abstract

Desa Beurawang Sabang Aceh memiliki sumber daya alam yang kaya seperti kelapa, hasil lautan, batu dan karang yang mana belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat setempat dalam mengembangkan olahan pangan lokal. Pengabdian masyarakat ditujukan untuk mengembangkan produk kerajinan lokal yang bernilai ekonomis melalui pemanfaatan limbah desa tidak terpakai dan pemasaran yang tepat. Metode kegiatan berupa pelatihan dan penyuluhan dengan menerapkan konsep IKIGAI yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan inovasi pengolahan limbah sehingga hasil produk kerajinan lebih bervariasi dan menghasilkan nilai ekonomis. Disamping itu, masyarakat semakin memahami pemasaran agar produk kerajinan yang dihasilkan lebih diminati oleh wisatan sebagai ciri khas daerah. Pada program ini juga dikembangkan labeling, kemasan, dan katalog produk. Inovasi produk dan pemasaran menjadi salah satu kunci penting agar produk kerajinan dapat menjadi salah satu sumber daya Tarik Desa Beurawang, Sabang, Aceh.
Community-based education on glucose management in gemolong to prevent diabetes mellitus Dewi, Yulia Ratna; Ismawatie, Emma; Jimat, Resi Tondho; Maulani, Yulita; Mustikatun, Laela Siti
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3151

Abstract

This community service program aimed to enhance public awareness regarding the importance of blood glucose level management as an early preventive strategy against diabetes mellitus. A participatory, community-based approach was adopted, commencing with a SWOT analysis to identify local needs and priorities. The program was implemented in Gemolong Village, Sragen Regency, and involved 30 participants aged 45–70 years. The interventions comprised structured health education sessions, free blood glucose screening, and guided health discussions and consultations. The screening results indicated that 16 participants (53%) exhibited elevated blood glucose levels, while 14 participants (47%) were within normal limits. The program significantly improved participants’ understanding of diabetes risk factors and underscored the importance of early detection. In conclusion, community-based service initiatives are effective promotive and preventive measures for addressing non-communicable diseases and may serve as a sustainable cross-sectoral collaborative model to improve overall community health outcomes.
Pemanfaatan lahan pekarangan sebagai taman gizi keluarga sebagai upaya menurunkan angka stunting pada keluarga miskin ekstrim Mudmainah, Siti; Hariyanti, Anies Indah
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3198

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan mitra kategori keluarga miskin estrim yang mempunyai balita stunting di Desa Winduaji. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan pada  bulan Maret  Sampai  Agustus  2025. Permasalahan yang terjadi antara lain: adanya kasus stunting sejumlah 125 balita dan sejumlah 60 balita berasal dari keluarga miskin ekstrim,  Sebagian besar ibu balita stunting masih belum maksimal mendapatkan informasi gizi dan kesehatan terutama pemberian makanan tambahan,  rendahnya komunikasi advokasi stunting dan solusi penanganan stunting. Tujuan pengabdian ini sebagai upaya untuk menurunkan tingkat stunting. Metode untuk mengatasi masalah mitra melalui sosialisasi dan pelatihan. Tahapan kegiatan dilakukan penyediaan  lahan pekarangan yang  belum termanfaatkan untuk taman gizi keluarga.  Hasil kegiatan pengabdian dapat disimpulkan pembangunan taman gizi keluarga berdasarkan hasil pretest dan post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stunting. Masyarakat telah melaksanakan pemanfaatan lahan pekarangan sayuran menjadi aneka inovasi  makanan sehat meningkatkan 90%. Total penerimaan tambahan yang di peroleh mitra per 3 bulan sebesar Rp1.500.000 dan pendapatan per 3 bulan adalah sebesar Rp 1.100.000, Pelatihan perencanaan keuangan keluarga mampu meningkatkan 80% pemahaman mengenai perencanaan keuangan keluarga, penyuluhan mengenai   gizi seimbang pada balita  menunjukan meningkatkan pengetahuan 85% akan diikuti dengan perubahan perilaku dan penyuluhan pencegahan stunting menunjukkan meningkatkan 90%, bahwa edukasi keluarga berkaitan erat dengan pencegahan stunting yang melibatkan pemahaman tentang gizi, pola makan sehat, sanitasi, dan praktik kebersihan. Diharapkan melalui program pengabdian kepada masyarakat  akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa  Winduaji  dan menurunkan angka stunting.  
Inovasi pengolahan ikan kering berbasis IoT sebagai media rehabilitasi warga binaan di Rutan Selayar Kaliky, Nunun Ainun Putri Sari Banun; Muhsin, Muhammad Fatratullah; Saputra, Anugerah; Achmad, Marlina; Sari, Dian Novita; Sajjad, Ahmad; Akbar, Yandi Tasbih; Pebriawan, Dinul Yusrah; Rahmaniar, Rahmaniar
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3143

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan alat pengering ikan berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi inovatif dalam meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan di Rumah Tahanan Kelas II B Selayar. Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan penguatan keterampilan praktis dan peningkatan kapasitas produktif warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan dan rehabilitasi sosial. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, dirancang sebuah prototipe alat pengering ikan yang dilengkapi dengan sensor suhu dan kelembapan serta sistem pemantauan jarak jauh untuk memastikan proses pengeringan berlangsung secara optimal dan higienis. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan mencakup pemberian materi teori mengenai prinsip kerja alat berbasis IoT serta praktik langsung pengolahan ikan kering menggunakan teknologi tersebut. Evaluasi hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan kemampuan warga binaan, baik pada aspek teknis pengoperasian alat maupun aspek operasional proses produksi ikan kering. Implementasi teknologi ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas dan kapasitas produksi, sekaligus menumbuhkan wawasan kewirausahaan bagi warga binaan. Program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha mandiri, mendukung proses pemberdayaan, serta memfasilitasi reintegrasi sosial warga binaan setelah masa pembinaan. Selain itu, model kegiatan ini berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.
Pemberdayaan berbasis keagamaan : Peningkatan kualitas tata kelola keuangan dan peremajaan peralatan mesjid Shaleh, Khairul; Sukmawati, Fitri; Mulyawan, R. Ferry; Abas, Sa’adah Abas
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.2971

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan mitra untuk mengelola operasional masjid. Metode yang ditawarkan sebagai berikut pertana, memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan catatan keuangan sederhana bagi pengurus Dewan Kemakmuran Masjid Al Kamilah Desa Mekarmanik. Kedua, Pembaharuan perangkat pengeras suara serta pangadaan peralatan pengeras suara dilakukan  sesuai dengan kebutuhan serta standar yang baik.Pengabdian ini ditujukan kepada para pengelola masjid Al Kamilah di desa Mekarmanik, kabupaten Bandung. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui pelatihan dasar pencatatan keuangan. Selain itu, tim pengabdian menyerahkan bantuan peralatan pengeras suara dan pelatihan kepada kelompok mitra tentang cara sederhana untuk mengelola keuangan bagi pengelola Masjid Al Kamilah. Hasil pelaksanaan pengabdian, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid AL Kamilah diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan peralatan pengeras suara untuk mendukung setiap kegiatan keagamaan maupun sosial di lingkungan masjid. Selain itu, DKM perlu mulai menerapkan sistem pencatatan keuangan sederhana.
Smart eduwisata berbasis ekonomi sirkular: pengolahan sampah plastik menjadi produk bernilai jual di kawasan wisata Goa Kebon Sahtyawan, Rama; Wibowo, Teguh; Poerwanto, Eko; Jatiningsih, Maria Gratiana Dian; Saputri, Yerly Ania; Afifuddin, Muhammad Nasikh; Ningrat, Aditya Wahyu; Rachmat, Rafi Adinata
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.3446

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Krembangan, Kulon Progo, melalui pengelolaan sampah plastik berbasis konsep Smart-Eduwisata dan ekonomi sirkular di kawasan wisata Goa Kebon. Mitra kegiatan adalah Pokdarwis Taman Tirta Wiyata yang menghadapi permasalahan penumpukan sampah plastik akibat aktivitas wisata. Peralatan utama yang digunakan dalam program ini meliputi mesin pencacah plastik, mesin oven compression plastik, cetakan pot daur ulang, serta sistem pemantauan suhu berbasis IoT menggunakan sensor Thermocouple tipe K. Metode pelaksanaan meliputi tahapan sosialisasi, persiapan, edukasi lingkungan, pelatihan teknis pengolahan sampah plastik, demonstrasi penggunaan alat, serta evaluasi melalui pretest–posttest dan monitoring lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan limbah plastik, terbentuknya produk daur ulang bernilai jual berupa pot plastik, pengurangan volume sampah plastik hingga lebih dari 70%, serta peningkatan potensi ekonomi mitra melalui pengembangan produk souvenir wisata. Pengabdian yang dilakukan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, mendukung pariwisata berkelanjutan, serta mendorong terwujudnya ekosistem smart-eduwisata berbasis ekonomi sirkular yang berkelanjutan di kawasan wisata Goa Kebon.
Sosialisasi pemahaman mengelola limbah sayuran menjadi pupuk guna mewujudkan konsep smart village Desa Ciputri Kabupaten Cianjur Refranisa, Refranisa; Suastiyanti, Dwita; Matsuani, Matsuani; Irianto, Heru
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.2942

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Smart Village yang diselenggarakan oleh LLDikti Wilayah 3 bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam gerak kolaboratif. Permasalahan utama yang ditemukan di lokasi kegiatan adalah adanya timbunan limbah sayuran yang berdampak pada penurunan kualitas lingkungan desa. Menanggapi permasalahan tersebut, tim PkM Institut Teknologi Indonesia berkontribusi dalam tema smart environment dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan limbah sayuran menjadi pupuk kompos sebagai upaya mendukung terwujudnya konsep Smart Village di Desa Ciputri. Tujuan kegiatan ini adalah terciptanya teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik masyarakat desa dalam kerangka model Smart Village, dengan melibatkan peran aktif karang taruna sebagai penggerak utama. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei awal, focus group discussion (FGD), pengembangan materi, serta pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah, serta kemampuan warga dalam mengimplementasikan pengelolaan sampah secara mandiri. Diharapkan limbah sayuran yang sebelumnya tidak termanfaatkan dapat diolah menjadi pupuk kompos yang memiliki nilai guna dan potensi nilai ekonomi bagi masyarakat desa.
Pelatihan dan pendampingan penguatan norma matematika sosial dan numerasi melalui komunitas belajar PMRI bagi guru SMP Putri, Ratu Ilma Indra; Zulkardi, Zulkardi; Simarmata, Ruth Helen; Utari, Rahma Siska
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.2838

Abstract

Matematika sosial dan numerasi merupakan kompetensi esensial yang harus dimiliki oleh siswa agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, hasil observasi awal menunjukkan masih banyak guru SMP yang menghadapi kesulitan dalam mengintegrasikan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) ke dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan guru dalam mengaitkan konsep matematika dengan konteks sosial dan budaya siswa, terbatasnya referensi pembelajaran berbasis numerasi kontekstual, serta belum terbentuknya komunitas belajar yang secara aktif mendukung penerapan norma matematika sosial di sekolah. Norma sosial dan numerasi yang digunakan berkonteks budaya Palembang yaitu makanan tradisional Palembang dan kain tradisional Palembang. Kegiatan dilaksanakan synchronous dan asynchronous dengan melibatkan 32 orang guru dari berbagai SMP di Kota Prabumulih. Kegiatan ini mencakup pelatihan, diskusi kelompok, dan pendampingan secara dalam mendesain konteks budaya lokal, seperti makanan tradisional dan kain songket Palembang. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan kompetensi guru dengan nilai sebesar 0,714 serta respon peserta yang positif terhadap kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan komunitas belajar PMRI efektif dalam memperkuat norma matematika sosial dan numerasi.

Page 2 of 2 | Total Record : 20