JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Articles
2,820 Documents
EFEKTIVITAS PENERAPANBLENDED LEARNINGPADA PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SMKN 2 BANGLI
Ni Putu Sri Galuh Lestari;
Ni Made Ayu Purnami;
I Ketut Dedi Agung Susanto Putra
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (7046.732 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3563
Kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama pandemi COVID-19 menimbulkan masalah baru bagi pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran telah mengalami perubahan yang drastis. Pembelajaran tidak lagi menggunakan pertemuan konvensional tatap muka, tetapi mulai diintegrasikan dengan pembelajaran online. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana keefektifan penerapan blended learning pada pembelajaran bahasa Inggris di SMK Negeri 2 Bangli. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Inggris kelas X,XI,XII SMK Negeri 2 Bangli yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan metode blended learning. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara guru, siswa, dan orang tua dapat mengatasi masalah dalam mengadaptasi metode blended learning pada saat pandemi. Penerapan metode blended learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris menuntut guru untuk kreatif dalam menyediakan platform pembelajaran Bahasa Inggris berupa link YouTube, video atau powerpoint. Keaktifan siswa di dalam pertemuan viaGoogle Meet dan orang tua yang mendukung siswa selama pembelajaran online sangat membantu kemajuan siswa.
ANALISIS SIKAP SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI KELAS X PH1 DI SMK N 2 BANGLI
Ni Luh Ratna Rapiasih;
Ni Made Ayu Purnami
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.041 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3567
Penerapan pembelajaran daring tentunya diiringi oleh permasalahan baru dalam proses pembelajaran maupun dalam mengevaluasi peserta didik. Dalam penerapan pembelajaran daring terdapat permasalahan terkait kesulitan guru dalam mengevaluasi sikap peserta didik terutama dalam menilai sikap siswa selama pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap peserta didik selama mengikuti pembelajaran daring selama masa pandemi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner terkait mengenai analisis teknik penilaian sikap siswa selama pembelajaran daring pada masa pandemi yang diisi oleh responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa penilaian sikap dalam pembelajaran daring sulit dilakukan dan hasilnya kurang akurat. Penilaian sikap selama pembelajaran daring masih sebatas guru melihat respon peserta didik dalam hal mengerjakan tugas yang diberikan dan penilaian sikap menjadi hal yang perlu untuk dibenahi selama pembelajaran daring di era new normal dari segi kesiapan guru menyiapkan instrumen dan mengkondisikan siswa agar mengembangkan karakter selama pembelajaran daring.
PERSEPSI DAN KENDALA GURU DALAM MENERAPKAN E - LEARNING SELAMA PANDEMI COVID -19 DI SMKN 2 BANGLI
Luh Gde Santi Dewi;
Made Ayu Purnami
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (392.866 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3568
Covid-19 is an infectious disease caused by a new type of corona virus, namely Sars-coV-2 which was first discovered in Wuhan, China at the end of December 2019. This type of corona virus or better known as Covid-19 is capable of causing mild disturbances in the respiratory system, severe lung infection, even death. The Indonesian government has also taken a policy that aims to reduce the chain of spread of the Covid-19 virus. One of them is by implementing social distancing policies, where residents are required to carry out all activities from home, such as work, study, including worship. The implementation of this social distancing policy clearly has an impact on all sectors of life, including the education sector which is also relatively fatally affected. Learning activities have shifted from face-to-face learning to online learning. The research method used is descriptive qualitative research. The weakness of online learning compared to face-to-face learning is that in online learning the teachers cannot interact with students optimally and students who are less enthusiastic about participating in online learning often do not even take part in learning on the grounds that they do not have an internet quota and also the difficulty of the internet network, so the material presented by the teacher not delivered optimally.
PENGEMBANGAN MODUL ZAT ADITIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL PENGOLAHAN MAKANAN MASYARAKAT DESA KARIMUNTING
Neni Haryani;
Masriani Masriani;
Lukman Hadi;
Hairida Hairida;
Rahmat Rasmawan
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (808.989 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3688
This study aims to produce a science learning module on additives based on local wisdom that is feasible to use. This research is a development research using a 4-D model by Thiagaradjan. The data collection technique used is indirect communication with data collection tools, namely evaluation evaluation. The feasibility of the module is seen from three aspects, namely content, language, and graphics. Each aspect is assessed by two experts each. The results showed that the additive module based on local wisdom in the community processing of Karimunting Village was very suitable for use in science lessons with a percentage score on the aspect of content and food presentation 88.5%, language 81.3%, and graphics 92.3%.
ANALISIS PERUBAHAN KURIKULUM DITINJAU DARI KURIKULUM SEBAGAI SUATU IDE
I Gusti Ngurah Santika;
Ni Ketut Suarni;
I Wayan Lasmawan
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (442.395 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3690
Kurikulum memegang peran strategis dalam dunia pendidikan. Kurikulum merupakan jantungnya kegiatan pendidikan. Kegiatan belajar mengajar berpedoman pada kurikulum. Kurikulum menjadi salah satu alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Namun kurikulum bukanlah benda mati yang tidak bisa disentuh ide perubahan. Perubahan kurikulum tidak dapat dilepaskan dari sifatnya yang memang harus selalu dinamis. Perubahan tersebut justru menyiratkan kurikulum akan senantiasa berubah beradaptasi dengan tuntutan perkembangan zaman. Seperti halnya dengan kurikulum Indonesia yang berkali-kali mengalami perubahan. Tidak mengherankan apabila muncul stigma miring “ganti menteri ganti kurikulum”. Muncullah opini pergantian atau perubahan kurikulum lebih condong bernuansa politik daripada kebutuhan yang mendesak. Seakan-akan hanya menteri saja yang berperan dalam perubahan kurikulum. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan literatur. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu data reduction, data display, dan conclucion drawing/verification. Adapun hasil penelitian ini menunjukan, bahwa kepala dinas berperan merumusan kebijakan dan pelaksanaan kurikulum. Kepala sekolah sebagai pemimpin professional bertugas menerjemahkan perubahan masyarakat dan kebudayaan ke dalam kurikulum. Guru berperan memberikan pertimbangan dalam pengembangan kurikulum sekolah. Peserta didik mejadi umpan balik bagi pengembangan kurikulum ke depannya. Komite sekolah dapat memberikan/menyampaikan gagasan, usulan-usulan, atau pertimbangan-pertimbangan untuk penyempurnaan kurikulum sekolah. Menteri menjadi penentu kebijakan kurikulum yang berlaku secara nasional.
RESOLUSI KONFLIK KEPERCAYAAN DALAM TOLERANSI BERAGAMA PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI INDONESIA
Andi Muhammad Arief Malleleang;
I Gede Sumertha KY;
Puguh Santoso;
Herlina Juni Risma Saragih
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.907 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3693
Being a multicultural society is a challenge for Indonesia. The diversity of cultures and beliefs is increasingly causing conflict in the community. Conflicts of thought are often a problem, especially religious conflicts. Indonesia is a pluralistic country with diverse ethnicities, races, cultures, languages, and religions. Indonesia knows several religions, namely Islam, Roman Catholicism, Protestantism, Hinduism, Buddhism, and Confucianism. These religions have different principles and beliefs. The lack of a social order to properly manage these differences has the potential to create conflict. It is a common understanding that inter-religious conflicts are contrary to religious principles, which teach the values of peace. Handling social conflicts like this must be based on teaching the importance of tolerance between religious communities in a multicultural society. Conflict resolution of beliefs in tolerance of diversity can be achieved by internalizing education, preventing identity politics in a democracy, and inclusive leaders in knitting multicultural values in Indonesia. This study uses a qualitative approach with data and literature sources related to resolving conflicts of trust in a multicultural society in Indonesia.
DISHARMONISASI KEBIJAKAN PEMBANGUNANPEMERINTAH PUSAT DAN DAERAHMENIMBULKAN GANGGUANSTABILITAS KEAMANAN DAERAH
M Ichsan Syirait Ramadhan;
I Gede Sumertha;
Eri R Hidayat
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.412 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3695
The paper entitled "Disharmony of Central and Regional Government Development Policies Causes Disruption of Regional Security Stability" analyzes the issue of government development policies that are not on target so that the desires and needs of the community are not met. This certainly gives birth to various conflicts as a form of community criticism so that security disturbances in various regions become disrupted. Development policies made by the center sometimes do not support the welfare of the people in the region as a result of generalizing the overall policy of the region, causing a waste of the state budget. While the problems in the area are quite complex and different. Moreover, the limited budget owned by the region requires them to optimize existing development policies. The method used by the author is qualitative descriptive with a policy theory approach in formulating a development policy. Therefore, the author recommends that the development policy that is proclaimed there needs to be intensive communication between the central and local governments, increased human resource competence in launching development policies, and bureaucratic structures that are not convoluted to the proposed regional development policy to the center. Supported by the activeness of the local government to see the problems of the community in each region in accordance with the urgency of the criteria that must be immediately accommodated and useful for the long term needs to be done. So that the potential for security disruptions from development policies can be prevented and answer the challenges of problems in existing areas.
TINGKAT LITERASI LINGKUNGAN DI KALANGAN GURU ECO SCHOOL YOGYAKARTA DI INDONESIA
Galih Istiningsih;
Dwitya Sobat Ady Dharma
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (551.255 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3705
Literasi lingkungan berpedoman pada pengetahuan tentang bagaimana lingkungan alam bekerja dan peran manusia untuk menjaga alam secara berkelanjutan. Hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan dapat dilihat dari interaksi kehidupan bersama komponennya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi lingkungan bagi setiap indivividu untuk mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan. Literasi lingkungan guru mempengaruhi literasi lingkungan siswa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis literasi lingkungan guru di Eco Schools Yogyakarta. Literasi lingkungan terdiri dari beberapa komponen pengetahuan, sikap dan keterampilan. Penelitian dikembangkan dengan kuantitatif untuk memperoleh data dengan observasi dan kuesioner berdasarkan literasi lingkungan kepada 109 guru Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas di Eco Schools Yogyakarta. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) literasi lingkungan kepada Guru di Sekolah Dasar Tumbuh terdiri dari pengetahuan, sikap dan perilaku lingkungan. Data yang diperoleh dari instrument adalah (66.45) untuk pengetahuan, (67,61) untuk sikap, (68) untuk perilaku. Hasil menunjukkan bahwa guru eco school memiliki sikap positif terhadap lingkungan, tingkat pengetahuan lingkungan yang sedang sementara partisipasi mereka dalam tindakan lingkungan terbatas, terutama tindakan kolektif. Analisis statistik juga menyoroti bahwa Literasi Lingkungan bergantung pada jenis guru di Eco School dan tempat tinggal. Temuan-temuan ini dibahas lebih lanjut.
AKIBAT HUKUM KEPAILITAN BAGI PENGEMBANG TERHADAP PEMBELI (KONSUMEN) SATUAN RUMAH SUSUN (APARTEMEN)
Christiana Derita Risquanty
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (471.192 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3709
Putusan pailit dianggap sebagai solusi terbaik bagi para debitor khususnya bagi pengembang dalam melunasi hutang-hutangnya, akan tetapi dapat dikatakan upaya tersebut merugikan para pembeli satuan rumah susun atau apartemen yang telah membayar lunas sebelum pembangunan selesai dengan hanya diikat dengan PPJB sebagai bentuk kesepakatan jual beli antara pengembang dengan pembeli tanpa adanya proses levering. Hal tersebut tentu menimbulkan ketidakpastian hukum terkait dengan kepemilikan unit rumah susun yang telah dibeli. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui akibat hukum kepailitan bagi pengembang terhadap pembeli (konsumen) satuan rumah susun. Metode penelitian ini adalah metode yuridis normatif yaitu menelaah teori dan konsep hukum serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa UU Kepailitan dan PKPU, UUPK, serta KUHPerdata belum mengatur secara detail terkait perlindungan hukum bagi pembeli satuan rumah susun yang pengembangnya dinyatakan pailit. Oleh karena itu, akibat hukum dari adanya permasalahn tersebut yaitu pembeli dapat mengupayakan serta menuntut ganti rugi pelunasan piutang kepada pengembang atas dasar gugatan wanprestasi, dan terkait pelunasan piutang dapat berupa pembayaran tunai atau angsur atau tetap dengan proses pembangunan unit apabila dalam pelunasan kreditor terdapat sisa dana dalam melanjutkan proyeknya.
PEMANFAATAN UAV UNTUK MENDUKUNG PERTAHANAN UDARA IKN NUSANTARA SEBAGAI CENTER OF GRAVITY
Andi Fathurrachman Batara Sulo;
Romie Oktovianus Bura;
Sovian Aritonang
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.994 KB)
|
DOI: 10.37081/ed.v10i3.3710
The transfer of the capital ushered in a new geostrategic era. Nevertheless, the strategic location of IKN cannot be separated from the threat of defense and security disruptions carried out by state actors, non-state actors, and hybrids. This research aims to analyze the Utilization of UAVs Supporting the Air Defense of the National Capital (IKN) Nusantara as a Center of Gravity. Qualitative research methods with literature studies are used in this article. The results of the study revealed that to secure the nation's capital, air defense units must be added to vital locations. This is done by developing airbases of each province that need to be mobilized with ground forces and deploying fighter forces, and UAVs. Maximum airspace security is necessary to maintain sovereignty in the airspace because without it sovereignty will be threatened by aviation attacks from third parties. On the other hand, stakeholders are also expected to be ready, including governments, experts, and the media, which have a vital role in shaping public perceptions and perceptions of potential threats based on regional characteristics. In addition, considering that society is an actor who plays a very role in the defense and security of the country, it is known as the universal people's defense system (sishankamrata).