cover
Contact Name
Rahmad Fauzi
Contact Email
udauzi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
udauzi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT
ISSN : 25274295     EISSN : 26146061     DOI : -
Jurnal Education and Development merupakan publikasi karya ilmiah dari hasil penelitian, pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik sosial, budaya dan lingkungan. Sebagai upaya untuk mewujudkan visi dan misi di Perguruan Tinggi. Jurnal Education and development mewadahi hasil pemikiran dan penelitian dalam peningkatan dan pengembangan secara berkesinambungan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu, dapat meningkatkan pengetahuan dan keilmuan. Jurnal Education And Development Terakreditasi Sesuai Dengan Keputusan Direktur Jendral Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia SK. Nomor 21/E/KPT/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018, Jurnal Education and Development Berada Pada Peringkat 6 (Enam) Dengan Nomor Urut 15 (Lima Belas), Masa Berlaku Akreditasi selama 5 (lima) Tahun dan Akan Berakhir pada Tanggal 9 Juli 2023.
Arjuna Subject : -
Articles 2,683 Documents
ANALISIS STRUKTUR KALIMAT DALAM MENULIS KARANGAN TEKS PERSUASIF DI SMP Umbu Citra Kasih Zebua; Arozatulo Bawamenewi; Imansudi Zega; Mastawati Ndruru; Yaredi Waruwu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6432

Abstract

Kesalahan dalam menyusun struktur kalimat oleh siswa harus diminimalisir karena dapat menghambat rasa percaya diri siswa dalam bertanya. Hal ini terjadi ketika siswa belum sepenuhnya memahami materi yang disampaikan guru dan belum memiliki penguasaan yang cukup terhadap penggunaan struktur kalimat. Kesalahan dalam penulisan struktur kalimat dapat beragam, mulai dari kalimat tanpa subjek, tanpa predikat, tanpa objek, tanpa pelengkap, dan tanpa keterangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelengkapan dan kesalahan penggunaan struktur kalimat pada karangan teks persuasif siswa di SMP Negeri 2 Alasa. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh sebanyak 28 kelengkapan, yang meliputi : (1) kalimat tunggal berjumlah 13 kelengkapan struktur, (2) kalimat majemuk bertingkat berjumlah 14 kelengkapan struktur,(3) kalimat majemuk setara berjumlah 1 kelengkapan struktur. Sedangkan kesalahan struktur kalimat pada karangan siswa diperoleh 44 kesalahan, yang meliputi kesalahan (1) kalimat tunggal berjumlah 17 kesalahan, (2) kalimat majemuk bertingkat berjumlah 26 kesalahan dan (3) kalimat majemuk setara berjumlah 2 kesalahan.
ANALISIS KESALAHAN AFIKASASI PADA KARANGAN SISWA DI SMP Riski Triman Hidayat Harefa; Arozatulo Bawamenewi; Riana Riana; Yanida Bu’ulolo
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6434

Abstract

Kesalahan berbahasa didefinisikan sebagai bentuk tuturan yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa, yang mencerminkan kurangnya pengetahuan dan penguasaan terhadap kode bahasa. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesalahan berbahasa adalah kurangnya pemahaman tentang tata bahasa yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan afiksasi pada karangan siswa di SMP Negeri 4 Lahewa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah lembar hasil kerja siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Lahewa Timur. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh sebanyak 59 kesalahan kesalahan afiksasi pada karangan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Lahewa Timur yang meliputi: bentuk kesalahan peletakan afiks sebanyak 17 kesalahan, bentuk kesalahan penggunaan preposisi atau kata depan sebanyak 16 kesalahan, bentuk kesalahan pemilihan afiks sebanyak 4 kesalahan, bentuk kesalahan penghilangan afiks sebanyak 14 kesalahan, dan bentuk kesalahan peluluhan bunyi pada kata berimbuhan sebanyak 8 kesalahan.
ANALISIS MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM AMAEDOLA (PERIBAHASA) DI ACARA PERNIKAHAN ADAT NIAS Ralis Zalukhu; Arozatulo Bawamenewi; Riana Riana; Lestari Waruwu; Yaredi Waruwu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6435

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam amaedola (peribahasa) di acara pernikahan adat Nias. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan kualitatif. Data penelian ini adalah berdasarkan hasil wawancara kepada dari sumber peneliti. Sumber Data dalam penelian ini adalah tokoh adat. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menujukkan bahwa Amaedola (Peribahasa) berisi nasihat sehingga dari amaedola yang di sampikan dapat di artikan dalam kehidupan dalam keluarga. menekankan bahwa amaedola merupakan salah satu tradisi masyarakat Nias yang selalu menggunakan bahasa tidak menyinggung perasaan orang lain.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Dermawani Ziliwu; Arozatulo Bawamenewi; Yaredi Waruwu; Lestari Waruwu; Noibe Halawa
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6436

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari masalah yang ditemukan yakni rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari model pembelajaran Quantum Learning terhadap hasil belajar kelas VIII-B pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini memiliki dua variabel yakni variabel bebas dan variabel terikat. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran Quantum Learning. Instrumen atau teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 20 soal. Uji prasyarat yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan rumus “t” dengan taraf signifikan α = 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Quantum Learning adalah pretes sebesar 42% dan postest sebesar 77,75% sedangkan hasil belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional adalah pretes sebesar 39,25% dan postest sebesar 67,25%. Hasil pengujian hipotesis yang diperoleh thitung>ttabel yaitu 7,77 > 1,686 pada taraf α = 0,05. Hal ini berarti hipotesis diterima yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran Quantum Learning terhadap hasil belajar siswa.
ANALISIS MAKNA FAMATÖRÖ TÖI ONO NIHALÖ (PEMBERIAN NAMA PENGANTIN PEREMPUAN) DI KABUPATEN NIAS Suryanti Novita Lase; Arozatulo Bawamenewi; Noveri Amal Jaya Harefa; Yanida Bu’ulolo; Yaredi Waruwu
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v12i3.6437

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui lebih dalam tentang cara pelaksanaan Famatӧrӧ Tӧi Ono Nihalӧ (pemberian nama pengantin perempuan) dan makna yang terdapat pada nama pengantin baru seperti Balaki, Barasi, dan Za’usӧ yang berada di Kabupaten Nias dan tentang peran serta fungsi Famatӧrӧ Tӧi Ono Nihalӧ (pemberian nama pengantin perempuan) serta dilestarikan dari generasi ke generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata acara Famatӧrӧ Tӧi Ono Nihalӧ (pemberian nama pengantin perempuan) dan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam 3 nama Famatӧrӧ Tӧi Ono Nihalӧ. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian pertama, mengenai tata acara pelaksanaan Famatörö Töi Ono Nihalö di Kabupaten Nias; kedua, mengenai makna dari nama-nama tradisional Famatörö Töi Ono Nihalö seperti Balaki, Barasi, dan Za’usö. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini memegang nilai penting dalam menghormati status baru pengantin perempuan dan mewariskan nilai-nilai budaya Nias. Temuan ini didukung oleh analisis data komprehensif yang menggambarkan bagaimana adat, agama, dan pemerintah saling mendukung untuk menjaga dan mengembangkan tradisi ini dalam masyarakat Nias.
PENGARUH BIMBINGAN KONSELING TERHADAP DISIPLIN DIRI SISWA SMP SWASTA FANAYAMA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 Baspuri Luahambowo
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilingkungan sekolah, masih banyak ditemukan pelanggaran terhadap peraturan yang berupa tata tertib sekolah Seperti halnya yang terjadi di SMP Swasta Fanayama, dimana melalui pengamatan penulis selama berada dilingkungan sekolah tersebut bahwa seperti rok terlalu ketat dan terlalu pendek bagi wanita, memakai celana dibawah pinggang bagi laki-laki, tidak mengerjakan tugas, tidak berpakaian seragam, tidak masuk sekolah tanpa izin, membolos pada saat jam belajar, menentang guru, ribut dalam kelas, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Apakah ada Pengaruh Bimbingan Konseling terhadap Disiplin diri Siswa?”. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner atau angket tentang “disiplin tingkah laku” yang memiliki 4 alternatif jawaban dengan skor yang berbeda-beda yaitu “Sangat sering” skor = 4, “sering” skor = 3, “kadang-kadang” skor = 2, dan “tidak pernah” skor = 1 yang kemudian hasil data dari angket yang diperlukan untuk mengungkapkan masalah dalam bentuk skor angka data kuantitatif tersebut yang selanjutnya diolah dan dianalisis dengan teknik analisis statistika. Berdasarkan analisa data dan pembahasan hasil penelitian diketahui bahwa ketika konseling Individual ditreatmentkan maka hasilnya menunjukkan siswa sadar dan berkomitmen untuk mengubah tingkah lakunya. Dari hasil temuan tersebut maka disimpulkan bahwa thitung =8,440 dan ttabel =1,753 artinya bahwa t(hitung)> ttabel. Berdasarkan kriteria Uji t adalah Ha diterima jika t(hitung)> ttabel (terlampir). Artinya Ha diterima dan hipotesis Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pelaksanaan Konseling Individual dengan disiplin diri Siswa SMP Swasta Fanayama Tahun Pelajaran 2023/2024.
PROSES PERALIHAN HAK MILIK ATAS TANAH YANG DIBEBANI HAK TANGGUNGAN DALAM PERJANJIAN KREDIT DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO).Tbk CABANG GUNUNGSITOLI Antonius Ndruru; Kosmas Dohu Amajihono
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peralihan hak milik atas tanah yang sedang dibebani hak tanggungann dalam perjanjian kredit di PT.BRI (PERSERO).Tbk Cabang Gunungsitoli, dan hambatan-hambatan yang dialami dalam proses peralihannya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian Sosiologis Empiris, Penelitian terhadap identifikasi hukum, penelitian ini menggunakan data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa peraturan perundangan. Data diperoleh dokumen-dokumen mengenai peralihan hak milik atas tanah yang sedang dibebani hak tanggungan. analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis kualitatif, yaitu dengan mendeskripsikan data dan fakta yang dihasilkan, serta mengunakan spesifikasi penelitian deskriptif dan penelitian kualitatif. Berdasakan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, Proses peralihan hak milik atas tanah yang sedang dibebani hak tanggungan dalam perjanjian kredit di PT.BRI, dapat dilakukan dengan penjualan di bawah tangan, dimana pihak debitur dan pihak bank sepakat untuk menjual tanah yang sedang dibebani hak tanggungan untuk pelunasan hutang debitur kepada pihak bank. Adapun faktor penghambat dalam peralihan hak milik atas tanah tersebut, adalah Pada saat melakukan perjanjian jual beli di hadapan notaris, dimana salah satu dari pihak yang melakukan perjanjian jual beli tanah, tidak dapat hadir langsung dihadapan notaris untuk melakkan perjanjian jual beli tersebut. Dalam melakukan perjanjian jual beli tanah, pihak calon penjual tanah tersebut tidak dapat menunjukkan bahwa tanah yang akan diperjual belikan adalah hak miliknya, atau debitur tidak mendapatkan persetujuan dari pihak kreditur.
MEKANISME PENYELESAIAN PERKARA PIDANA MELALUI PENERAPAN RESTORATIVE JUSTICE DI KEJAKSANAAN NEGERI NIAS SELATAN Arianus Harefa; Hasaziduhu Mӧhӧ
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelesaian perkara tindak pidana dengan mengedepankan keadilan restoratif yang menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan keseimbangan perlindungan dan kepentingan korban dan pelaku tindak pidana yang tidak berorientasi pada pembalasan merupakan suatu kebutuhan hukum masyarakat dan sebuah mekanisme yang harus dibangun dalam pelaksanaan kewenangan penuntutan dan pembaharuan sistem peradilan pidana di Indonesia. Namun, dalam praktiknya penyelesian perkara pidana melalui restorative justice di beberapa Kejaksanaan Negari di Indonesia masih hal yang tabu untuk dilakukan oleh Penutut Umum. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih mendalam terkait penerapan restorative justice di Kejaksaan Negeri Nias Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-empiris. Dimana dalam penelitian ini penulis mengkaji kesuaian antara pengaturan restorative justice dalam Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif dengan implikasi di Kejaksaan Negeri Nias Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan (statuta approach), pendekatan konsep (conceptual approach), pendekatan analitis (analytical approach) serta pendekatan deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran data sekunder atau library research dengan mengumpulkan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tertier. Setelah data dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif, logis, sistematis guna menjawab permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan restorative justice pada perkara tindak pidana di Kejaksanaan Negeri Nias Selatan adalah telah sesuai nilai-nilai rasa keadilan hukum bagi korban dan juga nilai-nilai falsafah bangsa dan Negara Republik Indonesia, dimana dalam penerapan restorative justice di Kejaksaan Negeri Nias Selatan mengacu pada Pasal 5 ayat (1) Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif mengenai syarat-syarat penerapan restorative justice dan juga Pasal 7 sampai dengan Pasal 12 Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif mengenai tata cara atau mekanisme penerapan restorative justice pada perkara pidana. Sedangkan yang menjadi rekomendasi dalam penelitian ini adalah hendaknya pembuat Undang-Undang (Pemerintah bersama-sama DPR) mengakomodir penyelesaian perkara pidana melalui pendekatan restorative justice dengan kriteria-kriteria tertentu dalam hukum positif di Indonesia dengan cara merefisi/mengubah Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) agar eksistensi restorative justice diakui secara legal formal dalam penegakan hukum di Indonesia.
BENTUK PENGGUNAAN BAHASA PADA PENULISAN STATUS DI FACEBOOK Bimerdin Daely
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk bahasa yang digunakan oleh pengguna facebook ketika menulis di beranda facebook. Untuk menganalisis penggunaan bahasa pada status yang ditulis oleh teman penulis di FB, penulis menggunakan analisis isi (teks status di FB). Jadi, penulis membaca status dan mengidentifikasi karakteristik penulisan, kemudian mengelompokkan data berdasarkan keunikan yang ditemukan di dalam teks tersebut, dan menyusun dalam tabel. Penulis memilih tabel untuk menyajikan data karena alasan kepraktisan. Dari hasil penelusuran, ada beberapa bentuk bahasa yang sering digunakan ketika menulis di beranda facebook, yaitu penggunaan akronim, kategori fatis, penggunaan kata asing, penggunaan bahasa daerah, penggunaan angka-angka, gambar (ikon), pelesapan vokal dan konsonan, penambahan vokal dan konsonan, pengubahan vokal dan konsonan, penggunaan tanda baca berlebihan, variasi penulisan huruf kapital, penulisan partikel dipisah, penulisan pronomina dipisah, dan repetisi kata. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa di facebook sangat beragam dan pengguna bahasa tidak terikat pada kaidah kebahasaan. Disarankan kepada pengguna facebook bahwa penggunaan bahasa di media sosial boleh ekspresikan dalam berbagai bentuk, tetapi tetap mengetahui batas-batas penggunaannya, sehingga marwah penggunaan bahasa Indonesia yang benar tetap terjaga dengan baik.
ANALISIS HUKUM PEMINDANAAN PADA TINDAK PIDANA PENCABULAN DENGAN KEKERASAN Fariaman Laia; Yonathan Sebastian Laowo; Dikir Dakhi
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejahatan kesusilaan merupakan bentuk perbuatan yang melanggar hukum, norma, dan adat kebiasaan yang baik, tetapi khusus mengarah pada hubungan kelamin (seks) seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pencabula dengan kekerasan. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Perbuatan pidana yang dilakukan terdakwa bukan merupakan percobaan melakukan kejahatan disebabkan tidak selesainya perbuatan pidana yang dilakukan oleh terdakwa dikarenakan oleh unsur lain bukan karena kehendak/niat dari terdakwa. Pertimangan hakim sebagai pemutus keadilan baiknya tidak hanya berdasarkan tuntutan dari jaksa penuntut umum. Hakim mestinya dapat memberikan keadilan hukum apalagi kepada anak dan perempuan.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025 Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 1 Januari 2025 Vol 12 No 3 (2024): Vol 12 No 3 September 2024 Vol 12 No 2 (2024): Vol 12 No 2 Mei 2024 Vol 12 No 1 (2024): Vol 12 No 1 Januari 2024 Vol 11 No 3 (2023): Vol. 11 No.3.2023 Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023 Vol 11 No 1 (2023): Vol.11 No.1. 2023 Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022 Vol 10 No 2 (2022): Vol. 10 No. 2. 2022 Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022 Vol 9 No 4 (2021): Vol.9 No.4 2021 Vol 9 No 3 (2021): Vol.9.No.3.2021 Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021 Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021 Vol 8 No 4 (2020): Vol.8.No.4.2020 Vol 8 No 3 (2020): Vol.8.No.3.2020 Vol 8 No 2 (2020): Vol.8.No.2.2020 Vol 8 No 1 (2020): Vol.8.No.1.2020 Vol 7 No 4 (2019): Vol.7.No.4.2019 Vol 7 No 3 (2019): Vol.7.No.3.2019 Vol 7 No 2 (2019): Vol.7.No.2.2019 Vol 7 No 1 (2019): Vol.7.No.1.2019 Vol 6 No 3 (2018): Vol.6.No.3.2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol. 6. No.2 Oktober 2018 Vol 6 No 2 (2018): Vol.6.No.2.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol.6.No.1.2018 Vol 6 No 1 (2018): Vol. 6. No.1 Oktober 2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5.No.2.2018 Vol 5 No 2 (2018): Vol.5. No. 2 Juli 2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5.No.1.2018 Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol. 4 No. 2 April 2018 Vol 4 No 2 (2018): Vol.4.No.2.2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4. No.1. April 2018 Vol 4 No 1 (2018): Vol.4.No.1.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3.No.2.2018 Vol 3 No 2 (2018): Vol.3 No.2 Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3. No. 1. Januari 2018 Vol 3 No 1 (2018): Vol.3.No.1.2018 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 5 (2017): Vol.7. No. 5. Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 7 No 1 (2017): Vol.7 No.1 Nopember 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 5 (2017): Vol.6. No. 5. Agustus 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 4 (2017): Vol.6. No. 4. Mei 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 3 (2017): Vol.6. No. 3. Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 2 (2017): Vol. 6 No. 2 Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 6 No 1 (2017): Vol.6. No. 1. Agustus 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 3 (2017): Vol.5 No.3 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5 No. 2 April 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 5 (2017): Vol.4. No. 5. Januari 2017 Vol 4 No 4 (2017): Vol. 4 No. 4 Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 4 No 3 (2017): Vol.4 No.3. Januari 2017 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 5 (2016): Vol.3. No.5. Nopember 2016 Vol 3 No 4 (2016): Vol. 3 No. 4 Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 3 (2016): Vol.3. No. 3. Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 3 No 1 (2016): Vol.3 No. 1 Nopember 2016 Vol 2 No 7 (2016): Vol. 2 No. 7 Agustus 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 6 (2016): Vol.2. No. 6. Mei 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 5 (2016): Vol.2. No. 5. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 2 (2016): Vol.2. No. 2. Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 2 No 1 (2016): Vol. 2. No. 1 Agustus 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 6 (2016): Vol.1 No.6. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 4 (2016): Vol.1. No. 4. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 2 (2016): Vol.1. No. 2. Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 Vol 1 No 1 (2016): Volume 1 No.1 Mei 2016 More Issue