cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penamas Adi Buana
ISSN : 26225727     EISSN : 26225395     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 278 Documents
INTEGRASI DIGITAL WELLBEING: PENGUATAN KESEHATAN MENTAL DAN NASIONALISME DI ERA SMARTPHONE PADA REMAJA Nurul Azizah; Rafhani Rosyidah; Andry Rachmadhany; Ghozali Rusyid Affandi; Auliyaur Rabbani
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11340

Abstract

Perkembangan Penggunaan smartphone pada remaja berdampak signifikan terhadap kesehatan mental dan nasionalisme remaja. Rendahnya literasi digital serta tingginya paparan budaya global menjadi tantangan utama di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan digital wellbeing melalui penguatan kesehatan mental dan nasionalisme pada siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Metode menggunakan pendekatan partisipatif berbasis intervensi edukasi melalui workshop literasi digital kesehatan mental remaja, intervensi mindfulness dan manajemen stres, serta digital patriotism campaign. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-post test dengan instrumen kuesioner (IDASSY) literasi  digital modul kesehatan mental dan nasionalisme. Hasil menunjukkan peningkatan literasi digital sebesar 25.9%, penurunan stres 30,8% dan kecemasan 28.7%, peningkatan regulasi emosi 24.3%, serta peningkatan nasionalisme 23.9%. Selain itu terjadi peningkatan partisipasi kegiatan kebangsaan. Program ini terbukti efektif dalam membentuk perilaku digital sehat, meningkatkan kesejahteraan psikologis, serta memperkuat karakter nasionalisme remaja.
PELATIHAN SISTEM, TATA KELOLA KOPERASI, DAN MEKANISME PEMBAGIAN SHU PADA KOPSI FEB UNAIR Suwangsih, Iwang; Anita Kartika Sari; Rifda Fitrianty
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11467

Abstract

Kelompok studi perkoperasian (kopsi) mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis Unair merupakan wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuannya baik dibidang usaha maupun pengembangan diri menjadi pemimpin yang memiliki integrasi yang tinggi. Koperasi merupakan badan usaha bersama yang tujuannya untuk mendapatkan keuntungan meskipun tidak semata-mata, sehingga dalam mengelola usaha koperasi pengurus koperasi harus memahami sistem tata kelola koperasi yang baik sehingga usaha koperasi tersebut bisa berjalan dengan baik dan berkembang serta bisa menghasilkan shu (sisa hasil usaha) yang tentunya akan dibagikan ke anggota koperasi. Untuk itu baik pengurus maupun anggota Kopsi Unair mengikuti diklat dasar untuk meningkatkan pemahaman tentang Tata Kelola Koperasi dan mekanisme pembagian SHU. Hasil pelatihan ini menujukkan adanya peningkatan pemahaman dari para peserta yang diukur dari hasil pre dan posttest yang diberikan berupa kuesioner yang harus dijawab peserta melalui google form. peningkatan pemahaman yang signifikan, hal ini dibuktikan dari hasil scor saat pretest score dibawah 60 ada 10 mahasiswa namun hasil post-test sk dibawah 60 sudah tidak ada. Rata-rata score hasil dari pre-test ke post-test sebesar 28,66%. Adanya peningkatan pemahaman ini menunjukkan bahwa perlu diadakan pelatihan bagi pengurus koperasi secara rutin dan berkesinambungan di berbagai bidang agar kompetensi bertambah, sehingga pengurus kopsi ini terampil dalam mengelola usaha koperasinya.
Transformasi Sistem Formulasi Marketing Wisata Petik Jeruk Sukodadi: Implementasi E-Marketing Dan Penguatan Ekosistem Digital Untuk Peningkatan Kunjungan Wisatawan Putra Ramadhani Nurwijayanto; Syaiful Arifin; Dwy Arif Pranoto; Duwi Mega Wahyu Layli
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan penurunan jumlah kunjungan wisatawan dan rendahnya harga jual jeruk di Dusun Jengglong, Desa Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Permasalahan ini diidentifikasi sebagai dampak dari kurangnya strategi promosi dan optimalisasi potensi agrowisata petik jeruk. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan ketua kelompok tani, pemilik kebun, dan kepala dusun. Hasil analisis menunjukkan perlunya pengembangan strategi pemasaran digital dan peningkatan fasilitas wisata. Sebagai solusinya, program pengabdian masyarakat ini menerapkan revitalisasi wisata melalui penataan gerbang, pembuatan pupuk kompos dari limbah jeruk, penyediaan alat peras jeruk, serta pembuatan brosur dan media promosi digital (TikTok, Facebook, dan website resmi). Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan daya tarik wisata dan perluasan jangkauan promosi. Disimpulkan bahwa implementasi strategi pemasaran digital yang dikombinasikan dengan pengembangan fasilitas edukatif mampu meningkatkan nilai ekonomi dan promosi agrowisata. Program ini menciptakan model wisata edukatif yang adaptif dan berkelanjutan, meskipun keberlanjutannya memerlukan dukungan lebih lanjut dari pengelola dan pemerintah daerah.
MODEL EKOSISTEM PENDIDIKAN BERHATI DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI DESA PARANGARGO Yustina Ndung; Kridawati Sadhana; Margareta Tirtayasa; Lintang Ekka Billah Harisda
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11532

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Merdeka Malang di Desa Parangargo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang berfokus pada penguatan pendidikan inklusif dan peningkatan kompetensi guru melalui pendekatan psikologis berbasis Positive Behavioral Interventions and Supports (PBIS). Kegiatan ini melibatkan dua lembaga pendidikan: SLB Al-Qodiri Hamdana 2 dan SDN 1 Parangargo, dengan tujuan membentuk ekosistem pendidikan yang berempati, kolaboratif, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, perencanaan partisipatif, pelatihan guru, serta pendampingan belajar inklusif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan citra SLB, bertambahnya jumlah peserta didik, serta penguatan kapasitas guru dalam memahami perilaku siswa dan menerapkan pendekatan non-punitif. Integrasi kedua program tersebut melahirkan Model Ekosistem Pendidikan Berhati, yaitu model konseptual yang menempatkan pendidikan sebagai sistem hidup dengan tiga lapisan interaktif: relasional (hati), psikologis (pikiran), dan komunitas (tindakan). Model ini menegaskan bahwa empati, refleksi, dan kolaborasi merupakan fondasi pendidikan inklusif yang berkelanjutan. Melalui gerakan pendidikan berhati, sekolah dapat bertransformasi menjadi healing space yang menumbuhkan kesadaran sosial dan kesejahteraan emosional bagi seluruh warga belajar.
PENYULUHAN HUKUM MENGENAI ASAS-ASAS UMUM PEMERINTAHAN YANG BAIK SEBAGAI INSTRUMEN PENGENDALI KEKUASAAN ADMINISTRATIF: ANALISIS PUTUSAN PTUN DI INDONESIA Yusvida, Ilma; Aufa Fajrul Hikmah; Aizahra Dafa Salsabila
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11720

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahman aparatur pemerintahan dan masyarakat mengenai Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) sebagai instrumen pengendali kekuasaan administratif melalui penyuluhan hukum berbasis analisis putusan PTUN. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan pembahasan studi kasus. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sekitar 30 orang yang terdiri dari aparatur kecamatan, aparatur desa/kelurahan, serta unsur masyarakat. Pemahaman peserta mengalami peningkatan yang dibuktikan dari post-test yang diberikan sebelum dilakukan penyuluhan, 60% peserta belum memahami AAUPB. Setelah dilakukan penyuluhan, 95% peserta memahami sunstansi materi yang disampaikan. Hal yang menjadi kepuasan dari pemateri adalah banyak peserta yang merasa sangat puas tentang kegiatan yang dilakukan. Luaran yang dibagikan dalam penyuluhan hukum tersebut adalah Booklet. Pemateri memberi contoh Putusan PTUN sebagai analisis dari penyuluhan hukum ini. 
INTEGRATING LOCAL WISDOM AND DIGITAL TECHNOLOGY TO ENHANCE PRIMARY SCHOOL TEACHERS’ COMPETENCIES: AN INTERNATIONAL COMMUNITY ENGAGEMENT PROGRAM BETWEEN INDONESIA AND THAILAND Rosidah, Cholifah Tur; Phannida Khanthaphad; Reza Rachmadtullah; Imas Srinana Wardani; Via Yustitia; Wahyu Susiloningsih; Mokhamad Ali Yafie; Vinsentia Asri Budiarti; Stephanie Putri Damayanti; Enjang Restu Kinanti
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11748

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru sekolah dasar mampu mengintegrasikan teknologi dengan kearifan lokal untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif dan responsif terhadap budaya. Namun, sebagian besar guru masih mengalami kesulitan menggabungkan kedua aspek tersebut dalam praktik pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan teknologi digital dan kearifan lokal melalui kolaborasi Indonesia–Thailand. Program menggunakan pendekatan Participatory Action-Based Capacity Building (PACB) yang meliputi analisis kebutuhan, lokakarya internasional, perancangan pembelajaran kolaboratif, microteaching, implementasi di sekolah, serta refleksi dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, wawancara, pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan 95% guru memerlukan pelatihan integrasi teknologi dan kearifan lokal, sedangkan hanya 22,5% yang telah menerapkannya dalam pembelajaran. Setelah program, kompetensi guru meningkat dalam memahami technopedagogi dan ethnopedagogi, mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis budaya lokal, serta memanfaatkan teknologi digital secara lebih efektif. Program ini juga memperkuat kolaborasi profesional lintas negara dan mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih kontekstual. Dengan demikian, model pengembangan kapasitas berbasis kolaborasi internasional efektif meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal melalui pembelajaran digital.
LITERASI TEKNOLOGI MELALUI SASTRA ANAK: SEBUAH INOVASI MATERI PEMBELAJARAN BAHASA Rahmat Setiawan; Agustina, Eliasanti; Ferra Dian Andanty; Fajar Susanto; Lubna Iasya; Meytha Dwi Kurniadiansyah
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11768

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan strategi mengintegrasikan literasi teknologi ke dalam substansi materi pembelajaran melalui sastra anak, di saat materi yang diajarkan oleh guru-guru sekolah dasar masih didominasi oleh cerita-cerita konvensional yang berfokus pada penyampaian nilai moral sehingga kurang merepresentasikan dinamika kehidupan anak di era digital. Dari kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan pemahaman dan kompetensi guru dalam mentransformasi sastra anak berbasis literasi teknologi sebagai inovasi materi pembelajaran bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2026 di Gedung Soelaiman Joesoef Lantai 2 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dengan melibatkan 75 guru sekolah dasar yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Waru, Sidoarjo. Metode yang digunakan partisipatif yang terdiri dari penyampaian materi, diskusi interaktif, refleksi, dan evaluasi menggunakan angket skala Likert lima poin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memperoleh respons yang sangat positif dengan nilai rata-rata evaluasi sebesar 4,54 dari skala 5,00. Sebanyak 98,7% peserta menyatakan bahwa pelatihan memberikan wawasan baru mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran sastra, 96,0% menyatakan memahami konsep literasi teknologi setelah mengikuti pelatihan, dan 89,4% menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan transformasi narasi sastra berbasis literasi teknologi dalam pembelajaran di kelas. Temuan ini menunjukkan kebaruan kegiatan yang terletak pada transformasi substansi sastra anak melalui pengembangan tokoh, konflik, dan alur cerita yang merepresentasikan pengalaman serta isu-isu teknologi yang dekat dengan kehidupan peserta didik. Implikasinya adalah tersedianya alternatif pengembangan materi pembelajaran bahasa Inggris yang lebih kontekstual, kreatif, dan relevan dengan penguatan literasi teknologi serta tuntutan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar
PERANCANGAN OVEN KUE BERPEMANAS SIRIP (FINNED HEATING) BERBAHAN BAKAR GAS UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM NASYA CAKE AND COOKIES Nurcahyanie, Yunia Dwie; Yitno Utomo; Ida Kusnawati Tjahjani; Prihono
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 10 No 01 (2026): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol10.no01.a11780

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Nasya Cake and Cookies di Kota Surabaya menghadapi kendala keterbatasan kapasitas produksi akibat penggunaan satu unit oven berukuran kecil, sehingga menghambat pemenuhan permintaan konsumen yang terus meningkat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang dan menerapkan teknologi tepat guna berupa oven kue berpemanas sirip (finned heating) berbahan bakar gas bernama Oven FINICK (Finned & Quick) untuk meningkatkan produktivitas produksi mitra. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah, analisis SWOT, penggalian voice of customer melalui kuesioner, penerapan Quality Function Deployment (QFD) dan House of Quality (HOQ), analisis antropometri untuk aspek ergonomi, perancangan dan fabrikasi alat, serta pengujian kinerja menggunakan metode Objective Matrix (OMAX). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Oven FINICK mampu menampung kapasitas hingga 20 kg per proses pemanggangan, dengan suhu stabil pada kisaran 90°C, waktu pemanggangan rata-rata 25 menit, dan tingkat kecacatan produk hanya 3%. Pengujian bersama mitra menunjukkan peningkatan kepuasan pengguna dari cukup puas menjadi sangat puas dibandingkan oven sebelumnya. Analisis finansial menunjukkan investasi awal sebesar Rp2.690.000 dapat kembali dalam waktu sekitar 23 bulan. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi energi, stabilitas suhu, dan kapasitas produksi UMKM mitra secara signifikan.