cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,030 Documents
PENERAPAN SISTEM INFORMASI RUANG BELAJAR (SIRUBEL) SEBAGAI UPAYA EFEKTIVITAS BELAJAR SISWA Ibnur Rusi; Nurul Mutiah; Muhammad Rezal Sultan; Yazid Ridwan; Meizhar Riswanda; Andina Rahmawati; Listia Febrina; Defa Adelia Putri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2333-2340

Abstract

Information and Communication Technology (ICT) innovations in education continue to be encouraged. Many information systems are made with the aim of facilitating the learning process for students. Sungai Raya Village, Kuburaya Regency is a village that continues to make efforts to make it easier for its people in every service provided, including education. Sungai Raya Village already has a website and village service information system, but does not yet have an information system that makes it easier for students to access learning materials. This PKM aims to build, develop an information system, and assist in using the system systematically and organized, making it easier for students in Sungai Raya Village to access knowledge. The PKM method is Community Based Research (CBR) which emphasizes providing solutions to problems based on community needs. The result of PKM is the availability of SIRUBEL that students and the people of Sungai Raya Village can use.
PELATIHAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN DESA MELALUI KONSEP SMART VILLAGE GOVERNMENT DI KABUPATEN BANDUNG Agustina Setiawan; Titin Rohayatin; Siti Munawaroh; Dadan Kurnia; Iing Nurdin; Toto Kushartono
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2749-2758

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pemahaman secara mendalam antara teori dan praktek mengenai konsep  tata Kelola pemerintahan desa melalui smart village.  Tema terkait tata Kelola pemerintahan dipilih, karena adanya peluang dari desa yang ada di Kabupaten Bandung untuk dapat mewujudkan tata Kelola pemerintahan desa dengan menggunakan konsep smart village government. Akan tetapi, sampai dengan saat ini belum seluruh desa di Kabupaten Bandung yang mewujudkan tata Kelola pemerintahan desa dengan konsep smart village government. Hal ini terjadi karena sebagian besar Kepala Desa yang ada di Kabupaten Bandung belum memahami tentang strategi mewujudkan tata Kelola pemerintahan yang baik, serta belum menyadari terkait posisi strategis dan kelebihan insfrastruktur yang dimiliki. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara pemberian materi, ceramah, focus group discussion (FGD), dan evaluasi. Untuk mewujudkan berjalannya smart village secara optimal diperlukan kapasitas dari pemerintahan desa. Sumber daya manusia sangat berperan penting dalam terwujudnya smart village, tentunya didukung dengan sarana dan prasarana di desa. Dari hasil pengabdian kepada masyarakat ini, bahwa pemerintah desa yang ada di Kabupaten Bandung sangat ingin menjadikan desanya smart, dengan harapan mampu untuk memajukan desanya menuju arah yang lebih baik. Untuk itu, aparatur pemerintah desa berharap pendidikan dan pelatihan terkait smart village diselenggarakan secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK SADAR WISATA SEBAGAI PROMOTOR KESEHATAN DALAM PENGENDALIAN RISIKO KESEHATAN DI DESA WISATA BALLEANGIN, KABUPATEN PANGKEP Harpiana Rahman; Zulkhair Burhan; Muhammad Arfah Asis; Sitti Patimah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3716-3722

Abstract

Desa Wisata Balleagin belum menerapkan promosi kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) di tempat wisata dan belum memiliki sistem informasi kesehatan di desa wisata yang memuat pencegahan risiko kesehatan akibat aktivitas wisata. Kegiatan pemberdayaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sebagai promotor kesehatan  yang berlokasi di Desa Wisata Ballaengin Kecamatan Pajo bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok sadar wisata dalam melakukan upaya pencegahan penyakit akibat aktivtas wisata. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan strategi promosi kesehatan berupa pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan dan kemampuan pokdarwis dalam menyampaikan pesan kesehatan pencegahan penyakit kepada wisatawan. Kegiatan pengabdian terdiri dari tiga tahap yaitu tahap identifikasi kebutuhan pokdarwis dalam melakukan kegiatan promosi kesehatan, tahap pelatihan pokdarwis sebagai promotor kesehatan, dan tahap ketiga adalah tahap evaluasi proses. Indikator keberhasilan program adalah pokdarwis menyediakan informasi kesehatan pada media sosial yang digunakan untuk promosi destinasi wisata. Berdasarkan pengukuran perilaku sebelum dan sesudah pelatihan, diketahui bahwa Pokdarwis tidak hanya mengalami peningkatan pengetahuan tentang urgensi promosi kesehatan wisata namun melalui kegiatan pengabdian ini, Pokdarwis juga telah menyediakan informasi kesehatan di media sosial. Berdasarkan ketercapaian tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat telah memenuhi indikator keberhasil program.
ANALISIS KEBIJAKAN PEMBIAYAAN TERHADAP PENGEMBANGAN UMKM PADA PT. BFI FINANCE INDONESIA Tbk. CABANG DENPASAR Luh Gede Erda Erliana Dewi; Kadek Julia Mahadewi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2554-2561

Abstract

Tingginya pertumbuhan UMKM di Denpasar berdampak positif dari segi penyerapan tenaga kerja, pemerataan pembangunan khususnya di bidang ekonomi dan peningkatan pendapatan domestik regional bruto. Pertumbuhan UMKM tentu mengharuskan pelaku UMKM memiliki modal yang memadai untuk membangun usahanya. PT BFI Finance Indonesia Tbk dikenal sebagai perusahaan pembiayaan yang menawarkan penyaluran dana terhadap pihak-pihak yang membutuhkannya seperti, pembiayaan modal kerja, pembiayaan sales lease back, dan pembiayaan tanpa agunan untuk UMKM. BFI Finance sudah tercatat sebagai lembaga pembiayaan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam mengajukan dana pembiayaan UMKM terdapat kebijakan yang harus ditaati nasabah. Pada praktik kerja lapangan yang dilakukan memiliki tujuan untuk membantu pelayanan dan menganalisis kebijakan-kebijakan pengajuan dana pada UMKM. Ada 2 jenis pinjaman modal kerja di PT. BFI Finance Indonesia Tbk. Cabang Denpasar yaitu: Pinjaman Jaminan BPKB Mobil dan Pinjaman Jaminan Motor. Dengan adanya perusahaan pembiayaan seperti BFI Finance, pemberian pinjaman untuk modal usaha bagi para UMKM menjadi lebih mudah.
KEGIATAN EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN TENTANG PERAN AHLI GIZI DALAM DUKUNGAN MENYUSUI Rachmawati Widyaningrum; Khairunisa Ramadhani; Nurul Jamilah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2986-2994

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif kepada bayi merupakan cara terbaik yang dilakukan Ibu untuk mengoptimalkan tumbuh kembang bayi pada masa awal kehidupan. Ibu merupakan tokoh utama dalam pemberian ASI Eksklusif, namun dalam prosesnya Ibu juga membutuhkan bantuan berupa dukungan dari berbagai kalangan seperti keluarga dan tenaga kesehatan, diantaranya ahli gizi. Karenanya, paparan pengetahuan tentang menyusui bagi ahli gizi dan calon ahli gizi sangat penting sebagai dasar pelaksanaan peran ahli gizi dalam mendukung menyusui. Kegiatan edukasi ini dilakukan dalam bentuk seminar secara online dengan pengukuran peningkatan pengetahuan melalui pre-post test. Jumlah peserta yang melengkapi pre- dan post-test adalah 158 orang dari total 228 peserta seminar. Berdasarkan uji Wilcoxon, diketahui adanya peningkatan hasil evaluasi yang signifikan (p<0.05) pada topik 10 LMKM & kontak plus, Isu Global Menyusui, dan skor total ketiga topik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi tentang menyusui dan peran ahli gizi dalam mendukung menyusui dapat meningkatkan pengetahuan peserta. Intervensi berkelanjutan dengan meningkatkan peran stakeholder diharapkan dapat menguatkan kapasitas ahli gizi dalam mendukung menyusui. 
PELATIHAN DAN PEMBUATAN SISTEM PENJUALAN PADA KELOMPOK PENGRAJIN BATIK TANJUNG BUMI MADURA Yeni Kustiyahningsih; Fifin Ayu Mufaroha; Eza Rahmnita; Yudha Putera Negara; Rofi Liyanan; Aziz Al Rozak; Emilia Kamila; Theresia Nazela; Zakkiya Fitri Nur Sa&#039;adah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3227-3233

Abstract

Sentra kampung batik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Desa Telaga Biru Tanjung Bumi Bangkalan Madura merupakan salah satu pelaku usaha yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Sentra UMKM pengrajin batik Desa Telaga Biru RT. 002, RW. 002 merupakan kampung pengrajin batik tulis madura yang sudah terkenal baik di Indonesia maupun di luar negeri. Usaha ini sudah berlangung secara turun menurun dari orang tua, ataupun nenek-kakeknya. Terdapat 2 pengrajin batik tulis desa Telaga Biru Tanjung Biru yang akan menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yaitu Rusna Batik, dan Mesrawi Batik. Permasalahan prioritas yang di hadapi mitra usaha kecil kampung pengarajin batik tulis Desa Telaga Biru adalah 1) Rendahnya tingkat penjualan, terutama saat kondisi covid-19, saat ini sudah mulai pulih akan tetapi masih belum kembali seperti sebelum Covid-19, 2)  Rendahnya kemampuan para pengrajin dalam memanfaatkan teknologi sehingga belum mampu memanfaatkan peluang pasar melalui media online atau marketplace. Solusi dan target luaran kegiatan pelaksanaan program PKM adalah sebagai berikut 1). Meningkatkan penjualan dengan membuatkan aplikasi penjualan berbasis android, 2). Memberikan pelatihan dan pendampingan untuk mengoptimalkan peluang pasar melalui media online marketplace, profile usaha, dan youtube channel. Tujuan pengabdian adalah untuk meningkatkan hasil produski pengrajin batik tulis Tanjung bumi dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam bidang teknologi marketplace dan media online. Metode pelaksanaan yang digunakan unuk mencapai target luaran adalah  pelatihan, pendampingan, Fasilitasi dan media online.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN TANAMAN KECOMBRANG ( ETLINGERA ELATIOR) SEBAGAI UPAYA UNTUK MEWUJUDKAN USAHA PRODUKTIF IBU AISYIYAH RANTING DESA SITARATOIT Yusnita Wahyuni Silitonga; Rafiqah Amanda Lubis; Muhammad Nizar Hanafiah Nasution
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2272-2277

Abstract

Desa Sitaratoit merupakan salah satu desa di provinsi Sumatera Utara yang berjarak  kurang lebih 10  km  dari  Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. Penduduk desa Sitaratoit berkisar 350 kepala keluarga. Warga muhammadiyah di desa ini berjumlah 83 KK. Pada umumnya mereka bekerja sebagai petani seperti kebanyakan masyarakat desa Sitaratoit. Tanaman unggulan di desa tersebut adalah salak, akan tetapi juga banyak ditemukan tanaman pertanian lain yang tidak termanfaatkan secara maksimal seperti tanaman kecombrang. Dalam kegiatan pengabdian ini yang dilibatkan adalah ibu-ibu Aisyiyah. Ibu-ibu Aisyiyah di desa ini cukup aktif dalam kegiatan persyarikatan, akan tetapi mereka belum memiliki usaha produktif. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat membangkitkan minat ibu Aisyiyah untuk melakukan kegiatan yang bersifat produktif. Kegiatan pada pengabdian ini adalah sosialisasi dan pendampingan pengolahan tanaman kecombrang menjadi olahan pangan seperti stick kecombrang dan siala jelly
PEMBERDAYAAN EKONOMI WARGA ‘AISYIYAH MELALUI WEDANG RIMPANG SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN Nihayati Nihayati; Ana Istiani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3637-3644

Abstract

Kehidupan masyarakat modern saat ini cenderung memilih makanan dan minuman cepat saji dengan kelebihannya yaitu mudah, instan, cepat, akan tetapi mengandung bahan pengawet. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab gangguan system syaraf, kerusakan otak, kelumpuhan, kerusakan ginjal serta pertumbuhan terhambat. Berbagai macam penyakit akan mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi obat kimia yang jika digunakan dalam jangka panjang akan memiliki resiko bagi tubuh. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memiliki tujuan penyuluhan pola hidup sehat diantaranya dengan cukup minum air putih dan mengkonsumsi makanan bergizi; bahaya makanan dan minuman instan yaitu menyebabkan beberapa penyakit misalnya diabetes, hipertensi dan lainnya; serta pemanfaatan rimpang sebagai minuman kesehatan yang mudah dan murah, seperti wedang jahe, kunyit asem, beras kencur dan ultimate drink. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan edukasi terutama untuk kaum ibu yang menyediakan makanan dan minuman dilingkup keluarga. Maka sasaran dari kegiatan PkM ini adalah warga Aisyiyah cabang Ambarawa dengan jumlah peserta 30 orang, yang harapan kedepannya bisa menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi, artinya, hasil pembuatan wedang rimpang bisa diperjual belikan. Ada tiga tahapan pada kegiatan yaitu yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan PkM ini peserta dapat membuat minuman rimpang sampai pada tahap pengemasan dan bisa bernilai jual.
UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PERBAIKAN POLA ASUH ANAK SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PROGRAM SEKOLAH ORANG TUA HEBAT Annisa Anastasia; Nurul Anggraini; Ahmad Yusril Ivani Bastyan Mahendra; Lorita Nafizatus Herfizal; Susi Hardjati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2492-2501

Abstract

Permasalahan stunting saat ini menjadi salah satu iso prioritas nasional yang berdampak serius  terhadap produktivitas sumber daya manusia. Perwujudan visi Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai apabila masih ditemui anak-anak yang tinggal di daerah desa dan kabupaten/kota masih mengalami stunting. Untuk menjawab tantangan tersebut pemerintah mulai menyusun Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting 2018-2024 yang disusun untuk meningkatkan partisipasi semua pihak di semua tingkatan agar dapat bekerja sama untuk mempercepat pencegahan stunting di Indonesia. Salah satu pilar adalah Kampanye Nasional, Komunikasi Perubahan Perilaku, dan Pemberdayaan Masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik perubahan perilaku masyarakat dalam mencegah stunting. Perwujudan pilar tersebut dilakukan melalui kegiatan kampanye perubahan perilaku bagi masyarakat umum seperti program pelatihan yang dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Salah satu program yang ada di Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo adalah program pelatihan kader dalam kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat yang dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dengan memberikan edukasi mengenai pola pengasuhan anak sebagai upaya pencegahan stunting. Melalui program tersebut kader dapat menyalurkan ilmu yang telah didapat kepada masyarakat pada masing-masing desa, sehingga dapat berpartisipasi mengurangi angka prevalensi stunting di Indonesia.
PENCEGAHAN MASTITIS SUBKLINIS PADA PETERNAKAN SAPI PERAH DI BENDUL MERISI SURABAYA Reina Puspita Rahmaniar; Dyah Widhowati; Hana Cipka Pramuda Wardhani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2621-2627

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini untuk meningkatkan kualitas susu melalui pencegahan mastitis subklinis pada wilayah peternakan sapi perah di Bendul Merisi Surabaya. Urgensi dilakukan pengabdian ini yaitu atas dasar tidak adanya KUD yang mengontrol Kesehatan sapi perah di wilayah tersebut, penyakit mastitis subklinis mempengaruhi kualitas susu namun tidak dapat dilihat secara langsung oleh peternak, lokasi peternakan dekat dengan penduduk, sehingga perlu edukasi agar tidak mudah terjadi kontaminasi silang dari agen infeksi yang menyebabkan penyakit. Pelaksanaan pengabdian ini terdiri beberapa tahapan. Pertama dilakukan kontrol penyakit mastitis subklinis melalui pengujian CMT, kemudian dilakukan isolasi bakteri pada sampel susu. Tahap selanjutnya dilakukan penyuluhan mengenai pencegahan penyakit mastitis pada sapi perah serta penggunaan antiseptik dan desinfektan. Berdasarkan hasil uji CMT didapatkan bahwa empat sampel negatif dan sampel yang positif hanya sampai positif dua. Hasil pengujan isolasi bakteri menunjukkan adanya pertumbuhan koloni bakteri Escherichia coli. Sampel pada uji CMT positif tidak selalu menunjukkan adanya bakteri, begitu juga sampel yang dilakukan uji CMT dengan hasil negatif, terdapat pertumbuhan bakteri. Pengujian tersebut penting untuk dilakukan untuk Tindakan pencegahan dan pengendalian penyakit. Peternak di bendul merisi Surabaya harus menerapkan prinsif aseptis dan menggunakan desinfektan pada kandang

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue