cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
maratabe@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25981218     EISSN : 25981226     DOI : -
Martabe Journal -Jurnal Pengabdian Masyarakat, published by Institute of Research and Community Service Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This journal contains the results of publication lecturers to the community of agrokompleks, Teacher Training and Science of teknosains, and sosbudkum and published twice a year ie in April and October.
Arjuna Subject : -
Articles 5,314 Documents
PENGENALAN TEKS BAHASA ARAB HPT BAB AKIDAH DAN IBADAH BAGI MASYARAKAT PCM KARANGMONCOL PURBALINGGA Muhammad Asdi Nurkholis; M. Rasyid Ridha; Khoirin Nikmah; Banna Irfan Ibadillah; Huda Auliya Asalam
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3152-3158

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan internalisasi dan sosialisasi Himpunan Putusan Tarjih (HPT) sebagai produk pemikiran formal Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya pada aspek Akidah dan Ibadah menggunakan teks asli berbahasa Arab. Langkah ini strategis untuk memperkuat pemahaman ideologis warga Muhammadiyah Karangmoncol agar tidak terjebak dalam pola pemahaman "terjemahan-sentris" dan mampu memahami Manhaj Tarjih secara lebih mendalam melalui sumber aslinya. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah pemaparan materi yang didukung oleh instrumen evaluasi digital mencakup daftar hadir daring, pretest, serta posttest. Kegiatan telah dilaksanakan pada 21 Desember 2025 di PRM Tunjungmuli, PCM Karangmoncol, Purbalingga. Hasil kegiatan menunjukkan capaian jangkauan yang signifikan; meskipun kehadiran fisik tercatat sebanyak 50 orang, total penerima manfaat mencapai 250 orang melalui jejaring multiplier organisasi. Data evaluasi menunjukkan partisipasi pretest sebanyak 16 responden, yang menurun menjadi 7 responden pada posttest, serta 9 responden pada kuesioner umum. Penurunan kuantitas pengisi instrumen evaluasi digital menjadi catatan evaluatif, namun secara kualitatif, kegiatan dinilai sukses dalam menjalankan "formalitas bermuhammadiyah" dan mentransfer substansi keagamaan yang otoritatif. Kesimpulannya, sosialisasi ini berhasil memberikan akses literasi rujukan keagamaan yang lebih otentik bagi warga di wilayah Karangmoncol, memperkuat fondasi keagamaan sesuai dengan semangat tajdid Muhammadiyah
EDUKASI PARA NELAYAN BERBASIS EKONOMI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PENGHASILAN KELUARGA DI GAMPONG ALUE NAGA KOTA BANDA ACEH Ibrahim Ibrahim; Almukarramah Almukarramah; Musliadi bin Usman; Saiful Basri; Cut Morina Zubainur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Wilayah pesisir di Kecamatan Syiah Kuala, khususnya gampong Alue Naga, kurang mendapat perhatian dalam upaya memperkuat kemampuan masyarakat desa, terutama masyarakat nelayan. Kurangnya pemberdayaan masyarakat desa menyebabkan pendapatan nelayan tetap rendah, yang kemudian memengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, situasi yang sangat memprihatinkan. Kondisi ini lalu semakin memburuk karena situasi ekonomi yang semakin merosot saat ini. Masalah yang dihadapi masyarakat nelayan Alue Naga antara lain kemampuan sumber daya manusia dalam berwirausaha di bidang industri rumahan yang masih rendah, proses produksi usaha masih sederhana dan belum menerapkan cara manufaktur yang baik, kemasan produk masih kurang memadai, pengelolaan keuangan belum optimal, sistem pemasaran masih menggunakan cara tradisional, dan belum memanfaatkan teknologi informasi serta media sosial. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas para wirausaha dalam mengelola usahanya, baik dalam proses produksi, pengelolaan uang, maupun sistem pemasaran. Hal ini dilakukan agar pendapatan masyarakat Alue Naga dapat meningkat.Kegiatan ini dilakukan dengan kerja sama dengan Baitul Mal Kota Banda Aceh serta kampus Universitas Serambi Mekkah yang berada di wilayah tersebut. Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan cara memberikan pelatihan atau penyuluhan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang dimulai dengan sosialisasi kepada para nelayan setempat. Pelaksanaan, proses produksi, pengelolaan keuangan, sistem pemasaran yang menggunakan teknologi informasi, bantuan dalam usaha, serta penilaian terhadap pelaksanaan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah para pelaku wirausaha di home industri mengalami peningkatan dalam kemampuan dan kreativitas mengelola usaha mereka. Mereka lebih termotivasi dalam berwirausaha, mampu mengelola proses produksi dengan baik, mengelola keuangan usaha secara lebih tepat, serta telah memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk memasarkan produk secara efektif
PEMBUATAN ECOENZYM BERBAHAN LIMBAH NANAS (Ananas comosus L.) SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR MELALUI KEGIATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BAWOFANAYAMA Manyupril Lukevin Fatlow Zai; Miskaria Murni Telaumbanua; Lentry Priskilla Waruwu; Ajaib Margaretha Harefa; Dian Agung Sanora Laia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3083-3091

Abstract

Limbah organik rumah tangga, khususnya limbah buah, masih menjadi masalah lingkungan karena pemanfaatannya yang terbatas. Salah satu solusi potensial adalah mengubah limbah nanas (Ananas comosus L.) menjadi ekoenzim sebagai pupuk organik cair yang ramah lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Bawofanayama dalam mengolah limbah nanas menjadi ekoenzim dan mempromosikan penggunaannya sebagai pupuk organik cair alternatif. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui konseling, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Peserta meliputi ibu rumah tangga, kelompok petani, dan pemuda desa. Hasilnya menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme masyarakat yang tinggi sepanjang kegiatan. Peserta berhasil memahami proses produksi ekoenzim, termasuk persiapan bahan, fermentasi, dan aplikasi pada tanaman. Ekoenzim yang dihasilkan menunjukkan karakteristik kualitas yang baik, termasuk warna kuning kecoklatan hingga coklat tua dan aroma asam segar, yang menunjukkan keberhasilan fermentasi. Lebih lanjut, program ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan limbah organik berkelanjutan sekaligus menunjukkan potensi nilai ekonomi produk ekoenzim. Oleh karena itu, produksi ekoenzim dari limbah nanas merupakan pendekatan yang sederhana, hemat biaya, dan berkelanjutan untuk mengurangi limbah organik sekaligus mendukung praktik pertanian ramah lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Bawofanayama.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN OPTIMALISASI WARNA ALAM PENGHASIL WARNA PRIMER BAGI POKMAS BATIK BAWANGAN, PLOSO, JOMBANG, JAWA TIMUR Karsam Karsam; Yunanto Tri Laksono; Sutikno Sutikno; Krisna Yuwono Fora; Cindy Fellia Gerda Wagiu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Batik diakui UNESCO sebagai budaya milik Indonesia. Pengakuan ini hanya berlaku maksimal 10 tahun dengan syarat: batik harus digunakan dalam kehidupan sehari-hari, batik diperjualbelikan, batik dilestarikan, batik diajarkan, dan batik disebarluaskan. Atas dasar ini, maka batik harus diajarkan di masyarakat Indonesia. Usai pengakuan UNESCO batik makin perkembangan di Indonesia dan dunia. Perkembangan ini menyangkut banyak hal, diantaranya adalah penggunaan warna. Warna batik berasal dari bahan kimia dan warna alam. Warna kimia dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, maka perlu dikembangan warna alam. Namun disayangkan penggunaan warna alam masih menghasilkan warna yang kusam sehingga pembatik kurang menyukainya. Oleh sebab itu, PkM ini dilakukan. PkM dilakukan di Kelompok Masyarakat Bawangan. Metode PkM yaitu pelatihan dan pendampingan berkelanjutan penggunaan warna alam dengan pendekatan diskusi reflektif, demonstrasi, praktik langsung, dan ceramah. Tujuannya agar para pembatik memahami dan bisa menggunakan warna alam untuk pewarna batik sebagai upaya untuk meningkatkan nilai produksi dan menghasilkan batik yang ramah lingkungan. PkM ini menghasilkan para pembatik mampu menyebutkan bahan pewarna alam penghasil warna primer, membuat formula warna, mencelup warna, pameran, mengikuti bazar, menghasilkan motif dan pengurusan HKI. Harapan kedepannya adalah para pembatik bisa melakukan pewarnaan alam dengan teknik colet dan menghasikan warna sekunder dan tersier.  
PEMBERDAYAAN LITERASI ENERGI TERBARUKAN BERBASIS SEKOLAH MELALUI PORTABLE PLTS TRAINING KIT DI SDIT INSAN MULIA JAKARTA BARAT Heri Suyanto; Arif Suardi Nur Chairat; Sofitri Rahayu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.3692-3699

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi energi terbarukan pada pendidikan sekolah dasar melalui implementasi Portable PLTS Training Kit di SDIT Insan Mulia Jakarta Barat. Program menjawab tiga permasalahan utama, yaitu pembelajaran energi yang masih dominan teoritis, keterbatasan media pembelajaran praktik, dan kebutuhan peningkatan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi PLTS sebagai media pembelajaran. Metode menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui lima tahapan terintegrasi, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan. Intervensi menggabungkan satu unit Portable PLTS Training Kit dengan modul literasi energi, panduan pengoperasian dan pemeliharaan, materi pelatihan guru, serta sistem jadwal dan buku log penggunaan. Laporan kemajuan menunjukkan perubahan dari pembelajaran yang dominan teoritis menuju pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis praktik. Guru memperoleh pelatihan dan pendampingan, sedangkan siswa terlibat dalam edukasi, demonstrasi, dan praktik teknologi PLTS. Program juga menghasilkan sarana pembelajaran PLTS dan perangkat pendukung yang dapat digunakan secara berulang. Pengukuran pre-test dan post-test telah dirancang sebagai bukti kuantitatif peningkatan pemahaman, tetapi rekap nilai numerik aktual belum tercantum dalam laporan kemajuan sehingga tidak dilakukan pengadaan angka atau klaim peningkatan persentase yang belum terverifikasi. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi PLTS, penguatan kapasitas guru, dan sistem pengelolaan pembelajaran dapat menjadi pendekatan yang relevan untuk membangun literasi energi terbarukan berbasis sekolah secara berkelanjutan
IMPLEMENTASI PORTABLE JETSTEAM CORDLESS UNTUK PEMULIHAN RUMAH WARGA PASCA BANJIR AKIBAT SEDIMENTASI ENDAPAN LUMPUR Wan Alamsyah; Muhammad Zacky Ardhyan; Eka Mutia; Muhadist Surya Atmaja; Dian Pratama; Maulana Rahman; R Isma Sri Rizqi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3021-3024

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang rawan banjir akibat curah hujan tinggi dan perubahan pola hidrologi. Bencana banjir yang terjadi selain menimbulkan genangan air, telah membawa sedimentasi dan meninggalkan endapan lumpur di rumah dan infrastruktur permukiman. Peristiwa ini terjadi di sejumlah wilayah Aceh, seperti Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Aceh Timur. Endapan lumpur yang terjadi pasca banjir berpotensi merusak bangunan, mengganggu sanitasi, serta meningkatkan risiko kesehatan masyarakat apabila tidak segera dibersihkan. Kondisi tersebut telah menyebabkan aktivitas sosial dan ekonomi warga terhambat, bersamaan itu terjadi keterbatasan pasokan listrik sehingga hal ini menjadi kendala dalam proses pemulihan. Berdasarkan kondisi tersebut diperlukan alat pembersih yang efisien, aman, dan dapat digunakan tanpa bergantung pada listrik utama. Solusi alat berbasis baterai dengan mekanisme pompa dan alat penyemprot portabel dinilai mampu menjadi alternatif dalam mempercepat penanganan lumpur di tingkat rumah tangga secara mandiri. Penggunaan alat tersebut mendukung pemulihan awal pascabencana, terutama pada daerah yang mengalami keterbatasan akses listrik dan sumber daya lokal.
PENGENALAN NILAI EKONOMI SUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN BAGI GENERASI MUDA DI KAMPUNG YOBEH DISTRIK SENTANI KOTA KABUPATEN JAYAPURA Syamsidar Sinaga; Dominggus Marei; La Maga; Maria Margareth V Boma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Ekosistem danau memberikan nilai ekonomi dan ekologi yang penting bagi masyarakat sekitar, namun generasi muda di Kampung Yobeh Distrik Sentani Kota Kabupaten Jayapura belum sepenuhnya memahami nilai ekonomi tidak langsung dari Danau Sentani dan lingkungan sekitarnya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengenalan kepada generasi muda usia Sekolah Dasar di Kampung Yobeh mengenai nilai ekonomi sumberdaya alam dan lingkungan, khususnya manfaat langsung dan tidak langsung Danau Sentani, tindakan menjaga kelestarian danau, serta pola pemanfaatan sumberdaya alam yang ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan alat bantu poster melalui tahapan pre test, penyampaian materi, diskusi kelompok, dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta telah memahami manfaat langsung sumberdaya alam (hutan, sungai, danau, dan laut), namun belum memahami manfaat tidak langsungnya, seperti pencegahan erosi, penyerapan karbon, dan penyedia habitat. Penggunaan poster dan diskusi kelompok meningkatkan antusiasme peserta serta kemampuan mereka dalam menggali dan menjelaskan informasi dari media visual. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini pada generasi muda mengenai pentingnya pemanfaatan Danau Sentani secara berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar
PELATIHAN PEMASANGAN PIPA RESAPAN HORISONTAL SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN GENANGAN BERBASIS MASYARAKAT DI KECAMATAN PATEBON, KENDAL Fitria Maya Lestari; Purwanto Purwanto; Etika Herdiarti; Lindawati Lindawati; Yonikha Rivani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.3601-3607

Abstract

Permasalahan genangan air akibat rendahnya daya resap tanah merupakan salah satu isu lingkungan yang sering terjadi di wilayah perkotaan dan ingkat terbangun, termasuk di lingkungan Kantor Kecamatan Patebon. Kondisi ini dipengaruhi oleh tingginya curah hujan serta dominasi permukaan kedap air berupa bangunan dan perkerasan, sehingga air hujan tidak dapat meresap secara optimal ke dalam tanah. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk pelatihan pemasangan Pipa Resapan Horisontal Di Kecamatan Patebon. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survei lokasi, Pembagian Pre-test dan Post-tast, sosialisasi kepada masyarakat dan pelatihan pembuatan PRH serta Pemasangan. Berdasarkan hasil penilaian pre-test maupun post-test menunjukkan 10% peserta ada yang sudah memahani konsep, fungsi dan penerapan PRH lalu setelah penjelasan materi, pelatihan dan pemasangan PRH terdapat peningkatan pemahaman serta pengetahuan peserta sebanyak 90% peserta memahami konsep, fungsi dan pemasangan PRH. PRH ini diharapkan dapat menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna yang sederhana, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, serta dapat direplikasi di wwilayah lain dengan permasalahan serupa
MANAJEMEN SISTEM BUDIDAYA IKAN KOI (Cyprinus carpio) SERTA SOSIALISASI KONSERVASI PENYU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN KEPEDULIAN KEPADA MASYARAKAT PESISIR Rosevelt Cerdas Lase; Angel Oktavia Telaumbanua; Maria Cecilia Trisita Putri Laia; Faqih Zuchrin Harefa; Ifanema Berkat Gulo; Dewi Nasa Leni Telaumbanua
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.2942-2952

Abstract

Wilayah pesisir adalah Selain memiliki potensi sumber daya hayati dan ekonomi yang besar, wilayah pesisir menghadapi banyak tantangan dalam pengelolaannya. Pemanfaatan sumber daya pesisir yang tidak berdasarkan prinsip keberlanjutan dapat menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, penurunan keanekaragaman hayati, dan penurunan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan dan kelautan. Pengabdian ini ditujukan kepada 15 masyarakat pesisir dan dilakukan di Yayasan Terang Nias Ehowu di Desa Binaka, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, pada 25 Juni 2026. Metode Waterfall diterapkan pada program melalui tahapan ceramah dan implementasi, Setelah pelatihan tentang manajemen budidaya ikan koi (Cyprinus carpio) dan konservasi penyu, praktik, pendampingan, pengawasan, dan evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman peserta dan efektivitas program. Kegiatan pengabdian di Yayasan Terang Nias Ehowu di Desa Binaka melibatkan 15 masyarakat pesisir melalui pelatihan, praktik, ceramah, dan pendampingan tentang konservasi penyu dan ikan koi (Cyprinus carpio). Pemijahan, menjaga kolam, menanam cacing sutra, dan bersosialisasidan pelepasliaran tukik untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepedulian, dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian di Yayasan Terang Nias Ehowu, Desa Binaka, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang budidaya ikan koi (Cyprinus carpio) dan meningkatkan kesadaran akan konservasi penyu. Peserta memperoleh pemahaman tentang praktik budidaya ikan koi yang baik melalui ceramah, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Ini membantu mereka mempertimbangkan budidaya ikan koi sebagai sumber pendapatan alternatif dan mendukung pengelolaan sumber daya petani.
PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI WEBSITE BAGA SEBAGAI SISTEM MONITORING TERINTEGRASI PADA BADAN PUSAT STATISTIK KOTA GUNUNGSITOLI Della Yunika Zebua; Emanuel Faomasi Gowasa; Juwita Febry Cahyani Zendrato; Aperius Gea; Ofelius Laia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i8.3198-3206

Abstract

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Gunungsitoli telah memanfaatkan Google Spreadsheet sebagai media monitoring berbagai kegiatan statistik. Namun, proses monitoring masih dilakukan secara terpisah pada setiap kegiatan sehingga pimpinan mengalami kesulitan dalam memantau perkembangan seluruh kegiatan secara bersamaan melalui satu platform. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan Website Beranda Kegiatan (BAGA) sebagai sistem monitoring berbasis web yang mampu mengintegrasikan data dari Google Spreadsheet ke dalam satu dashboard terpusat. Pengembangan sistem menggunakan pendekatan User-Centered Design (UCD) yang dipadukan dengan metode partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan sistem, implementasi, sosialisasi, dan evaluasi. Website BAGA terintegrasi dengan Google Drive dan Google Spreadsheet melalui Application Programming Interface (API) sehingga data kegiatan dapat disinkronkan secara otomatis dan ditampilkan dalam bentuk dashboard interaktif. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menyajikan informasi monitoring kegiatan, wilayah, dan petugas secara terintegrasi, sehingga mempermudah proses pemantauan, meningkatkan efisiensi penyajian informasi, serta mendukung pengambilan keputusan berdasarkan data. Selain itu, kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang diberikan membantu pengguna memahami penggunaan sistem sehingga Website BAGA dapat dimanfaatkan sebagai media monitoring kegiatan di lingkungan BPS Kota Gunungsitoli

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 8 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 6 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 10 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 9 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 7 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 2 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6, No 12 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 6 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 9 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 8 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 2 (2018): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2017): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT More Issue