cover
Contact Name
Abdul Mubarak
Contact Email
amuba029@unkhair.ac.id
Phone
+6281355587567
Journal Mail Official
pengamasunkhair@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pertamina Kampus II Unkhair Gambesi Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL PengaMAS
Published by Universitas Khairun
ISSN : 26148897     EISSN : 2622383X     DOI : 10.33387
Core Subject : Social,
PengaMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, sosial humaniora, komputer, kedokteran dan kesehatan.
Arjuna Subject : -
Articles 247 Documents
IbM KELOMPOK TANI HUTAN DI KECAMATAN TOBELO KABUPATEN HALMAHERA UTARA Jacob Kailola
JURNAL PengaMAS Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i2.901

Abstract

 Kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM) Kelompok Tani Hutan di Kecamatan Tobelo Kabupaten Halamehara Utara  ini dilakukan berdasarkan permasalahan dari kelompok mitra yakni; pengetahuan dan ketrampilan yang masih rendah berdampak terhadap masalah social ekonomi, maupun ekologi. Pengelolaan lahan yang belum optimal dan kondisi ekonomi yang masih rendah serta tidak ada pendampingan bagi kelompok.Tujuan dari kegiatan ini adalah: untuk meningkatkan  pengetahuan  dan  ketrampilan  kelompok mitra, mengoptimalkan  penggunaan lahan serta meningkatkan ekonomi. Kelompok mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 2 kelompok tani hutan, yaitu kelompok Silva Lestari dan Tunas Baru.Metode yang digunakan adalah penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka metode yang dilakukan untuk memecahkan masalah adalah:1). Memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang system agrforestri sehingga kelompok   dapat mengerti tentang menerapkan system agroforestry untuk memanfaat tiap jengkal lahan dalam upaya meningkatkan pendapatan petani,  bentuksistem agroforestry yang akan dikembangkan adalah agrosilvopastur yakni tanaman kehutanan dikombinasikan dengan tanaman pertanian dan peternakan. Tanaman kehutanan berupa:  binuang, sengon, pala dikombinasikan dengan tanaman pertanian berupa: jagung, sawi, cabekeriting dan umbi-umbian sedangkan peternakan;sapi dan ayam kampung.2).Memberikan penyuluhan tentang peran dan manfaat hutan agar lingkungan atau ekologi tetap terjaga, fungsi secara langsung dan tidak langsung. 3). Pembuatan pupuk organic untuk mengembalikan tingkat kesuburan tanah. 4).Pelatihan kewirausahaan tentang pembuatan embal anekarasa dengan bahan bakutanaman ubi kayudll.5). Pelatihan tentang manajemen usaha dan pengelolaan keuangan keluarga.Rencana kegiatan ini dilakukan selama delapan bulan.Evaluasi kegiatan dilakukan sepanjang pelaksanaan kegiatan,baiksebelum, selama kegiatan berlangsung dan sesudah.
PENGEMBANGAN COMMUNITY-BASED TOURISM (PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT) DI KAWASAN EKOWISATA PANTAI KASTELA KOTA TERNATE SELATAN roswita aboe; Maulana Ibrahim
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di kelurahan Kastela dengan mempertimbangkan kawasan pantai dan potensi eko-wisata. PKM bertujuan agar masyarakat memiliki capacity building, Kebijakan Pengelolaan Kawasan Wisata dan pemahaman konsep ekowisata berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Metode kegiatan yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal dimana pada proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan melibatkan masyarakat dalam kegiatan berbasis ekowisata  ini. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam kurun waktu tiga bulan November 2018 – Januari 2019 yang terdiri dari: (1) Survey lokasi dan potensi, (2) Diskusi kelompok terpumpun (3) Pelatihan/Workshop penguatan sarana dasar ekowisata. Adapun pendekatan yang dilakukan meliputi pemberdayaan kelompok usaha wisata, pengembangan kebijakan pengelolaan pantai wisata Kastela dan pendampingan Kemitraan Berkelanjutan. Luaran pada PKM ini terbentuknya Organisasi Pengelola Kawasan Wisata, penataan kawasan, dan peningkatan kunjungan wisata.
MANAJEMEN REPRODUKSI DAN PAKAN UNTUK TUJUAN PEMBIBITAN DAN PENGGEMUKAN SAPI BALI DI DESA ALEBO KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN takdir saili; Hasanuddin Bua; Astriana Napirah; Rusli Badaruddin; Syamsuddin Syamsuddin; Wa Laily Salido
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1506

Abstract

Kecamatan Konda secara geografis  terletak  dibagian  timur  Ibu  Kota Kabupaten Konawe Selatan dan merupakan wilayah potensial sentral pengembangan komoditas pertanian dan peternakan. Jarak  tempuh  Kecamatan  Konda  dengan  Ibu  Kota Kabupaten ± 70 km, dan berjarak sekitar 15 km dari  Kota  Kendari  yang  merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara. Kecamatan  Konda  merupakan kacamatan yang memiliki populasi ternak sapi tahun 2017 sebanyak 5.577 ekor atau 8.23% dari total populasi yang ada di Kabupaten Konawe Selatan. Salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Konda dengan populasi ternak sapi yang banyak adalah Desa Alebo. Populasi sapi di Desa Alebo menempati posisi ke dua (569 ekor) setelah Desa Lambusa (681 ekor).topografi Desa Alebo tergolong rata, dengan ketinggian tempat sekitar 25 m dpl. Sebagian besar masyarakat Desa Alebo mempunyai mata pencaharian sebagai petani beternak sapi. Seiring dengan perkembangan waktu, para petani ternak di Desa Alebo sepakat untuk membentuk kelompok tani ternak agar mendapatkan kemudahan di dalam mengakses bantuan permodalan dan sarana produksi serta pemasaran. Hasil yang telah dicapai pada kegiatan KKN-TEMATIK ini, yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peternak maupun petani dalam mengembangkan keberlanjutan usahanya dengan pemanfaatan hijauan pakan ternak berupa hijauan rumput (Odot, Benggala dan Setaria) dan pakan limbah pertanian (jerami padi), serta pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupuk kompos dan limbah buah jeruk menjadi pupuk cair. Selain itu pula, telah terjadi peningkatan pendapatan yang diperoleh peternakan dari hasil penjualan pupuk kompos dan  pupuk cair .Kata kunci : Ternak sapi, Pakan ternak, Pupuk kompos, Pupuk cair
PENINGKATAN NILAI TAMBAH USAHA PETERNAKAN SAPI MELALUI PERBAIKAN KUALITAS PAKAN DAN PRODUKSI PUPUK ORGANIK DI KECAMATAN LADONGI KABUPATEN KOLAKA TIMUR Rahim Aka; Arsad Sani; Musram Abadi; Rusli Badaruddin; Syamsudin Syamsudin; Putu Nara Kusuma Prasanjaya; Nuraini Nuraini
JURNAL PengaMAS Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i1.764

Abstract

Kecamatan Ladongi secara geografis terletak dibagian timur Ibu KotaKabupaten Kolaka Timur dan merupakan wilayah potensial sentra pengembangankomoditas pertanian dan peternakan. Jarak tempuh Kecamatan Landongi dengan IbuKota Kabupaten ±10 km, dan berjarak sekitar 110 km dari Kampus Universitas HaluOleo di Kota Kendari. Mata pencaharian masyarakatnya selain beternak sapi Bali adalahbertani palawija dan hortikultura yang mempunyai beberapa kelompok tani-ternak. Matapencaharian masyarakatnya selain beternak sapi Bali adalah bertani palawija danhortikultura yang mempunyai beberapa kelompok tani-ternak. Masing-masing kelompoktani-ternak ini beranggotakan 5-7 orang yang bergerak di bidang usaha pertanian danpeternakan. Selain kondisi topografi, keadaan iklim juga sangat mendukung daerah iniuntuk pengembangan berbagai komoditi pertanian dan peternakan sapi potong. Selamatahun 2016 di Kecamatan Ladongi menunjukkan bahwa komoditas kakao dari sub sektorperkebunan menempati produksi tertinggi, yaitu mencapai 33.807,55 ton. Sedangkantanaman pangan untuk komoditas padi menempati posisi pertama dalam produksi, yaitu96.288 ton. Jenis ternak yang dikembangkan di Kecamatan Ladongi meliputi ternakbesar (sapi), ternak kecil (kambing dan babi), serta unggas. Jumlah ternak sapi diKecamatan Ladongi sebanyak 2.124 ekor.Hasil yang telah dicapai pada kegiatan KKN-PPM ini, yaitu adanya peningkatanpengetahuan dan pemahaman kelompok mitra dalam mengembangkan keberlanjutanusahanya dengan pemanfaatan hijauan pakan ternak berupa hijauan rumput gajah danpakan limbah pertanian (jerami padi), peningkatan pengetahuan peternak tentang carapembuatan kandang yang ideal dan mengetahui manfaat pembuatan kandang sertapemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi pupuk kompos dan introduksi pupuk kompospada tanaman hortikultura yang diusahakan secara bersama-sama dengan ternak sapiyang dilakukan melalui pembuatan demplot sistem pertanian terpadu. Selain itu pula,telah teradi peningkatan pendapatan yang diperoleh peternakan dari hasil penjualanpupuk kompos dan peningkatan pendapatan petani hortikultura melalui peningkatanproduksi dari introduksi pupuk kompos yang telah dibuat.
PELATIHAN MENDESAIN BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI MATEMATIKA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEDAGOGIC CONTENT KNOWLEDGE (PCK) PADA GURU DI MUSYAWAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) MATEMATIKA SMP KABUPATEN CIREBON Neneng Aminah; Ika Wahyuni; Tri Pujiatna
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1443

Abstract

Kompetensi inti yang wajib dimiliki seorang guru berdasarkan UU Guru dan Dosen No.14 Tahun 2015 salah satunya adalah mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif, namun maih banyak para guru yang belum membuat bahan ajar sesuai kebutuhan siswanya, Tujuan kegiatan PKM ini adalah memberikan pelatihan mendesain bahan ajar berbasis literasi matematis untuk meningkatkan Pedagogic Content Knowledge (PCK) guru SMP di Kabupaten Cirebon. Metode pendekatan yang digunakan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra adalah dengan cara mengadakan pelatihan, dan pendampingan, terkait mendesain bahan ajar berbasis literasi matematis.Target khusus dari kegiatan PKM ini adalah meningkatnya Pedagogic Content Knowledge (PCK) guru matematika SMP Kabupaten Cirebon dalam mendesain bahan ajar berbasis literasi matematis. Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan  semua guru mampu mendesain bahan ajar dengan baik sesuai kebutuhan siswa, kegiatan menghasilkan draf bahan ajar matematika kelas tujuh semester satu.
PKM KELOMPOK PETERNAK DESA WORAT WORAT KECAMATAN SAHU KABUPATEN HALMAHERA BARAT PROVINSI MALUKU UTARA Fauzia Nurhamidin; Nur Sjafani; Rahmania Sadek
JURNAL PengaMAS Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i1.709

Abstract

Kegiatan PKM ini merupakan kegiatan kolaborasi antara tim PKM dariUniversitas Muhammadiyah Maluku Utara dan Universitas Khairun dengan mitra yaitukelompok peternak Worat Maju dan Worat Jaya. Masalah yang disepakati untukdiselesaikan melalui program PKM ini adalah memberikan penyuluhan danpengetahuan tentang manajemen pakan meliputi kegiatan pembuatan silase, penyusunanransum dan pemberiannya ke ternak dan memberikan pengetahuan tentang pemanfaatankotoran ternak yang diusahakan menjadi peluang usaha lain yaitu pupuk organikberkualitas. Selanjutnya diberikan pelatihan tentang pemanfaatan litter broiler dalamformulasi ransum ternak ruminansia dan pelatihan pembuatan pupuk organik darikotoran ternak dan sampah rumah tangga. Target dan luaran dari kegiatan ini adalahpenyuluhan dan pelatihan pembuatan silase dan penyuluhan dan pelatihan pembuatanpupuk organik berkualitas. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap yaitupenyuluhan, pelatihan, dan penerapan. Untuk mengetahui peningkatan pemahamanpeternak dirancang suatu evaluasi yang dilakukan di awal (pre test) dan akhir kegiatan(post test). Kegiatan PKM yang berupa penyuluhan dan pelatihan dapat meningkatkansecara nyata pengetahuan anggota mitra terhadap pengetahuan tentang pemanfaatansilase dan manfaatnya serta pupuk organik dari kotoran ternak
PENDAMPINGAN BANK SAMPAH ONLINE DI KELURAHAN MAKASSAR TIMUR, KOTA TERNATE MENUJU SMART ENVIRONMENT Abdul Mubarak; Firda Marasabessy; Vrita Tri Aryuni
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program KKN/KUBERMAS-PPM ini bertujuan untuk menyelaraskan salah satu program kegiatan KUBERMAS Revolusi Mental yaitu Gerakan Bersih untuk dapat membangun kualitas manusia yang sadar sampah. Program pendampingan ini akan melibatkan warga setempat yang menjadi agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan di Makassar Timur. Harapannya kelurahan Makassar Timur dapat meminimalkan dampak negatif dari sampah dengan membangunan sumberdaya manusia serta mengembangkan teknologi smart environment. Solusi yang diberikan untuk menyikapi permasalah adalah memberika pelatihan administrasi bank sampah berbasis teknologi informasi yang dapat terkoneksi dengan portal bank sampah nasional Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam 4 rangkaian kegiatan, yakni persiapan, sosialisasi bank sampah, program penghijauan, dan pelatihan bank sampah. Pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini program penghijauan dan sosialisasi tentang sadar sampah berhasil dilakukan bekerjasama dengan mahasiswa KKN/Kubermas dan peran serta aparat Kelurahan Makassar Timur. Program pendampingan Bank Sampah berhasil dilakukaan mulai dari sosialisasi tentang Bank Sampah dengan masyarakat, pembentukan pengurus dan pelatihan operasional Bank Sampah baik secara manual maupun secara elektronik menggunakan aplikasi Bank Sampah Online. Kata Kunci : bank sampah, teknologi informasi, aplikasi mobile
PENGAWETAN HIJAUAN MAKANAN TERNAK DAN PENGOLAHAN SISA HASIL PERTANIAN SEBAGAI BAHAN PAKAN TERNAK DI KABUPATEN KONAWE SELATAN MELALUI PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT TERINTEGRASI KULIAH KERJA NYATA- TEMATIK (KKN-TEMATIK) Ali Bain; La Ode Nafiu; Nur Santi Asminaya; Achmad Selamet Aku; Widhi Kurniawan; Firman Nasiu; Musram Abadi; Hamdan Has
JURNAL PengaMAS Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v2i2.1439

Abstract

Kecamatan Mowila dan Wolasi menjadi dua kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan yang memiliki posisi strategis, sebagai penyangga kebutuhan Kota Kendari, karena memiliki potensi peternakan dan pertanian yang dapat diandalkan. Kedua kecamatan ini memiliki keunikan dalam hal produktivitas sebagai lumbung pangan yang baik di Kabupaten Konawe Selatan.  Sistem pemeliharaan ternak di Kecamatan Mowila dan Wolasi masih intensif terbatas, sudah banyak peternak yang menggunakan kandang tetapi masih ada yang hanya menggunakan sistem ditambatkan. Dalam hal pemberian pakan, peternak umumnya mengandalkan bahan pakan berupa rumput alam yang melimpah pada musim hujan dan sedikit pada musim kemarau yang mengakibatkan ternak mengalami kekurangan pakan pada musim kemarau.  Penerapan teknologi pengawetan pakan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk menyediakan pakan ternak pada musim kering.  Selain itu, para petani umumnya hanya memanfaatkan produk utama pertanian tetapi belum memanfaatkan sisa hasil pertanian seperti jerami (batang dan daun) dari sisa  pertanian mereka, umumnya jerami dibiarkan menumpuk kemudian dibakar. Padahal, limbah pertanian dapat digunakan sebagai pakan ternak tetapi hanya sedikit dari petani yang memanfaakan limbah pertaniaannya sebagai pakan ternak dengan alasan kurang disukai oleh ternak.  Pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-TEMATIK) di dua kecamatan ini dilaksanakan sebagai implementasi pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan civitas akademika Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi masyarakat dalam hal mengembangkan kegiatan pertanian dan peternakan yang sedang dijalankan.  Pengenalan beberapa teknologi sederhana seperti metode pengawetan pakan hijauan dan pengolahan limbah pertanian menjadi fokus kegiatan pengabdian ini dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan sumber-sumber bahan pakan local yang potensial untuk pertumbuhan dan perkembangan ternak yang optimal.
Application of Health Knowledge in Dairy Cows at Pamegatan Village Cikajang Sub-district Garut District West Java Province Raden Febrianto Christi; U Hidayat Tanuwiria; Primiani Edianingsih
JURNAL PengaMAS Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v3i1.1736

Abstract

An indicator of the success of a livestock business is maintenance management carried out by farmers or people as managers. The health factor is a guarantee that must be considered because it is very influential on livestock productivity. This community service activity is carried out with the aim of increasing the knowledge of dairy farmers in the field of animal health so that they are able to analyze properly. Community service was attended by 30 dairy farmers located in Pamegatan Village, Cikajang Subdistrict, Garut Regency through the stages of activities carried out including material socialization (Focus Group Discussion), training, mentoring and evaluation. The results of this service activity can increase the knowledge and applicability of farmers in response to animal health. Dairy cows consisting of calves, young cows, and adults have different health practices to support their productivity so that the breeders can understand about conditions such as what diseases each attack. Therefore, it is expected to be given this counseling on the health of dairy farmers to understand all types of diseases as well as prevention or its applicative efforts.Keywords: Health application, dairy cows, breeder groups, Cikajang-Garut
Pengelolaan Administrasi dan Profil Desa Melalui Pendekatan PLA (Participatory Learning and Action) di Desa Posi-Posi Erland Mouw; Selfianus Laritmas
JURNAL PengaMAS Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v1i2.902

Abstract

Desa Posi-Posi adalah salah satu desa di Kecamatan Loloda Utara. Berdasarkan pengamatan awal menunjukan permasalahan yang masih dihadapai oleh pemerintah desa yaitu belum adanya pengelolaan administrasi desa secara baik, contohnya belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelayanan administratif di desa, penataan arsip dokumen desa juga tidak teratur. Permasalahan kedua adalah selama ini pemerintah desa posi-posi belum memiliki dokumen profil desa yang dibuat melalui mekanisme partisipasi masyarakat, hal ini disebabkan oleh kurangnya partisipasi keterlibatan masyarakat dalam bebagai kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah desa. Berdasarkan potensi yang ada dan permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat, maka diadakan kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen bersamaan dengan program kuliah kerja nyata oleh mahasiswa (KKN-PPM) dari Universitas Halmahera (UNIERA). Program pembelajaran pemberdayaan masyarakat (PPM) yang dilaksanakan di Desa Posi-posi Kecamatan Loloda Utara dengan mengambil tema “Melalui Pengelolaan Administrasi dan Profil Desa Kita Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Demi Mewujudkan Desa Posi-Posi Yang Mantap”. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh dosen dari FISHUM bersama mahasiswa yang memprogram KKN ini meliputi penataan administrasi desa dengan pembuatan Standar Opersional Prosedur (SOP) Pelayanan Administratif, penguatan kompetensi perangkat desa melalui pendampingan pembuatan arsip desa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat melalui kegiatan pembuatan profil desa.Metode kegiatan pemberdayaan yang digunakan adalah Participatory Learning And Action (PLA) atau Proses Belajar dan Praktek secara Partisipatif. PLA digunakan dalam upaya pendampingan kepada pemerintah desa dan masyarakat yang terdiri dari proses belajar (Pelatihan, curah-pendapat dan diskusi) tentang  pengelolaan administrasi desa dan mekanisme pembuatan profil desa secara partisipatif.Adapun tujuan yang sudah dicapai dari kegiatan KKN-PPM ini adalah pertama, telah memberikan pendidikan pengelolaan administrasi desa dan pembuatan profil desa, kedua penguatan sekaligus pendampingan kepada pemerintah desa dalam pembuatan SOP pelayanan administratif di desa, tata cara pengarsipan dokumen dan pembuatan profil desa.

Page 3 of 25 | Total Record : 247