cover
Contact Name
Zawiyah:Jurnal Pemikiran Islam
Contact Email
zawiyahkendari@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
zawiyahkendari@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam
ISSN : 24776149     EISSN : 2597955X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Zawiyah: Journal of Islamic Thought published by the Postgraduate of IAIN Kendari includes textual studies and field work with various perspectives on education, law, philosophy, history, theology, political science, and more. This journal serves as a scientific forum for lecturers, researchers and other communities, this journal invites scholars and researchers outside the Institute to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam and muslim society. Indonesian scholars can enrich studies through articles published in journals. Articles written in Indonesian have abstracts in English and with fair procedures for peer-review, Zawiyah publish research and studies relating to Islamic studies with various dimensions and approaches. Zawiyah: Journal of Islamic Thought is published twice a year, each issue focuses on the investigation of academics through comprehensive observations of Islamic Studies. This journal, serves as a forum for studying Islam in Indonesia and other parts of the world in local and global contexts. Therefore, researchers, writers, and readers from various scientific backgrounds have interacted scientifically
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
AL-QIRĀ'ĀT AL-‘ASYR AND ITS INFLUENCE ON THE INTERPRETATION OF AHKAM VERSES: CASE STUDY OF TAFSIR AL-QURTHUBI Pranata, Sofyan Puji; Rohman, Abdul
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i1.8685

Abstract

Tafsir al-Qur’an pada hakikatnya akan senantiasa tetap diproduksi oleh para ulama di setiap masanya. Salah satu alat untuk menafsirkan ayat al-Qur’an tersebut adalah dengan menggunakan ilmu qirā’āt. Tujuan tulisan ini adalah untuk membahas mengenai penggunaan ilmu qirā’āt dalam tafsir dan pengaruh dari qirā’āt sepuluh terhadap penafsiran ayat-ayat hukum dalam tafsir Al-Qurthubi. Tulisan ini menggunakan metode library research yang merujuk langsung kepada referensi utama yaitu tafsir al-Qurthubi dan kitab-kitab yang berkaitan dengan ilmu qirā’āt serta merujuk pada artikel jurnal yang masih relevan dengan tema penelitian. Sedangkan penyajian penelitian menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa ilmu qirā’āt sangat berperan dalam menafsirkan al-Qur’an, karena terbukti bisa memperjelas beberapa kata dalam suatu ayat yang masih samar maknanya; dan tafsir ayat-ayat hukum dalam tafsir al-Qurthubi sangat dipengaruhi oleh adanya qirā’āt sepuluh yang sudah dianggap shahih oleh para ulama. Masing-masing qirā’āt yang digunakan memberikan implikasi makna yang berbeda bagi setiap ayat yang ditafsirkan terutama ayat hukum.
MUHAMMADIYAH UNIVERSITY OF PURWOKERTO'S GLOBAL RESEARCH IMPACT: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS Saky, Sheikh Abu Toha Md; Isam, Md. Nurul
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i1.8716

Abstract

This study provides a concise overview of a comprehensive study focused on Muhammadiyah University of Purwokerto (UMP), delving into its contributions to the global research landscape. The primary aim is to unravel UMP's global research impact, encompassing scientific production, citation patterns, collaborative networks, and evolving research themes. By utilizing a dataset of 480 documents from 247 diverse sources, the study aims to provide a nuanced understanding of UMP's role in shaping global research narratives. Employing bibliometric analysis, the study utilizes the Scopus database for data extraction spanning 2010 to September 2023. The dataset undergoes meticulous pre-processing to ensure accuracy. Biblioshiny software facilitates a comprehensive analysis, examining annual growth rates, citation patterns, collaborative dynamics, and prevalent research themes. The analysis reveals a dynamic research landscape, characterized by an annual growth rate of 30.86%. Noteworthy trends in annual scientific production and citation impact are unveiled, showcasing the evolving nature of UMP's research impact. The study identifies influential sources, prolific authors, and global collaboration patterns, offering insights into UMP's contributions to diverse research areas. This study sheds light on UMP's dynamic growth trajectory and its impact on global research narratives. The interconnectedness, revealed through bibliometric analysis, underscores UMP's commitment to advancing knowledge. The findings contribute to a comprehensive understanding of UMP's research performance, collaborative efforts, and emerging trends, positioning the institution on the global academic stage.
KONTINUITAS PEMIKIRAN TOKOH ISLAM TENTANG ISLAM DAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA Wilandra, Syaidina Sapta
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i1.8860

Abstract

Artikel ini akan membahas mengenai sejarah pemikiran para tokoh Islam mengenai dasar negara Indonesia sejak pra-proklamasi hingga tahun 1959. Dengan menggunakan metode sejarah dan pendekatan sejarah pemikiran, penelitian ini berusaha menjawab bagaimana para tokoh Islam di masa itu memaknai Pancasila sebagai dasar negara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa para tokoh Islam yang terlibat dalam pendirian negara memaknai Pancasila dengan perspektif Islam sehingga tidak ada pertentangan antar keduanya. Gagasan para tokoh Islam mengenai Islam dan dasar negara ini dapat ditelusuri dari pemikiran mereka mengenai kebangsaan pada masa kolonial Hindia Belanda. Pada masa tersebut, perdebatan seputar dasar negara pun telah terjadi antar golongan nasionalis Islam, nasionalis sekular, dan komunis. Hal yang sama juga terjadi pada masa pasca kemerdekaan, tepatnya di forum Majelis Konstituante. Saat itu bahkan sempat keluar kritik dan penolakan terhadap Pancasila sebagai dasar negara yang oleh beberapa tokoh dari golongan Islam, akan tetapi kritik dan penolakan tersebut lebih dilatarbelakangi akibat dimonopolinya tafsir Pancasila oleh golongan sekular dan komunis. Pada akhirnya pun para tokoh dari golongan Islam dapat menerima Pancasila kembali dengan perspektif keislaman mereka.
MENGGALI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM BUKU AJAR PAI DAN BUDI PEKERTI JENJANG SMA TERBITAN KEMENDIKBUD EDISI 2017 Dirman, Dirman; Tetambe, Ahmad Ghifari
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i1.9286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai moderasi beragama yang terdapat dalam buku ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti jenjang SMA terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) edisi 2017. Metode analisis kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi teks buku ajar dengan fokus pada identifikasi nilai-nilai moderasi beragama yang disajikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar tersebut menyajikan berbagai nilai moderasi beragama, seperti toleransi, menghormati perbedaan, keadilan, dan sikap saling menghargai antarumat beragama. Namun, ada juga beberapa aspek yang perlu diperhatikan, seperti kedalaman pemahaman konsep-konsep agama dan pengintegrasian nilai-nilai ke dalam konteks kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya, buku ajar tersebut memberikan landasan yang kuat untuk pembentukan karakter yang moderat beragama bagi siswa SMA, tetapi juga memerlukan peninjauan lebih lanjut untuk memastikan bahwa nilai-nilai tersebut diterapkan secara efektif dalam pembelajaran dan praktek kehidupan sehari-hari.
REKONSTRUKSI TAWASSUL GHAIRU MASYRU’ PERSPEKTIF SALAFIYAH WAHABIYAH (Studi Analisis Kritis Ushul) Agustang, Agustang
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i2.9445

Abstract

Tawassul dengan zat, hak, keagungan, doa Nabi Muhammad Saw, Nabi-nabi Allah, orang saleh yang telah wafat adalah tawassul ghairu masyru' perspektif Salafiyah Wahabiyah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep tawassul Salafiyah Wahabiyah, mengkritisi metode istinbat mereka pada tawassul ghairu masyru’, dan merekonstruksi jenis tawassul ini. Penelitian ini adalah penelitian library reseach yang bersifat kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif ushul. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: pertama, konsep tawassul perspektif Salafiyah Wahabiyah terbagi menjadi dua, yaitu tawassul masyru' (disyariatkan) dan tawassul ghairu masyru’ (tidak disyariatkan) yang hukumnya haram. Kedua, Salafiyah Wahabiyah berada dalam kekeliruan istinbat pada tawassul ghairu masyru’. Ketiga, proses rekonstruksi telah meluruskan kekeliruan istinbat Salafiyah Wahabiyah dengan menempatkan tawassul ghairu masyru’ keranah fikih dan merubahnya menjadi tawassul masyru’, yang hukumnya mubah, bahkan musth}ab kepada baginda Nabi besar Muhammad Saw. Berdasarkan dengan hasil penelitian, maka pemikiran keagamaan Salafiyah Wahabiyah  pada problem tawassul ghairu masyru’ tidak dapat dijadikan rujukan bagi kaum muslimin.
EPISTEMOLOGI ISLAM ZIAUDDIN SARDAR DAN RELEVANSINYA BAGI INTERNATIONAL ISLAMIC BOARDING SCHOOL (IIBS) Ummah, Dian Tsuroya Patria; Fitrah, Moh. Aldi; Izzah, Sayyidah Maliihah; Syaifuddin, Helmi
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i1.9468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konsep pemikiran Ziauddin Sardar mengenai epistemologi islam dan penerapannya pada pondok pesantren internasional atau yang biasa dikenal dengan International Islamic Boarding School (IIBS). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ziauddin Sardar merupakan seorang pemikir muslim terkemuka yang memiliki pandangan bahwa Epistemologi islam merupakan integrasi antara ilmu pengetahuan dan Islam dengan langkah membangun kaidah dan ilmu-ilmu Islam. Dia menawarkan 10 konsep yang menurutnya mampu menjadikan epistemologi Islam menjadi lebih baik dan maju. 10 konsep tersebut adalah sebagai berikut: tauhid, khilafa, ibadah, al-‘ilm, halal, haram, al-‘adl, zulm, istislah, dan dhiya’. Pemikiran Ziauddin Sardar kemudian dapat ditemukan relevansinya dalam Lembaga pendidikan International Islamic Boarding School (IIBS) terutama dalam penerapan konsep epistemologi Islam dalam pengembangan kurikulum dan manajemennya
HAK ASASI MANUSIA DALAM TRADISI SUFI: ANALISIS KONSEP DAN PRAKTIK PERSPEKTIF ABDURRAHMAN WAHID Ikram, Adli Dzil; Ghazali, Ghazali
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i2.9476

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep dan praktik Hak Asasi Manusia (HAM) dalam tradisi Sufi, khususnya melalui pemahaman dan pengalaman Abdurrahman Wahid (Gus Dur), seorang tokoh Islam yang dikenal dengan pandangan progresifnya terhadap HAM. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui analisis teks-teks karya Gus Dur, termasuk pidato, tulisan, dan wawancara yang relevan. Data sekunder meliputi literatur terkait HAM dalam Islam dan Sufisme. Studi ini mengidentifikasi konsep-konsep kunci dalam tradisi Sufi yang mendukung prinsip-prinsip HAM, seperti universalisme, toleransi, dan keadilan. Gus Dur dianggap sebagai penerjemah kontemporer nilai-nilai Sufi ke dalam konteks HAM modern, dengan menekankan pentingnya penghormatan terhadap martabat manusia, kebebasan beragama, dan perlindungan terhadap kehidupan dan harta benda. Analisis ini juga mengeksplorasi implementasi praktis konsep-konsep ini dalam kehidupan Gus Dur, termasuk perannya dalam advokasi untuk pluralisme agama, kesetaraan gender, dan kebebasan berekspresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Gus Dur terhadap HAM tidak hanya bersumber dari tradisi keislaman, tetapi juga terwujud dalam praktik kehidupannya sebagai pemimpin dan intelektual.
KONSEP PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF AHMAD TAFSIR Nabila, Ahsana; Barizi, Ahmad
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i2.9484

Abstract

This article aims to help teachers understand in depth teaching because in this case it is very important and also has a big influence on learning outcomes or student output. Of course, in this case the author relates the perspective of a figure who is no longer in doubt in the world of education, namely Ahmad Tafsir. This article explains in detail how to become a teacher who understands the nature of teaching. This research uses the library research method with research results a) understanding teaching methods b) understanding educational theory other than teaching theory c) formulating teaching objectives d) teaching procedures e) planning evaluation. It is hoped that the points that have been explained by the author can change patterns of thinking and also help improve teaching in order to advance education in Indonesia.
PENDIDIKAN PEREMPUAN PERSPEKTIF RAHMAH EL-YUNUSIYAH Izza, Aminatul Fattachil; Barizi, Ahmad
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i2.9496

Abstract

Dewasa ini, kehidupan masyarakat masih banyak ditemukan issue tentang perempuan. Perempuan masih banyak mengalami ketidak adilan dalam kehidupan utamanya kesempatan memperoleh pendidikan. Mirisnya, akibat dari hal tersebut pernikahan dini masih marak terjadi. Walaupun demikian, pendidikan dan keadilan terhdadap perempuan harus tetap diupayakan. Artikel ini bertujuan menguraikan pembaharuan pendidikan Islam perspektif Rahmah El-Yunusiyah melalui Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang. Rahmah mendidik kaum perempuan untuk mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya, mengembangkan potensinya, menanamkan karakter Islam, serta mempersiapkan untuk menjadi pendidik generasi mendatang. Melalui artikel ini, akan diuraikan tentang riwayat hidup Rahmah El Yunusiyah, Perguruan Diniyah Putri, urgensi, implikasi, dan relevansinya dengan pendidikan perempuan masa kini. Penelitian ini ditulis dengan jenis penelitian library research dimana data diperoleh melaui studi kepustakaan, literatur, dan dokumen lainnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rahmah memiliki perhatian yang sangat besar terhadap pendidikan perempuan. Upayanya dalam mendidik kaum perempuan melahirkan sinergi yang harmonis antara perempuan dalam kehidupan dan masyarakat.
MUHAMMADIYAH ORGANIZATION'S INFLUENTIAL CONTRIBUTION TO THE ISLAMIZATION OF KNOWLEDGE Toha Md Saky, Sheikh Abu; Rochim Maksum, Muhammad Nur; Islam, Md Nurul; Azani, Mohammad Zakki
Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam Vol 10 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/zjpi.v10i2.9506

Abstract

This paper explores Muhammadiyah's significant contributions to the Islamization of knowledge, emphasizing its integration of Islamic principles with contemporary education and societal needs. Key areas of focus include Muhammadiyah’s extensive network of educational institutions, which offer curricula combining religious teachings with modern sciences, fostering a well-rounded education. The organization’s research and scholarly activities have enriched Islamic thought and philosophy, promoting intellectual discourse through various publications and academic journals. Additionally, Muhammadiyah’s social and cultural programs have positively impacted Indonesian society by addressing both material and spiritual needs through community outreach and development projects. The paper also highlights Muhammadiyah’s global influence, serving as a model for integrating Islamic values with modern education. The importance of the Islamization of knowledge is underscored as a means to bridge the gap between traditional Islamic teachings and contemporary knowledge, fostering ethically grounded generations capable of addressing modern challenges. The study concludes with a call for further research and engagement to document Muhammadiyah’s methodologies, successes, and challenges, ensuring its principles and practices continue to benefit future generations.