cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Hubungan Premenstruasi Syndrome Dengan Missed Nursing Care Pada Perawat Perempuan di Rumah Sakit X Kota Batam Sri Muharni; Utari Christya Wardhani; Nuraini Novianti Lewaimang
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.356

Abstract

Latar Belakang : Perawat memiliki peran penting dalam pelayanan pasien di rumah sakit, dengan tugas utama memberikan asuhan keperawatan. Namun, kadang terjadi missed nursing care, yaitu kelalaian atau keterlambatan dalam memberikan perawatan yang dapat berdampak negatif pada kualitas pelayanan dan kepuasan pasien, serta meningkatkan kejadian rawat inap kembali dan angka kematian. Salah satu faktor penyebab missed nursing care adalah premenstrual syndrome (PMS) pada perawat wanita, yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan emosional mereka, mengganggu konsentrasi dan produktivitas kerja. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kondisi pramenstruasi dalam pengelolaan perawat untuk mengurangi dampak PMS terhadap pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini untuk mengaalisa hubungan premenstruasi dengan kejadian missed nursing care pada perawat perempuan  di Rumah Sakit X kota Batam. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  yang bersifat observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat perempuan di ruang rawat inap rumah sakit x, dengan teknik pengambilan sampel total sampling yang berjumlah 172 perawat perempuan. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik chi square menunjukkan bahwa p-value sebesar 0,000 kurang dari 0,005, sehingga dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Permesntruasi Syndrome dengan kejadian Missed Nursing Care. Kesimpulan: Ada hubungan antara Permesntruasi Syndrome dengan kejadian Missed Nursing Care
Hubungan Kejadian Komplikasi Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di RSUD Kabupaten Bintan Rizki Sari Utami Muchtar; Fitriany Suangga; Diah Kurniati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.358

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis akibat dari kelainan kerja dan sekresi insulin, bahkan keduanya yang diakibatkan karena masalah perilaku dan gaya hidup ditandai dengan terjadinya hiperglikemia. Prevalensi diabetes mellitus di Indonesia relatif tinggi seperti yang terjadi di RSUD Kabupaten Bintan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa hubungan kejadian komplikasi dengan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Kabupaten Bintan. Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan yaitu analytic observational antar variabel dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini melibatkan 102 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner data demografi, kuesioner komplikasi diabetes mellitus, dan kuesioner DQLCTQ. Pengolahan data yang digunakan uji statistik chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan 56,9% responden mengalami komplikasi sedang dan 89,2% responden memiliki kualitas hidup buruk. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara kejadian komplikasi dengan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus dengan p-value kurang dari 0.001. Kesimpulan: terdapat hubungan antara kejadian komplikasi dengan kualitas hidup pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Kabupaten Bintan. Rekomendasi: Diharapkan peneliti selanjutnya mengadakan penelitian lanjutan mengenai efektivitas intervensi mengenai penyuluhan diabetes mellitus untuk meminimalkan dampak komplikasi diabetes mellitus tipe 2.
Efektifitas Buah Tarap Dan Buah Naga Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Jalilah, Nurul Hidayatun; Agus Purnama Sari
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.362

Abstract

Anemia pada remaja putri disebabkan karena kadar hemoglobin kurang dari 12g/dl. Remaja putri rentan terkena anemia karena adanya mentruasi yang diperoleh tiap bulan, konsumsi sayur dan buah-buahan yang kurang serta pola hidup yang tidak sehat. Buah naga dan buah tarap merupakan buah-buahan yang ada sepanjang tahun dan dapat hidup di daerah tropis dengan baik. Kandungan zat besi dalam buah tersebut tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan buah anggur, semangka, nenas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian buah naga dan buah tarap terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimen dengan pendekatan pretest-posttest design. Populasi penelitian mahasiswa semester 1 S1 Kebidanan Fakultas Imu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan, sampel diambil secara simple random sampling sebangak 40 mahasiswa yang terbagi menjadi 2 kelompok perlakuan. Mahasiswa diberikan buah naga dan buah Tarap sebanyak 200 g selama 7 hari. Pengukuran hemoglobin di lakukan 2 kali menggunakan Easy Touch GCHb. Hasil penelitian menunjukkan adanya  peningkatan kadar hemoglobin sebelum dan setelah perlakuan (selisih rerata buah naga 3,01g/dl dan buah tarap selisih rerata 0,63g/dl). Hasil uji statistik menggunakan uji paired T-Test menunjukkan buah naga dan buah tarap efektip meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja dengan ρ = 0.001.
Hubungan Kunjungan Antenatal Care Dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III Di UPT Puskesmas Pontang Kabupaten Serang Tahun 2024 Nurkhayati, Etty; Anggraeni, Ayu Kurnia; Vina Vikayla
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.363

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada kehamilan yakni masalah kesehatan serius sebab bisa memunculkan komplikasi pada janin selama kehamilan dan setelah kehamilan. Anemia di ibu hamil menyebabkan penurunan kadar hemoglobin (Hb) yang pada akhirnya mengurangi pasokan oksigen yang dibutuhkan oleh organ vital ibu serta janin.  Ada berbagai Faktor yang memberi pengaruh anemia ibu hamil yakni paritas, status gizi, jarak kehamilan, pengetahuan, frekuensi ANC, kepatuhan konsumsi tablet Fe. Metode penelitian: kuantitatif memakai desain studi cross-sectional. Sampel penelitian ini 99 responden memakai Accidental sampling. Hasil: ada hubungan Kunjungan ANC serta Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe terhadap Kejadian Anemia (α≤0,05). Pembahasan: Berdasarkan hasil ini telah terbukti bahwa kunjungan antenatal care dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dapat mengurangi tingkat kejadian anemia. Kesimpulan: kunjungan antenatal care dan kepatuhan konsumsi tablet Fe memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil triester III di Puskesmas Pontang. Saran: untuk Puskesmas Pontang lebih memberi penyuluhan  mengenai manfaat kunjungan ANC dan kepatuhan konsumsi tablet Fe secara langsung agar lebih banyak ibu yang berkunjung Antenatal Care dan Mengkonsumsi Tablet Fe.
Potensi Ginger Honey dan Cocktail Honey Sebagai Suplemen Prakonsepsi Terhadap Penurunan Hormon Kortisol Pada Mencit Betina Balb/c Sebagai Media Intervensi Yasmin, Riska; Banowati, Claudia; Andi Mustika Fadillah Rizki
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.366

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari suplementasi dari Ginger Honey dan Cocktail Honey terhadap penurunan kadar Kortisol pada mencit betina Balb/c. Penelitianini dilakukan di Laboratorium Biofarmasi Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin dengan Desain penelitan laboratorium pretest-posttest control group. Pemberian intervensi akan dilakukan selama 14 hari dan pemeriksaan kadar kortisol akan dilakukan menggunakan metode ELISA. Analisis statistic awal menggunakan uji one way ANOVA dan dilanjjutkan uji unpaired T-test. Pada penelitian ini pemberian ginger honey dengan dosis 28mg/20g selama 14 hari secara signifikan (p=0,05) mampu menurunkan kadar kortisol (p=0,005) sebesar -1,418 ng/ml, dan pemberian suplemen cocktail honey dengan dosis 42 mg/20 g BB/hari selama 14 hari tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan kadar kortisol sebesar 3,158 ng/ml (p=0,024).
Akurasi pengukuran Non-Invasive Haemoglobin Meter Dan Invasive Point Of Care Dalam Mengukur Kadar Haemoglobin Pada Remaja Putri Dinda Dian Meidita; Rut Yohana Girsang; Novitri Adelina Sipayung
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.367

Abstract

Pendahuluan : Pemantauan Hemoglobin berperan penting dalam menunjang monitoring status kesehatan pada bidang kebidanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengukuran kadar haemoglobin menggunakan Non-invasif haemoglobin meter dengan standar emas pemeriksaan berupa Hb meter POCT pada remaja putri dalam upaya inovasi kesehatan dalam mendeteksi permasalahan kesehatan di bidan kebidanan. Metode : yang digunakan adalah metode kuantitatif Quasi Eksperiment dengan jenis One-group pretest-posttest design dengan satu kelompok subjek yang dilakukan pengukuran kadar hemoglobin menggunakan 2 jenis metode yang berbeda. Hasil : Penelitian diperoleh rerata selisih kadar haemoglobin remaja putri menggunakan Non-invasif haemoglobin meter dan Hb meter POCT adalah -0,325 lebih rendah. Tingkat akurasi Non-invasif haemoglobin meter dalam tingkat moderate (70%). Kesimpulan : Non-invasif haemoglobin meter dapat digunakan sebagai metode pengukuran Hb secara non-invasif dengan selisih yang sedikit antara standar emas pengukuran Hb meter POCT.
Pengaruh Edukasi Terhadap Sikap Tentang Perubahan Psikologi Ibu Nifas Pada Suami Rika; Hijrawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.280

Abstract

Latar Belakang Tingginya penyakit gangguan emosional yang terjadi di Tanah Air masih menjadi masalah besar, depresi pasca melahirkan dapat berdampak negatif pada ibu, anak, dan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap sikap tentang perubahan psikologi inu nifas pada suami di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan Quasi experiment one groub pre dan post test. sampel dalam penelitian ini adalah ibu post partum sebanyak 31 responden dengan teknik Total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik wilcoxon dengan tingkat signifikan α = 0,05. Hasil : sikap ibu sebelum dilakukan pemberian edukasi tentang perubahan psikologi ibu nifas pada suami sebanyak 7 orang ibu ( 23.3%) yang memiliki sikap positive dan 23 orang ibu (76.7%) yang memiliki sikap negative. Setelah dilakukan pemberian edukasi tentang perubahan psikologi ibu nifas pada suami seluruh responden memiliki sikap yang positive terhadap perubahan psikologi ibu nifas terhadap suami. Analisis : Hasil analisis data mengenai pengaruh pemberian edukasi tentang perubahan psikologi ibu nifas pada suami diperoleh nilai P-Value sebesar 0.000 yang berarti nilai Sig < 0.00 sehingga dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh pemberian terhadap perubahan sifat pada ibu nifas. Kesimpulan : Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pemberian edukasi dapat mempengaruhi perubahan sikap pada ibu nifas.
Analisis Deskriptif Tingkat Digital Stres Remaja Di Kota Batam Eka Fitri Amir; Fitriani; Andolina, Nuari; Asnita, Dewi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.303

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi terus berkembang dan penggunaannya di berbagai kalangan seperti remaja. motif penggunaan internet pada remaja di antaranya adalah untuk memperoleh status, mengekspresikan opini, berinteraksi sosial, memperoleh informasi, mengisi waktu luang dan sebagai hiburan. Salah dampak digitalisasi tersebut adalah munculnya stress digital pada remaja. Stres digital merupakan stres dan kecemasan yang menyertai notifikasi dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang diaktifkan melalui perangkat seluler dan media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat stress digital remaja yang ada di Kota Batam. Hasil penelitian menemukan bahwa diantara kategori normal, sedang, ringan dan berat mayoritas remaja berada pada kategori stress sedang yaitu 60,9 % remaja.
Hubungan Pekerjaan Ibu Dan Riwayat ASI Eksklusif Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Maimanah; Fadhiyah Noor Anisa; Laurensia Yunita; Desilestia Dwi Salmarini
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.331

Abstract

Latar Belakang: Angka stunting di kota Banjarmasin pada tahun 2022 didapatkan sekitar 2.460 balita stunting, ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya.Puskesmas Pekauman terdata memiliki balita terbanyak di Banjarmasin. Tujuan: Mengetahui Hubungan Pekerjaan Ibu Dan Riwayat ASI Eksklusif Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Metode: Jenis penelitian kuantitatif, desain cross sectional. Jumlah sampel 30 orang tua balita. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Teknik pengumpulan data menggunkan checklist dan pemeriksaan antropometri, serta dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Sebagian besar ibu balita adalah tidak bekerja yang berjumlah 19 ibu (63,33 %), dan balita yang ASI Eksklusif sebanyak 18 balita (60 %). Hasil uji chi-Square pada hubungan riwayat ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Pekauman diperoleh p-value 0,421 (≥0,005) yaitu Ha ditolak. Hasil uji chi-Square pada hubungan pekerjaan ibu terhadap kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Pekauman diperoleh p-value 0,000 (≥0,005) yaitu Ha diterima. Simpulan: Tidak adanya hubungan pekerjaan ibu dengan kejadian Stunting dan adanya hubungan riwayat ASI eksklusif terhadap kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun di puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Asuhan Kebidanan Dengan Terapi Pemberian Sari Kacang Hijau Pada Remaja Dengan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Pemurus Dalam Henni Fitria; Sarkiah; Ika Avrilina Haryono; Nita Hestiyana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.344

Abstract

Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2022, prevalensi anemia pada remaja umur 13-18 tahun adalah 23% sedangkan  pada pria 17%. Berdasarkan data Dinas Provinsi Kalimatan Selatan Kota Banjarmasin tahun 2023 menduduki ke-4 tertinggi mencapai (43,07%). Data Puskesmas Pemurus Dalam Banjarmasin tahun 2022 remaja dengan anemia adalah (57,43%), pada tahun 2023 sebanyak (67,98%). Angka kejadian anemia tertinggi diwilayah kerja Puskesmas Pemurus Dalam yaitu di SMAN 13 Banjarmasin (75.91%). Memberikan Asuhan Kebidanan Pada Remaja Putri Dengan Anemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Pemurus Dalam Banjarmasin. Jenis Penelitian ini adalah laporan studi kasus dengan metode deskriptif yaitu suatu metode yang dilakukan dengan tujuan untuk memaparkan atau membuat gambaran tentang studi keadaan secara obyektif. Hasil pengkajian data subjektif Nn. A umur 17 tahun mengatakan pusing seperti berkunang-kunang disertai tidak bertenaga sejak 2 hari yang lalu. Hasil pengkajian data objektif didapatkan hasil pemeriksaan pada Nn.A tekanan darah 90/70 mmHg, hasil laboratorium: Hb 11,3 gr/dl, hasil dapat disimpulkan diagnosa remaja usia 17 tahun dengan masalah anemia ringan, diberikan penatalaksanaan pemberian terapi minuman sari kacang hijau dikonsumsi pagi dan sore. Observasi dilakukan hari 1-7 hari dengan hasil kadar hemoglobin remaja hari  meningkat menjadi 11,8gr/dl dan tekanan darah 110/70 mmHg, remaja mengatakan sudah tidak pusing. Asuhan yang diberikan pada remaja dengan anemia saat menstruasi selama 7 hari memberikan dampak positif yaitu kadar Hemoglobin mengalami peningkatan menjadi 11,8 gr/dL yang sebelumnya 11,3 gr/dL