cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pernikahan Dini Di SMA Negeri 1 Godean Sukmawati; Pratika Wahyuhidaya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.368

Abstract

Dampak pernikahan dini dilihat dari segi kesehatan dapat berpengaruh pada tingginya angka kematian ibu yang melahirkan, kematian bayi serta berpengaruh terhadap rendahnya kesehatan ibu dan anak. WHO (2019) menunjukan 16 juta kelahiran dari ibu usia 15-19 tahun, 11% dari total global, dengan 95% terjadi di negara berkembang. Indonesia berada di peringkat ke-37 dunia dan kedua di ASEAN dalam pernikahan muda, dengan 11,7% perempuan muda menikah dibandingkan 1,6% laki-laki muda.Dari data yang didapat Kabupaten Sleman menduduki peringkat pertama untuk kejadian pernikahan usia muda yaitu sebanyak 159 pasangan, ini dikarenakan remaja putri yang kurang pengetahuannya tentang pernikahan dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan tentang pernikahan dini pada siswi SMA Negeri 1 Godean. Metode penelitian ini menggunakan pre eksperiment desain dengan pendekatan Pretest-Posttest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden siswi kelas X SMA Negeri 1 Godean dengan Teknik Sampling simple random Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan Kuesioner Annisa Sekar Salmawati 2021 . Hasil penelitian menggunakan uji statistik Wilcoxon menunjukkan pengetahuan dan nilai p value = 0.000, Z= -6.742. Penelitian dilakukan setelah melakukan Uji Etik Penelitian Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan sumber informasi mengenai pernikahan dini sehingga siswi mendapatkan informasi yang lebih jelas dan akurat mengenai pernikahan dini.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Media Informasi Terhadap Perilaku Pencegahan Infeksi Menular Seksual Pada Remaja Di SMK Mulia Buana Parungpanjang-Bogor Tahun 2024 Ede; Indah Sri Wahyuni; Agnomelsya Bangaran
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.369

Abstract

Latar Belakang: WHO menyatakan ada sekitar 250 juta orang yang meninggal akibat IMS. Asia Tenggara dan Asia Selatan terdapat 151 juta orang, 70 juta orang di Afrika bagian Sahara, dan masing-masing 1 juta orang di Australia dan Selandia Baru. Di antara negara berkembang, Indonesia berada di peringkat kelima dengan jumlah penyakit IMS yang dirawat di rumah sakit. Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan sikap, dan media informasi terhadap perilaku pencegahan infeksi menular seksual pada remaja di SMK Mulia Buana Parungpanjang-Bogor tahun 2024. Metodologi : desain penelitian observasional analitik dengan metodologi penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah Teknik stratified random sampling sebanyak 154 responden. Analisis menggunakan Chi-squard. Hasil : hasil yang di proleh dari Chi-squard. pengetahuan (p-value 0,007), sikap (p-value 0,002), media informasi (p-value 0,116). Kesimpulan : terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap terhadap perilaku pencegahan infeksi menular seksual dan tidak terdapat hubungan antar media informasi dengan perilaku pencegahan infeksi menular seksual. Saran : diharapkan kepada sekolah dapat menambahkan kurikulum seputar kesehatan reproduksi agar remaja mendapatkan pengetahuan dan informasi seputar kesehatan reproduksi serta dapat menentukan sikap yang benar terhadap seksualitas.
Pengaruh Penyuluhan Demonstrasi SADARI Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri Pada Siswi Kelas X Di SMA N 1 Godean Kabupaten Sleman Poppy Kurniawati; Evi Wahyuntari
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.370

Abstract

According to data from the Global Burden of Cancer Study in 2020, the number of new breast cancer cases in Indonesia reached 68,858 (16.6%) out of a total of 396,914 new cancer cases. The prevalence of cancer in Yogyakarta Province exceeded the national average, standing at 4.1 per 1,000 population, which made it the highest in Indonesia. In 2023, Sleman experienced a significant surge in breast cancer cases, with 1,040 new cases recorded within a year. The total number of breast cancer cases in Sleman Regency reached 2,045. Among adolescents aged 15–19 in Sleman Regency, 30 new breast cancer cases were reported in 2023. This study aims to examine the effect of Breast Self-Examination (SADARI) counseling through demonstrations on the level of knowledge of 10th- grade female students at SMA Negeri (State Senior High School) 1 Godean. This study employed quantitative approach with pre-experimental design using one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 45 respondents, selected through total sampling. The instrument used was a questionnaire on Breast Self-Examination (SADARI). The results of the Wilcoxon statistical test showed an Asymp. Sig. (2- tailed) value of 0.000. Since the value is less than 0.05, it can be concluded that "Ha is accepted," which indicates a significant effect of the SADARI demonstration counseling on the level of knowledge among 10th-grade female students at SMA Negeri 1 Godean.
Pengaruh Kelas Edukasi Pemberdayaan Gizi Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Stunting Usia 1-5 Tahun Agus Purnama Sari; Nurul Hidayatun J; Nova Pertiwi
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.371

Abstract

Stunting adalah kondisi dimana balita memiliki tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi sosial ekonomi, gizi ibu saat hamil, kesakitan pada bayi, dan kurangnya asupan gizi pada bayi. Edukasi gizi yang dilakukan merupakan suatu proses mempengaruhi keputusan masyarakat untuk memperbaiki pola makan anak balita dan membangun pola makan seimbang yang memenuhi asupan energi, protein, lemak, vitamin dan mineral sesuai kebutuhan anak. Jumlah balita stunting yang ada di Puskesmas Karang Rejo 27.5%, dengan angka yang cukup tinggi di banding dengan Puskesmas yang lain di Kota Tarakan, dan letak wilayah kerjanya berada di daerah perkotaan sehingga sangat di sayangkan jika akses wilayah dekat fasilitas kesehatan namun angka stunting tergolong tinggi yang menandakan kurang tercapainya intervensi kesehatan yang dilakukan untuk menurunkan angka stunting tersebut. Tujuan : untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kelas edukasi gizi yang akan di berikan kepada ibu-ibu yang memiliki balita stunting usia 1-5 tahun di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Jenis rancangan : penelitian eksperimen yang digunakan adalah rancangan pra-eksperimen dengan rancangan One Grup Pretest Posttest. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli - November 2023. Tempat pelaksanaan penelitian yaitu Puskesmas Karang Rejo dengan menyebarkan kuisioner. Memberikan edukasi gizi, pengukuran tinggi badan dan berat badan. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh (sampling) balita usia 1- 5 tahun yang mengalami status gizi stunting. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariate. Hasil : terdapat pengaruh kelas edukasi terhadap pemberdayaan gizi pada balita dengan nilai pre tes 43,8% dan post tes 48,4%.
Hubungan Status Gizi dan Pola Makan Terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bua Arnianti; Andi Tenri Angka; Yenni; Lina Fitriani; Yuniar Dwi Yanti; Dewi Hastuty
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.372

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi anemia untuk semua kelompok umur di Indonesia sebesar 16,2%; sementara untuk gender perempuan relatif tinggi sebesat 18% dbandingkan laki-laki 14,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan pola makan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bua Kec. Bua Kab. Luwu Provinsi Sulawesi Selatan. Desain penelitian adalah kasus kontrol dengan responden sebanyak 48 orang. Kelompok kasus adalah ibu hamil anemia sebanyak 16 orang dan kontrol 32 orang . kasus diambil dari semua ibu hamil yang tercata diregister Puskesmas Bua. Kontrol diambil secara acak ibu hamil yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Bua. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara di rumah masing-masing responden. Data dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat (uji chi square). Hasil: Variabel status gizi ditemukan hubungan signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai adjusted OR (AOR)= OR=27,125 95% CI=7,888-93,272, p-value= 0,000 (p<0,05). Sedangkan pada variabel pola makan, ditemukan hubungan pola makan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai adjusted OR (AOR) =30,125 95% CI= ,574-10,820,  p-value= 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Status gizi yang tidak cukup dan pola makan yang tidak seimbang memiliki risiko besar mengalami kejadian anemia pada ibu hamil.
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Sumber Informasi Terhadap Perilaku SADARI Pada Remaja Putri Di SMAIT Raflesia Depok Tahun 2024 Lina Yuliana; Agnomelsya Bangaran; Indah Sri Wahyuni
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.373

Abstract

Latar Belakang : SADARI merupakan pemeriksaan payudara sendiri (secara mandiri) yang bertujuan mendeteksi secara dini ada atau tidak adanya benjolan abnormal pada payudara SADARI dapat dilakukan sejak awal pubertas pada remaja putri. WHO menyatakan kanker payudara memengaruhi 2,1 juta wanita setiap tahun dan menjadi penyebab kematian terbesar akibat kanker pada wanita, dengan perkiraan sekitar 15% dari total kematian wanita di dunia disebabkan oleh kanker payudara . Di Indonesia sendiri kanker payudara masih menduduki peringkat ke 2 sebagai kanker mematikan . Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti terhadap 30 responden di SMA IT RAFLESIA Depok Tahun 2024, didapatkan bahwa 18 responden belum pernah melakukan SADARI. Sedangkan 12 responden pernah melakukan SADARI . Tujuan: tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan sikap, dan sumber informasi terhadap perilaku SADARI pada remaja putri di SMAIT Raflesia Depok Tahun 2024. Metodologi: desain penelitian observasional analitik dengan metodologi penelitian cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah Teknik stratified random sampling sebanyak 165 responden. Analisis menggunakan Chi-square. Hasil:  hasil yang di peroleh dari Chi-square. pengetahuan (p-value 0,485), sikap (p-value 0,042), sumber informasi (p-value 0,001). Kesimpulan: tidak terdapat hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku SADARI, terdapat hubungan sikap dan sumber informasi terhadap perilaku SADARI.
Kajian Aspek Sosial Penanganan Stunting Sugiyanto; Darwin , Devi; Yulianti. N; Safrillah, Nur Fadhilah; Irmayanti; Lubis
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.376

Abstract

Stunting disebabkan oleh multifaktor, beberapa diantaranya adalah status gizi, sanitasi lingkungan, PHBS, dan Pelayanan KIA. Selain itu, sosial ekonomi (kemiskinan, pendidikan dan pendapatan) menjadi faktor predisposisi terjadinya stunting. Stunting memiliki dampak yang sangat luas dan serius bagi generasi emas bangsa. Hal ini pada gilirannya akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan sosial dan ekonomi negara secara keseluruhan dan pada ujungnya akan mempengaruhi pembangunan Daerah dan Nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala atau hambatan yang dihadapi dalam penanggulangan stunting Kabupaten Luwu Timur serta cara untuk mengatasi kendala atau hambatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (kombinasi kuantitatif dan kualitatif). Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Metodelogi kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pembagian kuesioner yang akan disebar kepada petugas kesehatan dan masyarakat Kabupaten Luwu Timur. Sedangkan metode kualitatif yang digunakan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap terkait hambatan atau kendala penanganan stunting. Hasil kajian aspek social penanggulangan stunting menemukan bahwa adanya stigma negative tentang stunting di masyarakat, yang membuat ibu menjadi enggan untuk membawa balitanya untuk datang keposyandu, pemberian PMT hanya smpai 56 hari saja sehingga kurang maksimal dalam menangani stunting, kurangya dukungan keluarga khususnya suami dalam pencegahan stunting. Selain itu ada jumlah anggota keluarga yang tinggal di satu rumah membuat kondisi tidak ideal
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di SMK IT Raflesia Depok Pada Tahun 2024 Nurhayati; Wiwin Nur Fitriani; Eka Bati Widyaningsih
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.377

Abstract

Latar Belakang : Menstruasi merupakan suatu proses menuju pubertas pada wanita yang ditandai dengan pembusukan lapisan dalam rahim berlangsung selama 5-7 hari. Menurut data WHO (2020) Prevalensi gangguan siklus menstruasi pada wanita sekitar 45%. Data Riskesdas (2018) sebanyak 11,7% remaja di Indonesia mengalami gangguan menstruasi tidak teratur di jawa barat prevalensi gangguan menstruasi di Jawa Barat 14,4%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMK Raflesia pada bulan Juli, ditemukan bahwa dari 30 siswa yang mengalami siklus menstruasi normal berkisar antara 21 sampai 35 hari sebanyak 11 orang (36,67%). Siswa dan mengalami siklus menstruasi < 21 hari sebanyak 18 (58,1%) mahasiswa yang mengalami siklus menstruasi. 35 hari sebanyak 1 (3,2%) mahasiswa. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswa remaja putri di SMK TI Raflesia Depok tahun 2024. Metodologi: jenis survei penelitian dengan penelitian deskriptif dan analitis. Sampel penelitian ini adalah teknik simple random sampling sebanyak 79 responden. Analisis menggunakan Chi-square. Hasil: Hasil yang diperoleh dari tingkat Chi-square stres (nilai p 0,000), aktivitas fisik (nilai p 0,910), BMI (nilai p 0,002), diet (nilai p 0,001), dan gaya hidup (nilai p 0,002). Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan menstruasi. gangguan siklus, ada hubungan stres, BMI, dan diet terhadap siklus menstruasi 
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif Herlina, Lina; Harahap, Nirmala; Bangaran, Agnomelsya
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.378

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi dan ibu, namun pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Dukungan dari tenaga kesehatan, peran suami, hingga paparan promosi susu formula menjadi aspek yang berpotensi memengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif, terutama di tingkat komunitas lokal. Tujuan Penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada ibu menyusui di TPMB Susi Primayanti, A.Md. Keb Desa Pandak, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Metode penelitian ini menggunkan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 82 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup variabel dukungan tenaga kesehatan, dukungan suami, paparan promosi susu formula, usia, dan pendidikan ibu. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa 47,6% responden memberikan ASI eksklusif, dan 52,4% tidak membeikan asi ekslusif. Hasil statistik bivariat terdapat lima variabel yang tebukti secara statisttik memiliki hubungan yang bermakna dngan pemberiaan asi ekslusif yaitu dukungan tenaga kesehatan (p = 0.00), dukungan suami (p = 0.00), paparan promosi susu formula (p = 0.04), usia (p = 0.002), dan pendidikan ibu (p = 0.004) terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan faktor faktor dukungan dari tenaga kesehatan, dukungan suami, paparan susu formula, usia Ibu, pendidkan Ibu memiliki hungungan yang signifikan dengan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan program ASI eksklusif di Indonesia.
Pengaruh Penyuluhan Kanker Payudara Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu-Ibu Di PKK Brengosan Donoharjo Kecamatan Ngaglik Nova Andriyana Rahmatillah; Nurul Mahmudah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.379

Abstract

Kanker Payudara adalah keganasan yang berasal dari sel kelenjar, saluran kelenjar, dan jaringan penunjang payudara, tidak termasuk kulit payudara. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2020 menyebutkan bahwa kasus kanker baru di dunia mencapai angka 20 juta dengan (11,6%) terdiagnosis kanker payudara, kanker payudara adalah kanker yang paling umum di kalangan wanita di 173 dari 185 negara (95%). Berdasarkan Riskesdas 2018 kasus kanker payudara di DIY sebesar 2,4%. Jumlah kasus baru penderita kanker payudara ditemukan sebanyak 899 kasus dari 4 Kabupaten yang dilaporkan, tertinggi di Bantul 38,01% atau 312 kasus, Gunung Kidul 29,24% atau 276 kasus, Yogyakarta 28,82% atau 273 kasus dan Sleman 4,01% atau 38 kasus. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap tingkat pengetahuan ibu-ibu di PKK Brengosan Donoharjo Kecamatan Ngaglik. Penelitian ini adalah studi penelitian eksperimen dengan desain yang digunakan one group pre test- post test design. Sampel penelitian sejumlah 35 responden dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji analistik wilcoxon. Sebelum dilakukan penyuluhan diketahui ibu memiliki pengetahuan baik sebanyak 24 responden (68,6%), 10 responden (28,6%) memiliki pengetahuan cukup, dan 1 responden (2,9%) memiliki pengetahuan kurang. Setelah dilakukan penyuluhan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan baik sebanyak 32 responden (91,4%) dan 3 responden (8,6) memiliki pengetahuan cukup. Hasil uji wilcoxon diperoleh hasil Z hitung =-7,311 dengan p value 0,000 < a = 0,05 disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan kanker payudara terhadap tingkat pengetahuan ibu-ibu di PKK Brengosan Donoharjo Kecamatan Ngaglik.