cover
Contact Name
Fauziah
Contact Email
fauziah.fahrullah@gmail.com
Phone
+6282123089992
Journal Mail Official
ojsbunda@gmail.com
Editorial Address
AKADEMI KEBIDANAN BUNGA HUSADA SAMARINDA Jalan Abdul Wahab Sjahranie Gang 3 No.12 RT.10 Kelurahan Gunung Kelua –Samarinda Ulu Kalimantan Timur, Kode Pos: 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)
ISSN : 26227487     EISSN : 26227495     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda. Adapun ruang lingkup/topik dalam Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah bidang Kebidanan, Kandungan dan Pendidikan Kebidanan. Dalam setiap edisinya, Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” menerbitkan 5 hingga 8 (delapan) artikel/ hasil penelitian dan satu artikel editorial notes. Penulis yang dapat mengirimkan artikel ke Jurnal Kebidanan “Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ)” tidak dibatasi hanya pada tenaga pengajar Akademi Kebidanan Bunga Husada (Akbid Bunda) saja, tetapi penulis yang berasal dari perguruan tinggi lain pun dapat mengirimkan manuskrip. Setiap manuskrip yang masuk akan di-review oleh reviewer yang memiliki berbagai macam latar belakang keilmuan yang relevan dengan topik manuskrip.
Articles 450 Documents
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Skrining Hipotiroid Kongenital Di PMB WM Noor Hasanah; Nita Hestiyana; Lisda Handayani; Putri Vidiasari Darsono
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.353

Abstract

Latar Belakang : Hipotiroidisme kongenital (HK) merupakan penyebab paling umum keterbelakangan mental. dengan defisiensi hormon tiroid secara langsung berhubungan dengan fungsi intelektual, motorik dan perilaku. Insiden hipotiroid di Indonesia diperkirakan 1:1.500 kelahiran hidup. keseriusan pemerintah pada program ini tertuang dalam Permenkes nomor 78 tahun 2014 tentang Skrining Hipotyroid Kongenital yang mengatur tatalaksana kegiatan SHK. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil terhadap skrining hipotiroid kongenital di PMB WM juga diharapkan kepada yang membaca agar menambah pengetahuan serta informasi tentang penting nya skrining hipotiorid kongenital serta dapat disebarluaskan mengenai informasi pentingnya skrining ini pada bayi baru lahir. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif dengan jumlah sampel 30 orang ibu hamil. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil terhadap skrining hipotiroid kongenital dengan kriteria baik sebanyak 2 (6,7%), cukup 13 (43,3%) dan yang paling banyak yaitu kurang sebanyak 15 (50%) serta dari hasil penelitian bahwa pengetahuan responden mengenai pertanyaan kuesioner tentang  keuntungan shk sebanyak 20 (67%) dan pengetahuan responden yang paling rendah didapatkan tentang prosedur shk sebanyak 12 (40%). Kesimpulan:  Seluruh praktik mandiri bidan di Indonesia diharapkan melakukan skrining bayi baru lahir termasuk skrining hipotiroid kongenital sebagai prosedur tetap di praktik mandiri bidan dan petugas kesehatan khususnya bidan dapat memberikan konseling dan penyuluhan tentang manfaat skrining pada bayi baru lahir dimulai dari masa kehamilan.
Angka Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) Dan Anemia Remaja Putri Di Madrasah Aliyah Darul Ilmi Banjarbaru Fauza Anjaly; Istiqamah; Nita Hestiyana; Putri Yuliantie
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.375

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) di Indonesia pada tahun 2018 pada usia 15-19 tahun sebesar 33,5%. Adapun prevalensi anemia pada remaja putri di Provinsi Kalimantan Selatan 2019 yaitu 27,03% dan di wilayah kota Banjarbaru sebanyak 21,13%. Kurang Energi Kronik (KEK) dan Anemia remaja putri yang dapat berdampak pada produktivitas remaja di sekolah saat remaja mengalami Anemia, remaja mengalami gejala 5L (lesu, letih, lemah, lelah, lunglai) yang berakibat daya konsentrasi menurun, gangguan fungsi kognitif, pertumbuhan dan perkembangan tidak maksimal, dan imunitas menurun. Tujuan: Mengetahui angka kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) dan Anemia pada remaja putri di Madrasah Aliyah Darul Ilmi. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah pengambilan sampel sebanyak 73 orang, dengan instrument pengambilan data menggunakan lembar observasi, pita LiLA, stik Hemoglobin, dan analisis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil: Frekuensi Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan Anemia pada Remaja Putri Madrasah Aliyah Darul Ilmi di temukan 42 orang atau 58,33% remaja putri yang mengalami KEK dan di temukan 37 orang atau 51,39% remaja putri yang mengalami Anemia. Simpulan: Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) dan Anemia pada remaja putri tergolong masih tinggi yang mana terdapat >50% responden yang mengalami kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) maupun kejadian Anemia di Madrasah Aliyah Darul Ilmi.
Gambaran Masalah Dan Gangguan Kesehatan Mental Paternal Pada Masa Perinatal di Daerah Istimewa Yogyakarta Susi Fitriani; Cesa Septiana Pratiwi; Evi Wahyuntari
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan masalah dan gangguan kesehatan mental paternal pada masa perinatal di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Paternal Perinatal Depression (PPND) atau depresi perinatal pada ayah, yang masih kurang dipahami dibandingkan dengan depresi perinatal pada ibu. Menjadi ayah sering dianggap sebagai pengalaman yang membahagiakan, transisi ini juga dapat menimbulkan stres dan kecemasan yang besar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan rancangan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 123 pasangan ibu hamil dan ayah dengan bayi usia 0-9 bulan menggunakan metode total sampling. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat depresi pada pasangan ibu hamil dan ayah dengan bayi usia 0-9 bulan sebesar 0,8%, dengan 33,6% responden merasa tidak antusias terhadap sesuatu dan 30,9% mengalami kesulitan mendapatkan semangat untuk beraktivitas, tingkat kecemasan sebesar 0,8%, dengan 55,3% responden merasa mulutnya kering dan 46,3% mudah panik. Sementara itu, tidak ditemukan gangguan stres pada responden, namun 69,9% merasa mudah tersentuh dan 42,2% cenderung bertindak berlebihan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental ayah selama masa perinatal, terutama pada ayah baru. Oleh karena itu, suami yang sehat dapat diharapkan bisa memberikan dukungan yang baik bagi istrinya, karena suami sebagai suporter utama. Dengan demikian, perlu meningkatkan edukasi tentang kesehatan mental ayah, rutin melakukan skrining, serta mengembangkan program khusus seperti konseling dan terapi.
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Sikap Remaja Tentang Pernikahan Dini di MAN 1 Sleman Ayu Tirta Sari; Andari Wuri Astuti; Dwi Ernawati
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.388

Abstract

Kasus pernikahan dini di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Dari data pengadilan agama permohonan atas dispensasi pernikahan dini tercatat 65 ribu kasus. Pengajuan permohonan tersebut lebih banyak disebabkan oleh kehamilan di luar nikah dan dorongan dari orang tua yang menginginkan anaknya untuk segera menikah. Pernikahan dini juga berdampak pada Kesehatan mental atau kondisi psikologis pasangan beserta anaknya. Ketidakstabilan emosi pada masa remaja dapat menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang berakibat perceraian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap sikap remaja tentang pernikahan dini di MAN 1 Sleman. Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperiment dengan Design One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sebanyak 68 responden dengan teknik Random Sampling, Instrumen penelitian adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji wilcoxon.  Hasil uji statistic uji wilcoxon diperoleh nilai p value sebesar 0,000 (p<0,05) yang menunjukan ada pengaruh sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Pemberian pendidikan kesehatan sangat mempengaruhi pengetahuan dan sikap seseorang, untuk itu edukasi dan sosialisasi tentang pernikahan dini harus terus digalakan oleh pemerintah maupun instansi terkait kepada remaja, agar remaja dapat terhindar dari dampak-dampak negatif yang akan ditimbulkan akibat pernikahan dini.
Hubungan Hipertensi Dalam Kehamilan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RSUD Kota Yogyakarta 2023 Maisah; Dita Kristiana
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.393

Abstract

Bayi berat lahir rendah merupakan masalah yang signifikan yang terjadi di seluruh dunia dan menjadi salah satu penyebab tertinggi meningkatnya angka kematian neonatus. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya BBLR salah satunya adalah hipertensi. Ibu yang hamil dengan hipertensi lebih cenderung mengalami BBLR dikarenakan suplai oksigen dan nutrisi untuk janin menjadi berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hipertensi dalam kehamilan dengan kejadian bayi berat lahir rendah di RSUD Kota Yogyakarta. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah case control dengan pendekatan retrospektif, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar master tabel data melalui rekam medis. Data dianalisa dengan teknik analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Squere. Hasil uji Pearson Chi-Square Test pada kedua variabel menunjukkan nilai p value 0.000, dimana 0.000 < 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara hipertensi dalam kehamilan dengan kejadian BBLR di RSUD Kota Yogyakarta. Dan hasil Odds Ratio (OR) = 13,750 sehingga dapat diartikan bahwa ibu yang memiliki hipertensi dalam kehamilan mepunyai peluang 13,750 kali lebih besar melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Peneliti menyarankan agar ibu hamil lebih memahami dan menggali informasi lebih dalam tentang tanda bahaya pada kehamilan sebagai upaya pencegahan terjadinya kejadian bayi berat lahir rendah.
Pengaruh Akupresur Terhadap Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 30 Banjarmasin Annisa Afifah; Elvine Ivana Kabuhung; Nurul Hidayah; Novita Dewi Iswandari
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.394

Abstract

Latar Belakang: Dismenore adalah keluhan kram pada rahim dan munculnya saat sedang haid, penyebab dismenore dikarenakan ketidakseimbangan yaitu hormon prostaglandin yang mengontrol kontraksi rahim. Angka kejadian dismenore di dunia sangat tinggi sektar 1.769.425 jiwa Wanita di dunia mengalami dismenore sementara di Indonesia angka kejadian dismenore 54,89%. Tujuan: Menganalisis Pengaruh Akupresur Terhadap Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 30 Banjarmasin. Metode: : Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif pre eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 30 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan rekapitulasi observasi. Analisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum tindakan akupresur skala nyeri dismenore terbanyak adalah mengganggu aktivitas sebanyak 10 responden (33,3%) dan setelah tindakan akupresur skala nyeri dismenore terbanyak sedikit sakit 20 responden (66,7%). Penurunan nyeri dismenore setelah dilakukan penekanan pada meridian Hequ LI4, secara langsung meningkatkan produksi endorfin dalam tubuh. Akupresur dapat mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri di SMP Negeri 30 Banjarmasin dengan hasil p-value= 0,000 yaitu p-value < α (0,000 < 0,05). Simpulan: Berdasarkan hasil analisis data tersebut disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima dan diharapkan dapat menambah pengetahuan remaja putri untuk mengetahui Pengaruh Akupresur Terhadap Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 30 Banjarmasin.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Skrining Pranikah Pada Calon Pengantin Perempuan Di Puskesmas Kecamatan Pancoran Jakarta Selatan Tahun 2024 Putri Amalia; Wiwin Nur Fitriani; Eka Bati Widyaningsih
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.395

Abstract

Background : premarital screening is a medical examination that will be carried out by health officials such as midwives on prospective brides before marriage to prepare for a healthy and planned pregnancy. According to data from the World Health Organization (WHO) in 2023, there are an estimated 12.7 million births among teenage girls aged 15-19, and nearly half a million births among very young girls aged 10-14, all of which represent 10% of all births worldwide. Based on preliminary studies conducted by researchers, data on visits by prospective brides at the Pancoran Sub-District Health Center in 2021 were 976 prospective female brides who conducted pre-wedding screening, in 2022 there was a slight decrease in visits by 928 prospective brides and in 2023 the number of visits by prospective female brides was 848 people, based on the latest data obtained by researchers bride visits until June 2024 were 397 people. Objective : to determine the factors related to the implementation of premarital screening on prospective brides in the Puskesmas area of Pancoran District, South Jakarta in 2024. Methodology : type of survey research with descriptive and analytical research sample this study is a Purposive sampling technique as many as 200 respondents. Analysis using Chi-square. Result : the result obtained from The Chi-square. age (p-value 0.590), occupation (p-value 0.030), knowledge (p-value 0.036), attitude (p-value 0.026). Conclusion : there is no relationship between age and the implementation of premarital screening. there is a relationship of employment, knowledge, and attitudes towards the implementation of premarital screening. Suggestion : in couples prospective brides be positive, seek information about pre-wedding screening to increase knowledge of prospective brides, and can take the time to carry out pre-wedding screening at least 6 months before marriage.
Asuhan Kebidanan Dengan Pemberian Makanan Tinggi Protein Pada Ibu Nifas Post SC Di RS. Sultan Suriansyah Banjarmasin Meysella Aisya; Sarkiah; Novalia Widiya Ningrum; Fadhiyah Noor Anisa
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.396

Abstract

Latar Belakang: Tingginya jumlah persalinan dengan metode Sectio Caesarea (SC) baik atas permintaan sendiri maupun indikasi medis, memerlukan perhatian khusus dalam hal pemulihan pasca operasi. Makanan tinggi protein terbukti berperan penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka jahitan pasca SC, sehingga penting untuk memahami dampaknya terhadap kesehatan ibu nifas. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan makanan tinggi protein di rumah sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami masalah secara mendalam melalui kontak langsung. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, dan Rencana), yang melibatkan pengumpulan data subjektif dari pasien, observasi objektif kondisi klinis, asesmen terhadap kebutuhan dan perkembangan penyembuhan, serta perencanaan intervensi yang tepat. Hasil: Ibu post SC 1 hari yang lalu, diberikan makanan tinggi protein berupa telur rebus sebanyak 4 butir per hari, baik pada pagi maupun malam, selama periode 14 hari. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa luka jahitan pada ibu nifas sembuh dalam waktu 7 hari, dengan penampilan klinis yang menunjukkan proses penyembuhan yang cepat dan efektif. Simpulan: Asuhan yang diberikan pada Ibu Nifas dengan pemberian makanan tinggi protein selama 14 hari waktu penyembuhan dalam jangka 7 hari
Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Ketuban Pecah Dini Elika Puspitasari; Fitriani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.397

Abstract

Ketuban pecah dini adalah salah satu komplikasi kehamilan maupun persalinan yang sering terjadi pada ibu. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang ketuban pecah dini di Puskesmas Sleman. Metode penelitian kuantitatif menggunakan praeksperimen dengan pendekatan one group pretest postest. Populasi dalam penelitian ini 130 ibu hamil dengan sampel 57 ibu hamil. Teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling, dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji analisis data menggunakan uji wilcoxon sign rank. Penelitian memperoleh hasil pengetahuan sebelum dan setelah diberikan edukasi ketuban pecah dini dengan nilai p-value 0.000 lebih kecil dari 0.005, maka “Ha diterima”. Sikap sebelum dan setelah diberikan edukasi ketuban pecah dini dengan nilai p-value 0.901 lebih besar dari 0.005, maka “Ho diterima”. Kesimpulannya ada pengaruh memberikan edukasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ketuban pecah dini. Tidak ada pengaruh memberikan edukasi terhadap sikap ibu hamil tentang ketuban pecah dini. Semoga dengan adanya hasil penelitian ini dapat menjadi masukan dan bahan informasi untuk lebih meningkatkan media edukasi penyuluhan agar lebih variatif terkait kesehatan selama hamil sehingga ibu hamil lebih semangat dalam memperoleh ilmu pengetahuan.
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat pengetahuan Tentang SADARI Pada Siswi Kelas VIII SMPN 2 Temanggung Nanda Pramuditya; Nurul Mahmudah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i2.398

Abstract

Menurut WHO bulan Februari 2019 menjelaskan terjadinya Global Cancer Observatory Data dari World Health Organization (WHO) tahun 2018 memperlihatkan tentang kasus kanker terbanyak di Indonesia ialah kanker payudara yaitu 58.256 atau 16,7% yang seluruh jumlahnya 348.809 kasus. SADARI merupakan pemeriksaan payudara sendiri yang dimana pemeriksaan tersebut sangat sederhana, murah dan mudah untuk dilakukan secara sendiri pada semua wanita. Pada saat melakukan SADARI lebih baik dilakukan sejak usia dini utamanya saat remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat sadari pada siswi kelas viii smpn 2 temanggung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Desain Penelitan One Group Pretest-Postest, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 60 responden. Instrumen penelitian menggunakan angket. Data dianalisa dengan teknik analisis univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, berdasarkan uji univariat, mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, yaitu sebanyak 44 responden (73%), sementara 16 responden (27%) memiliki pengetahuan cukup. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan, dengan 41 responden (68,3%) memiliki pengetahuan baik, 18 responden (30%) memiliki pengetahuan cukup, dan hanya 1 responden (1,7%) yang masih dalam kategori kurang. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest, dengan peningkatan nilai mean dari 26.00 (Z=-6.431; p<0,000). Kesimpulannya, penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan SADARI pada siswi kelas VII SMPN 2 Temanggung.