cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
PENGELOLAAN PROGRAM PERCONTOHAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR (SKB) KABUPATEN KARAWANG Afif, Rizky; Sutarjo, Sutarjo; Suminar, Uum
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan program percontohan pendidikan kesetaraan Paket B di Sanggar Kegiatan Belajar Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dengan subyek penelitian ini ialah Kepala SKB, 1 orang Pamong Belajar, 2 orang tutor dan 2 orang warga belajar pendidikan kesetaraan paket B di SKB Karawang. Analisis data penelitian dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan simpulan serta verifikasi tentang perencanaan, pengorganisasian, pelaksanan, penilaian dan pengembangan program. Hasil  analisis penelitian diperoleh gambaran bahwa percontohan perencanaan program diawali dengan menentukan tujuan, identifikasi kebutuhan belajar, merancang kurikulum berbasis kecakapan hidup (life skills), dan merancang pembiayaan untuk kegiatan kesetaraan akademik dan keterampilan. Percontohan dalam pengorganisasian sumber daya meliputi pengelola, pendidik dan tenaga kependidikan, serta sumber belajar melalui pembagian tugas struktural dengan membagi rombongan belajar. Penggerakan dilakukan melalui upaya motivasi yang dilakukan oleh pamong dan tutor  pada kegiatan sosialisasi, pembelajaran intrakurikuler/akademik, secara terjadwal dan keterampilan vocational berdasarkan kebutuhan dan minat warga belajar sehingga partispasi warga belajar terlibat penuh. Pembinaan dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal melalui supervisi, monitoring dan pengawasan secara langsung dan tidak langsung. Penilaian difokuskan pada penilaian proses dan penilaian hasil warga belajar maupun tutor. Pengembangan program percontohan Paket B yang sudah berjalan melalui kemitraan dengan lembaga yang  memanfaatkan lulusan untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Berdasarkann hasil analisis tersebut, dapat  disimpulkan bahwa program pendidikan kesetaraan paket B di SKB Karawang memiliki keunikan sebagai percontohan dalam perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, penilaian, dan pengembangan yang menghasilkan lulusan dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Rekomendasi untuk pengembangan program kesetaraan paket B sebagai percontohan, diharapkan dapat ditingkatkan lebih luas lagi dengan menjalin jejaring kemitraan melalui DUDI dan stakeholder terkait lainnya dalam pemanfataan lulusan dibidang kecakapan hidup  kemandirian penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan Paket B bermanfaat bagi masyarakat secara luas.
PENGAWASAN DAN SUPERVISI PROGRAM PEMBINAAN KEMANDIRIAN WARGA BINAAN DI LAPAS KELAS II A KARAWANG Santomo, Arneta Nindi; Santika, Tika; Muis, Abdul
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19243

Abstract

Pengawasan dan supervisi merupakan kegiatan yang saling melengkapi dan dilakukan agar program berjalan sesuai dengan rencana. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pengawasan dan supervisi dalam program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Karawang serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian terdiri dari satu orang pimpinan dan dua orang petugas lapangan seksi kegiatan kerja sebagai pengelola pelaksana dan fasilitator program. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan program kemandirian dilakukan secara langsung melalui inspeksi, on the spot observation dan on the spot report yang dilaksanakan dengan maksud untuk mencegah penyalahgunaan, mempertebal rasa tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban serta memastikan kualitas produk yang dihasilkan. Beberapa indikator kegiatan pengawasan yang dilakukan seperti kegiatan pemantauan, pemeriksaan, bimbingan dan pengarahan, pemberian tindakan disipin serta tindakan koreksi telah dilaksanakan dengan baik. Supervisi program juga dilakukan secara langsung melalui diklat, pelatihan, demonstrasi dan karyawisata yang dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan petugas dalam bekerja sehingga menunjang keberhasilan program yang sasarannya adalah petugas bagian kegiatan kerja. Namun dalam pelaksanaannya baik pengawasan maupun supervisi masih mengalami kendala, yakni benturan perintah dan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki.Kata Kunci: Pengawasan, Supervisi, Program Pembinaan Kemandirian
PELATIHAN PROGRAM KECAKAPAN HIDUP BUDIDAYA IKAN LELE SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PKBM LINGGIH SINAU BANYUSARI Ali, Faisal; Hidayat, Dayat; Hoerniasih, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19247

Abstract

The phenomenon occurring in the field is that there are several village communities surrounding the Linggih Sinau Banyusari Community Learning Activity Center (PKBM) that have limited resources and lack skills in entrepreneurship, particularly catfish farming. Therefore, an effective life skills training program is necessary to enhance human resources and promote community economic empowerment. This study aims to achieve the following objectives: (1) Understand the process of life skills training at PKBM Linggih Sinau Banyusari, and (2) Determine the outcomes of catfish farming life skills training as a means of empowering the community at PKBM Linggih Sinau Banyusari. This research adopts a qualitative approach with a descriptive method and was conducted at the Center for Community Learning Activities. The research participants included six respondents, consisting of one mentor, one PKBM Chairman, and four training participants at PKBM Linggih Sinau Banyusari. Research data were collected through observation, interviews, and documentation techniques. The findings reveal that (1) participants were able to enhance their skills in entrepreneurship and cultivation by attending the life skills training program, which met their expectations and aspirations for success. The training process offered interesting activities for self-development in a conducive environment. However, participants still required encouragement and support throughout the training. (2) The outcomes of the community life skills training enabled participants to apply their newfound knowledge and bring about positive changes, particularly in their social and economic statuses.
PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN PESERTA DIDIK DI LKP PRISMA COMPUTER KARAWANG Almira, Rifa Kayla; Meilya, Ika Rizqi; Syahid, Ahmad
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kualitas layanan dan kepuasan peserta didik di LKP Prisma Computer, serta mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan peserta didik di LKP Prisma Computer Karawang dengan indikator keandalan, bukti fisik, daya tanggap, jaminan, dan empati. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis regresi. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 30 peserta didik aktif pada bulan Juni 2023 di LKP Prisma Computer yang diambil dengan teknik sampel total. Teknik analisa data yang digunakan yaitu korelasi product moment (pearson), analisis regresi linear sederhana, uji t (uji parsial), dan uji koefisien determinasi (R2) yang dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh secara positif terhadap kepuasan peserta didik dengan persamaan regresi 10,722 + 0,574 X dan berkekuatan moderat yaitu sebesar 58,7%, sedangkan pengaruh kepuasan peserta didik dari faktor lain sebesar 41,3% tidak diuji pada penelitian ini. Pada hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa indikator jaminan memiliki skor rata-rata terendah yaitu sebesar 12,56 dan indikator bukti fisik memiliki nilai rata-rata terbesar yaitu 17,67 pada variabel kualitas layanan.
RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK (RPTRA) DALAM MENINGKATKAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI KELURAHAN BENDUNGAN HILIR (Studi Kasus RPTRA Taman Raning) Pratiwi, Arofa Anggun; Hidayat, Dayat; Sutarjo, Sutarjo
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang mengetahui peran RPTRA sebagai lingkungan belajar dalam meningkatkan tumbuh kembang anak usia dini dan mengetahui tumbuh kembang anak di RPTRA Taman Raning. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilakukan di RPTRA Taman Raning Jakarta Pusat. Subjek penelitian terdiridari koordinator RPTRA, pengelola RPTRA, dan orang tua. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukan bahwa peran RPTRA sebagai lingkungan belajardalam meningkatkan tumbuh kembang anak seperti fasilitas-fasilitas dalam RPTRA tidak hanya ramah anak, namun juga ramah penyandang disabilitas. Fasilitas yang ada di RPTRA ini terdiri dari fasilitas bermain, fasilitas olahraga, fasilitas bersantai, dan berbagai fasilitas penunjang. Anak-anak yang banyak menghabiskan waktu untuk bersosialisasi di luar rumah biasanya memiliki lebih sedikit masalah sosial, emosional dan perilaku daripada mereka yang memiliki lebih sedikit kesempatan untuk bersosialisasi, RPTRA didesain dan di program untuk melaksanakan ruang publik yang ramah bagi anak, untuk itulah kehadirannya mampu membawa fungsi sosialisasi bagi anak yang merupakan bagian dari stimulasi tumbuh dan kembang anak.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET B BERBASIS LIFE SKILL DI PKBM ADITYA KARAWANG Nindyanti, Devina; Musa, Safuri; Santika, Tika
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.19264

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah warga belajar yang putus sekolah dan kurang memiliki keterampilan hidup yang berdampak pada kemampuan mereka dalam menghadapi kehidupan masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan upaya dengan menyediakan pelayanan pendidikan kesetaraan yang didukung oleh program pendidikan life skill. Tujuannya adalah memberikan kesempatan dan bekal pengetahuan serta keterampilan yang praktis agar mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan dan berperan aktif dalam masyarakat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun subjek penelitian ini terdiri dari satu orang pengelola, dua orang tutor serta dua orang warga belajar paket B. Data penelitian ini diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi melalui tahap penelitian berupa orientasi, eksplorasi, dan member check kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, display data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pelaksanaan pembelajaran pendidikan kesetaraan program paket B berbasis life skill di PKBM Aditya Karawang berjalan dengan sesuai meliputi latar belakang, materi, pendekatan, teknik, metode, media, evaluasi serta hasil dari proses pelatihan. (2) Faktor pendukung eksternal berupa biaya pendidikan yang minim, faktor penghambat internal berupa minat warga belajar, dan faktor penghambat eksternal meliputi metode pengajaran tutor, prasarana, serta perekrutan warga belajar.
PERAN PERPUSTAKAAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI INFORMASI MASYARAKAT DI PERPUSTAKAAN DESA PADALARANG Tirta Sari, Novia; Rukanda, Nandang; Elshap, Dewi Safitri
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i2.19475

Abstract

Penelitian ini berfokus pada peran perpustakaan dalam meningkatkan pencapaian literasi informasi terhadap masyarakat di Perpustakaan Desa Padalarang. Tujuan dari penelitian adalah: (1) Untuk mengetahui program pada Perpusdes Padalarang; (2) Untuk mengetahui bagaimana kondisi literasi informasi masyarakat sebelum dan sesudah dengan adanya Perpusdes Padalarang; (3) Untuk mengetahui bagaimana dukungan pemerintah dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat di Perpusdes Padalarang. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian desktiptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti melakukan wawancara terhadap dua subjek penelitian yang ditentukan berdasarkan teknik Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Sedangkan, teknik analisis data menggunakan pendekatan triangulasi sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perpustakaan dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat di Perpustakaan Desa Padalarang yaitu sebagai pembantu dan pendukung masyarakat dalam pengembangan kualitas hidup agar menjadi pribadi yang mandiri, melek terhadap ilmu pengetahuan, komunikasi dan informasi, serta berpotensi dimasa mendatang. Pencapaian dalam meningkatkan literasi informasi oleh Perpustakaan Desa Padalarang sudah cukup efektif agar masyakarat menjadi lebih giat dan termotivasi dalam mencari bacaan yang faktual dan akurat, apalagi didukung dengan adanya literasi dalam hal digitalisasi. Kata Kunci: Perpustakaan, Literasi Informasi Referensi Afrizal. 2019. “Peranan Pustakawan Dalam Mewujudkan Perpustakaan Digital.” MAKTABATUNA : Jurnal Kajian Kepustakawanan 1(2): 185–94. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/maktabatuna/article/view/1872. Ahyar, Hardani et al. 2020. Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Endarti, Sri. 2022. “Perpustakaan Sebagai Tempat Rekreasi Informasi.” ABDI PUSTAKA: Jurnal Perpustakaan dan Kearsipan 2(1): 23–28. Hamidah, D T, and E Lusiana. 2022. “Peran Pustakawan Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kabupaten Indramayu Dalam Meningkatkan Literasi Informasi Masyarakat.” Nautical: Jurnal Ilmiah … 1(7): 497–504. https://jurnal.arkainstitute.co.id/index.php/nautical/article/view/412. Himawan, Deden. 2014. “Pengantar Literasi Informasi.” P (April): 1–10. http://www.cilip.org.uk. Noprianto, Eko. 2018. “Tantangan Dalam Mewujudkan Perpustakaan Digital.” Pustakaloka 10(1): 104. Persia, M.Aziza Nur. 2013. “Peran Perpustakaan Anak Di Rumah Sakit Kanker ‘Dharmais’ Jakarta.” Ilmu Perpustakaan 2: 1–8. Rizki, Muhammad Miftahur, and Hikmatu Ruwaida. 2022. “Peran Perpustakaan Daerah Dalam Membangun Budaya Literasi Masyarakat.” Jurnal Basicedu 6(2): 1774–81. Sa’diyah, Lailatus, and M Furqon Adli. 2019. “Perpustakaan Di Era Teknologi Informasi.” Al Maktabah : Jurnal Kajian Ilmu dan Perpustakaan 4(2): 142–49. https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/almaktabah/article/view/2520. Sahir, Syafrida Hafni. 2022. Buku Ini Di Tulis Oleh Dosen Universitas Medan Area Hak Cipta Di Lindungi Oleh Undang-Undang Telah Di Deposit Ke Repository UMA Pada Tanggal 27 Januari 2022. Septiyantono, Tri. 2014. “Konsep Dasar Literasi Informasi.” : 1–77. Tyas, Zahra Wenning. 2023. “Transformasi Peran Pustakawan Dalam Mengelola Koleksi Digital Di Perpustakaan Kabupaten Bandung.” Jurnal Pustaka Budaya 10(1): 10–20. Winastwan, Rheza Ega, and Annisa Nur Fatwa. 2021. “Peluang Dan Tantangan Perpustakaan Digital Di Masa Pandemi Covid-19 : Sebuah Tinjauan Literatur.” Jurnal Publis 5(2): 2021. http://oipas.sentraki.umpo.ac.id/index.php/PUBLIS/article/view/4190.
POLA KEMITRAAN PENTAHELIX UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI PEMASARAN PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH : (Program Kolaborasi Solo Technopark Bersama Bukalapak) Sholihah, Amalia Putri; Hendrawijaya, Arief Tukiman; Hilmi, Muhammad Irfan
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i2.19509

Abstract

Partnership is a collaboration between two or more partner that jointly benefit each other to build joint collaboration in activity program using the pentahelix model partnership. Pentahelix which consist of 5 stakeholders GBCAM (Government, Business, Community, Academy, Media). The collaboration partner between Solo Technopark and Bukalapak is signed with a cooperation agreement and MoU (memorandum of Understanding) that is legally valid and exsiting SOPs. Activities are conducted in the form of workshops and webinar. This activity was implemented because many business actors did not really understand about marketing. That way Solo Technopark and Bukalapak want to make MSME actors more advanced and able to improve human resources through workshops and webinar. Presented material in the form of 4P’s marketing mix consisting of product, process, place, and promotion. With the aim that thet are able to absorb the material presented and can improve marketing competencies to compete with the current market. This research uses descriptive research with a qualitative approach to obtain in-depth information and based on facts in the field during this research. The result showed that the partnership with the pentahelix model can be carries out well. Workshops and webinar activities are able to provide MSME actors with increased marketing competence in the form of knowledge and skills.
PERAN KOMUNIKASI DALAM KELUARGA UNTUK MENCEGAH PENGGUNAAN BAHASA NEGATIF PADA ANAK Siti Hanifa Nurentang Fitriani; Ansori; Dinno Mulyono
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i2.20277

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kasus anak-anak yang masih kecil dan remaja bahkan sampai orang tua yang berbicara dengan menggunakan kata-kata kasar. Sebagai keluarga yang menjadi tempat belajar anak untuk pertama kalinya, komunikasi keluarga ini menjadi penting terutama dalam mengatasi kebiasaan anak yang berbicara dengan menggunakan bahasa yang kasar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, komunikasi, dan pendidikan dalam keluarga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan responden berjumlah enam orang yang merupakan anak, dan orang tua . Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa masih adanya orang tua yang tidak mengetahui dampak dari berbicara menggunakan kata-kata kasar. dari pembahasan mengenai peran keluarga dalam mengatasi kebiasaan anak berbicara kasar, didapatkan bahwa komunikasi keluarga ini merupakan hal yang terpenting untuk dilakukan dalam sebuah keluarga, karena dengan berkomunikasi anak dapat lebih dekat dengan keluarga dan menghindari hal-hal yang negatif, termasuk penggunaan bahasa negatif dalam berbicara. Komunikasi dalam sebuah keluarga menjadi hal yang penting untuk mengatasi anak berbicara menggunakan Bahasa negatif dengan kata-kata yang kasar.
EDUCATION MARKETPLACE PENDIDIKAN MASYARAKAT Hufad, Achmad; Purnomo, Purnomo; Sulistiono, Eko; Najmudin, Muhammad Faisal
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/commedu.v7i1.21468

Abstract

Education Marketplace adalah platform online yang menghubungkan pembelajar dengan penyedia pendidikan, memungkinkan pengguna untuk membangun profil, mengunggah sertifikat, dan berinteraksi dengan para ahli. Tujuan utamanya adalah memfasilitasi konsultasi dengan para ahli dalam berbagai bidang, memungkinkan para ahli berdiskusi untuk pertukaran pengetahuan. Penggunaan Education Marketplace dapat membantu peserta didik memenuhi kebutuhan belajar mereka, mengakses berbagai platform pendidikan, dan memastikan produktivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menggambarkan kondisi kebutuhan belajar di PKBM Kota Bandung, 2) menjelaskan penerapan model Education Marketplace dalam memenuhi kebutuhan belajar, 3) menguji efektivitas model ini dalam memenuhi kebutuhan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, termasuk pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Penelitian dilakukan di 43 PKBM di Kota Bandung dengan peserta dewasa yang terlibat dalam pembelajaran digital. Partisipan dipilih berdasarkan pemahaman mereka tentang program PKBM dan keterlibatan mereka dalam program tersebut. Hasil penelitian ini akan memberikan wawasan tentang potensi penerapan Education Marketplace dalam memenuhi kebutuhan belajar peserta didik di lingkungan PKBM, menggambarkan kendala yang mungkin muncul, dan mengevaluasi efektivitasnya dalam mencapai tujuan pembelajaran.