JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,511 Documents
Pembuatan Pewarna Tekstil Ekstrak Daun Sablo (Acalypha wilkesiana) Menggunakan Bahan Katun dengan Mordan Tawas
Isnain, Fajriati;
Adriani, Adriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13617
Pada saat ini, pewarna tekstil yang banyak digunakan adalah zat warna sintetis. Zat warna sintetis berdampak buruk bagi lingkungan dan Kesehatan. Dalam rangka mengurangi dampak buruk dari zat warna sintetis, maka digunakan zat warna yang berasal dari alam. Zat warna dari alam bisa dijumpai salah satunya dari daun Sablo yang memiliki kandungan tannin dan flavonoid. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan objek penelitian bahan katun yang dicelupan dengan ekstrak daun Sablo dengan mordan tawas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nama warna (hue), gelap terang (value) kerataan warna dan ketahanan cuci. Data yang diperoleh berupa data primer bersumber dari 18 orang panelis, kemudian data yang terkumpul diolah dalam bentuk persentase. Hasil pencelupan dengan tawas menghasilkan warna gray dengan kode warna #A5A09D. Gelap terang warna (value) yang dihasilkan adalah warna terang. Kerataan warna yang dihasilkan adalah warna rata. Ketahanan cuci pada pencucian pertama, kedua warna sedikit berubah, pada pencucian ketiga, keempat warna berubah dan pada pencucian kelima warna sangat berubah.
Pelaksanaan Hukum Sebagai Kejadian Sosial Ditinjau Berdasarkan Aspek Sosiologi Hukum
Roy, Muhammad Tahsin;
Agung, Andika;
Monica, Tri;
Supenawati, Erni;
Febrianty, Yenny;
Hosnah, Asmak Ul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13618
Keadaan dan perkembangan hukum senantiasa dipengaruhi oleh masyarakat, hukum memiliki peranan yang sangat penting di dalam kehidupan masyarakat, karena hukum bukan hanya menjadi parameter untuk keadilan, keteraturan, ketentraman dan ketertiban, tetapi juga untuk menjamin adanya kepastian hukum di tengah-tengah masyarakat. Dalam perkembangannya, hukum juga diarahkan sebagai sarana untuk memajukan kesejahteraan daripada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah normatif dengan pendekatan undang - undang, terkhususnya dalam penelitian ini difokuskan pada peranan hukum dan aturan - aturan hukum dalam suatu fenomena sosial di masyarakat. Hukum sebagai kekuatan kontrol sosial itu menggunakan pembenaran teori hukum yang bersifat menempatkan negara sebagai organisasi yang paling bertanggung jawab dalam pemberdayaan hukum. Hukum berperan aktif sebagai sesuatu yang dapat menetapkan tingkah laku manusia. Hukum sebagai suatu fenomena sosial tidak hanya berlaku bagi individu akan tetapi dipelajari juga tentang bagaimana perspektif masyarakat terhadap hukum. Selain itu, mengenai tujuan aturan - aturan hukum dan aturan tersebut menjadi aturan sosial dikarenakan telah mengatur kehidupan masyarakat. Sehingga, hukum menciptakan atau memelihara keteraturan hukum sebagai fenomena sosial. Hukum sebagai suatu aturan yang mengatur kehidupan masyarakat dan apabila dilanggar mendapat sanksi. Hukum merupakan hasil konstruksi sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial. Nilai - nilai dan sikap masyarakat dapat mempengaruhi hukum. Dan jika terjadi perubahan sosial, maka hukum juga perlu perlu diubah untuk menyesuaikan dengan perubahan tersebut, sesuai norma berlaku.
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan pada SDN Negeri 19 Silungkang
Sari, Sisnita;
Muthia, Vina Asri;
Malta, Trio;
Alfroki, Alfroki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13619
Penelitian ini bertujuan untuk memahami program, pelaksanaan program, evaluasi program, dan tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam rangka meningkatkan standar pengajaran di SDN 19 Silungkang kabupaten Agam. metode pengumpulan data melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Kepala sekolah, wakil kepala, komite sekolah, guru, dan pengawas menjadi subjek penelitian. Reduksi data, penyajian, penarikan kesimpulan, dan verifikasi merupakan metode yang digunakan dalam analisis data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tidak semua program dikembangkan menggunakan data personel sekolah. Program semester dan tahunan berisi dokumentasi inisiatif peningkatan kualitas yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan program. (2) Pembentukan panitia pelaksana operasional sekolah sehari-hari merupakan langkah awal pelaksanaan program peningkatan mutu. Program tersebut tidak terlaksana secara keseluruhan tepat waktu. Guru senior atau wakil kepala sekolah mendapat kewenangan untuk melaksanakan program jika kepala sekolah menghalanginya. (3) Evaluasi dilakukan oleh komite atau tim yang dipimpin oleh kepala sekolah; anggotanya meliputi kepala, wakil kepala, pengawas, dan guru senior. Panitia evaluasi pelaksana mengumpulkan dan menyiapkan instrumen sebelum pelaksanaan evaluasi. Temuan evaluasi akan diperiksa dan dipertimbangkan ketika memilih program untuk tahun mendatang. Dan (4) Kepala sekolah menghadapi beberapa tantangan, antara lain kurangnya disiplin guru, kurangnya komitmen sebagian staf sekolah untuk memimpin program peningkatan mutu, keterlambatan pelaksanaan program peningkatan mutu, dan kurangnya keseriusan dari beberapa guru ketika pengawasan senior diberikan pada pekerjaan mereka.
Model Pembelajaran Kolaboratif IPA Berbasis Multiple Representative di Sekolah Dasar
Kurniawan, Ficky Adi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13620
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kolaboratif IPA berbasis multiple representative di sekolah dasar. Adapun penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan studi literature. Model pembelajaran kolaboratif IPA berbasis multiple representative sangat penting untuk diimplikasikan dalam pembelajaran siswa sekolah dasar sebagai salah satu bentuk inovasi pembelajaran untuk membekali siswa dengan kemampuan abad ke-21. Model pembelajaran kolaboratif IPA berbasis multiple representative yaitu suatu model pembelajaran yang menekankan pada pembentukan kelompok-kelompok yang heterogen dimana di dalam kelompok tersebut saling berinteraksi, bekerja sama, dan bertukar informasi memecahkan masalah bersama yang disajikan dalam berbagai bentuk representasi seperti kata, gambar, simbol, grafik, dan diagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran kolaboratif IPA berbasis multiple representative di sekolah dasar dapat meningkatkan kemampuan berkerja sama, berkolaborasi, meningkatkan interaksi sosial, kemampuan berpikir kritis, kemampuan kognitif, pemecahan masalah, serta meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengembangan Multimedia Berbasis Video Animasi Pembelajaran Biologi dengan Tipe PBL Materi Sistem Ekskresi pada MAN Model 1 Manado
Simarmata, Iyusnita Sari;
Sumampouw, Herry Maurits;
Satiman, Utari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13621
Perangkat multimedia pendidikan biologi berupa video animasi dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL) diciptakan untuk melengkapi sumber belajar yang ada khususnya di Madrasah. Tujuan penelitian ini adalah menyediakan konten multimedia menggunakan film animasi untuk memudahkan pembelajaran biologi khususnya sistem ekskresi dengan pendekatan problem based learning. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian dan pengembangan (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi dari ahli media diperoleh sebesar 89,2%, memenuhi kriteria validitas tinggi. Begitu pula penilaian yang dilakukan oleh ahli materi menghasilkan tingkat validitas sebesar 95%. Evaluasi yang dilakukan oleh guru mata pelajaran biologi menghasilkan tingkat validitas sebesar 98%. Selain itu juga dilakukan penilaian terhadap respon siswa. Karya ini telah mencapai skor terpuji sebesar 93% dan memenuhi semua kriteria yang disyaratkan tanpa perlu revisi. Media pembelajaran yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mempelajari informasi sistem ekskresi manusia di MAN Model 1 Manado.
Fenomena Prolematika Kinerja Guru dalam Menghadapi Perubahan Kurikulum 2013 : di MI Aisyiyah
Mubarok, Azril;
Khoerotunnisa, Nadhila;
Jamilah, Hilyatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13622
Fenomena perubahan kurikulum ini sesungguhnya bukan hal baru dalam peradaban Pendidikan di Indonesia. Hanya saja banyak sekali seorang pendidik yang belum memahami mengenai kurikulum, salah satunya guru di MIS Aisyiyah. Banyak sekali problematika yang dihadapi seorang guru dalam menghadapi perubahan kurikulum 2013, faktornya beragam yang meliputi aspek kemampuan, sampai administrasi. Penelitian dilakukan dengan tujuan mencari inti permasalahan yang kemudian dicari Solusi permasalahan tersebut, yang bersubjek kepada guru-guru MIS Aisyiyah. Langkah-langkah pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil observasi menunjukan bahwa Sebagian besar guru belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk memmahmi kurikulum 2013 dan belum siap dalam pengimplementasiannya. Upaya yang dapat dilakukan guru yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, serta meningkatkan motivasi dalam memahami tindak lanjut pada perkembangan Pendidikan sebagai Upaya meningkatkan kinerja.
Pengembanan E-handout Berbasis Mindmap pada Materi Sistem Koordinasi Kelas XI SMA/MA
Ananda, Putry Nurul;
Nerita, Siska;
Kasmari, Ria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13623
Belajar mandiri dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa dan dapat mengetahui kelebihan serta kelemahannya melalui kegiatan evaluasi. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan dalam belajar mandiri, yaitu e-handout. Karena e-handout merupakan media pembelajaran yang dirancang untuk pembelajaran mandiri siswa. Seperti permasalahan yang ditemui di MAN 1 Solok Selatan, bahwa kekurangan jumlah buku dan model proses pembelajaran yang lebih cenderung kepada metode ceramah di dalam kelas menuntut siswa untuk belajar secara mandiri terutama pada materi yang sulit seperrti materi sistem koordinasi manusia karena penjelasan pada sumber belajar yang disediakan guru hanya berupa teks dan sedikit gambar serta metode ceramah yang lebih banyak di gunakan di dalam kelas. Permasalahan tersebut merupakan salah satu alasan dikembangkannya e-handout biologi berbasis mindmap pada materi sistem koordinasi manusia. E-handout dipilih karena e-handout merupakan suatu media pembelajaran yang diperuntukan untuk pembelajaran mandiri yang dapat dikases melalui android. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan e-handout biologi berbasis mindmap pada materi sistem koordinasi manusia untuk SMA yang valid dan praktis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan model 4D yang meliputi Define (pendefcnisian), Design (perencanaan), Develop (pengembangan) dan Disseminate (penyebaran). Namun, penelitian ini hanya sampai pada tahap Develop (pengembangan), yaitu uji validitas dan uji praktikalitas. Instrumen penelitian berupa angket validitas dan angket praktikalitas. Analisis data penelitian merupakan data kualitatif dalam bentuk deskriptif. Hasil penelitian pada uji validitas menunjukkan bahwa produk penelitian dinyatakan sangat valid (89,83%) yang ditinjau dari aspek isi, kebahasaan, didaktik dan kegrafikan. Hasil penelitian pada uji praktikalitas oleh guru menunjukkan bahwa produk penelitian dinyatakan sangat praktis (93%) dan uji praktikalitas olch siswa menunjukkan bahwa produk penelitian dinyatakan sangat praktis (91%) yang ditinjau dari aspck media dan pembelajaran. Maka, dapat disimpulkan bahwa e-modul berbasis android pada materi sistem reproduksi manusia untuk dihasilkan sudah sangat valid dan sangat praktis.
Representasi Bentuk Tindak Tutur dalam Video Dugaan Penistaan Agama Rudy Simamora
Imran, Dian Indrayani;
Rimang, Siti Suwadah;
Iskandar, Iskandar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13624
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk tuturan dan konteks tuturan Rudy Simamora dalam dugaan penistaan agama. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, peneliti adalah instrumen kunci. Data dalam penelitian ini yaitu berupa kata, kalimat atau paragraf pada yang terdapat pada tuturan Rudy Simamora yang diduga menistakan agama. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini terdapat pada video Rudy Simamora yang beredar di youtube pada kanal Tukang Nyimak dengan durasi 23 menit 14 detik. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa hasil analisis bentuk tindak tutur ilokusi serta konteks tuturan pada video dugaan penistaan agama Rudy Simamora, terdapat lima bentuk tindak tutur ilokusi yang ditemukan. Tindak tutur yang yang paling banyak ditemukan yaitu tindak tutur representatif dan tindak tutur direktif. Adapun cakupan keseluruhan data tuturan yang ditemukan yaitu, tindak tutur representatif sebanyak 19 data tuturan, tindak tutur direktif sebanyak 10 data tuturan, tindak tutur komisif sebanyak 2 data tuturan, tindak tutur ekspresif sebanyak 3 data tuturan, dan tindak tutur deklaratif sebanyak 2 data tuturan. Kemudian, terkait hasil analisis konteks tuturan, ditemukan bahwa adanya kecenderungan penistaan agama yang dilakukan oleh Rudy Simamora yang merujuk pada Pasal 156a KUHP.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Question Card terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VI SDN 0701 Rotan Sogo
Lubis, Ahmad Salim;
Irsan, Irsan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13627
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Penggunaan model Problem Based Learning berbantuan media Question Card terhadap hasil belajar siswa kelas VI Tema 3 Subtema 3 Di SDN 0701 Rotan Sogo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen. Sampel penelitian ini adalah kelas VI A dan VI B berjumlah 42 siswa dengan tehnik sampel jenuh. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan pre-test dan post-test control group design, Pada penelitian ini terdapat dua kelas yang diteliti yaitu kelas eksperimen menggunakan model Problem-Based Learning berbantuan media Question Card dan kelas kontrol dengan model konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan uji normalitas dan homogenitas. Pada penelitian ini terdapat dua kelas yang diteliti yaitu kelas eksperimen menggunakan model Problem-Based Learning berbantuan media Question Card dan kelas kontrol dengan model konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari data hasil uji statistik disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima artinya model Problem-Based Learning berbantuan media question card memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dan hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar di kelas kontrol.
Telaah Pasal 412 Tindak Pidana Perzinaan Perspektif Hukum Pidana Islam
Nugraha, Aliyyul Qayyuum;
Hasan, Hamzah;
Musyahid, Achmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13629
Hukum Islam dalam memberikan sanksi terhadap pelaku zina sangat tegas dan kejam. Hal ini tentunya untuk memberikan efek jera kepada pelaku zina dan sebagai contoh bagi masyarakat untuk tidak melakukan hal serupa. Pembaharuan hukum khususnya dalam konteks pembaharuan hukum pidana perlu didasarkan pada jiwa nasional dan nilai-nilai yang dipegang teguh dalam kehidupan masyarakat secara menyeluruh guna mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat. Dengan ada aturan baru di harap untuk mewujudkan suatu keadilan yang merupakan instrumen/alat bantu yang sangat berarti dalam implementasi aturan hukum. Berdasarakan permasalahan tersebut penulis mengkaji tiga pokok permasalahan, Yaitu: (1) Bagaimana penetapan sanksi tindak pidana perzinahan dalam hukum pidana Islam? (2) Bagaimana penetapan sanksi tindak pidana perzinahan dalam pasal 412 KUHP? (3) Bagaimana tinjauan hukum pidana Islam tentang aturan tindak pidana perzinaan dalam pasal 412 KUHP? Berdasarkan kajian yang dilakukan diperoleh bahwa hukum pidana Islam aturan tentang perbuatan zina ada di dalam Al-Quran dan Alhadis. Dimana tujuan sanksinya untuk memberi efek jera untuk yang melakukan dan belum melakukan, kemudian pasal 412 aturan terkait tndak pidana perzinaan terbilang ringan tidak mampu memberikan efek jera dan bisa berdampak pelaku melakukan perbuatan yang serupa setelah bebas dari hukuman penjara