cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Peningkatan Hasil Belajar Biologi pada Pokok Bahasan Pertumbuhan dan Perkembangan Menggunakan Metode Inkuiri Terstruktur di SMA Negeri 7 Manado Meheda, Mariana; Tanor, Meity N.; Nangoy, Wiesye
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14291

Abstract

Di SMA Negeri 7 Manado khususnya pada pembelajaran biologi, ditemukan bahwa siswa sbelum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Selain itu, ditemukan juga bahwa kurangnya minat belajar siswa dan kurangnya sarana belajar mengajar di sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki hasil pembelajaran biologi pada pokok bahasan pertumbuhan dan pengembangan dengan menggunakan metode inquiry terstruktur. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama hanya 60% siswa yang hasil belajarnya tuntas. Sedangkan pada siklus II hasil pembelajaran siswa mencapai 80% tuntas, yaitu mencapai nilai maksimal 75, sedangkan 7 siswa lainnya atau 16% tidak tuntas karena nilainya kurang dari 75. Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran inkuiri terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan pertumbuhan dan perkembangan.
Analisis Rendanya Pendidikan di Pelosok Papua Intan Jaya Alik, Herniati Randa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14292

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, namun dihadapkan pada tantangan dan perkembangan zaman yang beragam. Salah satu tantangan utama adalah rendahnya motivasi belajar, kurangnya sarana prasarana, dan ketertinggalan lingkungan di pelosok negeri, yang menyebabkan ketidakmerataan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jujur tentang kondisi pendidikan di pelosok Papua Intan Jaya, khususnya mengenai situasi dan kondisi pendidikan yang dihadapi oleh anak-anak di wilayah tersebut yang masih tertinggal dalam hal pengetahuan. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan melalui wawancara dengan masyarakat setempat, rekan guru, dan siswa. Hasil wawancara menunjukkan kesamaan dalam persepsi akan rendahnya pendidikan di pelosok Papua Intan Jaya, disebabkan oleh beberapa faktor seperti kondisi geografis yang sulit dijangkau, kurangnya keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah, rendahnya minat belajar siswa, kekurangan tenaga pengajar, kurangnya fasilitas pendidikan, serta konflik yang sering terjadi yang menyebabkan pendidikan tertinggal dibandingkan dengan daerah lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dalam upaya memajukan pendidikan di pelosok Papua.
Penanaman 6.000 Anakan Mangrove untuk Kelestarian Alam di Desa TendaKinde, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo Botha, Patricius Marianus; Toulwala, Richardus Beda; Itu, Yosefina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14293

Abstract

Restorasi terhadap hutan mangrove yang telah terdegradasi tidak mudah dilakukan, karena disamping membutuhkan biaya yang besar dan tenaga, juga dibutuhkan waktu yang lama. Mukherjee et al. (2014) membagi restorasi hutan mangrove berdasarkan waktu, yaitu jangka panjang (>20 tahun) dan jangka pendek (20 tahun. Untuk itu, sebelum terjadi kerusakan yang lebih besar terhadap kawasan hutan mangrove, maka perlu dilakukan usaha restorasi. Masyarakat lokal yang hidup di wilayah pesisir merupakan ujung tombak dalam melakukan restorasi hutan mangrove. Disamping mereka membutuhkan keberadaan hutan mangrove yang lestari untuk memenuhi kebutuhan, mereka juga memiliki kearifan lokal yang telah teruji sekian lama dalam menjaga keberlanjutan kawasan tersebut. Menurut Eddy et al. (2016) masyarakat lokal yang mengandalkan sumber daya hutan mangrove untuk kehidupannya memiliki pengetahuan botani dan ekologi tentang hutan mereka. Mengingat penyebab utama kerusakan ekosistem hutan mangrove adalah karena pengaruh antropogenik, maka sudah selayaknya peran serta masyarakat lokal sangat diperlukan dalam upaya restorasi hutan mangrove yang telah terdegradasi. Kegiatan PKM mitra dilakukan bersama kelompok “Peduli Mangrove”. Pendampingan kepada kelompok “Peduli Mangrove” akan bersasar pada permasalahan-permasalahan yang dialami yakni tata kelola pengorganiasasian kelompok, restorasi serta pengembangan potensi hutan bakau. Tim PKM Kemitraan bersama kelompok “Peduli Mangrove” akan berusaha memprakarsai PKM tata kelola organisasi kelompok dalam mendukung restorasi bakau yang berorientasi mendorong dan melindungi masyarakat Desa Tindekinde dari berbagai dampak langsung dan tidak langsung. Dua solusi yang ditawarkan antara lain: (1) Pendampingan mitra terkait tata kelola pengorganisasi kelompok masyarakat menuju kelompok yang mandiri termasuk pengembangan dempot pembibitan mangrove. (2). Pendampingan mitra terkait akasi penanaman bakau sebagai bentuk praktik nyata. Artikel ini membahas upaya restorasi melalui pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Desa Tendakinde, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo. Dengan dukungan pendanaan dari Dana TERRA yang merupakan program Kerjasama antara BPDLH dan Ford Foundation dengan tujuan Meningkatkan Ketahanan dan Kesejahteraan Masyarakat dalam upaya mendukung Pemerintah Indonesia untuk mencapai target NDC 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan memberikan dukungan keuangan kepada masyarakat adat atau kelompok masyarakat yang tinggal di kawasan hutan sekitarnya untuk membantu mereka mengembangkan praktik pembangkitan pendapatan berkelanjutan yang melindungi hutan dan pada saat yang sama mengurangi kemiskinan.Kegiatan PKM yang dilakukan berupa penanaman 6.000 anakan mangrove di Teluk Kaburea, Desa TendaKinde, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, pada tanggal 24 Januari 2024. Program ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan. Melalui kerjasama antara pemerintah, organisasi non-profit, dan masyarakat lokal, program PKM ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian ekosistem mangrove. Langkah-langkah konkret ini penting dalam menjaga keanekaragaman hayati laut dan mendukung kesejahteraan masyarakat setempat, sambil menjaga keseimbangan ekosistem pesisir secara berkelanjutan.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Bagi Peserta Didik di SDN 001/IV Kota Jambi Aslikah, Binti; Tyas, Anggun Shintya Ning; Wulandari, Aprilia Harma; Maesaroh, Binti; Yuriansyah, Yuriansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14294

Abstract

Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan identitas bangsa. Dalam konteks globalisasi dan dinamika sosial yang terus berkembang, pembentukan identitas bangsa menjadi semakin relevan. Nilai-nilai pancasila sebagai ideologi negara memiliki peran krusial dalam membentuk karakter peserta didik khususnya di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai pancasila di lingkungan Sekolah Dasar (SD). Metode yang digunakan adalah deskriptip kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dilakukan melalui kegiatan pembelajaran dengan mengajarkan serta menanamkan nilai-nilai pancasila melalui penerapan dalam kegiatan di sekolah baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Meningkatkan Penguasaan Konsep Bilangan Bulat dengan Menggunakan Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) pada Siswa Kelas III SD Negeri 1 Batulo Windani, Irawati; Samron, Samron; Arua, Afudin La; Safarudin, Safarudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i2.14295

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah prestasi belajar siswa pada operasi hitung bilangan bulat dapat ditingkatkan melalui metode GASING?. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada operasi hitung bilangan bulat dengan menggunakan metode GASING. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas III.2 SD Negeri 1 Batulo yang jumlahnya 40 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan instrument penelitian berupa pedoman observasi dan hasil tes belajar matematika. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran GASING dapat meningkatkan prestasi belajar pada siswa kelas III.2 SD Negeri 1 Batulo. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil tes dan besarnya persentase ketuntasan belajar siswa. Berdasarkan hasil tes awal dimana rata-rata hasil tes sebesar 18,75 meningkat menjadi 61,25 pada akhir siklus I dan besarnya persentase ketuntasan klasikal dari 5% menjadi 65% pada akhir siklus. Hasil ini meningkat lagi pada akhir siklus II dimana diperoleh rata-rata sebesar 74,125 dengan besarnya persentase ketuntasan klasikal siswa mencapai 82,5%
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa pada Pembelajaran Biologi SMAN 1 Sarolangun Dwifinura Helmi, Meutia; Hijrah Selaras, Ganda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14301

Abstract

Peserta didik memiliki keterampilan pemecahan masalah yang rendah disebabkan oleh model pembelajaran yang belum mampu mengembangkan keterampilan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran PBL berdampak terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada pebelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 2 sampai kelas XI MIPA 5 tahun ajaran 2023/2024. Kelas XI MIPA 1 tidak dimasukkan kedalam populasi karena merupakan kelas unggul. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI MIPA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Kelas sampel ditentukan berdasarkan nilai rata-rata UH 1 yang paling mendekati dan homogen. Lembar soal berbentuk uraian merupakan instrument yang digunakan untuk menilai keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan nilai pretest rata-rata 46,85 pada kelas eksperimen dan 38,09 pada kelas kontrol. Nilai posttest rata-rata 77,50 pada kelas eksperimen dan 67,77 pada kelas kontrol. Berdasarkan uji paired sample t-test diketahui bahwa hasil nilai sig. sebesar 0,000 yang nilainya lebih kecil dari nilai signifikan < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap keterampilan pemecahan masalah peserta didik pada pembelajaran biologi.
Tanggung Jawab Kedutaan Besar Republik Indonesia dalam Mengakomodasi Pendidikan Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia Aranda, Rafli Jassika; Nurhilmiyah, Nurhilmiyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14302

Abstract

Prevalensi putus sekolah pada anak pekerja migran Indonesia di Malaysia mencuat sebagai permasalahan mendesak. Studi ini bertujuan mengevaluasi peran Kedutaan Besar Republik Indonesia dalam memenuhi hak atas pendidikan komunitas rentan tersebut. Penelitian kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dan kajian dokumen untuk memperoleh pemahaman mendalam. Hasil analisis mengindikasikan telah dilaksanakan sejumlah program pendukung akses pendidikan meskipun belum sepenuhnya efektif. Oleh karena itu, direkomendasikan perluasan kerja sama pendirian sekolah eksklusif, penyediaan beasiswa akademik, serta peningkatan diplomasi bilateral guna meniadakan kebijakan diskriminatif yang berlaku. Dengan adanya komitmen kolaboratif multidimensi, diharapkan terwujudnya akses pendidikan inklusif bagi anak pekerja migran Indonesia di Malaysia sebagai investasi menuju masa depan yang lebih cerah.
Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja pada PT. Bank Pengkreditan Rakyat Husna, Suci Nurul; Yenni, Zefri; Candra, Yeki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya Pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja pada PT. Bank Pengkreditan Rakyat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di PT. Bank Pengkreditan Rakyat, pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh sehingga sampel yang diambil adalah 30 karyawan di PT. Bank Pengkreditan Rakyat. Metode analisis induktif pada penelitian ini menggunakan alat analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan program Smart partial least square (Smart PLS). Hasil penelitian yang didapat adalah terdapat pengaruh signifikan antara motivasi terhadap kepuasan kerja pada PT. Bank Pengkreditan Rakyat, tidak terdapat pengaruh signifikan antara disiplin kerja terhadap kepuasan kerja pada PT. Bank pengkreditan rakyat, terdapat pengaruh signifikan antara motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Pengkreditan Rakyat, tidak terdapat pengaruh signifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Pengkreditan Rakyat, terdapat pengaruh signifikan antara kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Pengkreditan Rakyat, kepuasan kerja tidak memediasi motivasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Pengkreditan Rakyat, kepuasan kerja tidak memediasi disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Pengkreditan Rakyat.
Analisis Pengaruh Komunikasi Verbal terhadap Kemampuan Siswa Kelas X SMAN 16 Medan dalam Menyelesaikan Soal Cerita dengan Pembentukan Model Matematika pada Materi SPLDV Hutagalung, Trisnawati; Fitri, Annisa; Susanto, Nazwa Rizka; Aprilia, Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14304

Abstract

Rendahnya literasi siswa tampak dari mereka mengerjakan soal cerita dalam materi SPLDV matematika sehingga pencapaian mereka terhadap pelajaran matematika tergolong rendah bahkan sangat rendah. Beberapa faktor yang mempengaruhi ketidakberhasilan siswa dalam pencapaian belajar matematika terutama dalam penyelesaian soal cerita matematika disebabkan oleh kemampuan verbal, kemampuan penalaran dan komunikasi, dan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika pada siswa kelas X SMAN 16 Medan. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode deskriptif. Tujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menggunakan kemampuan verbal untuk menyelesaikan soal cerita SPLDV. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes. Tes disusun berdasarkan indikator pemecahan masalah matematiks berdasarkan Newmann’s Error Analysis (NEA). Hasilnya, kesalahan berdasarkan kategori NEA yang banyak dilakukan oleh siswa adalah Process Skill dan Transformation. Dengan demikian, guru harus meminimalisir kesalahan dengan menerapkan soal non-rutin dan HOTS.
Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas V SDN 01 Sawah Besar Melalui Pendekatan PMRI Berbantuan Media Benda Konkret pada Materi Pecahan Desilia, Indi Mega; Rahmawati, Noviana Dini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar siswa dalam proses pembelajaran, dan menemukan peningkatan pemahaman konsep matematika siswa pada materi pecahan kelas V SDN 01 Sawah Besar. Penelitian ini berlangsung selama dua siklus, setiap siklus memiliki 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian keterampilan guru siklus I memperoleh skor rata-rata 3,15 (Baik) dan meningkat pada siklus II menjadi 3,65 (Sangat Baik). Hasil penelitian pada aktivitas belajar siswa siklus I memperoleh skor rata-rata 2,89 (Baik) dan meningkat pada siklus II menjadi 3,38 (Sangat Baik). Sedangkan hasil penelitian pemahaman konsep matematika siswa materi pecahan pada siklus I ketuntasan klasikal 65,52% (kurang) dengan skor rata-rata kelas 71,46. Meningkat pada siklus II dengan ketuntasan klasikal menjadi 79,31% (baik) dengan skor rata-rata kelas 72,02. Saran yang diberikan yaitu pendekatan PMRI berbantuan media benda konkret dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa.