cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Penerapan Model Pembelajaran STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Pecahan Kelas V SDN 1 Kaligintung Prihartini, Emitha; Pangestika, Rintis Rizkia; Anjarini, Titi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14448

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran STAD. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Penelitian ini dilakukan di SD N 1 Kaligintung pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 dengan subjek kelas V yang berjumlah 23 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama sebesar 25% dan siklus I pertemuan kedua sebesar 42,50%. Pada siklus II pertemuan pertama mengalami peningkatan sebesar 67,50% dan pada siklus II pertemuan kedua sebesar 95%. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pula pada pra siklus sebesar 30% dan siklus I sebesar 57%. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 92%. Berdasarkan data yang diperoleh, bahwa pada pembelajaran matematika materi tentang pecahan dengan menggunakan model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa di SDN 1 Kaligintung.
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Kinerja Usaha Mikro Kecil Menengah di Kota Jambi Ayuni, Sri; Majid, Nazori; Baining, Mellya Embun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14449

Abstract

Literasi keuangan sangat penting dalam menjalankan bisnis karena akan menentukan perjalanan bisnis yang dijalankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap kinerja usaha mikro, kecil dan menengah di kota Jambi. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang dikumpulkan dari para pelaku UMKM yang diukur menggunakan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM dengan pengaruh sebesar 0,084 persen terhadap kinerja UMKM.
Pengembangan Standar dan Kualitas Kompetensi Guru Profesional Melalui Program Sertifikasi di Era Revolusi Industri 4.0 Asyarah, Wulan Noviyanti; Wulandari, Febriana; Primasti3, Yeni Dyan; Wijaya, Hendera; Warman, Warman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14459

Abstract

Teachers have a very important role in forming a quality future generation. Standard and quality point values must be tested so that the certification program can run well. However, in the Era of the Industrial Revolution 4.0, there are triggers for teachers, some of whom have not behaved appropriately in the certification program given directly by the government. Judging from the experience of developed countries, it shows that a country, even with minimal natural resources, can become a developed country because it is supported by quality human resources. Therefore, teachers are a solid foundation in creating the progress of a nation. The purpose of this research as a description of the development of standards and quality of teacher professional competence through certification programs, especially in the Era of Revolution 4.0. Because the certification program is a form of recognition from the government where teachers are recognized for their professional duties. This research approach is a literature study with a descriptive research type. Data analysis techniques are obtained through. The research results show that there are three stages in developing teacher professionalism competencies in facing certification, namely 1). Teacher Competence, 2) Teacher professionalism, 3) Implementation 4) monitoring and evaluation stages. Apart from that, there is the development of teacher competency standards through certification programs in the Era of Revolution 4.0. including 1) Technology Integration), and 2) Project and collaboration based learning. 3). 4C skills (Creativity, critical thinking, communication and collaboration) 4). Inclusive and Differentiated Education, 5). Performance and project based evaluation.
Nilai Kesejateraan dalam Tradisi Kerja Tahun pada Masyarakat Karo: Kajian Kearifan Lokal Sekali, Emmya Kristina Br Karo; Siregar, Helda; Herlina, Herlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14461

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tentang Tradisi kerja tahun pada masyarakat Karo dengan menggunakan kajian Kearifan Lokal oleh Sibarani 2012:114), Kearifan lokal adalah bagian dari budaya seseorang, dan bahasa mereka adalah bagian dari budaya tersebut. Artikel ini mencakup permasalahan yang diteliti yaitu 8 nilai-nilai yang terkandung didalamnya yaitu disiplin, kerja keras, pendidikan, kesehatan, gotong royong, pelestarian dan kreatifitas budaya, dan kepedulian lingkungan dan 7 tahapan yaitu cikor-kor, cikurung, ndurung, mantem, matana, nimpa dan rebu dalam Tradisi Kerja Tahun pada masyrakat karo. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang diperoleh melalui sosial media. Teknik pengumpulan data melalui sumber internet. Tradisi ini juga mencerminkan solidaritas sosial dan kerjasama dalam komunitas, serta menjadi sarana untuk menjaga keberlanjutan budaya dan nilai-nilai turun-temurun. Tradisi kerja tahun di masyarakat Karo umumnya adalah untuk merayakan hasil panen yang melimpah dan menghormati roh nenek moyang serta dewa-dewa yang dianggap bertanggung jawab atas kesuburan tanah dan mencerminkan nilai-nilai kebersamaan,kerja keras serta kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam.
Kohesi Leksikal pada Lagu Na Pinaborhat Ni Hapogoson Analisis Wacana Siallagan, Intan Putri; Sitorus, Oliviya Sera; Herlina, Herlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14462

Abstract

Lirik lagu adalah salah satu sarana dalam berkomunikasi dan media pengungkapan pesan secara langsung ataupun tidak langsung. Lirik lagu termasuk kedalam wacana berdasarkan ahli yaitu Pemahaman wacana adalah kajian bahasa merupakan bentuk komunikasi baik lisan maupun tulisan (Stubbs 1983: 1). Dalam lagu Na pinaborhat ni hapogoson yang diciptakan oleh Jen Manurung dan dinyanyikan secara trio oleh grup Poedan Voice dalam bahasa Batak Toba mengisahkan seorang anak yang pergi merantau karena kemiskinan dan berangkat tanpa adanya bekal yang dapat dia bawa untuk bekal hidupnya di perantauan, hanya doa dan nasihat dari sang Ibulah yang memberangkatkan nya. Dalam artikel ini, lirik lagu tersebut akan dianalisis wacana strukturalnya dengan fokus masalahnya yaitu apa saja kohesi leksikal yang terdapat pada lagu Na pinaborhat ni hapogoson, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif serta sumber data berasal dari lagu tersebut. Teori yang digunakan yaitu teori kohesi leksikal. Hasil penelian yaitu ditemukan adanya kohesi leksikal dalam lagu tersebut (1) repetisi berupa repetisi tautotes, repetisi mesodiplosis, repetisi epistrofa dan repetisi utuh. (2) hiponim, 3) sinonim, (4) antonim.
Nilai Pendidikan pada Upacara Mangongkal Holi Etnik Batak Toba Kajian Kearifan Lokal Saragi, Mery Grace Jenita; Sihombing, Patar Kristian; Herlina, Herlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14464

Abstract

Mangongkal Holi telah lama menjadi bagian dari budaya Batak Toba dan masih dilestarikan hingga saat ini. Tradisi Mangongkal Holi bertujuan untuk menghormati leluhur, menjaga garis keturunan marga, dan memperoleh keberkahan seperti falsafah hidup suku Toba yakni Hamoraon, Hagabeon, dan Hasangapon. Tradisi Mangongkal Holi juga merupakan salah satu kearifan lokal Batak Toba. Menurut Keraf, kearifan lokal sendiri adalah segala bentuk pengetahuan yang menjadi pedoman tingkah laku manusia ketika hidup dalam suatu komunitas ekologis, yaitu kepercayaan, pemahaman atau wawasan, adat istiadat atau etika yang menjadi pedoman tingkah laku. Dalam kearifan lokal terdapat nilai pendidikan. Adapun nilai Pendidikan menurut Susanti terdiri atas nilai agama, nilai sosial, dan nilai sejarah. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data yang dipakai adalah survei literatur melalui buku pendukung dan sumber data berasal dari beberapa artikel ilmiah yang ada di Google Scholar. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya tahapan dalam tradisi mangongkal holi, antara lain: Tinopot ma aka hula-hula ni si okalon, martonggo raja (Mengumpulkan semua pihak yang berkontribusi pada upacara ini). dan proses penggalian makam sampai memasukkan tulang belulang kedalam tugu atau simin. Sedangkan nilai-nilai pendidikan mangongkal holi yaitu nilai agama, nilai sejarah dan nilai sosial.
Inovasi Pengolahan Kain Perca Guna Menciptakan Produk Bernilai Jual Tinggi Zahrotulmuna, Alifa; Rizki, Fairuz Nur; Damayanti, Septiana; Hum, Jekmen Sinulingga N.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14465

Abstract

Kain perca merupakan bagian dari sisa kain atau limbah yang biasanya dihasilkan dari konveksi, pabrik pakaian, maupun pabrik garmen dengan hasil produksi pakaian, sprei, dan lain sebagainya. Kain perca sulit diteruai karena merupakan termasuk jenis kain anorganik dengan karakterisstik tidak dapat terurai serta tidak bisa diolah menjadi kompos, selain itu, akan terjadi pencemaran lingkungan jika limbah kain dibakar Permasalahan ini harus diatasi dengan cara mengurangi pencemaran lingkungan dengan mengubah limbah kain perca menjadi produk dengan nilai jual serta nilai estetika. Meskipun mempunyai dampak ekonomi yang sangat buruk, industri tekstil juga mempunyai kekhawatiran yang besar mengenai volume produksi limbah yang signifikan. Fokus utama saat ini adalah masalah limbal kain perca, yang merupakan komponen penting dari masalah limbal di industri tekstil. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bahasa tertentu yang bisa digunakan guna menciptakan barang dengan harga tinggi pada kain limbah berlubang. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini berupa produk olahan limbah kain perca diharapkan dapat memberikan masukan berharga mengenai cara menangani masalah limbah kain yang banyak terjadi di industri tekstil serta mengidentifikasi peluang bisnis yang menguntungkan.
Gelang Sortali Batak Sebagai Produk Kreatif Untuk Pasar Siregar, Helda; Sitorus, Oliviya Sera; Sinulingga, Jekmen
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14468

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melindungi praktik budaya Batak, khususnya penggunaan aksesoris gelang sortali, agar prinsip-prinsip yang terkandung di dalamnya dapat bertahan dan ditularkan kepada generasi berikutnya untuk membantu membentuk identitas bangsa dan memberikan karakter dan memiliki norma budaya yang baik. Metode penelitian dilakukan dengan analisis data deskriptif kualitatif, atau non-statistik, digunakan dalam penelitian ini untuk memberikan gambaran komprehensif tentang masalah yang diselidiki. Tiga tahap metode pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil mengenai keragaman hiasan gelang Sortali yang ditemukan pada gelang akan dikumpulkan dari proses pengumpulan data. berdasarkan hasil pengumpulan data dan fakta yang dikumpulkan di lapangan. Kesimpulan paling nyata dari penelitian, analisis data, dan observasi lapangan bahwa terlihat jelas bahwa semangat masyarakat dalam membina budaya Batak melalui penciptaan produk-produk unik seperti gelang sortali yang menarik perhatian dan memikat generasi muda merupakan temuan yang paling mencolok. Tujuannya adalah untuk menciptakan generasi yang mampu mempertahankan hasil budaya. Gelang sortali. Berdasarkan hasil analisis bahwa gelang sortali dinilai mempunya masa depan yang panjang yang dapat bersaing dipasarnya karena dengan manajemen dan strategi pemasaran yang baik. Gelang sortali merupakan suatu produk yang bermutu dan inovatif dengan terus melakukan perkembangan terkait bentuk dan motifnya.
Gantungan Kunci Rumah Batak Toba Sebagai Produk Kreatif: Teori Komodifikasi Siallagan, Intan Putri; Saragi, Mery Grace; Sinulingga, Jekmen
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14469

Abstract

Rumah Batak Toba merupakan rumah adat yang menjadi ciri khas masyarakat Batak Toba. Rumah Batak merupakan rumah kayu yang dibangun di atas panggung. Atapnya miring terbuat dari ijuk. Rumah ini sering kali dihiasi dengan ukiran dan lukisan yang rumit. Tujuan dari Artikel ini adalah untuk membahas tentang pembuatan gantungan kunci Rumah adat Batak Toba sebagai sebuah produk yang meningkatkan pengenalan Rumah Batak dan dapat menjadi sumber pendapatan bagi pengrajin gantungan kunci rumah adat Batak Toba dengan menggunakan teori komodifikasi oleh Mosco. Menurut Mosco bahwa komodifikasi/ komersialisasi adalah transformasi nilai guna menjadi nilai tukar. Komodifikasi mengacu pada proses pembentukan produk budaya sesuai kepentingan pasar. Untuk itu, pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam artikel ini. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa komodifikasi pada rumah adat Batak Toba juga dapat dilakukan untuk sebagai sebuah produk yang meningkatkan pengenalan rumah Batak Toba dan dapat menjadi sumber pendapatan bagi pengrajin gantungan kunci rumah adat Batak Toba dengan dijual di berbagai platform e- commerce, salah satunya adalah platform Shopee.
Produksi Sulim sebagai Produk Inovatif Alat Musik Tradisional Batak Toba Sekali, Emmya Kristina Br Karo; Sihombing, Patar Kristian; Sinulingga, Jekmen
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14470

Abstract

Sulim (seruling) adalah sejenis instrumen tiup bambu yang berasal dari daerah Batak Toba di Sumatera Utara.sulim terbuat dari bambu dengan badan bambu diberikan lubang.bedanya sulim dengan jenis seruling lain adalah bunyi yang dihasilkan yang terus bergetar.Penelitian ini menganalisis Membuat Produk Inovatif Alat Musik Tradisional Batak Toba (Sulim). kegiatan ini mencakup rumusan masalah tentang Alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan sulim batak toba dan kegunaan dari sulim batak toba tersebut serta Langkah-langkah dalam pembuatan sulim batak toba. Metode yang digunakan didalam tulisan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan menggunakan Teori komodifikasi. Teori komodifikas dipahami sebagai proses dominan sosial dan institusi yang melakukan produksi komoditas untuk meraih keuntungan kapital/ekonomi sebesar-besarnya dengan menciptakan suatu konsep produksi, distribusi dan konsumsi. Sumber data yang diperoleh melalui sosial media. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kreatifitas mahasiswa dalam berkarya,menjadikan produk lebih dikenal oleh masyarakat ,dan sebagai bentuk pembelajaran dalam produk inovatif dan kreatif. Manfaatnya adalah Dapat memperoleh penghasilan, dapat mengganti fungsi dari benda lain, dan Serta menyalurkan inovasi untuk menghasilkan sebuah produk yang menguntungkan.