cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,400 Documents
Implementasi Reformasi Pelayanan Publik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan Afrimaliza, Tika; Syamsir, Syamsir
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi pelayanan publik adalah salah satu tujuan dari Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui bagaimana implementasi reformasi pelayanan publik di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data penelitian yakni dari wawancara yang mendalam pada informan, informan berasal dari aparat pemerintah di Disdikbud Pessel serta masyarakat pengguna layanan, kemudian melalui studi dokumentasi dan observasi. Data tersebut dianalisis melalui teknik mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Kemudian dilakukan pengabsahan data dengan teknik triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Disdikbud Pessel telah melaksanakan reformasi pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi digital seperti menggunakan aplikasi Srikandi, memanfaatkan website dinas, dan membuat program Pronasa. Disdikbud Pessel juga melakukan upaya pemenuhan standar pelayanan yang diamanatkan oleh Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 15 Tahun 2014 tentang pedoman standar pelayanan. Namun berdasarkan peraturan tersebut prinsip pelayanan publik seperti sederhana, partisipatif, akuntabel, berkelanjutan, transparansi dan keadilan belum sepenuhnya maksimal karna masih terdapat kekurangan dan menghadapi berbagai kendala.
Talkshow, Phone Live Interview, Soundbite/Actuality Kustiawan, Winda; Azzahra, Risky; Dzaki Ihsan, Muammar; Syarif Harefa, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana ketiga format tersebut digunakan dalam industri penyiaran modern, termasuk adaptasinya dalam era digital dan media sosial. Studi ini juga menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi oleh masing-masing format, serta dampaknya terhadap kualitas jurnalisme dan penyampaian informasi kepada publik. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup analisis konten dari berbagai program talkshow, wawancara telepon langsung, dan penggunaan soundbite di berbagai platform media. Selain itu, wawancara mendalam dengan praktisi industri dan survei audiens juga dilakukan untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun menghadapi persaingan dari format digital baru, ketiga format ini tetap memiliki peran penting dalam lanskap media kontemporer. Talkshow terus berkembang dengan mengadopsi elemen interaktif dan multiplatform. Wawancara telepon langsung semakin relevan di era konektivitas global, memungkinkan liputan real-time dari berbagai belahan dunia. Sementara itu, soundbite tetap menjadi alat penting dalam storytelling audio, terutama di era attention span yang pendek. Penelitian ini juga mengidentifikasi tren dan inovasi dalam penggunaan ketiga format tersebut, seperti integrasi dengan media sosial, penggunaan teknologi artificial intelligence dalam produksi konten, serta adaptasi format untuk platform streaming dan podcast.
Problematika Santri pada Program Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Irsyadul ‘Ibad Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi Madyan, Madyan; Masfufah, Karimatun; Sodiq, Muhammad Fajar; Sakur, Ahmad Khoiron Abdan; Zaidan, Muhammad; Amalia, Firda Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Bagaimana Kegiatan pembelajaran santri dalam menghafal al-Qur’an pada program tahfidz al-Qur’an dipondok Pesantren Irsyadul ‘Ibad Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi. Yang menjadi tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan pembelajaran menghafal al-Qur’an pada program tahfidz al-Qur’an, apa saja faktor penghambat dan pendukung santri dalam menghafal al-Qur’an pada program tahfidz al-Qur’an dan bagaimana upaya santri dalam mengatasi problematika menghafal al-Qur’an pada program tahfidz al-Qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif dengan subyek penelitian ini adalah pembimbing tahfidz dan santri serta informan- informan berupa pengasuh pondok pesantren dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu observasi-wawancara- dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kegiatan pembelajaran santri dalam menghafal al-Qur’an pada program tahfidz al-Qur’an dipondok Pesantren Irsyadul ‘Ibad dilakukan setiap hari yaitu pagi hari setelah solat subuh sampai pukul 09.00 WIB dan sore hari setelah solat ashar hingga menjelang waktu magrib. Faktor penghambatannya yaitu: Faktor Internal berupa rasa malas, dan kurang istiqomah. Sedangkan Faktor Eksternal berupa waktu yang terbatas, padatnya kegiatan, ayat- ayat yang sulit, ayat-ayat yang serupa tapi tidak sama (Mutasyabihat), kurang menguasai makhrajul huruf dan tajwid, tidak ada buku setoran, tidak ada reward, tidak ada ujian tahfidz, waktu dan tempat yang tidak tepat, gangguan asmara, dan lingkungan. Adapun faktor pendukungnya yaitu : faktor internal berupa niat awal saat memilih untuk menghafal al-Qur’an, sedangkan faktor eksternal berupa orangtua, pembimbing tahfidz, dan lingkungan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi problematika dalam menghafal al-Qur’an pada program tahfidz al- Qur’an yaitu : Dengan cara memotivasi diri sendiri dengan memperbarui niat awal dan kembali niat awal menghafal al-Qur’an, Mengatur waktu, Mendalami ilmu tajwid dan memperbaiki makhrajul huruf., Membaca ayat-ayat yang dihafal didalam solat, Membuat target hafalan sendiri, Istiqomah, Tempat dan waktu yang tepat untuk menghafal dan mengulang hafalan, dan Mengontrol diri dari gangguan asmara yang sedang dirasakan.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Elektronik Modul Interaktif Mata Kuliah Statistika Prodi PTB UNJ Pratiwi, Nandita Putri; Murtinugraha, R.Eka; Arthur, Riyan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dalam pengembangan bahan ajar mata kuliah statistika di program studi PTB UNJ. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kuantitatif yang berorientasi pada pengembangan produk. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket analisis kebutuhan pada mahasiswa PTB UNJ. Produk yang dikembangkan yaitu e-modul interaktif yang di dalamnya terdapat tulisan, gambar, dan link video belajar. Analisis kebutuhan digunakan sebagai langkah untuk mengetahui sumber belajar yang digunakan dosen dan mahasiswa, serta mengetahui kendala saat pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis melalui angket yang telah diisi oleh 34 mahasiswa PTB UNJ yang sudah mengambil Mata Kuliah Statistika Hasil analisis terhadap 34 mahasiswa yang mengambil Mata Kuliah Statistika menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa belum menggunakan e-modul interaktif selama pembelajaran (64,7%). Namun, mayoritas setuju bahwa pengembangan e-modul interaktif diperlukan untuk meningkatkan penguasaan materi (52,9%) dan efektivitas pembelajaran (55,9%). Dengan demikian, pengembangan bahan ajar ini dianggap penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran statistika di PTB UNJ.
Nilai Kearifan Lokal Upacara Adat Mangirdak pada Etnik Batak Toba Pangaribuan, Chrystopel Rafael H.; Purba, Asriaty R.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berjudul Nilai Kearifan Lokal Upacara Adat Mangirdak Pada Etnik Batak Toba. Mangirdak merupakan upacara adat etnik Batak Toba yang dilaksanakan saat seorang wanita megandung anak pertamanya dan usia kehamilan memasuki tujuh bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai kearifan lokal yang terdapat pada upacara adat mangirdak. Teori yang digunakan dalam menganalisis data adalah teori kearifan lokal yang dikemukakan oleh Robert Sibarani. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu dalam upacara adat mangirdak, orang tua wanita (parboru) melakukan upacara Mangirdak akan dilaksanakan di rumah anaknya yang sudah hamil tua dengan harapan anaknya akan melahirkan dengan sehat, lancar, dan tanpa beban yang berisikan tahapan, yaitu: (1) persiapan; (2) pemberitahuan; (3) penjemputan; (4) penyampaian maksud dan tujuan; (5) pemberian ulos; (6) makan bersama; (7) pemberian nasihat; dan (8) penutup. Selain itu, kearifan lokal yang terdapat pada upacara adat mangirdak adalah (1) disiplin; (2) kesehatan; (3) gotong royong; (4) pengelolaan gender; (5) pelestarian budaya; (6) kesetiakawanan sosial; (7) cinta budaya; (8) komitmen; dan (9) rasa syukur.
Penguatan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama dalam Mencegah Paham Radikal Ihsan, Muhammad; Maimun, Maimun; Firdausiyah, Ulil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peranan penting dalam pembentukan karakter dan pemahaman keagamaan siswa. Namun, tantangan global dan domestik yang berkaitan dengan radikalisasi ideologi mengharuskan adanya upaya preventif dalam kurikulum pendidikan. Artikel ini membahas pentingnya penguatan kurikulum PAI berbasis moderasi beragama sebagai strategi efektif dalam mencegah penyebaran paham radikal. Dengan pendekatan moderasi beragama, kurikulum PAI diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan pemahaman yang seimbang terhadap ajaran Islam. Penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip moderasi yang perlu diintegrasikan dalam kurikulum, serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Melalui analisis literatur dan studi kasus, artikel ini menawarkan rekomendasi untuk pengembangan kurikulum yang lebih inklusif dan responsif terhadap isu-isu radikal, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan harmonis.
Stres Kerja Pegawai Kinas, Arni Anti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres adalah ketidakmampuan seseorang dalam mengatasi tuntutan kerja yang berlebihan. Stres kerja bisa disebabkan dari 2 faktor yaitu: (1) Faktor Internal, yaitu (a) Kondisi kesehatan yang terganggu disebabkan karena pola makan yang tidak teratur, kurang berolahraga, dan istirahat yang kurang; (b) Tidak mampu mengelola waktu dengan baik; (c) Tidak memiliki kemampuan dalam mengelola emosi; (d) Pemahaman yang kurang tentang stres, faktor, dan dampaknya. (2) Faktor eksternal, yaitu (a) Keluarga: anak yang susah diatur, tidak adanya komunikasi yang baik dengan pasangan, tuntutan dari keluarga besar baik dari pihak suami atau dari keluarga sendiri. (3) Tempat kerja: beban kerja yang terlalu tinggi, tidak terjalinnya komunikasi yang baik dengan rekan kerja, pimpinan yang tidak mampu mengayomi seluruh pegawai, dan gaji yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Stres tingkat rendah sampai dengan sedang jika dikelola dengan baik akan memberikan dampak positif bagi organisasi karena stres yang masih tergolong rendah justru akan menjadi pendorong bagi pegawai untuk meningkatkan kualitas kinerjanya. Akan tetapi pada tingkat stres berat perlu diwaspadai karena akan memiliki dampak negatif bagi organisasi maupun bagi diri pegawai itu sendiri. Stres berat yang tidak dikelola dengan baik mengakibatkan seseorang ke tahap depresi sehingga membutuhkan bantuan khusus dari dokter. Pada dasarnya ada beberapa dampak negatif yang bisa ditimbulkan dari stres kerja yang tidak dikelola dengan baik, seperti: (1) Individu: Kurang fokus, sering melamun, motivasi kerja yang rendah, tidak bisa mengambil keputusan dengan bijak, dan kesehatan terganggu. (2) Keluarga: Pola pengasuhan yang diberikan kepada anak tidak stabil, komunikasi dengan pasangan tidak berjalan dengan baik, mengurangi intensitas pertemuan keluarga. (3) Organisasi: Kinerja organisasi menurun dan organisasi akan mengalami kesulitan dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Manajemen stres adalah suatu langkah yang bisa dilakukan oleh pegawai ataupun organisasi untuk mencegah ataupun mengatasi terjadinya stres kerja. Adapun hal pertama yang perlu dilakukan adalah memperluas wawasan tentang stres, mengenali gejala stres, mengetahui faktor-faktor apa saja yang bisa memicu terjadinya stres serta bagaimana cara dalam mengatasi stres. Manajemen stres bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut: (1) Memiliki kesadaran penuh terhadap setiap aktivitas yang dilakukan; (2) Menghargai dan berterima kasih kepada diri sendiri; (3) Tidak memberikan beban yang terlalu berat kepada diri sendiri; (4) Berhenti sejenak dan mengambil jeda jika merasa lelah dalam bekerja; (5) Tidak perlu memaksakan diri dalam menyelesaikan pekerjaan; (6) Meminta bantuan kepada keluarga, teman, rekan kerja ataupun atasan jika merasa kesulitan.
Perbandingan Peran Notaris terhadap Perjanjian antar Penyelenggara dan Penerbit dalam Pasar Modal dan Sistem Securities Crowdfunding di Indonesia Wijaya, Frengki Budi; Hanifah, Lena
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganilisa perbandingan peran Notaris dalam membuat akta pengakuan hutang yang telah diatur secara sistematis dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi (Securities Crowdfunding) dengan Notaris di Pasar Modal Konvensional. Serta meneliti dan mengetahui pelaksanaan eksekuterial Grosse Akta yang dibuat Notaris dalam dunia Securities Crowdfunding dan Pasar Modal Konvensional di Indonesia. Dengan menggunakan jenis penelitian yuridis normatif, Penelitian ini bersifat “Reform Oriented-Research” yaitu penelitian yang ditujukan untuk mengetahui, mengkaji, dan meneliti perbandingan peran notaris dalam Securities Crowdfunding dengan Pasar Modal Konvensional dalam POJK Nomor 57/POJK.04/2020 dengan POJK Nomor 67/POJK.04/2017 dan bentuk akta pengakuan hutang sebagai akta yang dibuat dalam securities crowdfunding antar penerbit dan penyelenggara. Hasil Penelitian Pertama : Perbandingan Peran antara Notaris di Pasar Modal dan Notaris dalam sistem Securities Crowdfunding terletak pada kompleksitas kegiatan hukum yang terjadi. Notaris pasar modal berdasarkan POJK Nomor 67/POJK.04/2017 harus memenuhi persyaratan dan memenuhi persyaratan oleh OJK dan mendapatkan sertifikasi melalui STTD (surat tanda terdaftar) peran penunjang pasar modal di Indonesia serta melewati pendidikan profesi lanjutan peran notaris di pasar modal serta kegiatan hukum yang dilakukan seperti penyusunan anggaran dasar dalam penawaran umum dan pembuatan perjanjian penting lainya. Sedangkan Notaris pada sistem Securities Crowdfunding sama dengan notaris pada umumnya karena tidak ada pengaturan untuk melakukan kegiatan dan berperan untuk membuat akta pengakuan hutang dalam penawaran efek bersifat utang/sukuk dan. Kedua : Kekuatan pembuktian dan eksekusi dari grosse akta pengakuan hutang yang dibuat oleh Notaris dalam Pasar Modal dan Sistem Securities Crowdfunding di Indonesia tidak memiliki perbedaan dikarena beberapa alasan. Alasan pertama bersumber dari dasar hukum yang sama yaitu UUJN dan Pasal 224 HIR/258 RBg. Alasan Kedua dimana tetap melakukan permohonan pada Pengadilan untuk melaksanakan proses eksekutorial selama akta pengakuan hutang sesuai UU. Dan alasan ketiga karena kualifikasi dalam pembuatan akta tersebut tetap membutuhkan kualifikasi awal yaitu menjadi seorang Notaris.
Pengembangan E-Jobsheet Pada Pembelajaran Mikroprosesor Dan Mikrokontroler Berbantu Tinkercad Rizka Admutia, Ranny; Dwinggo Samala, Agariadne
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti bermaksud untuk melakukan pengembangan terhadap e-jobsheet untuk membantu meningkatkan motivasi belajar serta kemampuan berpikir serta kreatifitas peserta didik dalam belajar mikroprosesor dan mikrokontroler. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan 4-D (four D). model ini terdiri dari 4 tahapan pengembangan yang terdiri dari: (1) Define (Pendefinisian) (2) Design (Perancangan) (3) Develop (Pengembangan) (4) Disseminate (Penyebaran). Hasil uji validasi dari validator materi terhadap produk e-jobsheet dinyatakan “sangat valid”. Hal ini dikarenakan total skor yang diperoleh sebesar 104 dan presentase sebesar 89%. Sedangkan hasil uji validasi dari validator media terhadap e-jobsheet dinyatakan “sangat valid”. Hal ini dikarenakan rerata-rata skor yang diperoleh sebesar 77 dan presentase sebesar 91%. Hasil uji praktikalitas media kepada peserta didik terhadap e-jobsheet dinyatakan “sangat praktis”. Hal ini dikarenakan rerata-rata total skor yang diperoleh sebesar 86 dan persentase sebesar 82%, sehingga produk e-jobsheet pada pembelajaran mikroprosesor dan mikrokontroler layak digunakan oleh peserta didik .
Efektivitas Metode Hypnoteaching pada Motivasi dan Pengetahuan Kognitif Materi Organ Pernapasan di Kelas V SD Oktaladi, Fajar; Ismail, Ali; Aeni, Ani Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya motivasi siswa dalam pembelajaran menyebabkan hasil belajar pada ranah kognitif cenderung rendah, salah satunya disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Oleh karena itu, metode hypnoteaching diperlukan untuk meningkatkan motivasi dan pengetahuan kognitif siswa. Penelitian ini mengkaji tiga rumusan masalah: keterlaksanaan metode hypnoteaching dalam materi organ pernapasan pada manusia di kelas 5 SDIT Al-Fathir, pengaruh motivasi belajar siswa setelah metode hypnoteaching diterapkan, dan efektivitas metode ini dalam meningkatkan pengetahuan kognitif siswa. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Hasil penelitian menunjukkan: 1) pembelajaran dengan metode hypnoteaching terlaksana dengan baik dengan persentase keterlaksanaan 100%, 2) motivasi belajar meningkat sebesar 13% dan berpengaruh sebesar 21%, 3) metode hypnoteaching tidak efektif ditandai dengan skor persentase n-gain sebesar 21%, meskipun mampu meningkatkan skor pengetahuan kognitif siswa. Metode hypnoteaching memiliki pengaruh terhadap motivasi belajar siswa, namun terbukti tidak efektif meskipun mampu meningkatkan nilai pengetahuan kognitif siswa.