JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Analisis Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun pada Kegiatan Seni Menganyam di RA Hifdzul Rasyid Kota Rantauprapat
Aulia, Isma;
Virganta, Anada Leo;
Wulan, Dwi Septi Anjas;
Lubis, May Sari;
Eza, Gita Noveri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan motorik halus anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun di RA HIfdzul Rasyid Kota Rantauprapat dalam kegiatan seni menganyam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik analisis data mulai dari pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penyimpulan. Subjek penelitian ini adalah lima orang anak dari 19 siswa berusia 5 dan 6 tahun dan seorang guru kelas. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi dan wawancara. Hasil analisis data menggambarkan bahwa kemampuan motorik halus anak di RA Hifdzul Rasyid Kota Rantauprapat dilihat dari setiap deskriptor yaitu kemampuan pada koordinasi mata dan tangan dalam menganyam tunggal, kelenturan pada pergelangan tangan, serta penggunaan jari-jemari, dari ketiga deskriptor tersebut 2 dari 5 anak belum mencapai perkembangan yang optimal. Hal ini terjadi karena orang tua tidak memberikan latihan atau motivasi dirumah sehingga anak tidak tertarik untuk belajar. Kemampuan motorik halus anak-anak di RA Hifdzul Rasyid belum berkembang dengan maksimal.
Penguatan Peran Auditor Internal untuk Deteksi Dini Fraud pada LK BBC-ETS Kemayoran
Velzawati, Emi;
Abdillah, Abdillah;
Panjaitan, Edwin Jonathan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi upaya auditor internal dalam mencegah kecurangan (fraud), hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh auditor internal, serta hambatan yang dihadapi dalam mencegah kecurangan di LKP BBC-ETS Kemayoran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Upaya auditor internal dalam mencegah kecurangan di LKP BBC-ETS Kemayoran telah sesuai dengan harapan manajemen. Auditor internal berhasil mencegah kecurangan dengan melalui tahapan perencanaan, pemeriksaan, dan pemantauan terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan kecurangan. 2) Auditor internal menjalankan tiga fungsi utama dalam tugasnya, yaitu Pencegahan Kecurangan (Preventing Fraud), Deteksi Kecurangan (Detecting Fraud), dan Investigasi Kecurangan (Investigating Fraud). 3) Hambatan-hambatan dalam pencegahan kecurangan di LKP BBC-ETS Kemayoran dapat diatasi dengan pengawasan dan audit rutin, yang mampu meningkatkan kesadaran pegawai bahwa tindakan mereka selalu diawasi.
Perancangan Video Profil pada Usaha Wedding Organizer sebagai Media Promosi
Gastiadirrijal, Favian;
Zahar, Iwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Wedding organizer saat ini menjadi sebuah usaha yang banyak diminati jasanya oleh masyarakat yang ingin mengadakan acara pernikahan. Dengan menggunakan jasa wedding organizer, calon pengantin tidak perlu lagi memikirkan rencana acara pernikahannya karena semuanya sudah diatur. Walaupun tidak perlu memikirkan rencana pernikahan, banyak calon pengantin yang memerlukan pertimbangan dalam memilih layanan jasa wedding organizer. Penggunaan video profil pada usaha wedding organizer bisa menjadi sebuah media yang tidak hanya diperuntukan untuk keperluan komersial saja, melainkan bisa menjadi media informasi mengenai bagaimana usaha ini bisa menjalankan acara pernikahannya dengan baik dan profesional, sehingga dengan begitu masyarakat bisa lebih tertarik untuk memilih wedding organizer tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dimana data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak wedding organizer. Hasil dari perancangan ini yaitu sebuah video profil pada usaha wedding organizer bernama Dindakanda Wedding Planner. Didalam video ditampilkan layanan yang dijelaskan secara langsung oleh pemilik usaha dan ditampilkan juga acara pernikahan yang pernah mereka tangani.
Implementasi Model Problem Based Learning melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Proses pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di SDN Pedurungan Tengah 02
Listari, Listari;
Nugroho, Aryo Andri;
Dewi, Maria Immaculata Christiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang mengharuskan pembelajaran disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan yang unik pada peserta didik.Tujuan dalam Penelitian ini adalah untuk menggambarkan penerapan model Problem Based Learning melalui pembelajaran berdiferensiasi didalam pelajaran IPAS. Penelitian ini berjenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di lakukan wawancara, observasi, dan refleksi peserta didik di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan pada penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning, yang mempertimbangkan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, memberikan fasilitas yang berbeda dengan disesuaikan gaya belajar peserta didik. Implementasi ini menjadikan peserta didik merasa sangat senang, antusias, serta tidak bosan selama proses pembelajaran dari awal hingga akhir. Peningkatan keaktifan peserta didik terlihat dari meningkatnya partisipasi dalam bertanya, menanggapi pertanyaan, berdiskusi dengan teman untuk menyelesaikan masalah, dan mengumpulkan informasi. Kesimpulannya, Implementasi pembelajaran diferensiasi melalui model Problem Based Learning dapat membuat guru memenuhi kebutuhan belajar mengajar peserta didik untuk disesuaikan gaya belajar mereka, sehingga peserta didik dapat belajar secara alami sesuai kebutuhan dan meningkatkan minat belajar mereka.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share di Kelas IV SD Negeri 05 Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya
Wardahtun Aisyah, Silvi;
Anita, Yesi;
Waldi, Atri;
Mansurdin, Mansurdin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dikarenakan guru belum memberikan pengalaman bekerja sama yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan model Kooperatif Tipe Think Pair Share. Penelitian ini merupakan penilitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah guru dan peserta didik kelas IV. Data penelitian diperoleh dari penilaian Modul Ajar, pelaksanaan, dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes, dan non-tes. Hasil penelitian siklus I aspek modul ajar rata-rata 85,4% meningkat pada siklus II 95,8%. Pelaksanaan siklus I aspek aktivitas guru memperoleh rata-rata sebesar 87,5% meningkat pada siklus II menjadi 95%. Pelaksanaan aktivitas peserta didik meningkat rata-rata sebesar 87,5% dan meningkat pada siklus II menjadi 95%. Hasil belajar peserta didik siklus I rata-rata 71,9 meningkat siklus II menjadi 87,7%. Dapat disimpulkan bahwa model Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar.
Students' Difficulties on Oral Presentation in Classroom Interaction Faced by Fourth Semester Students at an Islamic State University
Nadila, Sintya;
Ginanto, Dion Efrijum;
Alfian, Alfian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa semester empat dalam presentasi lisan di interaksi kelas pada sebuah universitas negeri Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung terhadap mahasiswa yang berpartisipasi dalam presentasi lisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menghadapi berbagai kesulitan, seperti rasa gugup, kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan kosakata, dan kesulitan dalam mengorganisasi ide. Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti tekanan dari rekan sejawat dan persepsi terhadap penilaian dosen juga mempengaruhi kinerja mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan presentasi lisan mahasiswa.
Analisis Tingkat Kesesuaian Materi Fisika SMA dengan Materi Kekeringan
Putri, Green Nada Intan;
Fauzi, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki musim kemarau tak jarang mengalami bencana kekeringan. Maka dari itu, sangat penting memiliki wawasan tentang mitigasi bencana yang dapat dicapai melalui pendidikan kebencanaan. Pendidikan tentang mitigasi bencana diselaraskan ke dalam proses pembelajaran fisika di sekolah. Akan tetapi, tidak semua materi fisika dapat dikaitkan dengan topik kekeringan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan analisis terlebih dahulu guna menilai kesesuaian materi kekeringan dengan materi fisika untuk kelas X, XI, dan XII di SMA/MA, agar dapat ditentukan semester yang paling tepat untuk menggabungkan materi kekeringan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan merupakan penelitian deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui studi dokumentasi, dan instrumen yang digunakan berupa tabel analisis kesesuaian materi kekeringan dengan materi fisika. Data yang dikumpulkan merupakan data primer yang diperoleh melalui studi dokumentasi. Populasi dan sampel dalam penelitian ialah materi fisika untuk SMA/MA kelas X, XI dan XII berdasarkan kurikulum merdeka. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tabel analisis kesesuaian materi kekeringan dengan materi fisika. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa tingkat kesesuaian materi fisika dengan materi kekeringan memiliki kategori berikut: kelas X semester 1 dikategorikan sesuai; kelas X semester 2 dikategorikan sangat sesuai; kelas XI semester 1 dikategorikan kurang sesuai; kelas XI semester 2 dikategorikan cukup sesuai; kelas XII semester 1 dikategorikan kurang sesuai; kelas XII semester 2 dikategorikan cukup sesuai.
Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa melalui Media Aplikasi Blooket pada Pembelajaran IPS di Kelas IV SD Negeri 20 Pulubala
Nirmala, Nirmala;
Sarlin, Muhammad;
Nurainun, Nurainun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan media aplikasi Blooket pada pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 20 Pulubala. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 14 orang. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan teknik pengmpulan data observasi, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media aplikasi Blooket yang digunakan pada pembelajaran IPS dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 20 Pulubala. Pada siklus I, tingkat motivasi belajar siswa memperoleh rata-rata sebesar 57,33% kategori cukup (C) dengan rincian 2 orang siswa atau (14%) memperoleh kategori baik (B), 10 orang siswa atau (72%) memperoleh kategori cukup (C) dan 2 orang siswa atau (14%) memperoleh kategori kurang (K). Sedangkan pada siklus II, tingkat motivasi belajar siswa memperoleh hasil sebesar 84,73% kategori sangat baik (SB) dimana seluruh siswa memperoleh kategori sangat baik (SB). Dari seluruh tindakan pada penelitian tindakan kelas sudah dapat dikatakan berhasil sebab tingkat motivasi belajar siswa yang terdapat pada siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa media aplikasi Blooket mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri 20 Pulubala.
Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Anak Melalui Metode Pembiasaan Kelompok B di PAUD KB Al-Aqso Garut
Sarimanah, Imas;
Widiyastuti, Arie;
Hatiningsih, Nuligar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan anak di PAUD KB Al-Aqso Garut melalui metode pembiasaan, karena masih rendahnya tingkat kedisiplinan anak-anak di PAUD tersebut. Jenis penelitian yang digunakan yaitu melalui Penelitian Tindakan Kelas, dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Di mana penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang dilakukan dalam dua siklus tindakan. Subjek dalam penelitian ini adalah 10 anak kelompok B di PAUD KB Al-Aqso Garut. Sebelum dilakukan tindakan siklus, peneliti melakukan observasi terhadap 10 anak tersebut atau disebut dengan pra tindakan (pra siklus). Data perkembangan kedisiplinan anak pada pra siklus yang diperoleh adalah terdapat anak dengan kriteria belum berkembang 6 anak (52,5%), kriteria mulai berkembang ada 3 anak (37,5%) dan anak dengan kriteria berkembang sesuai harapan 1 anak (10%). Seteleh dilakukan tindakan melalui metode pembiasaan pada siklus I, hasil yang diperoleh pada perkembangan kedisiplinan anak meningkatkan sebesar 45% atau 5 anak dengan kriteria berkembang sesuai harapan. Karena masih belum mencapai angka ketuntasan minimum yang disepakati peneliti dan kolaborator yaitu 76%, maka kegiatan siklus dilanjutkan pada siklus II. Hasil tindakan pada siklus II adanya peningkatan perkembangan kedisiplinan anak yang signifikan, yaitu sekitar 80% di mana anak dengan kriteria berkembang sesuai harapan ada 8 anak, bahkan ada 1 anak (10%) pada kriteria Berkembang Sangat Baik. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan selama dua siklus ini, maka dapat disimpulkan bahwa metode pembiasaan dapat meningkatkan kedisiplinan anak di PAUD KB Al-Aqso Garut.
Upaya Meningkatkan Sikap Akhlakul Karimah pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun)
Sumiarsih, Iyar;
Widiyastuti, Arie;
Hatiningsih, Nuligar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang dari penelitian ini, yaitu melihat keadaan di lapangan mengenai pembiasaan berakhlakul karimah masih rendah, maka peneliti mengadakan upaya peningkatan dalam sikap berakhlakul karimah di lingkungan sekolah PAUD KOBER Al-Aqso Garut. Permasalahan dalam penelitian ini adalah ketika datang ke sekolah mereka kurang bertegur sapa dan bahkan masih sedikit yang suka mengucapkan salam serta masih kurang dalam hal tata krama dan sopan santunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kebiasaan sikap berakhlakul karimah melalui metode 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas dengan melalui beberapa tahapan dalam mengumpulkan data yaitu yang berupa perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini melalui 10 orang anak siswa-siswi PAUD Al-AQSO Garut. Dengan menggunakan penelitian dalam 2 siklus. Hasil observasi yang di peroleh pada pratindakan adalah sebanyak 40% atau sebanyak 4 orang anak dari 10 orang berkembang sesuai harapan. Anak yang belum berkembang dalam peningkatan akhlakul karimahnya sebanyak 30% atau 3 orang anak, dan anak yang mulai berkembang pun baru 30% atau ada 3 orang anak. Setelah dilakukan tindakan selama 2 siklus, adanya peningkatan pembiasaan berakhlakul karimah sebesar 15% meningkat pada siklus 1 menjadi 55% dan pada siklus ke II meningkat lagi sebesar menjadi 82,5%. Berdasarkan data yang sudah diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penyampaian materi melalui pembiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dapat meningkatkan kemampuan dalam pembiasaan berakhlakul karimah yang baik pada anak kelompok B di PAUD KOBER Al-Aqso Garut.