cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,294 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Peserta Didik Kelas XI.8 di SMA Negeri 6 Palembang Susanti, Retno Yunita; Agustina, Juaidah; Apriliani, Yenni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan menulis teks prosedur peserta didik kelas XI.8 di SMA Negeri 6 Palembang dari hasil pratindakan masih tergolong rendah dengan persentase 25,60%. Berdasarkan hasil tersebut, maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur. Penelitian ini menggunakan model penelitian Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu: (1) perencanaan; (2) tindakan; (3) observasi; dan (4) refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes tertulis. Hasil penelitian pada pratindakan memperoleh persentase 25,60%, tetapi hasil masih rendah. Selanjutnya dilakukan tindakan pada siklus I dan memperoleh persentase sebesar 48.60%, tetapi hasil belum cukup maksimal. Selanjutnya, dilakukan perbaikan tindakan pada siklus II dan mengalami kenaikan 32%, sehingga memperoleh persentase 80,60% pada pemberian tindakan di siklus II. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa kemampuan menulis teks prosedur peserta didik kelas XI.8 di SMA Negeri 6 Palembang mengalami peningkatan dari penerapan model pembelajaran Project Based Learning dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching dengan persentase nilai ketuntasan 80,60%.
Peran Musyrifah dalam Penanaman Nilai-Nilai Karakter Santri di Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya Ogan Ilir Azimah, Azimah; Muyasaroh, Muyasaroh; Imron, Kristina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang bahwa di temukannya beberapa santri yang belum disiplin seperti membuang sampah tidak pada tempatnya atau sembarangan, kurang disiplin dalam masuk ke kelas. Berangkat dari sinilah penulis merasa tertarik untuk meneliti lebih jauh lagi. Penulis akan mengangkat masalah tentang peran Musyrifah di asrama, nilai karakter dan disiplin, faktor pendukung dan penghambat penanaman nilai karakter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh bagaimana peran Musyrifah dalam penanaman nilai karakter disiplin dan tanggung jawab serta faktor pendukung dan penghambat dalam melaksanakan penanaman nilai karakter santri di asrama putri pondok pesantren al ittifaqiah. Jenis penelitian yang gunakan adalah penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan di lapangan atau di lokasi. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan tekhnik pengumpulan data dapat dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Musyrifah, ketua P3sp, datsuhbinospi, dan santri. Teknik analisis data peneliti menggunakan pengumpulan data, penyajian data dan verifikasi. Uji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi teknik, waktu dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa Peran Musyrifah sangatlah penting di asrama karna Musyrifah adalah penganti orang tua santri saat di pondok. Musyrifah juga sangat berperan penting dalam kepengasuhan santri karna Musyrifah lah yang tau secara mendetail bagiamana keseharian para santriwati di asrama. Peran Musyrifah di asrama yaitu: Mengontrol santri di asrama, membimbing santri di asrama, memberikan contoh yang baik, mendidik santri, mendengarkan keluh kesah santri di asrama. Pengganti orang tua santri di asrama, menjadi teladan bagi santri, menjadi fasilitator dan penghubung orang tua. Kedisiplinan dan tanggung jawab santri di asrama putri Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya sudah baik walaupun jumlahnya yang banyak menyebabkan pola asuh dalam mendisiplinkan santri yang diajarkan Musyrifah tidaklah mudah dilakukan. Faktor pendukung dalam proses penanaman nilai karakter adalah Lingkungan yang islami, tingginya dukungan dari atasan pesantren, adanya piket pendidikan terpadu di setiap titik zona, adanya tata tertib dan buku panduan santri, pembiasaan kegiatan positif (pembersihan bersama), kerjasama orang tua dan para Musyrifah. Sedangkan Fakor penghambat sebagai berikut: Berbedanya karakter santri, Kurangnya kesadaran diri santri, Orang tua yang memanjakan santri, keterbatasan waktu, Musyrifah yang tidak 24 jam di asrama (kuliah), bedanya budaya dan karakter sebelum ke pesantren, dan karakter santri yang masih labil.
Pengaruh Model Quantum Writing Berbantuan Media Pocket Chart untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Peserta Didik Sekolah Dasar Handayani, Nurul Aini; M, Dindin M. Z.; Ahmad, Arifin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis merupakan tahapan proses di mana siswa sekolah dasar kelas awal belajar menguasai keterampilan menulis, menguasai teknik membaca, dan menangkap isi dengan baik. Tidak mengherankan jika dibandingkan dengan keterampilan berbahasa lainnya, pembelajaran menulis merupakan komponen terpenting dalam kurikulum bahasa Indonesia mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan menulis siswa sekolah dasar masih rendah. Hal ini disebabkan oleh model pembelajaran dan media pembelajaran yang digunakan oleh pendidik kurang menarik sehingga membuat siswa jenuh dan bosan selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi di SDN Inpres Cikahuripan, penulis menemukan bahwa hasil belajar siswa kelas II mengenai keterampilan menulis siswa pemula masih tergolong rendah, terbukti dari hasil Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) yang telah dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Quantum Writing berbantuan media Pocket Chart terhadap peningkatan keterampilan menulis siswa kelas II pemula di SDN Inpres Cikahuripan, Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen non-equal control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II A (eksperimen) dan kelas II B (kontrol) di SDN Inpres Cikahuripan Kabupaten Bandung Barat yang berjumlah 22 orang. Kelas II A mendapatkan perlakuan berupa model pembelajaran Quantum Writing berbantuan media Pocket Chart, sedangkan kelas II B hanya menggunakan pembelajaran seperti biasa. Data dikumpulkan melalui hasil pretest, posttest dan lembar observasi kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis, uji gain ternormalisasi dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan menggunakan uji gain ternormalisasi dengan nilai indeks gain sebesar 0,3824%. Selain menggunakan uji gain ternormalisasi, pengaruh yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dapat dilihat menggunakan uji effect size dengan nilai sebesar 1,087. Kesimpulannya, terdapat peningkatan dan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan menulis siswa tingkat pemula antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Quantum Writing berbantuan media Pocket Chart dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Penggunaan Metode Bermain Peran (Role Playing) dapat Meningkatkan Keterampilan Berbicara Pada Siswa Kelas VII SMPN Satap 2 Jerebuu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada Tali, Rostina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatkan Keterampilan Berbicara dengan Menggunakan Metode Bermain Peran (Role Playing) Siswa Kelas VII SMPN Satap 2 Jerebuu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbicara siswa Kelas VII SMPN Satap 2 Jerebuu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada. Penelitian ini Menggunakan metode Bermain Peran (Role Playing). Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan 4 kali pertemuan termasuk tes pada setiap akhir siklus. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VII SMPN Satap 2 Jerebuu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada dengan jumlah 25 siswa. Hasil penelitian siklus I berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 60,33 dan secara individual dari 25 siswa hanya 4 siswa (26,7%) yang memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Sedangkan pada siklus II berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,66 dan secara individual dari 25 siswa terdapat 13 siswa (86,7%) telah memenuhi KKM. Kualitas belajar mengalami peningkatan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya persentase aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II yaitu dari 40,83% menjadi 81,66%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Peningkatan Keterampilan Berbicara dengan menggunakan Metode Bermain Peran (role playing) Siswa Kelas VII SMPN Satap 2 Jerebuu Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada mengalami peningkatan secara baik.
Pemanfaatan Metode Gambar dan Menulis Huruf Tegak Bersambung dalam Materi Membandingkan Kata Denotasi dan Kata Konotasi Pada Peserta didik Kelas VIII A SMP Negeri 1 Semarang Setyani, Meida Ayu; Sumarmi, Sri Budi; Ngatmini, Ngatmini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan yang dijumpai di SMP Negeri 1 Semarang yaitu kurangnya kemampuan peserta didik dalam materi membandingkan kata denotasi dengan kata konotasi pada karya fiksi. Tujuan penelitian ini untuk mempermudah pemahaman dalam materi membandingkan kata denotasi dan kata konotasi pada karya fiksi, mengetahui kreativitas dan kefokusan pada peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 1 Semarang. Populasi penelitian ini merupakan seluruh peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 1 Semarang yang berjumlah 34 peserta didik. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan non tes yang terdiri dari hasil observasi dan hasil wawancara. Hasil analisis data disimpulkan bahwa pemanfaatan metode menggambar dan menulis huruf tegak bersambung atau huruf latin sangat bermanfaat dalam proses pembelajaran bagi peserta didik maupun pendidik.
Pengaruh Pengetahuan dan Kesadaran tentang Hygiene Sanitasi terhadap Minat Pembelian Makanan Jajanan Pada Remaja di Kodam Surabaya Sulu, Miryam; Handjani, Sri; Purwidiani, Niken; Miranti, Mauren Gita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) pengaruh pengetahuan hygiene sanitasi remaja terhadap minat pembelian makanan jajanan, 2) pengaruh kesadaran hygiene sanitasi remaja terhadap minat pembelian makanan jajanan, dan 3) interaksi antara pengetahuan dan kesadaran usia remaja tentang hygiene sanitasi makanan jajanan terhadap minat pembelian di Pasar Malam Kodam Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian survei. Sampel yang digunakan sebanyak 109 orang dengan kriteria usia 16 – 25 tahun dan pernah berkunjung dan membeli makanan jajanan di Pasar Malam Kodam Surabaya. Menggunakan teknik analisa data uji regresi linear berganda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket penilaian. Angket tersebut menggunakan skala ukur Guttman dengan skala benar salah dan skala likert dengan 4 skala penilaian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah tes soal dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat dan uji hipotesis. Hasil yang diperoleh adalah (1) pengetahuan hygiene sanitasi tidak memiliki pengaruh terhadap minat pembelian makanan jajanan pada remaja di Pasar Malam Kodam Surabaya dengan signifikansi sebesar 0,749; (2) kesadaran hygiene sanitasi memiliki pengaruh terhadap minat pembelian makanan jajanan pada remaja di Pasar Malam Kodam Surabaya karena memiliki nilai signifikansi sebesar 0,00; (3) pengetahuan dan kesadaran hygiene sanitasi memiliki pengaruh secara simultan terhadap minat pembelian makanan jajanan pada remaja di Pasar Malam Kodam Surabaya dengan besaran pengaruh 21,8%.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Informatika Kelas VII di SMPN 1 Sungai Pua Rahayu, Nur; Khairuddin, Khairuddin; Zakir, Supratman; Efriyanti, Liza
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kooperatif adalah salah satu jenis pendekatan pembelajaran berbasis kelompok dimana setiap siswa berdiskusi secara terbuka tentang hasil belajarnya sendiri, baik secara individu maupun kelompok. Hal ini dicapai melalui interaksi antar anggota kelompok selama proses pendidikan. Bentuk penelitian yang dipakai di antara peneliti ini ialah penelitian eksperimen. Populasi ini melibatkan semua siswa kelas tujuh SMP N 1 Sungai Pua pada tahun ajaran 2023-2024. Berdasarkan data yang dikumpulkan pada kelas VII terdapat empat kelas. Teknik yang digunakan untuk persiapan sampel dikenal menjadi probabilitas sampling. Hasil belajar di kelas Informatika SMPN 1 Sungai Pua dengani model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) ditunjukkan bahwa siswa secara konsisten mencapai dampak belajar yang lebih besar daripada dengan metode kelas konvensional. Di sini terlihat pada nilai eksperimen suatu kelompok yang mempunyai nilai sebesar 8,517 dan kelompok kontrol sebesar 4,818. Hasil tes akhir menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan metode konvensional pelajaran informatika kelas VII. Perbedaan tersebut terlihat pada signifikansi hitung dari uji hipotesis yang diamati, dimana nilai tersebut diwakili oleh thitung > ttabel atau 11,88 >2,005 membuktikan hal tersebut. Peristiwa ini membuktikan bahwa model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Factors Affecting Students’ Reading Comprehension at 8th Grade of MTsN 4 Sijunjung Juwana, Gemila; Melani, Melyann; Roza, Veni; Reflinda, Reflinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemahaman bacaan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II MTsN 4 Sijunjung. Sampel penelitian ini sebanyak 76 siswa dengan menggunakan teknik Total Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket. Temuan penelitian ini adalah terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman bacaan siswa. Terdapat 8 faktor yang mempengaruhi pemahaman bacaan siswa di MTsN 4 Sijunjung. Dan persentasenya adalah keterbatasan pengetahuan kosakata dengan persentase 70%, kurangnya kelancaran dengan persentase 54,66%, kurangnya keakraban dengan subjek dengan persentase 58,66%, tingkat kesulitan teks dengan persentase 56%, penggunaan strategi membaca yang tidak memadai dengan persentase 68%, penalaran verbal yang lemah dengan persentase 60%, masalah dengan pemrosesan informasi dengan persentase 67,55%, masalah dalam mengingat informasi setelah membaca dengan persentase 53,77%.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Prosedur Menggunakan Infografis Pada Media Canva Siswa Kelas XI.10 SMA Negeri 6 Palembang Lathifah, Lathifah; Muzar, Missriani; Apriliani, Yenni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas adalah penelitian dari, oleh, dan untuk guru dengan tujuan untuk meningkatkan keprofesionalan guru. PTK dapat pula diartikan sebagai “penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan/atau meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas secara lebih professional”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas XI.10 SMA Negeri 6 Palembang menggunakan infografis pada media aplikasi Canva. Media infografis berbasis aplikasi Canva dipilih dalam penelitian ini dan peneliti berharap pembelajaran teks prosedur dapat mencapai hasil yang maksimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK). Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan bentuk kualitatif yang dibantu dengan kuantitatif. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI.10 SMAN 6 Palembang tahun Pelajaran 2024/2025 yang terdiri atas 38 siswa. Hasil tindakan pada siklus I yang terdapat pada tabel menunjukkan bahwa kemampuan menyimpulkan isi teks prosedur masih terbilang rendah dan masih belum optimal. Hal ini dibuktikan dengan jumlah rata-rata keselurahan skor siswa yaitu 71,31. Nilai tersebut masih di bawah KKM yang ditentukan. Ada 16 siswa atau 42,11 % siswa yang nilainya di atas atau sama dengan KKM dan 22 siswa atau 57,89% siswa yang nilainya belum tuntas. Nilai terendah yaitu 60, sedangkan nilai tertinggi yaitu 90. Berdasarkan hasil tindakan pada siklus II yang terdapat pada tabel di atas menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Nilai rata- rata yang diperoleh pada siklus II adalah 82,63 dengan nilai tertinggi 95 dan terendah 65. Pada siklus II, para siswa lebih bersemangat dan menuangkan kreativitas mereka dalam menulis teks prosedur karena teks prosedurnya dikembangkan dan dibuat dengan media infografis aplikasi canva dan berdasarkan judul serta topik yang dekat dengan siswa yaitu membuat kegiatan sehari-hari. Jadi, dapat dikatakan bahwa kompetensi siswa dalam menulis teks prosedur pada siklus II meningkat.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Prosedur dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Kelas XI SMA Negeri 6 Palembang Oktaviani, Anis; Agustina, Juaidah; Missriani, Missriani; Apriliani, Yenni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah langkah-langkah model PBL (Problem Based Learning) dalam pembelajaran menulis teks prosedur pada siswa kelas XI.7 SMA Negeri 6 Palembang 2) Bagaimanakah peningkatan kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur setelah digunakan model PBL (Problem Based Learning) pada siswa kelas XI.7 SMA Negeri 6 Palembang .Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, teknik dan instrumen pengumpulan datanya meliputi teknik observasi, teknik pembelajaran, dan teknik test. Kesimpulan tersebut didukung oleh beberapa fakta hasil penelitian bahwa model problem based learnig memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan presentase ketuntasan belajar siswa yang meningkat. Terjadi peningkatan sebesar 25% pada ketuntasan hasil belajar Bahasa Indonesia 70% di siklus I menjadi 95% di siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia dalam menulis teks prosedur.