cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Rancang Bangun E-Learning Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 2 Padang Gustia Rahmi, Annisa; Irma Delianti, Vera
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27146

Abstract

E-Learning adalah pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mentransformasi interaksi antara pendidik dan peserta didik. Tujuan utama dari penerapan teknologi ini adalah untuk meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses pembelajaran. Di SMK Negeri 2 Padang, proses pembelajaran masih bersifat konvensional, sehingga efisiensi dan fleksibilitasnya terbatas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang dan dikembangkan sebuah sistem E-Learning berbasis web guna mendukung kinerja pendidik serta menyediakan sumber belajar tambahan bagi peserta didik di luar pembelajaran tatap muka di kelas. Pengembangan sistem ini menggunakan metodologi Agile XP (Extreme Programming) yang menekankan pada perencanaan adaptif dan pengembangan secara iteratif. Website E-Learning ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan framework Laravel, yang memungkinkan proses pengembangan menjadi lebih terstruktur dan skalabel. Fitur utama dari sistem ini meliputi halaman dashboard, modul login, panel admin, antarmuka guru dan siswa, manajemen kelas dan pertemuan, laporan kinerja, manajemen pengguna, pengaturan sistem, serta integrasi chatbot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem E-Learning berbasis web ini secara signifikan meningkatkan proses pembelajaran dengan meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan transparansi dalam interaksi antara guru dan siswa
Perancangan Layout Dan Animate Dalam Animasi Lala Dan Penjaga Hijau Nadya Ramadhani, Siti; Okta Falma, Fris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27152

Abstract

Banjir dan longsor telah menjadi fenomena yang semakin umum, terutama penggundulan hutan secara ilegal dan cuaca ekstrem. Peningkatan curah hujan sering menyebabkan air meluap dan kondisi tanah tergerus dapat memperbesar risiko longsor. Animasi “Lala dan Penjaga Hijau” diciptakan untuk menggunakan teknologi sebagai sarana pendidikan yang efektif dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dan pelestarian lingkungan. Laporan ini membahas tahapan perancangan layout dan animate dengan menerapkan metode pipeline dalam produksi animasi. Pada penyusunan layout dilakukan dengan teknik pengaturan komposisi, dan warna, sedangkan proses animasi menerapkan teknik pose-to-pose untuk menentukan pose kunci sebelum membuat gerakan. Perangkat lunak blender dipilih dalam laporan ini karena blender merupakan program open-source, yang memungkinkan siapa pun untuk menggunakannya tanpa harus membayar lisensi dan memiliki komunitas pengguna yang luas serta menawarkan berbagai tutorial. Hasil dari laporan akhir ini adalah sebuah animasi yang berjudul “Lala dan Penjaga Hijau” yang bertujuan untuk mendidik masyarakat mengenai pentingnya melestarikan lingkungan.
Pengembangan E-Modul Seni Rupa Berbasis Flipbook Pada Materi Menggambar Bentuk di Kelas VII SMP Negeri 18 Padang Febriana Maharani Butidang, Betta; Sandra, Yofita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Seni Rupa berbasis Flipbook pada materi menggambar bentuk bagi siswa kelas VII SMP Negeri 18 Padang. Latar belakang pengembangan modul ini adalah rendahnya motivasi belajar dan pemahaman konsep menggambar yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang variatif serta keterbatasan media ajar digital. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D dari Thiagarajan yang mencakup tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Prosedur pengembangan melibatkan analisis kebutuhan, perancangan media, validasi ahli, uji praktikalitas oleh guru, dan uji efektivitas oleh peserta didik. Subjek uji coba terdiri dari 31 siswa kelas VII dan satu guru seni budaya. Instrumen pengumpulan data berupa angket validitas, praktikalitas, dan efektivitas, dengan analisis data menggunakan skala Likert dan kategori penilaian Sugiyono (2010). Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berbasis Flipbook tergolong valid, praktis, dan efektif. Hasil validasi ahli menunjukkan persentase 100% oleh ahli materi, 96% oleh ahli media, 80% oleh ahli bahasa, dan 92% oleh ahli kegrafikaan. Praktikalitas dinilai sebesar 88% oleh guru dengan kategori sangat praktis. Sedangkan uji efektivitas oleh peserta didik memperoleh nilai 92,5%, dengan kategori sangat efektif. Dengan
Struktur Dan Ciri Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi Siswa Kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP Nurprindia Manurung, Ririn; Olva Zuve, Farel
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27169

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur dan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa struktur dan ciri kebahasaan teks laporan hasil observasi yang ditulis oleh siswa kelas X. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data, digunakan teknik triangulasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengungkitan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur teks laporan hasil observasi yang ditulis oleh siswa terdiri dari tiga bagian utama, yaitu pernyataan umum, deskripsi bagian, dan simpulan. Dari tiga puluh teks yang dianalisis, dua puluh delapan teks sudah tepat dalam menyusun pernyataan umum, sementara dua teks tidak tepat. Selanjutnya, dua puluh lima teks menggunakan deskripsi bagian dengan tepat, dan lima teks tidak tepat. Pada bagian simpulan, dua puluh lima teks sudah tepat dan lima teks belum tepat. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu menulis teks laporan hasil observasi sesuai struktur yang ditentukan, meskipun masih terdapat beberapa yang belum sesuai. Ciri kebahasaan yang ditemukan meliputi penggunaan kalimat definisi, kalimat deskripsi, dan imbuhan di-. Dari tiga puluh teks, dua puluh delapan sudah menggunakan ciri kebahasaan tersebut secara lengkap, sedangkan dua teks belum lengkap. Dengan demikian, secara umum siswa sudah mampu menulis teks laporan hasil observasi sesuai ciri kebahasaan yang ditetapkan, namun masih ada yang perlu perbaikan.
Perancangan Consept Art dan Storyboard pada Animasi Lala dan Penjaga Hijau Amelia, Fitri; Ocmi Sakti, Sheanny
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27172

Abstract

Perkembangan industri animasi di Indonesia semakin pesat, tidak hanya sebagai media hiburan tetapi juga sebagai sarana edukasi dan penyampaian pesan moral. Penelitian ini berfokus pada perancangan concept art dan storyboard untuk animasi Lala dan Penjaga Hijau, yang bertujuan menyampaikan pesan pelestarian lingkungan melalui interaksi tokoh utama dengan roh penjaga hutan. Metode yang digunakan meliputi pipeline produksi untuk alur kerja terstruktur dan teknik thumbnail sketching untuk eksplorasi desain cepat. Concept art dikembangkan menggunakan Adobe Photoshop, sedangkan storyboard dibuat dengan Storyboard Pro 20.1 untuk memvisualisasikan alur cerita, sudut kamera, dan komposisi adegan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu menghasilkan desain visual yang kohesif dan storyboard yang terarah, sehingga mempercepat produksi dan meminimalkan kesalahan. Dengan demikian, perancangan concept art dan storyboard yang matang menjadi kunci dalam menciptakan animasi berkualitas tinggi yang selaras dengan visi cerita. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam memahami peran elemen visual dalam narasi animasi serta manfaat praktis dalam meningkatkan efisiensi produksi.
Perancangan Concept Art, Storyboard, dan Animate dalam serial animasi Si Dep Cayah “Hutang Amak” Nurin Qistina, Reza; Okta Falma, Fris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27173

Abstract

Animasi Si Dep Cayah merupakan karya yang berangkat dari realitas sosial dan budaya, dengan menampilkan tokoh-tokoh yang menghadapi konflik internal, tekanan psikologis, dan perjuangan hidup dalam lingkungan yang keras. Proses produksi animasi ini mengandalkan kolaborasi antara concept art, storyboard, dan animasi untuk menciptakan visual yang kohesif dan emosional. Concept art berperan penting dalam menetapkan identitas visual, mulai dari desain karakter hingga nuansa warna, sementara storyboard menyusun alur cerita secara sistematis serta mengarahkan sudut pandang dan dinamika adegan. Proses animasi kemudian menghidupkan elemen-elemen tersebut menjadi gerakan yang ekspresif. Sinergi antara ketiga komponen ini tidak hanya mendukung efisiensi produksi, tetapi juga memastikan kesinambungan visual dan kekuatan naratif, sehingga pesan cerita dapat tersampaikan secara kuat dan menyentuh penonton.
Tokoh Barbie Of Swan Lake Dalam Karya Batik Lukis Rahma Febriarty, Dwi; Siti Aisyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27174

Abstract

Kisah Barbie of Swan Lake merupakan adaptasi dari dongeng klasik yang menggambarkan perjuangan, transformasi, cinta, serta perjalanan emosional manusia. Penciptaan karya ini bertujuan untuk menciptakan karya seni kriya tekstil berupa batik lukis sebagai hiasan dinding dengan mengangkat kisah tersebut sebagai simbol proses pendewasaan manusia. Tokoh Putri Odette yang dikutuk menjadi angsa putih dan berusaha melawan kekuatan jahat digambarkan sebagai cerminan seseorang yang perlahan keluar dari sifat kekanak-kanakan dan mulai tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa. Penciptaan karya dilakukan menggunakan metode konsorsium seni, yang meliputi lima tahapan utama, yaitu: tahap persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, dan penyelesaian. Proses dimulai dari pencarian ide dan referensi visual, dilanjutkan dengan pembuatan sketsa, memindahkan desain ke kain, pewarnaan menggunakan teknik colet, hingga tahap akhir berupa pameran karya, dokumentasi, dan penulisan laporan. Hasil karya terdiri dari sepuluh karya batik lukis yang menampilkan visualisasi tokoh Odette dalam bentuk simbolik dan ekspresif. Setiap karya menggambarkan tahapan perubahan emosi dan konflik batin yang dialami oleh tokoh utamanya. Melalui pendekatan ini, karya tersebut tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga menyampaikan pesan tentang proses pertumbuhan emosi yang dialami manusia dalam menghadapi tantangan hidup.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) di Kelas IV SDN 04 Talang Maua Kabupaten 50 Kota Fara Umaira, Fatika; Bungsu Ladiva, Hasmai; Ningsih, Yarisda; Waldi, Atri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27175

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 04 Talang Maua, Kabupaten 50 Kota. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus; siklus I terdiri dari dua pertemuan, dan siklus II terdiri dari satu pertemuan, masing-masing melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan 16 peserta didik kelas IV, terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan non-tes. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada berbagai aspek: perencanaan pembelajaran meningkat dari 85,4% (Baik) pada siklus I menjadi 95,8% (Sangat Baik) pada siklus II; aktivitas guru meningkat dari 82,14% menjadi 96,42%; aktivitas peserta didik meningkat dari 78,56% menjadi 92,85%; dan nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 78,17 pada siklus I menjadi 85,21 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model PBL terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
Bunga Mawar Sebagai Simbol Cinta Dalam Karya Seni Lukis Kontemporer Hidayat, Rahmat; Ondira Asa, Ferdian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27176

Abstract

Tujuan pembuatan karya ini untuk memvisualisasikan berbagai permasalahan kisah cinta yang di alami oleh kalangan remaja diera sekarang ini, serta mengekspresikannya dalam bentuk karya seni yang dapat menjadi wadah sebagai pengingat terhadap kalangan remaja. Harapan dari karya ini adalah sebagai kesadaran diri seseorang untuk memperbaiki dirinya akan kesalahannya tentang memaknai cinta, serta meningkatkan pengetahuan dan memperkaya ide-ide dalam mewujudkan karya seni lukis kontemporer. Ada beberapa tahapan yang dilaksanakan sesuai dengan metode yang digunakan dalam penciptaan karya, yaitu : 1). Persiapan merupakan tahap awal dalam penciptaan sebuah karya seni mulai dari mencari sebuah ide dan gagasan. 2). Elaborasi, merupakan gagasan pokok yang telah ditetapkan nantinya akan dituangkan pada sebuah karya Lukis kontemporer. 3). Sintesis, merupakan langkah-langkah dalam pembuatan karya. 4). Realisasi Konsep merupakan tahap proses dalam berkarya dan. 5). Penyelesaian, merupakan tahap akhir dalam berkarya. Secara keseluruhan karya ini menyampaikan permasalahan tentang perasaan cinta yang di rasakan setiap remaja diera sekarang ini. Karya yang ditampilkan terdiri dari sepuluh karya yang setiap karya di beri judul yang berbeda-beda yaitu : Restu, Materi, Cinta Buta, Cinta Sejati, Obsesi, Jantung Hati, Patah Hati, Cinta Segitiga, Cinta Dalam Diam, Terakhirkali
Pengaruh Pemberlakuan Rekayasa Lalu Lintas: Sistem Satu Arah (SSA) Terhadap Perubahan Kebiasaan Berkendara Masyarakat di Kota Padang Panjang Rahmadani, Esa; Aziz, Basyarul; Sawitri, Rini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.27177

Abstract

Kebijakan pemerintah memiliki dampak signifikan terhadap perubahan masyarakat. Kebijakan ini dapat mempengaruhi ekonomi, lingkungan, dan kebiasaan serta menciptakan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Penelitian ini mengkaji pengaruh pemberlakuan sistem satu arah terhadap perubahan kebiasaan berkendara masyarakat, di Kota Padang Panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan enam orang informan yang merupakan masyarakat Kota Padang Panjang dan pengguna jalan satu arah yang telah diberlakukan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem satu arah mengubah kebiasaan masyarakat dalam jalur berkendara. Manifestasi dari perubahan kebiasaan ini membuat masyarakat menjadi lebih jauh berkendara dan sering terjebak macet. Temuan ini mendukung teori perubahan sosial Willian Fielding Ogburn, yang menyatakan bahwa perubahan sosial terjadi karena adanya perkembangan dalam aspek materi (material culture), seperti teknologi, sistem transportasi, dan infrastruktur. Pemahaman yang mendalam tentang penelitian ini diharapkan dapat membantu merancang kebijakan untuk meminimalkan dampak negatif dan meningkatkan kualitas kebijakan yang lebih baik untuk masyarakat Kota Padang Panjang.