cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Analisis Pendekatan Psikologis dalam Pembentukan Sosial Emosional Anak di Era Digital: Kajian Literatur Sistematis Yelva Nofriyanti; Neviyarni S
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sosial emosional anak usia dini merupakan fondasi penting bagi pembentukan karakter, kesejahteraan psikologis, dan kesiapan belajar anak. Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah pola interaksi sosial dan pengalaman emosional anak usia dini. Media digital memiliki potensi sebagai sarana stimulasi dan pembelajaran sosial, namun juga berisiko menghambat empati, regulasi emosi, dan interaksi sosial langsung apabila tidak disertai pendampingan. Artikel ini bertujuan menganalisis pendekatan-pendekatan psikologis dalam pembentukan sosial emosional anak usia dini di era digital melalui kajian literatur sistematis. Metode penelitian menggunakan systematic literature review terhadap artikel nasional dan internasional bereputasi yang diterbitkan pada periode 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan Erikson, Vygotsky, Piaget, Goleman, dan Bronfenbrenner saling melengkapi dalam menjelaskan dinamika sosial emosional anak di lingkungan digital. Temuan menegaskan pentingnya kualitas interaksi digital, pendampingan orang dewasa, serta integrasi pembelajaran sosial emosional berbasis teknologi dalam layanan PAUD.
Pelestarian Identitas Budaya Melalui Kajian Semiotika Artefak Pekinangan dalam Kerangka Sustainable Cities and Communities Sigit Widiatmoko; Gusti Garnis Sasmita; Nara Setya Wiratama; Ahmad Farkhan Rozaq; Yatmin Yatmin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pekinangan dalam perspektif sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Jawa. Melalui interpretasi semiotika, diharapkan mampu memberikan wawasan kepada masyarakat luas, kediri khususnya guna mendukung upaya pelestarian warisan budaya dalam kerangka Sustainable Cities and Communities. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif historis – semiotika. melalui inventarisasi koleksi, analisis morfologis artefak, wawancara dengan kurator, dan pembacaan semiotik. Hasil menunjukkan bahwa pekinangan selain sebagai objek material, juga menyimpan makna identitas kolektif suati masyarakat, status sosial, ruang sosial dan interaksi, serta jejak silang budaya. Berdasarkan hasil kajian, adapun rekomendasi penelitian adalah membuka narasi ruang terbuka budaya sebagai dasar edukasi publik dan program museum.
Destinasi Gastronomi sebagai Laboratorium Bhinneka Tunggal Ika: Tinjauan Konseptual Pendidikan Pancasila Pada Pariwisata F&B Laurentia Tiffany Tissa; Mochamad Brian Faisal Putra Bhakti; Nur Muhammad Azizy Rahman; Feyza Lola Zayda; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji potensi wisata gastronomi (F&B tourism) sebagai media edukatif untuk Sila ke-3 Pancasila. Di tengah tantangan penguatan identitas nasional, pendidikan pariwisata cenderung berfokus pada aspek komersial saja, Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur (literatur review) untuk menggabungkan studi pariwisata, gastronomi, dan pendidikan Pancasila, Tujuannya adalah untuk mengusulkan kerangka konseptual yang memposisikan pariwisata F&B sebagai “laboratorium hidup” untuk menanamkan nilai Persatuan Indonesia. Hasil penggabungan menunjukkan bahwa narasi akulturasi dalam kuliner nusantara dapat menjadi alat yang efektif untuk pendidikan. Artikel ini menyimpulkan bahwa pariwisata dapat mengintegrasikan food storytelling sebagai metode praktis pendidikan karakter kebangsaan.
Internalisasi Nilai Pancasila melalui Pembiasaan Sekolah pada Siswa Sekolah Dasar Marhamah Lubis; Yuni Nasution; Putri Adelia Lubis; Ismil Faidah Nasution; Ardian Soleh Nasution
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui pembiasaan sekolah serta dampaknya terhadap sikap dan perilaku siswa di SD Negeri 0801 Pinarik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sekolah yang meliputi pembiasaan religius, sosial, disiplin, gotong royong, dan musyawarah dilaksanakan secara rutin dan konsisten dalam kegiatan sekolah. Pembiasaan tersebut mampu menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila, seperti nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial. Temuan lapangan menunjukkan adanya perubahan sikap dan perilaku siswa, khususnya dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, sikap demokratis, serta kesantunan dalam berinteraksi. Pembiasaan sekolah yang didukung oleh keteladanan guru dan budaya sekolah yang kondusif terbukti efektif sebagai strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar.
Implementasi Edukasi PHBS oleh Mahasiswa KKN terhadap Perubahan Perilaku Kesehatan di SDN 10 Mara sebagai Upaya Menuju Lingkungan Belajar yang Bersih, Aman dan Nyaman Alya Rahma Dini; Delon Permana; Erika Fitriani; Fadhilla Ramadhani; Halimah Adha Ananda; Andri Gemaini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) berpotensi mempercepat penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah dasar melalui edukasi kontekstual, demonstrasi, dan keteladanan (Aidha dkk., 2023; Toar dkk., 2023). Penelitian ini bertujuan menilai implementasi edukasi PHBS oleh mahasiswa KKN terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik kesehatan siswa di SDN 10 Mara, Kepulauan Mentawai, sebagai upaya mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, aman, dan nyaman. Desain studi menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental satu kelompok pra–pasca intervensi dengan triangulasi kualitatif melalui observasi tatanan sekolah dan wawancara singkat guru/petugas UKS. Intervensi meliputi penyuluhan interaktif cuci tangan pakai sabun (CTPS), etika batuk, kebersihan jamban, pengelolaan sampah sederhana, serta penataan sudut cuci tangan; seluruh materi mengacu pada pedoman UKS/PHBS Kemendikbudristek (Kemdikbudristek, 2022; Direktorat SD, 2024). Hasil menunjukkan peningkatan teramati pada kepatuhan CTPS sebelum makan dan setelah dari toilet, ketersediaan sarana WASH dasar di kelas, serta pengurangan sampah berserakan; temuan ini selaras dengan bukti sebelumnya bahwa edukasi dan praktik langsung efektif memperbaiki perilaku kesehatan siswa (Febrianty dkk., 2022; Sigalingging dkk., 2024; Susanti dkk., 2024).
Manajemen Penyiaran dan Karakteristik Televisi Sebagai Dasar Penguatan Teknik Peliputan Radio dan Televisi di Era Digital Acha Trisyadya; Kartini Sikumbang; Indah Pratiwi; Cahaya Ramadhani; Nur Zakky Prastyawan Hasibuan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital, manajemen penyiaran memegang peran penting dalam menjaga relevansi media televisi dan radio. Televisi digital memungkinkan interaksi yang lebih langsung dengan audiens, sementara radio tetap unggul dalam kecepatan penyampaian berita dan kedekatan emosional dengan pendengar. Pemahaman karakteristik media televisi, seperti jangkauan luas, sifat audiovisual, dan pengalaman langsung, menjadi dasar penguatan teknik peliputan. Teknik peliputan radio dan televisi mencakup perencanaan, pengambilan gambar atau audio, wawancara, penulisan naskah, serta penerapan standar produksi dan regulasi nasional. Strategi penguatan peliputan di era digital menuntut integrasi media konvensional dan platform digital, pemahaman perilaku audiens, serta inovasi konten untuk mempertahankan daya saing dan kualitas siaran. Studi ini menekankan pentingnya manajemen penyiaran yang adaptif dan penguasaan karakteristik media sebagai dasar peningkatan teknik jurnalistik di era digital.
Pergeseran Media Radio dan Televisi ke Media Sosial: Studi Literatur Sejarah Penyiaran Hingga ke Jejaringan Sosial Anisah Luthfiah; Yasmin Nafisah; Kartini Sikumbang; Queen Dara Assyifa; Miftahur Raihan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran media radio televisi ke media sosial memberikan dampak yang signifikan terhadap bagaimana informasi tersebut dibuat dan dikonsumsi oleh masyarakat, umumnya kajian ini menggunakan studi literatur untuk mempelajari perbedaan cara kerja media radio televisi dan media sosial. Radio dan televisi yang cenderung bersifat satu arah dalam proses menyampaikan informasi, serta kedua media ini dikendalikan penuh oleh lembaga resmi penyiaran sehingga pengguna dari kedua media ini cenderung pasif dalam menerima konten yang diberikan. Lain halnya dengan media sosial, dengan hadirnya sistem digital hingga jejaring sosial dalam kehidupan masyarakat membuat masyarakat dapat turut aktif sebagai pembuat informasi maupun penikmat informasi sekaligus (komunikasi dua arah). Dalam media sosial menyediakan fitur cepat, fleksibel, hingga ruang partisipasi masyarakat yang dibuat lebih luas dibandingkan platform penyiaran. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa digitalisasi bukan hanya dapat mengubah aspek penyampaian informasi, tetapi juga pola komunikasi, interaksi, serta proses pembentukan opini publik masyarakat. Dengan perubahan ini membuat pengguna media bisa lebih terbuka dan aktif.
Antara Ketenangan Instan dan Regulasi Emosi: Dampak Penggunaan Digital Pacifier dalam Pengasuhan Anak Usia Dini Fakhriatul U. Miladiah; Mela Desina; Ahmaddin A. Tohar; Khairil Anwar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah praktik pengasuhan, salah satunya melalui penggunaan perangkat digital sebagai digital pacifier untuk menenangkan anak ketika rewel, tantrum, atau mengalami ketidaknyamanan emosional. Fenomena ini semakin umum pada anak usia dini yang berada pada tahap krusial perkembangan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengasuhan digital pacifier terhadap regulasi emosi anak usia dini berdasarkan temuan-temuan empiris dalam literatur. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan scoping review terhadap artikel-artikel ilmiah yang relevan dengan topik penggunaan media digital dalam pengasuhan dan regulasi emosi anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media digital sebagai alat penenang cenderung memberikan efek jangka pendek dalam meredakan emosi negatif anak, namun berpotensi menghambat perkembangan keterampilan regulasi emosi internal, seperti kemampuan menenangkan diri, toleransi frustrasi, dan pengelolaan emosi secara adaptif. Selain itu, pola pengasuhan yang terlalu bergantung pada digital pacifier dapat mengurangi kualitas interaksi orang tua–anak yang berperan penting dalam pembelajaran emosi. Namun demikian, penggunaan media digital yang disertai pengawasan orang tua, pembatasan durasi, serta interaksi yang responsif dapat meminimalkan dampak negatif dan bahkan mendukung perkembangan sosial-emosional anak. Kajian ini menegaskan pentingnya peran kesadaran dan literasi digital orang tua dalam mengelola penggunaan teknologi agar tidak menggantikan fungsi pengasuhan emosional yang esensial pada anak usia dini.
Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V UPTD SD Negeri 124386 Jl. Jambu Pematangsiantar Novia Tiladur Natalin Siahaan; Dameria Dinamita Matondang; Sonia Sagita Saragih; Mia Naftalia Napitupulu; Mutiara Santi Siahaan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) terhadap prestasi akademik dan keterlibatan siswa kelas V di SDN 124386. Dengan menggunakan desain kuasi-eksperimental, penelitian ini melibatkan total 22 siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Untuk menilai efektivitas PjBL, peneliti memberikan pretest sebelum intervensi dan posttest setelahnya yang memungkinkan perbandingan tentang hasil belajar siswa. Selain itu, observasi dan dokumentasi kelas memberikan wawasan tentang perilaku siswa, interaksi, dan lingkungan belajar secara keseluruhan. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam nilai IPAS siswa, dengan hasil yang menunjukkan peningkatan yang signifikan secara statistik (p<0,05). Ini menunjukkan bahwa PjBL adalah pendekatan pedagogis yang dapat secara substansial meningkatkan pemahaman dan prestasi siswa dalam IPAS. Di luar peningkatan akademik, pendekatan ini mendorong suasana belajar yang lebih aktif, mendorong siswa untuk berpartisipasi dengan antusias, berkolaborasi secara efektif dengan teman sebaya, dan mengambil kepemilikan atas proses belajar mereka. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pengaruh positif PjBL terhadap keberhasilan akademis dan keterlibatan siswa.
Analisis Kurangnya Lapangan Pekerjaan Pada Usia Angkatan Kerja di Kota Binjai, Sumatera Utara Clarissa O Sinaga; Widya Khairunissa; Prima Alexander Siburian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industrialisasi memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Namun, pertumbuhan ekonomi yang pesat tidak selalu diimbangi dengan ketersediaan lapangan pekerjaan yang memadai, terutama bagi usia angkatan kerja. Penelitian ini mengkaji kurangnya lapangan pekerjaan pada usia angkatan kerja di Kota Binjai, Sumatera Utara. Data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya lapangan pekerjaan di Kota Binjai disebabkan oleh pertumbuhan penduduk yang tinggi, namun tidak diimbangi dengan penciptaan lapangan kerja yang memadai, terutama di sektor industri dan manufaktur. Meskipun angka pengangguran terbuka menurun pada 2023, tingkatnya masih cukup tinggi. Tingkat partisipasi angkatan kerja juga mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Sementara itu, lapangan pekerjaan utama di Binjai masih didominasi sektor perdagangan. Upaya pemerintah dalam mengatasi masalah ini antara lain dengan memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan menjadi fasilitator dalam menyediakan informasi pekerjaan bagi pencari kerja.