cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Daya Tarik Konten Akun Tiktok @Nani.Bram Pengaruhnya terhadap Peningkatan Penjualan Jasa Kebugaran Sukarelawati, Sukarelawati; Maulana, Nanda Akmal; Firliandoko, Robby
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37639

Abstract

Daya tarik konten media sosial berperan dalam mendukung efektivitas komunikasi pemasaran digital, khususnya pada platform berbasis video seperti TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh daya tarik konten terhadap peningkatan penjualan jasa kebugaran line dance pada akun TikTok @nani.bram. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang merupakan pengikut akun TikTok @nani.bram.Variabel daya tarik konten diukur melalui empat indikator, yaitu visual, informativeness, kredibilitas, dan interaktivitas, sedangkan peningkatan penjualan jasa diukur melalui indikator minat penggunaan jasa, keputusan pembelian, dan rekomendasi. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa daya tarik konten berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan jasa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,423, nilai t-hitung sebesar 11,591, dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,578 menunjukkan bahwa daya tarik konten memberikan kontribusi sebesar 57,8% terhadap peningkatan penjualan jasa kebugaran.
Analisis Pola Komunikasi Siswa di SMA Negeri 5 Makassar Pada Era Digital Jannah, Rihul; Rahmadani, Endah; Anwar, Fahrizal; Farhan, Muhammad; Simanjuntak, Sri Yunita; Andri, Andri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37640

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pola komunikasi siswa di SMA Negeri 5 Makassar di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner Skala Likert untuk mengumpulkan data dari 22 partisipan. Menurut temuan penelitian, pola komunikasi siswa termasuk dalam kategori cukup baik/sedang, dengan skor rata-rata 65%. Media sosial merupakan alat utama untuk memperoleh informasi, sedangkan komunikasi informal lebih efektif dalam membina keakraban antar siswa. Meskipun demikian, komunikasi formal masih memiliki masalah seperti miskomunikasi dalam kerja kelompok dan kurangnya kepercayaan diri siswa saat berbicara dengan guru. Akibatnya, peningkatan keterampilan komunikasi formal diperlukan untuk mendorong pembelajaran yang efektif di era digital.
Intervensi Terapi Genggam Bola Karet terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas atas Pada Pasien Stroke : Literature Review Ridho, Muhammad; Septiawan, Taufik; Prayudita, Indah; Lestari, Shinta Dwie; Raudina, Diandra Dita; Rifqi, Muhammad Kemal Ar; Maulidya, Citra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37641

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan yang dapat menimbulkan gangguan fungsi motorik, khususnya penurunan kekuatan otot pada ekstremitas atas. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan aktivitas sehari-hari pada pasien. Salah satu intervensi rehabilitasi yang dapat dilakukan adalah terapi genggam bola karet yang bertujuan untuk meningkatkan kekuatan otot tangan. Literature review ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi genggam bola karet terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke. Metode yang digunakan adalah studi literature review dengan menelaah beberapa artikel ilmiah nasional yang diperoleh melalui Google Scholar. Artikel yang ditelaah merupakan penelitian yang membahas latihan genggam bola karet atau Range of Motion (ROM) pada pasien stroke. Hasil telaah menunjukkan bahwa latihan genggam bola karet yang dilakukan secara rutin selama beberapa hari dapat meningkatkan kekuatan otot tangan pada pasien stroke. Peningkatan kekuatan otot dipengaruhi oleh faktor usia, durasi penyakit, serta faktor risiko lainnya. Kesimpulannya, terapi genggam bola karet merupakan intervensi sederhana dan efektif yang dapat digunakan dalam rehabilitasi pasien stroke untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas.
Manajemen Koperasi Sekolah dan Disrupsi Digitalisasi dalam Meningkatkan Mutu Madrasah Ardiansyah, Zaky; Akmalia, Agustin Ziadatul; Nurfirdaus, Bay Nana; Siswadi, Siswadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37642

Abstract

Perkembangan teknologi digital di tengah era disrupsi mengharuskan koperasi sekolah beradaptasi agar tetap relevan dalam mendukung peningkatan kualitas madrasah. Namun, pengelolaan koperasi sekolah masih banyak yang bersifat konvensional, seperti pencatatan transaksi secara manual dan rendahnya literasi digital di kalangan pengurus. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen koperasi sekolah dalam menghadapi disrupsi digital beserta implikasinya terhadap peningkatan mutu madrasah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka (library research) dari berbagai sumber ilmiah terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi dapat meningkatkan efisiensi operasional, transparansi pengelolaan keuangan, serta kualitas layanan koperasi. Oleh karena itu, transformasi digital melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, dan inovasi layanan menjadi strategi utama untuk memperkuat keberadaan koperasi sekolah sekaligus mendukung peningkatan mutu madrasah. Kata kunci: koperasi sekolah, disrupsi digital, manajemen koperasi, transformasi digital, mutu madrasah
Analisis Penyaluran Dana Zakat Produktif Oleh Pengelola Zakat di Baznas Kota Jambi Nur Eliza, Siti; Putra Hafis, Ahsan; Hareastoma, Hareastoma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat merupakan salah satu kewajiban umat islam yang harus dipenuhi, disamping kewajiban-kewajiban lainnya. Dalam hal ini, zakat merupkan ibadah wajib yang peruntukkannya telah ditentukan oleh Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam (Q.S. At-Taubah Ayat 60). Penelitan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, interview,dan wawancara, dalam menganalisis data penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan membandingkan konsep penyaluran secara teori dengan membandingkan konsep penyaluran yang dilakukan BAZNAS Kota Jambi. Dimana zakat dijadikan sebagai salah satu rukun islam yang utama dan memegang peranan penting dalam mempengaruhi kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Sehinga perlu pengelolaan yang propesional. Ditinjau dari segi bahasa, kata zakat mempunyai beberapa arti, yaitu Al- Barakatu (keberkahan), Al-Namaa (pertumbuhan dan perkembangan), Ath- Thaharatu (kesucian), dan Ash-Shalahu (keberesan).Secara istilah bahwa zakat itu merupakan bagian dari harta dengan persyaratan tertentu, yang Allah SWT mewajibkan kepada pemiliknya, untuk diserahkan kepada yang berhak menerimanya, dengan persyaratan tertentu pula.
Analisis Penerimaan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality (AR) dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) di SMKN 4 Kendari Radha Hasda Halfis; Firdaus Firdaus; Andi Baso Kaswar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti tingkat penerimaan pengguna terhadap media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) melalui penggunaan model Technology Acceptance Model (TAM) sebagai dasar analisis di SMKN 4 Kendari. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 86 siswa. Data diperoleh melalui kuesioner yang disusun dengan skala Likert 5 poin. Setelah itu, mereka dianalisis dalam dua tahap: analisis deskriptif menggunakan Microsoft Excel dan analisis inferensial menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) yang diproses melalui aplikasi SmartPLS versi 4. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa semua variabel TAM berada dalam kategori sangat tinggi; Perceived Ease of Use (PEOU) sebesar 4,14, Perceived Usefulness (PU) sebesar 4,11, Attitude Toward Using (ATU) sebesar 4,09, dan Behavioral Intention to Use (BIU) sebesar 4,15. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa siswa SMKN 4 Kendari sangat menyukai media pembelajaran berbasis AR. Hasilnya menunjukkan bahwa variabel PEOU memberikan dampak yang positif dan signifikan baik pada PU maupun ATU. Selanjutnya, PU memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap ATU, sementara ATU turut berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap BIU. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa model TAM relevan untuk menjelaskan penerimaan teknologi pembelajaran. Oleh karena itu, media ini harus terus dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran interaktif yang dapat menarik minat dan pemahaman siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Elektronika di SMKN 4 Pariaman Alrian Fauzi; Efrizon Efrizon; Muhammad Adri; Titi Sriwahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengembangan media pembelajaran yang efektif dan menarik untuk mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Elektronika di SMK Negeri 4 Pariaman. Tujuan penelitian adalah menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva serta menguji validitas dan praktikalitasnya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan sampel seluruh siswa kelas X Teknik Elektronika Industri sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan melalui angket validasi produk kepada empat ahli, yaitu dua ahli media dan dua ahli materi, serta angket praktikalitas yang diberikan kepada siswa pengguna media tersebut. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase kelayakan berdasarkan skor angket dan rata-rata skor respons siswa menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan valid dengan persentase nilai validasi ahli media sebesar 95% dan ahli materi sebesar 94,37%, serta praktis dengan persentase nilai praktikalitas sebesar 90,18%. Media ini layak digunakan dan dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi teknik elektronika dasar. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Canva ini efektif sebagai alat bantu pembelajaran yang menarik dan mudah digunakan di SMK Negeri 4 Pariaman.
An Analysis of German Language Students’ Difficulties in Writing Academic Texts Diva, Sarah; Maharani, Yesika; Veronika, Meilani; Romasta, Laura; Sumari, Binti Aisiah Daning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesulitan mahasiswa dalam menulis teks akademik pada Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Partisipan penelitian terdiri atas 43 mahasiswa. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui analisis teks akademik mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesulitan mahasiswa tergolong sedang, dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,16 dan standar deviasi sebesar 0,53. Tingkat kesulitan tertinggi ditemukan pada aspek tata bahasa (74,4%), kosakata (74,4%), dan pengembangan ide (72,1%). Sebaliknya, organisasi teks (58,1%) dan penggunaan referensi (55,8%) menunjukkan tingkat kesulitan yang relatif lebih rendah. Temuan kualitatif mendukung hasil kuantitatif, yang menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami masalah dalam menggunakan struktur tata bahasa yang tepat, menerapkan kosakata akademik yang memadai, dan mengembangkan ide secara sistematis. Kesimpulannya, kesulitan mahasiswa dalam menulis akademik lebih menonjol pada aspek linguistik dan kognitif. Oleh karena itu, penerapan strategi pembelajaran yang lebih terarah diperlukan untuk meningkatkan keterampilan menulis akademik mahasiswa.
The Representation of Poverty in the Grimm Brothers' Fairy Tale “Hänsel Und Gretel” Ningtias, Tri; Zebua, Dorie Evelyn; Sumari, Binti Aisiah Daning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi kemiskinan dalam dongeng Hänsel und Gretel karya Brothers Grimm dengan menggunakan metode analisis isi kualitatif. Analisis ini didasarkan pada teori representasi Stuart Hall, yang memandang makna sebagai hasil produksi melalui bahasa, simbol, dan narasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan digambarkan secara progresif dan berlapis-lapis, tidak hanya berfungsi sebagai latar belakang, tetapi juga sebagai pemicu utama konflik naratif. Kemiskinan pertama kali digambarkan melalui kondisi sosial-ekonomi keluarga seorang penebang kayu yang menderita kelaparan kronis dan kelangkaan pangan, yang menyebabkan orang tua meninggalkan anak-anak mereka di hutan. Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan ekonomi direpresentasikan sebagai kekuatan yang mengikis peran pelindung keluarga dan menempatkan anak-anak dalam situasi rentan. Kemiskinan selanjutnya disimbolkan melalui rumah roti dan penyihir, yang menggambarkan bagaimana keterbatasan membuat anak-anak rentan terhadap eksploitasi. Meskipun menjadi korban, Hänsel dan Gretel menunjukkan inisiatif dan ketangguhan. Penelitian ini berkontribusi pada studi sastra dan sosial dengan mengaitkan representasi kemiskinan dalam sastra dengan perspektif struktural dan multidimensi tentang kemiskinan.
Aschenputtel and Cinderella in Intertextual Dialogue: A Study of the Fairy by Grimm and Perrault Daulay, Jihan Nur Alfiana; Siregar, Hana Gloria; Manalu, Elvrida Melvawati; Siagian, Natasya Engel; Sumari, Binti Aisiah Daning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37675

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan intertekstual antara Aschenputtel dalam Deutsche Märchen und Sagen karya Rosemarie Griesbach dan Cinderella karya Charles Perrault. Menggunakan teori intertekstualitas Graham Allen, penelitian kualitatif deskriptif ini membandingkan empat aspek naratif: tokoh penolong, benda ajaib, alur, dan akhir cerita. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kedua dongeng memiliki alur dasar yang sama, gadis tertindas mendapat bantuan, pergi ke pesta, kehilangan sepatu, lalu menikah dengan pangeran, terdapat perbedaan signifikan. Aschenputtel menggunakan pohon hazel sebagai penolong dan berakhir dengan saudari tiri dibutakan, mencerminkan nilai keadilan retributif dan hubungan spiritual dengan leluhur dalam masyarakat Jerman abad ke-19. Sebaliknya, Cinderella menggunakan ibu peri dan berakhir dengan pengampunan serta rekonsiliasi, mencerminkan nilai humanisme masyarakat Prancis abad ke-17 yang menekankan keanggunan dan harmoni. Perbedaan ini menunjukkan bahwa Perrault tidak sekadar menceritakan ulang cerita yang sama, tetapi mentransformasi dan menafsir ulang tradisi dongeng Jerman melalui pilihan naratifnya.