cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Gamifikasi terhadap Sikap Positif Siswa Pada Kelas VIII SMPN 4 Kubung Yuri, Cicia Oktri; Putri, Desi Armi Eka; Basyirun, Fajri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.38065

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya sikap positif siswa dalam proses pembelajaran, seperti kurangnya motivasi, disiplin, dan partisipasi aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran gamifikasi terhadap sikap positif pada siswa kelas VIII SMPN 4 Kubung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif, populasi yang diambil adalah siswa kelas VIII.1 dan VIII.2 di SMPN 4 Kubung pada tahun ajaran 2025/2026, berjumlah 43 orang. Sampel penelitian berjumlah 43 siswa dengan teknik total sampling. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara gamifikasi terhadap sikap positif siswa dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 6,505 > t tabel 1,681. Koefisien determinasi sebesar 50,8% menunjukkan bahwa gamifikasi berkontribusi terhadap sikap positif siswa. Dengan demikian, gamifikasi dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan sikap positif siswa.
Pengaruh Metode Problem Based Learning terhadap Literasi Budaya Bali pada Cerita Rakyat Lokal Putri Ayu lan Desa Trunyan untuk Siswa SD Sutyaningsih, Anak Agung Ayu Dewi; Pradnyani, Luh Made Lely; Satiari, Putu Putri; Erawati, Anak Agung Ayu Ratih; Wraspati, ⁠Ni Komang Dyah Tri Rahma; Suryani, Ni Luh Putu; Pradnyadewi, Ni Putu Ayu Indah; Vebianti, Ni Kadek Eliana; Putra, I Putu Yoga Agasthia Dharma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.38066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan literasi budaya Bali pada siswa Sekolah Dasar melalui cerita rakyat lokal Putri Ayu lan Desa Trunyan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one group pre test–post test yang melibatkan 30 siswa kelas V SD Negeri 10 Pedungan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre test sebesar 52,66 meningkat menjadi 80,00 pada post test, dengan selisih peningkatan 27,34 poin. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 13,3% menjadi 100%. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa metode PBL berpengaruh positif dan efektif dalam meningkatkan literasi budaya Bali siswa SD.
Implementasi Supervisi Akademik dan Manajerial dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar Dwi Noviandari; Dea Sintawati; Dwi Putri; Dwi Wiadnyani; Basilius Redan Werang; I Made Hendra Sukmayasa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.38067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi supervisi akademik dan supervisi manajerial dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar melalui pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap kepala sekolah dan pihak terkait supervisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan secara rutin oleh kepala sekolah melalui observasi langsung dan tidak langsung terhadap proses pembelajaran, serta dilengkapi dengan tindak lanjut berupa refleksi dan pemberian solusi kepada guru. Sementara itu, supervisi manajerial dilakukan oleh yayasan secara berkala dengan fokus pada aspek keuangan, administrasi, dan tata kelola sekolah. Supervisi ini melibatkan seluruh komponen sekolah dan dilakukan secara sistematis. Kendala yang ditemukan bersifat teknis dan dapat diatasi melalui koordinasi serta persiapan yang matang. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi supervisi akademik dan manajerial berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan tata kelola sekolah.
Dinamika Human-AI Collaboration: Strategi Mitigasi Penurunan Kreativitas dan Berpikir Kritis pada Mahasiswa Pengguna Generative AI Siswanto, Kenes Indrani; Rakha, Muhamad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.38068

Abstract

Integrasi Generative Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi telah membawa transformasi besar dalam efisiensi akademik, namun secara simultan memicu kekhawatiran terhadap degradasi kemampuan kognitif mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kolaborasi antara manusia dan AI serta merumuskan strategi mitigasi untuk mencegah penurunan kemampuan berpikir kritis dan kreativitas pada mahasiswa. Menggunakan pendekatan metode kombinasi (Mixed Methods) dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan mahasiswa aktif pengguna AI generatif sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner profil kemandirian belajar, wawancara semi-terstruktur, dan analisis tugas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI yang berlebihan tanpa regulasi mandiri yang kuat memicu pergeseran agensi dari manusia ke teknologi (AI-centered agency), yang berdampak pada penurunan orisinalitas ide dan inisiatif analitis. Temuan kunci mengungkapkan bahwa kemandirian belajar (Self-Regulated Learning) bertindak sebagai penyangga (buffer) krusial dalam menjaga agensi manusia. Strategi mitigasi yang dirumuskan menekankan pada penguatan model kolaborasi human-centered, di mana AI difungsikan sebagai mitra dialogis untuk memicu refleksi metakognitif, bukan sebagai pengganti proses berpikir. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya literasi AI dan desain instruksional yang adaptif guna mempertahankan kedaulatan kognitif mahasiswa di era kecerdasan buatan.
Keterlibatan dan Konsumsi Perilaku Para Gamer Esport Susanto, Madhyamadana Adwitiya; Arafah, Willy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.38069

Abstract

Penelitian ini berutjuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan konsumen dalam esports (consumer esports engagement) terhadap niat pembelian (purchase intention), keterlibatan komunitas (community engagement), co-production, word of mouth, serta rekrutmen (recruitment). Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana keterlibatan konsumen dalam esports dapat mempengaruhi aspek-aspek tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden. Desain penelitian yang digunakan adalah eksplisit deskriptif untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa bahwa keterlibatan konsumen dalam eSport mencakup antusiasme, dukungan terhadap tim, dan keinginan untuk membeli produk terkait. Konsumen juga aktif berinteraksi dalam komunitas, memperkuat loyalitas mereka. Selain itu, mereka bersedia memberikan masukan untuk pengembangan eSport dan sering berbagi pengalaman positif melalui word of mouth, yang membantu meningkatkan kesadaran merek dan merekrut pengguna baru ke ekosistem eSport.
Pengembangan Media Flashcard Digital Berbasis Wordwall pada Cerita Rakyat Men Brayut untuk Siswa Sekolah Dasar Sutyaningsih, Anak Agung Ayu Dewi; Adhiputra, I Gusti Ngurah Bagus Mahendra; Wulandari, Ni Luh Rita; Apsari, Kadek Helsa Kirana; Smarananda, I Putu David; Nandini, Anak Agung Ayu Nadia; Putri, Ni Luh Rai Mita Rachma; Widaputri, Ni Putu Tika; Suastini, Nyoman Deby; Dewi, Ni Putu Indah Pramitha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.38070

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman nilai karakter siswa serta keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang menarik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa flashcard digital berbasis cerita rakyat Men Brayut yang valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan model yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi berdasarkan penilaian ahli serta uji coba kepada siswa. Media ini juga terbukti praktis dan mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap nilai karakter. Dengan demikian, flashcard digital berbasis cerita rakyat efektif digunakan sebagai media pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan bermakna.
Analisis Kebutuhan Pembuatan E-LKPD Model Pembelajaran Projek Inkuiri pada Materi Pemanasan Global untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Erlina, Stevi; Festiyed, Festiyed; Mufit, Fatni; Ulmi, Fauziah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.38071

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa serta penggunaan bahan ajar yang masih bersifat konvensional dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pembuatan E-LKPD model pembelajaran Projek Inkuiri pada materi pemanasan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengacu pada model desain pembelajaran Dick & Carey difokuskan pada tahap analisis kebutuhan. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis siswa, analisis LKPD yang digunakan guru, angket kebutuhan siswa, dan wawancara guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa masih berada pada kategori rendah, LKPD yang digunakan belum interaktif dan belum terstruktur, serta siswa dan guru membutuhkan bahan ajar digital yang mendukung pembelajaran berbasis penyelidikan dan proyek. Dengan demikian, pembuatan E-LKPD model Projek Inkuiri diperlukan untuk mendukung pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Peran Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) dalam Peningkatan Perekonomian Masyarakat Padang Panjang Juliana, Halda Refisa; Martilova, Novera
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38090

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Hidup Berkah Bermakna (HBB) Padang Panjang dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi, penelitian menemukan empat peran utama KSPPS, yaitu sebagai lembaga keuangan mikro syariah, peningkat akses keuangan, pendukung penguatan UMKM, serta pemberi dampak sosial- ekonomi bagi anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSPPS HBB berperan cukup signifikan, terutama dalam membantu masyarakat terbebas dari ketergantungan pada rentenir melalui pembiayaan syariah yang lebih terjangkau. Meski demikian, KSPPS masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi keuangan, keterbatasan modal, keterbatasan sumber daya manusia, dan risiko kredit macet. Secara keseluruhan, peran KSPPS HBB terbukti berkontribusi positif terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Perbedaan Gugatan dan Permohonan dalam Hukum Acara Perdata Measy, Grace; Latifah, Raden; Novandra, Rendy; Siswajanthy, Farahdinny; Butar, Dinalara D. Butar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38091

Abstract

Dalam praktik hukum acara perdata, dikenal dua bentuk pengajuan perkara ke pengadilan, yaitu gugatan dan permohonan. Keduanya memiliki karakteristik, tujuan, serta prosedur yang berbeda meskipun sama-sama diajukan kepada pengadilan untuk memperoleh penetapan atau putusan hakim. Gugatan diajukan ketika terdapat sengketa antara dua pihak atau lebih yang saling berlawanan kepentingannya, sedangkan permohonan diajukan dalam keadaan tidak terdapat sengketa, melainkan untuk memperoleh penetapan atas suatu keadaan hukum tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam perbedaan antara gugatan dan permohonan dalam hukum acara perdata, baik dari segi pengertian, dasar hukum, pihak-pihak yang terlibat, maupun produk hukum yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan literatur hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan mendasar terletak pada adanya sengketa, struktur para pihak, serta jenis putusan yang dihasilkan oleh pengadilan. Dengan memahami perbedaan ini, diharapkan masyarakat maupun praktisi hukum dapat menentukan bentuk pengajuan perkara yang tepat sesuai dengan kebutuhan hukumnya.
Sikap Toleransi antar Siswa dengan Latar Belakang Budaya yang Berbeda di SMA Negeri 1 Indralaya Utara Elsa Yutri Melinda; Anasari Anasari; Lidiana Rahayu Ningsih; Rizky Al Akbar Irawan; Muhammad Roihan; Yusuf Hartono; Khadijah Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38092

Abstract

Toleransi merupakan salah satu indikator keberhasilan suatu negara dalam mengelola keberagaman. Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai persatuan, masyarakat Indonesia dituntut untuk mampu menunjukkan sikap saling menghargai, menghormati, dan menerima perbedaan yang ada. Intoleransi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti masalah ekonomi, sosial, serta gesekan budaya yang memicu konflik antar kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena secara objektif melalui data numerik, sedangkan metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan kondisi atau karakteristik variabel yang diteliti tanpa melakukan manipulasi variabel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang disusun berdasarkan indikator dari variabel yang diteliti. Skala yang digunakan adalah skala Likert dengan pilihan jawaban sangat setuju, setuju, tidak setuju, dan sangat tidak setuju. Sebelum digunakan, instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk memastikan kelayakan sebagai alat pengumpul data. Prosedur penelitian meliputi beberapa tahap, yaitu: (1) penyusunan instrumen penelitian, (2) uji validitas dan reliabilitas instrumen, (3) pengumpulan data, (4) pengolahan dan analisis data, serta (5) penarikan kesimpulan berdasarkan hasil penelitian. Berdasarkan hasil yang didapatkan, sebagian besar responden dalam penelitian ini berada pada kategori Sedang dengan persentase mencapai 73%. Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa telah memiliki pemahaman awal mengenai pentingnya menerima dan menghargai keberagaman budaya di lingkungan sosialnya. Namun, pemahaman tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam perilaku nyata sehari-hari.