cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Jurusan Ilmu Keolahragaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 509 Documents
Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kreativitas Dalam Pendidikan Jasmani Ni Wayan Suardiati Putri; I Ketut Budaya Astra; Ketut Agustini; I Gde Wawan Sudatha
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i1.72713

Abstract

Saat ini siswa tidak hanya mempunyai pengetahuan saja tetapi juga mempunyai keterampilan dan sikap. Untuk meningkatkan keterampilan dan sikap, siswa perlu diberikan pengalaman nyata dalam bentuk proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari literatur tentang peningkatan kreativitas siswa pendidikan jasmani melalui model pembelajaran berbasis proyek. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan PRISMA (Preferred Reporting Items For Systematic Review And Meta-Analyses) yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap proses yang dilakukan pada saat melakukan review berjalan secara sistematis. Penelusuran literatur dilakukan dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi analisis teori dan hasil artikel ilmiah serta publikasi lainnya dengan tujuan untuk mengetahui dampak pembelajaran berbasis proyek. Hasil dari penelitian ini adalah Project Based Learning  (PjBL) dapat meningkatkan kreativitas siswa, dan pendidikan jasmani dengan model pembelajaran berbasis proyek membantu siswa menjadi aktif. Model pembelajaran PjBL dapat dijadikan acuan untuk diterapkan pada pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah. Model pembelajaran PjBL dapat diterapkan secara sistematis dan efektif di berbagai tingkat satuan pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Disimpulkan bahwa pentingnya PjBL dalam pendidikan jasmani untuk meningkatkan kreativitas siswa.
Optimalisasi Pembelajaran Penjas pada Ranah Psikomotorik Mata Pelajaran Penjas Materi Bulutangkis Ade Yuni Sahruni; CS, Ansar; Syahruddin; Muh Syaiful Syam; Andi Baso Husain; Muhammad Sadzali
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i1.75919

Abstract

Beberapa siswa masih sering melakukan kesalahan dalam teknik dasar seperti servis yang tidak sampai dan smash yang tidak efektif. Hal ini menimbulkan masalah sebab meskipun antusiasme siswa tinggi, dan beberapa siswa mencapai prestasi luar biasa, kemampuan teknik dasar yang tidak merata dapat menghambat perkembangan keterampilan seluruh siswa secara konsisten. Tujuan penilitian yaitu untuk menganalisis tingkatan keberhasilan pembelajaran penjas pada ranah psikomotorik mata pelajaran bulutangkis. Jenis Penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan tes dari rubrik penilaian rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Populasi penilitian adalah siswa kelas X yang  berjumlah sebanyak 70 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan penilaian mandiri dengan berdasarkan tingkat keberhasilan psikomotorik servis pendek. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tingkat Pembelajaran pada ranah psikomotorik mata pelajaran penjas dengan materi bulutangkis dikategorikan pada tingkat sedang. Hal ini disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang belum sesuai dengan kapasitas pemahaman dan daya tangkap seluruh siswa. Kurangnya sarana dan prasarana di sekolah juga berdampak negatif terhadap proses pembelajaran. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa tingkat penguasaan teknik dasar bulutangkis oleh siswa berada pada level yang cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan untuk mencapai kategori yang lebih tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam mengadopsi pendekatan yang lebih terstruktur sehingga dapat mencapai tujuan pembelajaran psikomotorik dan mengoptimalkan potensi siswa dalam olahraga.
How Does Fitness Level Affect Physical Education, Sports, And Health Student Learning Achievement April Yesaya Sipayung; Aliman
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i1.76263

Abstract

Formal education in schools is very important for developing the quality of human resources. Still, students' lack of physical fitness often hampers efforts to improve the quality of education. Lack of physical fitness hurts student learning achievement in Physical Education, Sports, and Health (Penjasorkes) subjects. This study aims to analyze the level of physical freshness, physical fitness learning achievement, and the influence of physical freshness level on the learning achievement of junior high school students. This type of research is descriptive quanitative research. The population used is all male students with totaling 348 students and aged between 13 and 15 years. The sampling technique uses purposive sampling techniques, namely sampling, by selecting samples according to certain objectives totaling 40 students. Data collection methods and instruments in this study used TKJI tests aged 13-15 years consisting of (1) 50 meter sprint, (2) hanging body lift for 60 seconds, (3) lying down for 60 seconds, (4) jumping upright, (5) running 1000 M, and PE achievement data through the end of semester report card. After the data was collected, it was analyzed using the Pearson correlation analysis method. The results showed that students' physical fitness level was in the moderate category, and the students' learning outcomes were in the high category. Therefore, it can be concluded that the level of physical fitness significantly influences student learning achievement. This study is expected to positively contribute to improving learning achievement and student well-being at all levels of education.
Metode Pembelajaran Berbantuan Video Tutorial untuk Meningkatkan Hasil Belajar PJOK Materi Teknik Dasar Pencak Silat Tendangan Lurus Mukaromah, Alfi Maisatul; I Ketut Semarayasa
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i1.78346

Abstract

Pencak silat tidak hanya mengajarkan keterampilan fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, keberanian, dan ketahanan diri. Namun, kenyataannya, banyak siswa mengalami kesulitan dalam mempelajari teknik dasar pencak silat, khususnya tendangan lurus. Kesulitan ini sering disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap gerakan yang benar, minimnya waktu praktik yang efektif, dan kurangnya alat bantu belajar yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PJOK materi teknik dasar pencak silat tendangan lurus pada peserta didik melalui implementasi metode pembelajaran part and whole berbantuan video tutorial. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang di laksanakan dalam dua siklus, terdiri dari rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, Observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas X yang berjumlah 26 peserta didik yang terdiri dari 12 orang putra dan 14 orang putri. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data hasil utama penelitian menunjukan bahwa hasil blajar dalam materi teknik dasar pencak silat tendangan lurus meningkat, melaui impelemntasi metode pembelajaran part and whole berbantuan video tutorial untuk meningkat kan hasil belajar PJOK materi teknik dasar pencak silat tendangan lurus. Implikasi penelitian ini adalah penggunaan video tutorial sebagai media pembelajaran dapat menjadi alternatif yang efektif dan inovatif dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pembelajaran tradisional, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya pengajaran.
Minat Peserta Didik Terhadap Ekstrakurikuler Keolahragaan El Fayyad, Marsal; Wahjoedi; I Komang Sukarata Adnyana
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i1.80815

Abstract

Minat peserta didik terhadap ekstrakurikuler keolahragaan merupakan aspek penting dalam pengembangan potensi diri dan pembentukan karakter yang sehat. Ekstrakurikuler keolahragaan tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan kebugaran fisik, tetapi juga sebagai medium untuk membangun kerjasama tim, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Namun, di beberapa sekolah, terdapat kecenderungan menurunnya partisipasi siswa dalam kegiatan olahraga ekstrakurikuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat peserta didik kelas VIII untuk mengikuti ekstrakurikuler. Metode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data langsung. Populasi dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII dengan jumlah total sebanyak 198 peserta didik. Metode pemilihan sampel menggunakan simple random sampling menggunakan undian dan masing-masing kelas di ambil sebanyak 7 peserta didik, sehingga jumlah sampel sebanyak 49 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif dengan persentase dari jawaban peserta didik. Hasil dari penelitian ini yaitu pada faktor intrinsik minat peserta didik jika dikonversi ke dalam skala penilaian kategori termasuk dalam kategori tinggi. Adapun kesimpulan dari hasil analisis data minat peserta didik kelas VIII dalam mengikuti ekstrakurikuler keolahragaan berada pada kategori tinggi. Implikasi penelitian ini adalah dapat membantu pihak sekolah dalam merancang program ekstrakurikuler yang lebih menarik dan sesuai dengan minat siswa, sehingga meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan keolahragaan.
Survei Literasi Jasmani Peserta Didik SD Negeri 10 Banjar di Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2023/2024 Waruwu, Calvin Candra Christian; I Gede Suwiwa; peby Gunarto
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i1.81646

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada peserta didik kelas IV, V, dan VI SD Negeri 10 Banjar di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng pada tanggal 12 Desember 2023 - 27 April 2024 untuk mengetahui tingkat kemampuan Literasi Jasmani. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Literasi, termasuk literasi jasmani, adalah keterampilan dasar penting yang mendukung partisipasi aktif dalam berbagai aspek kehidupan. Literasi jasmani melibatkan motivasi, kepercayaan diri, kompetensi jasmani, pengetahuan, dan pemahaman untuk terlibat dalam aktivitas jasmani seumur hidup. Data diperoleh melalui kuesioner PLKQ (Physical Literacy Knowledge Questionnaire). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan literasi jasmani peserta didik SD Negeri 10 Banjar di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2023/2024 berada pada kategori tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata hasil kuesioner literasi jasmani peserta didik sebesar 63 (79%) yang berada pada kategori tinggi. Hasil yang diperoleh dari kuesioner menunjukkan bahwa banyak peserta didik yang memiliki pemahaman tentang literasi jasmani. Pada penelitian ini diharapkan tidak ada lagi orang yang malas untuk melakukan aktivitas jasmani dan menjadikannya sebagai kebiasaan. Untuk  memperoleh hidup sehat tidak perlu harus aktivitas yang berat dan susah, dengan selalu rutin dan konsisten melakukan aktivitas sederhana sangat lebih baik seperti program jalan kaki setiap hari.
The Acute Effect of Imagery and Touchpad Training on Improving The Performance of Paragliding Athletes Dian Listiarini; Rian Kurniawan; Syamsul Ma'arif
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.71677

Abstract

Lack of a combination of physical and mental training results in paragliding athletes lacking focus and confidence and not getting good accuracy results. The main aim of this research is to find out about exercise parable And touchpad towards increasing the performance of paragliding athletes in accuracy numbers in Central Java. The method used is quantitative one group pre-test post-test design. The population was 14 regional paragliding athletes and the sampling technique used total sampling 14 paragliding athletes. The pre-test and post-test carry out flying accuracy 3 times with points calculated as accumulated. The research instrument is skytronik 22-centimeter diameter. The main results of the study were significant differences in points before and after exercise. The conclusion is that imagery and touchpad training can improve the performance of paragliding athletes in accuracy numbers in Central Java. The implications of this research are implications This research shows that these two methods have significant implications in improving athlete performance.
Analisa Hubungan Motivasi Berprestasi Atlet Terhadap Burnout: Studi Kasus Atlet Triathlon Jasalindo Aziz, Muhammad Zainuddien; Lely Nur Azizah
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i3.72684

Abstract

Olahraga Triathlon merupakan olahraga yang memerlukan tingkat daya tahan yang tinggi sehingga atlet harus melakukan latihan yang konsisten dan terukur sehingga atlet tidak mengalami gejala stress akibat latihan yang over sehingga mengakibatkan burnout, dalam penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi atlet dengan burnout. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana motivasi untuk meraih prestasi dapat memengaruhi kecenderungan atlet mengalami kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian pribadi yang merupakan indikator utama burnout. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang menggunakan pengambilan data menggunakan kuisioner, terdapat 12 sampel penelitian diantaranya seluruh atlet Triathlon Jasalindo, Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling. Kemudian data dilakukan beberapa uji analisis data menggunakan SPSS yaitu: uji normalitas, uji Linieritas data, dan uji korelasi. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa hubungan antara motivasi berprestasi atlet dengan tingkat resiko atlet mengalami burnout memiliki hubungan positif dengan nilai signifikansi dengan tingkat hubungan kuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi yang dimiliki oleh atlet Triathlon Jasalindo maka akan semakin tinggi tingkat resiko burnout. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap motivasi berprestasi atlet sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan burnout pada atlet Triathlon, khususnya di lingkungan Jasalindo.
Variasi Latihan Ball Feeling Terhadap Keterampilan Short Passing Stopping Bola Dalam Permainan Sepak Bola Fawwaz Muharram, Muhammad Anas; Nida’ul Hidayah; Muhamad Tafaqur; Berliana
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.76125

Abstract

Banyaknya pemain sepak bola usia dini di Indonesia yang belum menguasai passing stopping bola menjadi latar belakang penelitian ini, sehingga diperlukan pemberian variasi baru yang mampu meningkatkan keterampilan pemain dalam passing stopping bola. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi latihan ball feeling terhadap short passing stopping bola dalam permainan sepak bola. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain penelitian pretest posttes control design. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen penelitian ini menggunakan sepak dan tahan bola. Setelah data terkumpul dianalisis dengan teknik pengolahan data yang dimulai dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji wilcoxon, dan uji mann whitney. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variasi latihan ball feeling terhadap keterampilan short passing stopping bola dalam permainan sepak bola usia 10 tahun dengan nilai signifikansi 0.001 lebih kecil dari taraf signifikansi 0.05. Penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kelompok yang diberikan variasi latihan ball feeling terhadap keterampilan short passing stopping bola dalam permainan sepak bola pada siswa SSB Java One Top Bandung usia 10 tahun.
Pliometrik Single Leg dan Double Leg terhadap Power Tungkai pada Peningkatan Hasil Lay-up Shoot Dian Dianti; Alen Rismayadi; Moch. Yamin Saputra
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.77649

Abstract

Banyak terjadi turn over atau kegagalan mencetak angka saat melakukan lay-up shoot. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis latihan pliometrik single leg dan double leg terhadap peningkatan power tungkai pada hasil lay-up shoot. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Sampel berjumlah 36 orang yang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen pada penelitian ini menggunakan tes vertical jump untuk power tungkai dan tes lay-up shoot untuk tes kemampuan lay-up shoot. Teknik analisi data yang digunakan yaitu teknik ANAVA. Hasil pada penelitian ini menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan latihan pliometrik terhadap peningkatan hasil lay-up shoot. Kedua, tidak terdapat interaksi antara latihan pliometrik dengan kualitas power tungkai pada peningkatan hasil lay-up shoot. Ketiga, tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan pliometrik single leg dan double leg pada kelompok power tungkai yang tinggi. Keempat, tidak terdapat perbedaan pengaruh antara latihan pliometrik single leg dan double leg pada peningkatan hasil lay-up shoot pada kelompok power tungkai yang rendah. Implikasi penelitian ini yaitu latihan pliometrik single leg dan double leg terhadap power tungkai pada peningkatan hasil lay-up shoot.