cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Jurusan Ilmu Keolahragaan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 509 Documents
Inovasi Numerasi Melalui Aktivitas Fisik Untuk Siswa Disabilitas Intelektual Br Manurung, Ira Kenyosi; Simatupang, Nurhayati; Siregar, Samsuddin; Damanik, Suryadi; Supriadi, Amir
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.79083

Abstract

Siswa disabilitas intelektual sering menghadapi kesulitan dalam memahami numerasi dan berpartisipasi dalam aktivitas fisik, serta rentan terhadap kekerasan dan isolasi sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah menciptakan inovasi numerasi melalui aktivitas fisik untuk siswa disabilitas intelektual. Model pengembangan yang digunakan adalah Borg and Gall. Metode penelitian ini adalah pengembangan, teknik pengumpulan data dengan instrumen penelitian lembar angket yang ditujukan kepada siswa dan ahli, teknik analisis data dengan persentase. Sampel penelitian merupakan siswa Sekolah Menengah Pertama penyandang disabilitas intelektual. Produk dirancang dan kemudian divalidasi oleh ahli materi, ahli inovasi, dan ahli bahasa. Uji coba kelompok kecil 4 siswa dan uji coba kelompok besar 9 siswa. Hasil validasi ahli materi, ahli inovasi, ahli bahasa dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran. Hasil lembar penilaian subjek siswa dinyatakan sangat baik dan dapat digunakan. Sehingga disimpulkan bahwa inovasi numerasi melalui aktivitas fisik untuk siswa disabilitas intelektual valid dan dapat digunakan untuk proses pembelajaran di sekolah. Inovasi yang dikembangkan yaitu numerasi melempar, numerasi berjalan, numerasi melompat dan meloncat, dan numerasi berlari. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi aktivitas fisik dalam pembelajaran numerasi dapat signifikan meningkatkan keterlibatan, motivasi belajar, dan keterampilan matematika anak-anak disabilitas intelektual. Implikasi penelitian ini dapat meningkatkan kesehatan fisik, serta mendukung pendidikan inklusif untuk persiapan hidup mandiri di masyarakat.
Model Permainan Adaptif untuk Anak Tunadaksa di Sekolah Dasar Harahap, Miftahul Irfanda; Simatupang, Nurhayati; Siregar, Samsuddin; Bangun, Sabaruddin Yunis; Hasibuan, Sanusi
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.79084

Abstract

Anak tunadaksa seringkali mengalami kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran yang umum seperti PJOK, sehingga mereka mengalami keterlambatan dalam perkembangan gerak, akademik dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model permainan adaptif untuk anak tunadaksa di Sekolah Dasar. Jenis metode pendekatan kuantitatif persentase dengan desain penelitian R&D. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang ditujukan kepada siswa dan ahli. Sampel penelitian merupakan siswa Sekolah Dasar penyandang tunadaksa. 5 siswa untuk uji coba kelompok kecil, 10 siswa untuk uji coba kelompok besar. Teknik analisis penelitian menunjukkan analisis kuantitatif dan kualitatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan, melalui validasi ahli dan uji coba siswa terdapat tiga jenis permainan adaptif yaitu: gelinding gesit, sentuh ceria, dan keranjang bergerak. Persentase validasi ahli diperoleh 76%, menunjukkan bahwa permainan valid dan dapat digunakan. Validasi kelompok kecil menghasilkan persentase 71% diklasifikasikan baik dan layak digunakan. Persentase kelompok kecil ahli diperoleh 84%, dan persentase kelompok besar ahli diperoleh 94%, menunjukkan bahwa permainan valid dan dapat digunakan. Simpulan penelitian bahwa permainan adaptif menunjukkan hasil yang sangat baik dan layak digunakan setelah melalui proses validasi dan uji coba. Implikasi penelitian ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang adil dan merata, di mana setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan belajar.
Permainan Bocce terhadap Kemampuan Motorik Anak Tuna Grahita Ringan pada Siswa SMP Hidayat, Rizky; Simatupang, Nurhayati; Siregar, Samsuddin; Kasih, Indra; Valianto, Budi; Zebua, Syukur Damai
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.79195

Abstract

Anak-anak dengan tuna grahita ringan seringkali menghadapi tantangan dalam perkembangan motorik halus dan kasar, yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari mereka serta interaksi sosial. Permainan bocce, yang mengharuskan pemain melempar bola dengan presisi dan kekuatan yang terukur, dapat membantu anak-anak ini dalam mengembangkan koordinasi tangan-mata, keseimbangan, serta keterampilan motorik kasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh permainan bocce terhadap anak tuna grahita ringan pada siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Pada penilitian ini menggunakan teknik purposive sampling, pada semua siswa tunagrahita ringan di Sekolah Menenga Pertama. Data yang sudah didapatkan kemudian di analisis menggunakan aplikas komputer (statistikal package for social science) SPSS 20. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswa anak tunagrahita ringan di Sekolah Menengah  Pertama. Berdasarkan data penelitian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil treatment terhadap  peningkatan kemampuan gerak motorik dasar anak tunagrahita ringan di Sekolah Menengah Pertama. Berdasarkan dari rumusan masalah dan hasil penelitian mengenai pengaruh permainan bocce terhadap kemampuan motorik anak tuna grahita ringan pada siswa menengah pertama, maka dapat ditarik simpulan bahwa terdapat pengaruh peningkatan kemampuan gerak motorik ringan pada siswa menengah pertama melalui permainan bocce. Implikasi penelitian ini dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan terapis dalam merancang program pendidikan jasmani yang lebih inklusif dan efektif.
Gerak Dasar Anak Berkebutuhan Khusus Tunalaras Di Sekolah Dasar Zebua, Syukur Damai; Simatupang, Nurhayati; Siregar, Samsuddin; Dewi, Rahma; Sinulingga, Albadi; Hidayat, Rizky
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.79196

Abstract

Tunalaras merupakan anak yang berkelainan perilaku atau anak yang mengalami gangguan emosi dan tingkah laku sehingga kurang menyesuaikan diri dengan baik, baik terhadap lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis gerak dasar anak tunalaras dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian yaitu peserta didik Sekolah Dasar yang berjumlah 50 orang dengan rincian 25 orang putra dan 25 orang putri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey dengan teknik pengumpulan data yang digunakan memakai kuesioner. Hasil analisis data dan pembahasan dapat diketahui bahwa tingkat kesulitan siswa pada pelaksanaan pembelajaran gerak dasar  di sekolah dasar kota medan berada pada kategori “sangat tinggi” sebesar 6% (3 siswa), “tinggi” sebesar 76% (38 siswa), “cukup” sebesar 18% (9 siswa),   “rendah” sebesar 0% (0 siswa), dan “sangat rendah” sebesar 0% (0 siswa). Disimpulkan bahwa kebanyakan siswa di sekolah dasar Kota Medan mengalami kesulitan yang besar dalam belajar gerak dasar. Sebagian besar siswa merasa kesulitannya tinggi, bahkan ada yang merasa sangat tinggi. Sebaliknya, tidak ada siswa yang merasa kesulitannya rendah atau sangat rendah. Implikasi penelitian ini menunjukkan adanya tantangan besar dalam pembelajaran gerak dasar yang perlu diatasi oleh guru PJOK maupun guru lain dan pihak sekolah bekerja sama dengan orangtua siswa untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di Sekolah Dasar.
Senam Otak sebagai Upaya Peningkatan Memori Jangka Pendek Anak Penyandang Disabilitas Intelektual tanjung, Khairul azan; Simatupang, Nurhayati; Siregar, Samsuddin; Sunarno, Agung; M. Irfan
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.79663

Abstract

Anak penyandang disabilitas intelektual sering mengalami kesulitan dalam memori jangka pendek, yang berdampak signifikan pada kemampuan belajar mereka. Keterbatasan ini dapat menghambat perkembangan kognitif dan adaptasi sosial mereka dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak senam otak terhadap peningkatan kemampuan memori jangka pendek pada anak penyandang disabilitas intelektual ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif,  Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol, melibatkan 30 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Kemampuan memori jangka pendek diukur menggunakan subtes Digit Span Forward dari Wechsler Intelligence Scale for Children-Fourth Edition (WISC-IV) sebelum dan setelah intervensi selama 8 minggu. Intervensi berupa latihan senam otak diberikan dengan frekuensi 3 kali seminggu, masing-masing sesi berdurasi 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan antara rerata skor pre-test dan post-test, dengan peningkatan pada kategori baik menjadi dan penurunan pada kategori cukup setelah intervensi. Temuan ini mengimplikasikan bahwa senam otak dapat menjadi intervensi yang efektif untuk meningkatkan fungsi kognitif, khususnya memori jangka pendek, pada anak penyandang disabilitas intelektual ringan. Implementasi rutin senam otak dalam kurikulum pendidikan khusus dapat berkontribusi pada peningkatan kemampuan belajar dan adaptasi sosial anak-anak ini.
Massage Teknik Stroking Effleurage terhadap Perubahan Tingkat Nyeri dan Range of Motion Pasien Cedera Ankle Akut Nazshrullah Naffza, D. Ovazsia; Gustiana Mega Anggita
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.79983

Abstract

Penderita cedera ankle seringkali mengalami rasa nyeri dan keterbatasan ruang gerak sendi ankle yang berakibat ketidaknyamanan saat digunakan untuk beraktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian untuk menganalisis apakah massage teknik stroking effleurage efektif terhadap perubahan tingkat nyeri dan perubahan range of motion cedera ankle akut. Penelitian ini menggunakan metode Quasi-experimental design dengan teknik penarikan sampel Purposive sampling. Instrumen penelitian dalam penelitian ini goniometer, vas, lotion, handuk kecil, dan kasur. Teknik analisis data menggunakan uji Paired sample t-test dengan prasyarat analisis data uji normalitas menggunakan uji Shapiro wilk dan uji homogenitas menggunakan uji Levene. Hasil uji t nyeri sebesar 11,012 dengan persentase penurunan 51%, hasil uji t ROM dorsifleksi 11,215 dengan persentase peningkatan 47%, plantarfleksi -2,812 dengan persentase 35%, inversi 6,606 dengan persentase 63%, dan eversi 6,287 dengan persentase 60%. Simpulan pada penelitian ini adalah massage teknik stroking effleurage efektif dalam menurunkan Tingkat nyeri dan meningkatkan range of motion sendi ankle.
Pengaruh Latihan Pliometrik Standing Jump Over Barrier dan Squat Depth Jump Terhadap Kemampuan Rebound Bola Basket Ragil Ar Rasyid; Dwi Cahyo Kartiko; Himawan Wismanadi; Achmad Widodo; Irmantara Subagio; Catur Supriyanto
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i3.80292

Abstract

Rendahnya kemampuan rebound dalam permainan bola basket mempengaruhi tingkat performa dan prestasi yang ada dalam cabang olahraga basket. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperoleh data yang signifikan dan perbedaan hasil tentang pengaruh latihan Pliometrik Standing Jump Over Barrier dan Squat Depth Jump terhadap kemampuan rebound dan vertical jump dalam bola basket. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, pengambilan data dilakukan melalui pengamatan secara langsung dan pelatihan di lapangan untuk mengetahui beberapa faktor-faktor penting guna menunjang ketahap selanjutnya. Populasi dalam penelitian ini adalah 20 atlet putra. Kelompok 1 berjumlah 10 atlet dan kelompok 2 berjumlah 10 atlet. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa test. Dalam penelitian ini nilai suatu tes dari dua kelompok eksperimen yang sudah dipasangkankan pada masing-masing individunya, maka dalam ujinya menggunakan t-test dengan rumus pendek (short methode). Hasil dari penelitian ini pelatihan Standing Jump Over Barrier dan pelatihan Squat Depth Jump memberikan pengaruh yang signifikan. Pada Uji Anava F hitung tidak ada perbedaan yang signifikan di antara Standing Jump Over Barrier dengan Squat Depth Jump. Tetapi Standing Jump Over Barrier lebih baik dari Squat Depth Jump.
Implementasi Outdoor Education Terhadap Hasil Belajar PJOK Materi Kebugaran Jasmani Peserta Didik Kelas VII SMP Dani Wiradhika Putra, Pande Made; Kadek Yogi Parta Lesmana; Hendra Mashuri
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.83308

Abstract

Penelitian ini didasari karena adanya peserta didik yang tidak tuntas pada mata pelajaran PJOK materi kebugaran jasmani pada kelas 7 SMP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PJOK materi kebugaran jasmani peserta didik kelas 7 SMP  dengan menggunakan metode pembelajaran Outdoor Education berbasis trekking dan outbound. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas 7 SMP. Data hasil belajar dikumpulkan dengan cara tes hasil belajar dan lembar observasi untuk aspek kognitif dan aspek afektif sedangkan aspek psikomotor menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada siklus I meskipin masih ada peserta didik yang tidak tuntas, sehingga dilanjutkan pada siklus II yang menghasilkan seluruh peserta didik telah mencapai ketuntasan pasa materi kebugaran jasmani pada mata pelajaran PJOK. Dapat disimpulkan bahwa outdoor education dapat meningkatkan hasil belajar PJOK materi kebugaran jasmani peserta didik kelas 7.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Meningkatkan Hasil Belajar PJOK Materi Kebugaran Jasmani Peserta Didik Kelas VI Sekolah Dasar I Kadek Gunawan; N. P. D. Sucita Dartini; Peby Gunarto; I. W. Artanayasa; I M Satyawan
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.83311

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat partisipasi dan motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar PJOK antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VI Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan bentuk desain Pretest Postest  Control Group Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI dari 6 sekolah dasar dengan jumlah siswa 155 orang. Sampel yang digunakan yaitu 2 sekolah sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes tulis untuk pengetahuan dan tes unjuk kerja untuk keterampilan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan independent sample t test. Hasil penelitian menunjukkan nilai hasil belajar kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata 84,54 dan hasil belajar kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata 66,61, setelah diuji menggunakan independent sample t test hasil ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar PJOK siswa kelas VI Sekolah Dasar. Hasil penelitian ini berimplikasi dalam meningkatkan hasil belajar dan kebugaran jasmani siswa secara signifikan.
Survey Tingkat Kebugaran Jasmani Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara Universitas Pendidikan Ganesha Tahun 2024 Ryan Febrian Pardamean Simanjuntak; I Ketut Iwan Swadesi; Gede Doddy Trisna
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v12i2.84752

Abstract

Kurangnya kesadaran tentang pentingnya menjaga kebugaran tubuh, ditambah dengan pola hidup yang tidak seimbang seperti kurangnya waktu untuk berolahraga dan pola makan yang tidak sehat, menjadi faktor yang turut mempengaruhi penurunan kebugaran masyarakat saat ini. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara Universitas Pendidikan Ganesha. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian deskriptif dan kuantitatif, dengan tujuan menggambarkan gejala atau fenomena tertentu melalui observasi langsung dan analisis data numerik. Dalam penelitian ini, populasi terdiri dari 150 anggota Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara, dan peneliti mengambil 34 orang sebagai sampel secara acak, yaitu mahasiswa semester 4 dan 6 dari Universitas Pendidikan Ganesha Tahun 2024. Dalam penelitian ini, sampel terdiri dari 34 mahasiswa Sumatera Utara semester 4 dan 6 di Universitas Pendidikan Ganesha, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes kebugaran jasmani lari 2,4 km Cooper digunakan untuk mengukur dan menentukan tingkat kebugaran jasmani (sesuai kelompok usia masing- masing). Hasil penelitian menunjukan bahwa:tingkat kebugaran jasmani ikatan mahasiswa Sumatera Utara Universitas Pendidikan Ganesha tahun 2024 paling banyak berkategori sedang. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani ikatan mahasiswa Sumatera Utara Universitas Pendidikan Ganesha tahun 2024 termasuk ke dalam kategori sedang.