cover
Contact Name
M. Fadhly Farhy Abbas
Contact Email
fadhly@unilak.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fadhly@unilak.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Lectura : Jurnal Pendidikan
ISSN : 20864876     EISSN : 2549063X     DOI : -
Lectura: Jurnal Pendidikan is a scientific journal containing research articles in education scope. Lectura is published twice a year (February and August) by Faculty of Teachers Training and Education University of Lancang Kuning.
Arjuna Subject : -
Articles 291 Documents
Frekuensi dan Tipe Hedges pada Artikel di ScienceDirect.com Bidang Pengajaran Bahasa dan Politik Ayendi Ayendi; Hermawati Syarif; Novia Juita
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10376

Abstract

Dalam menulis akademik penggunaan hedges sangat diperlukan untuk membedakan opini dan fakta dan membuat pandangan penulis lebih terukur. Artikel Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan frequensi dan tipe hedges yang digunakan pada wacana akademik dan wacana politik dan membuat interpretasi dari kedominanan pemunculannya. Penelitian ini memiliki pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Dua puluh (20) bagian Kesimpulan artikel penelitian internasional terbitan 2021 dari situs web ScienceDirect.com dijadikan data penelitian dengan masing-masingnya sepuluh artikel untuk wacana akademik, dan sepuluh untuk wacana politik. Analisis data didasarkan pada kerangka pragmatis Hyland (1996) Prosedur penelitian ini dengan mengidentifikasi frekuensi dari tipe hedges yang digunakan melalui pembacaan yang cermat.penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan tipe Writer-oriented hedges pada wacana politik jauh lebih dominan daripada wacana akademik. Begitu juga untuk Reliability-oriented hedges. Namun sebaliknya pada dua tipe terakhir yaitu Reliability-oriented hedges dan Reader-oriented hedges itu lebih dominan penggunaannya pada wacana akademik. Bagaimanapun penggunaan tipe Reader-oriented hedges pada wacana politik adalah paling tidak dominan digunakan. Hal ini disebabkan perbedaan orientasi atau fokus dalam menyimpulkan artikel tersebut.
The Analysis of Arabic Language Textbooks for Class II Elementary School Ilya Husna; Hidayati Azkiya; Suci Ramadhanti Febriani; Rahmawati Rahmawati; Martin Kustati
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10417

Abstract

Textbooks are one of the learning resources used in the learning process. As the main learning resource, textbooks serve as a medium for educators and students in an effort to achieve learning objectives. This study aims to describe errors in textbooks. The focus of the research was done by looking at syntactic errors, vocabulary, and writing Arabic words. The source of the data in this research is the Arabic book for Class II Madrasah Ibtidaiyah written by Sunaryo Putro published by PT. Three Series of Independent Libraries, Solo. The research method used is the method of content analysis with the analytical technique used is to record the types of errors contained in the textbook. The results showed that there were 13 errors in the textbook that the author examined with details of 3 errors in syntax, in the form of an error in the final vowel of a word that is not in accordance with its maqam i'rab, 3 errors in vocabulary (mufradat) which is the vocabulary in the book. not in accordance with the actual meaning, as well as 7 errors in writing words that do not refer to the writing of Arabic words that are good and correct, in accordance with the rules of Islamic science.
Korelasi Gaya Belajar dengan Hasil Belajar Biologi pada Kelas X SMA Negeri 1 Sei Kanan Parlindungan Simbolon; Hasmi Syahputra Harahap
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10427

Abstract

Untuk mengetahui adanya korelasi antara gaya belajar dengan hasil belajar biologi merupakan tujuan dalam penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Sei Kanan. Penelitian dilakukan selama tiga bulan sesuai dengan posedur atau langkah-langkah dalam penelitian dibidang pendidikan Biologi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sei Kanan. Adapun sampel penelitian ini sebanyak 71 siswa dengan menggunakan teknik total sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Angket merupakan salah satu instrumen gaya belajar yang digunakan sebanyak 30 item pernyataan yang terdiri dari 10 pernyataan visual, 10 auditori dan 10 kinestetik. Nilai rata-rata sebagai data hasil belajar siswa diperoleh pada semester ganjil sebelumnya. Cara atau teknik dalam menganalisis data menggunakan aplikasi Statistical Package Social Science (SPSS) versi 23.0 for Windows untuk melihat data deskriptif statistik, pengujian normalitas data homogenitas data serta menghitung indeks determinasi dalam penelitian tersebut. Berdasarkan analisis data yang diolah maka hasil penelitian ini menyatakan ada korelasi signifikan antara gaya belajar dengan hasil belajar siswa yang diperoleh nilai probabilitas adalah 0,047 < 0,05. Dimana data diklasifikasikan sebagai relevan antar variabel. Nilai koefisien korelasi determinan adalah 56%. Gaya dan hasil belajar berada pada kategori sedang. Dengan menindaklanjuti hasil penelitian ini, diharapkan guru dapat memperbaiki gaya belajar yang merupakan bagian dari strategi mengajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa dengan baik.
Praktikalitas Efektivitas Lembar Kerja Siswa (LKS) Bilingual pada Pembelajaran Biologi dengan Pendekatan Project Based Learning Martalasari Martalasari; Ermina Sari; Raudhah Awal
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10472

Abstract

Era revolusi industry 4.0 peserta didik harus lebih peka dalam penggunaan berbagai Bahasa Internasional yang salah satunya Bahasa inggris. Tujuan penelitian ini adalah: menguji praktikalitas dan efektivitas LKS bilingual pada mata pelajaran IPA dengan pendekatan project based learning di MAN 4, Muara Fajar Pekanbaru. Jenis Penelitian R&D. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh praktikalitas penilaian dari sebanyak 33 orang peserta didik dengan rata-rata nilai 0.76 (tinggi) sedangkan penilaian praktikalitas dari guru dengan rata-rata nilai 0.96 (sangat tinggi). Sedangkan untuk analisis data efektivitas dengan perolehan rata-rata N-gain 0.65 (Sedang). Hal ini menunjukkan bahwa LKS bilingual dinyatakan praktis dan efektif digunakan dalam pembelajaran Biologi.
Representasi Pedagogis dan Refleksi Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Video Animasi: Multimodal Analisis Dewi Yana; Azwar Abbas
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10477

Abstract

Mengingat Bahasa Inggris begitu penting dalam komunikasi global, Bahasa Inggris telah dikenalkan kepada siswa sejak dini. Berbagai cara dilakukan guru dan orang tua dalam memperkenalkan Bahasa Inggris kepada siswa atau anak mereka. Salah satunya adalah menggunakan media pembelajaran yang tepat. Video animasi merupakan salah satu media pembelajaran yang menarik bagi anak-anak. Terkait dengan itu, para pendidik perlu memiliki kesadaran dan mencari tahu apakah video animasi yang ditonton oleh anak-anak sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai pedagogis dan cerminan tujuan pembelajaran yang ditampilkan melalui berbagai sumber semiotik yang digunakan dalam video animasi. Objek dalam penelitian ini adalah video animasi yang di upload di YouTube dengan judul “Bahasa Inggris Kelas 1 SD – Introduction”. Video ini dipilih berdasarkan jumlah penonton yang telah mengaksesnya. Materinya di analisis dengan mengadaptasi teori KvL oleh Kress & Leeuwen dan teori Multimodal Discourse Analysis dari O’Halloran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembuat konten merepresentasikan suasana dan realitas pembelajaran yang semi-formal dan konsep pendidikan melalui berbagai objek baik berupa manusia, hewan, dan benda, seperti animasi guru perempuan, anak laki-laki dan perempuan. Nilai pertama yang muncul adalah nilai tanggung jawab, kasih sayang, ramah-tamah, dan religious yang sesuai dengan sifat dan ciri-ciri anak usia dini. Video animasi yang telah dianalisis ini dapat menjalankan fungsinya untuk tujuan pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa Sekolah Dasar kelas awal. Secara keseluruhan, pembuat konten juga telah menyajikan mode yang relevan dengan usia dan karakteristik anak usia dini.
Pendekatan Pembelajaran Heutagogy untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa: Systematic Literature Review Ollyvia Febry; Dyan Evita Santi; Abdul Muhid
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10532

Abstract

Abstrak: Perubahan merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan, belajar dari belajar menghadapi kehidupan merupakan proses penting dalam memenuhi kebutuhan untuk hidup (Hase, 2016). Heutagogy merupakan filosofis pendekatan baru yang didalam prakteknya memberikan konsep keakraban seperti konstruktivisme, kemampuan, andragogi, dan teori kompleksitas. Heutagogy merupakan pembelajaran yang sesuai dengan revolusi digital saat ini karena menggabungkan berbagai macam pendekatan yang membuat siswa merasa memiliki kebebasan dalam belajar. Heutagogy memiliki tahapan pembelajaran yaitu 1. Membuat/ merancang kontrak pembelajaran antara siswa dan guru; 2. Mengidentifikasi sumber belajar bersama; 3. Evaluasi/ penilaian hasil kerja (Lasmawan & Budiarta, 2020). Apabila siswa sudah melakukan tahapan diatas maka, hal ini bermakna siswa sudah mengembangkan dirinya sehingga proses pengembangan kreativitas optimal dan kemampuan pada diri pelajar sesuai potensi yang mereka miliki sendiri sedang guru hanya menuntun atau sebagai fasilitator. Oleh karena itu setiap guru harus memahami hal ini, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan yang efektif dan optimal sebagai wadah pengembangan kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan. kajian kepustakaan tentang heutagogy dan pengembangannya terhadap kreativitas siswa. Maka merupakan hal yang penting untuk memperdalam ilmu dan memperluas wawasan mengenai. heutagogy supaya siswa mendapatkan intervensi yang berpusat pada dirinya dari lingkungan belajarnya. Terdapat 3 pertanyaan yang diajukan pada penelitian ini, yaitu Bagaimana peran. heutagogy dalam mengembangkan kreativitas siswa?; Bagaimana model penerapan heutagogy untuk mengembangkan kreativitas siswa?; Bagaimana dampak dari penerapan heutagogy untuk mengembangkan kreativitas siswa? Analisa pada penelitian ini menggunakan metode systematic literature review pada 15 literatur.
Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Synchronous Berbasis Google Meet pada Masa Pandemi Covid-19 Menggunakan Model Evaluasi CSE-UCLA Dewa Gede Hendra Divayana; P. Wayan Arta Suyasa
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10534

Abstract

Pembelajaran tatap muka secara langsung pada masa pendemi Covid-19 dapat tetap dilakukan melalui pembelajaran synchronous berbasis Meet Google. Namun, permasalahan yang ada di lapangan adalah tidak semua pihak dapat melaksanakan proses pembelajaran tersebut secara optimal. Oleh sebab itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran synchronus tersebut. Salah satu model evaluasi yang dapat digunakan adalah CSE-UCLA (Center for the Study of Evaluation-University of California in Los Angeles). Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran synchronous berbasis Meet Google khususnya pada program studi Pendidikan Teknik Informatika, Universitas Pendidikan Ganesha. Metode penelitian ini menggunakan metode evaluatif yang mengacu pada komponen model CSE-UCLA. Subjek yang dilibatkan dalam penelitian ini, diantaranya: empat pakar, 15 mahasiswa dan tiga dosen. Para pakar dilibatkan dalam menentukan persentase standar keberhasilan pelaksanaan pembelajaran synchronous berbasis Meet Google. Mahasiswa dan dosen dilibatkan dalam menentukan persentase uji lapangan terhadap keterlaksanaan pembelajaran synchronous berbasis Meet Google. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat keterlaksanaan pembelajaran synchronus berbasis Meet Google ditinjau dari komponen evaluasi CSE-UCLA yang terkategori baik. Kategori tersebut diperoleh dari hasil perbandingan antara rerata persentase standar keberhasilan pelaksanaan pembelajaran dengan rerata persentase uji lapangan. Kategori baik tersebut menunjukkan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran synchronous berbasis Meet Google pada masa pandemi Covid-19.
Principal's Strategy in Developing Student’s Discipline Andrias Andrias; Yoga Anjas Pratama; Rinovian Rais; Muwahidah Nurhasanah; Afif Alfiyanto
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10585

Abstract

The purpose of this study was to determine the principal's strategy in fostering student discipline at 23 Palembang Junior High Schools and what are the supporting and inhibiting factors. This study uses a qualitative method. Informants in this study were principals, vice principals, teachers, students, and the community—data collection techniques through observation, interviews, and documentation methods. The data analysis technique uses data reduction, data presentation, verification, and checking of the validity of the data. The results showed that the principal in fostering student discipline at 23 Palembang Junior High Schools had several strategies, namely 1) the existence of clear disciplinary rules; 2) providing an excellent example to students; 3) providing coaching; 4) communication with parents of students, and 5) give sanctions to students who violate the rules of school rules.
Pengembangan Modul Berbasis Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Realitas Lokal Danau Toba Laurina Sinurat; Siti Sriyati; Rini Solihat
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2023): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v14i1.10889

Abstract

Kurikulum Sekolah Menengah Atas (SMA) memuat lingkup materi ajar yang mencakup kemampuan prosedural dan konseptual. Salah satunya adalah keterampilan proses sains yang dapat menumbuhkan kemampuan berpikir dan bekerja ilmiah pada siswa di jenjang tersebut. Hal ini bertujuan untuk membuat siswa dapat mencapai tuntutan abad-21 yang salah satunya adalah kemampuan pemecahan masalah. Namun kenyataan di lapangan, siswa hanya menghafal konsep untuk mencapai tujuan pembelajaran serta kurang mampu menggunakan konsep biologi untuk memecahkan masalah dalam kehidupan nyata. Salah satu permasalahan lingkungan yang terjadi di daerah Kabupaten Samosir adalah pencemaran lingkungan Danau Toba. Mengangkat realitas lokal Danau Toba ke dalam bahan ajar salah satunya modul untuk digunakan dalam proses pembelajaran menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah modul berbasis keterampilan proses sains yang mengkaji permasalahan lingkungan di Danau Toba dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada siswa SMA kelas X di Kabupaten Samosir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah research and development dengan menggunakan model pengembangan menurut Branch pada tahun 2009 yaitu model ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2021/2022, dimulai pada bulan November 2021-Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis keterampilan proses sains berdasarkan realitas lokal Danau Toba tersebut mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan nilai rata-rata gain kelompok eksperimen 30,05 sedangkan gain pada kelompok kontrol 15,35. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul berbasis keterampilan proses sains dengan mengkaji realitas lokal Danau Toba dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada siswa SMA.
Pengembangan Modul Sistem Imun Terintegrasi Nilai Religi untuk Meningkatkan Sikap Spiritual dan Penguasaan Konsep Peserta Didik Gusni Nugraha As-Syiba; Suroso Adi Yudianto; Diah Kusumawaty
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2023): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v14i1.10910

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil analisis kebutuhan bahan ajar pada proses pembelajaran biologi di tingkat Sekolah Menegah Atas (SMA). Dari hasil temuan bahwa masih banyak pendidik yang belum mengembangkan bahan ajar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Hal ini dikarenakan adanya keterbatasan yang dimiliki oleh pendidik. Tujuan dari penelitian adalah mengembangkan bahan ajar tentang sistem imun yang diintegrasikan dengan nilai-nilai religius yang bersumber pada sifat wajib 20 bagi Allah Subhanahu Wata’ala. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model ADDIE, dengan menggunakan desain penelitian quasi experiment dengan adanya kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan non-tes. Data hasil temuan diolah menggunakan Softwere SPSS 25. Data kualitas produk bahan ajar berupa lembar penilaian diolah dengan skala likert dan diubah dari bentuk kualitatif ke kuantitatif. Analisis data peningkatan sikap spiritual dan penguasaan konsep dengan menggunakan uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test dan uji N-gain. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa modul yang telah dikembangkan layak digunakan dan termasuk dalam kategori sangat baik menurut ahli agama, ahli materi, dan ahli media. Implementasi modul yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan sikap spiritual dan penguasaan konsep peserta didik dengan adanya peningkatan nilai hasil post-test. Kesimpulannya, modul yang dikembangkan oleh peneliti dapat diterapkan dan efektif dalam mempengaruhi sikap spiritual siswa dan penguasaan konsep.