cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PEMIKIRAN DAN TINDAKAN PEREMPUAN BALI DALAM NOVELET MEME MOKOH KARYA PUTU OKA SUKANTA Darmayanti, Ni Putu Lily; Artika, I Wayan; Artawan, Gde
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.95681

Abstract

Novel Re: dan peRempuan memicu kontroversi terkait tema dunia malam, kejahatan kesusilaan dan representasi perempuan. Sebagian pembaca menganggap karya ini hanyalah fiksi pengarang, sementara yang lain percaya bahwa cerita ini didasarkan pada kisah nyata yang diadaptasi dari skripsi pengarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan warga internet terhadap novel Re: dan peRempuan di Instagram dan Tiktok menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis resepsi sastra. Data yang dikumpulkan melalui metode baca dan catat dengan fokus pada narasi, kutipan dan komentar pembaca di kedua platform tersebut. Hasilnya, ditemukan 15 data yang terbagi dalam tiga indikator yaitu pengalaman pembaca, rekomendasi kepada pembaca lainnya dan penilaian isi yang meramaikan di media sosial selama 2023-2024. Perbincangan yang ramai, menunjukkan bahwa pengarang berhasil menyampaikan amanah dari tokoh utama yaitu agar kisahnya dapat menyebar dan mencegah nasib serupa bagi perempuan lainnya.
PELANGGARAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM HUMOR PADA FILM AGAK LAEN : VIOLATION OF THE PRINCIPLE OF COOPERATION IN HUMOR IN FILM IS SOMETHING ELSE Br Hutagalung, Lilis; Wisudariani, Ni Made Rai; Dewantara, I Putu Mas
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.96101

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pelanggaran prinsip  kerja sama dalam humor pada film Agak Laen dan menganalisis makna ilokusi yang dihasilkan akibat pelanggaran prinsip kerja sama. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif untuk mengkaji tuturan humor yang terdapat dalam film Agak Laen. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat untuk mengumpulkan data berupa pelanggaran prinsip kerja sama dalam humor pada film Agak Laen. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa humor dalam film Agak Laen melanggar prinsip kerja sama, meliputi maksim kualitas, kuantitas, relevansi, dan cara. Pelanggaran terhadap maksim kuantitas adalah pelanggaran paling dominan. Semakin penutur memberikan informasi yang berlebihan justru semakin menunjang efek humor. Pelanggaran terhadap prinsip kerja sama menghasilkan makna ilokusi, mencakup asertif, direktif, komisif, dan ekspresif. Namun, tidak ditemukan makna deklaratif.
PENGGUNAAN APLIKASI WEBTOON UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA FIKSI : USING THE WEBTOON APPLICATION TO IMPROVE FICTION STORY WRITING SKILLS Brilianthi, Komang Selina; Sudiana, I Nyoman; Indriani, Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.97436

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan keterampilan menulis cerita fiksi melalui penggunaan aplikasi Webtoon. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas X TJKT 1 SMKN Bali Mandara dan guru Bahasa Indonesia. Objek penelitian meliputi langkah-langkah penggunaan aplikasi Webtoon, hasil menulis cerita fiksi, dan respons siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan angket, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menulis siswa. Pada siklus I, rata-rata nilai menulis siswa adalah 74 dengan 43,48% mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP). Pada siklus II, rata-rata meningkat menjadi 86 dengan 95,65% siswa mencapai KKTP. Siswa menunjukkan respons positif terhadap penggunaan Webtoon, yang dinilai lebih menarik dibandingkan metode konvensional. Webtoon terbukti efektif dalam membantu siswa memahami struktur cerita fiksi dan mengembangkan kreativitas menulis mereka.
PENGGUNAAN TEKS MULTIMODAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS NEGOSIASI Cahyani, Ni Nyoman Trisya Indah; Wisudariani, Ni Made Rai; Tantri, Ade Asih Susiari
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.97674

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mengetahui penggunaan teks multimodal yang mampu meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi siswa kelas X PH 4 di SMK Negeri 1 Sawan dan mendeskripsikan respons siswa terkait penggunaan teks multimodal dalam pembelajaran menulis teks negosiasi. Subjek penelitian ini adalah guru pengampu bahasa Indonesia dan siswa kelas X PH 4 di SMK Negeri 1 Sawan. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, dokumentasi dan angket. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan teks multimodal dapat meningkatkan keterampilan menulis siswa pada pembelajaran teks negosiasi di kelas X PH 4 SMK Negeri 1 Sawan. Rata-rata skor pada siklus II yakni sebesar 75 dengan persentase ketuntasan 81,2%. Respons siswa kelas X PH 4 SMK Negeri 1 Sawan terhadap penggunaan teks multimodal untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa pada pembelajaran teks negosiasi mendapatkan respons positif, yang terlihat melalui skor rata-rata respons siswa pada siklus II sebesar 86,5. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan guru dapat menggunakan teks multimodal sebagai media alternatif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi yang sesuai dengan gaya belajar siswa.
REPRESENTASI CINTA DALAM PUISI KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO: ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES PEIRCE: REPRESENTATION OF LOVE IN POETRY BY SAPARDI DJOKO DAMONO: A SEMIOTIC ANALYSIS OF CHARLES PEIRCE Az Zahra, Alfiani; Aprilia, Dika; Prayoga, Rizqo Aji; Asropah, Asropah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.100807

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi cinta dalam lima puisi Sapardi Djoko Damono, yaitu Mengalirlah Sungai, Angin Pagi, Dalam Doa, Sajak Cinta, dan Hawa Dingin, melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bagaimana tanda linguistik dan simbolik (diksi, citraan, gaya bahasa) membentuk makna cinta multidimensionalasil analisis menunjukkan bahwa setiap puisi menggunakan tiga jenis tanda menurut Peirce: ikon, indeks, dan simbol. Ketiganya digunakan untuk mengekspresikan cinta tidak hanya sebagai perasaan romantis, tetapi juga sebagai nilai spiritual, ekologis, dan kemanusiaan. Temuan ini di dukung teori Erich Fromm tentang cinta sebagai seni hidup, mencukup kasih terhadap sesama alam, dan Tuhan.  Melalui diksi yang halus, citraan alam, dan perangkat stilistika, puisi-puisi Sapardi menyajikan cinta sebagai pengalaman universal yang multidimensional. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian semiotika sastra dengan membuktikan efektivitas kerangka Peirce dalam mengungkap makna yang mendalam dalam puisi Indonesia, puisi tidak hanya dipelajari sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media pembelajaran bahasa yang efektif untuk menumbuhkan kepekaan berbahasa, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan mengekspresikan perasaan.
PENERAPAN METODE JELAJAH ALAM SEKITAR (JAS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII : APPLICATION OF THE NATURE EXPLORATION METHOD (JAS) TO IMPROVE THE POETRY WRITING ABILITY OF GRADE VIII STUDENTS Indrawati, I Gusti Ayu Putri Indrawati; Wirahyuni, Kadek; Nurjaya, I Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.99876

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode Jelajah Alam Sekitar untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa di kelas VIII.E SMP Negeri 4 Abiansemal dan mengetahui respons siswa terhadap penerapan metode Jelajah Alam Sekitar dalam pembelajaran teks puisi. Subjek penelitian ini adalah guru pengampu mata pembelajaran bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII.E SMP Negeri 4 Abiansemal. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif, Penerapan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa dan respon siswa terkait penerapan metode Jelajah Alam Sekitar (JAS) dalam pembelajaran menulis teks puisi. Kegiatan penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil rata-rata nilai pada kondisi awal sebesar 65% yang berkategori cukup, setelah dilakukan penerapan metode Jelajah Alam Sekitar (JAS) pada siklus I siswa memperoleh nilai rata-rata 75% yang termasuk berkategori positif, sehingga terjadi peningkatan dari kondisi awal ke siklus I sebesar 10%. Namun demikian, hal tersebut harus diperbaiki pada siklus II sehingga nilai rata-rata siswa menjadi 87,5% yang berkategori sangat positif. Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat peningkatan sebesar 12,5%. Selain itu, pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan metode Jelajah Alam Sekitar (JAS) berhasil meningkatkan respons siswa terhadap kegiatan menulis puisi yang memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai ruang dan objek pembelajaran. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam melakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode lain yang sesuai dengan pembelajarannya, serta hendaknya guru bahasa Indonesia menggunakan metode ini sebagai salah satu metode alternatif yang bisa digunakan saat pembelajaran teks puisi.
PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) BAGI GURU DI GREEN SCHOOL: INDONESIAN LANGUAGE LEARNING FOR FOREIGN SPEAKERS (BIPA) FOR TEACHERS AT GREEN SCHOOL Mas Indriyani, Putu Amelia; Sutama, I Made; Utama, I Dewa Gede Budi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.100426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bagi guru di Green School. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran BIPA di Green School melibatkan analisis kebutuhan yang adaptif, tes penempatan berdasarkan CEFR, penyusunan silabus yang disesuaikan namun dengan fokus reseptif, serta penyesuaian bahan ajar, khususnya melalui penambahan kosakata sehari-hari dan penyederhanaan teks bacaan untuk pemelajar dewasa. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan menerapkan pendekatan campuran (eclectic) oleh pengajar yang memadukan berbagai strategi pengajaran komunikatif dan kontekstual sesuai konteks kebahasaan pemelajar. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara formatif melalui tugas-tugas di akhir sesi dan sumatif pada akhir program berupa tes lisan dengan penutur asli, yang secara khusus menekankan keterampilan berbicara namun juga mengidentifikasi tantangan pemelajar dalam struktur kalimat.
GIMKIT DALAM EVALUASI MATERI TEKS BERITA: STUDI KASUS RESPONS SIKAP SISWA VII.10 DI SMP NEGERI 2 SINGARAJA : GIMKIT IN EVALUATING NEWS TEXT MATERIAL: A CASE STUDY OF STUDENTS' ATTITUDE RESPONSES VII.10 AT SMP NEGERI 2 SINGARAJA Pramesti, Wikan Ayu; Wirahyuni, Kadek; Dewantara, I Putu Mas
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.100448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan evaluasi berbantuan situs Gimkit dalam mata pelajaran teks berita yang dilihat dari respons sikap siswa kelas VII.10 SMP Negeri 2 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah kualitatif studi kasus dengan mengambil subjek siswa kelas VII.10 dan objek situs Gimkit sebagai media evaluasi pembelajaran yang diterapkan pada sub materi unsur pembangun dan unsur kebahasaan teks berita dan respons sikap siswa terhadap penerapan tersebut. Metode pengumpulan yang digunakan meliputi wawancara, observasi partisipasi pasif, kuesioner tertutup, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu kualitatif dan deskriptif kuantitatif untuk data kuantitatif. Hasil yang diperoleh, yaitu penerapan situs Gimkit berhasil dilakukan dan dapat diterima oleh seluruh siswa kelas VII.10 dengan baik. Penerapan ini membuat suasana saat kegiatan evaluasi pembelajaran menjadi menyenangkan, seru, dan ceria. Berdasarkan hal tersebut, respons sikap siswa terhadap penerapan evaluasi berbantuan situs Gimkit ini memperoleh keseluruhan rata-rata 4,25 yang berada di kategori “sangat baik” dari 85% siswa yang memberikan sikap positif terhadap penerapan evaluasi Gimkit. Dengan demikian, penerapan evaluasi berbantuan situs Gimkit terbukti efektif untuk menumbuhkan sikap siswa ke arah yang lebih positif.
PEMEROLEHAN AFIKSASI DAN REDUPLIKASI PADA ANAK USIA 3 TAHUN: STUDI KASUS DALAM PRESPEKTIF PSIKOLINGUISTIK: AFFIXATION AND REDUPLICATION ACQUISITION IN 3-YEAR-OLD CHILDREN: A CASE STUDY FROM A PSYCHOLINGUISTIC PERSPECTIVE Nurmalita, Safela; Pramulia, Pana
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.96033

Abstract

Pemerolehan bahasa pada anak usia 3 tahun memainkan peran penting dalam mengembangkan kemampuan komunikasi. Penelitian ini meneliti perkembangan morfologi, khususnya afiksasi dan reduplikasi, pada anak berusia 3 tahun bernama Sarah dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan teknik pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarah memperoleh 41 contoh prefiks (me-, di-, ter-, ber-, pe-, se-), 8 contoh sufiks (-an, - kan, -lah), dan 5 contoh konfiks (di-... -i, di-... -kan, ke-... -an, me-... -kan). Selain itu, ia juga menunjukkan kemampuan untuk menggunakan reduplikasi penuh dan parsial, dengan 20 kasus reduplikasi penuh dan 1 kasus reduplikasi parsial. Pemerolehan afiksasi Sarah terfokus pada prefiks, sufiks, dan konfiks, sedangkan infiks jarang diperoleh karena penggunaannya yang terbatas dalam percakapan sehari-hari. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemerolehan afiksasi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti penggunaan bahasa orang tua, pemahaman anak terhadap konteks kalimat, dan interaksi sosial yang mendukung pengenalan bahasa.
KRITIK SOSIAL PADA LIRIK LAGU ALBUM KAUSA NUSANTARA KARYA BAND METHOSA: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA: SOCIAL CRITICISM ON THE LYRICS OF THE ALBUM KAUSA NUSANTARA BY THE BAND METHOSA: A STUDY OF LITERARY SOCIOLOGY Rohmah, Nikmatur; Muliyono, Nurwakhid; Surahman, Harry
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 15 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v15i2.98358

Abstract

Kritik sosial dalam karya sastra merupakan respons pengarang terhadap berbagai permasalahan masyarakat. Melalui karya sastra, pengarang menyampaikan gagasan dan keresahan terhadap ketimpangan sosial, ketidakadilan, dan persoalan kemanusiaan. Salah satu bentuknya adalah lirik lagu yang merefleksikan realitas sosial. Album Kausa Nusantara karya band Methosa merepresentasikan kritik sosial terhadap isu-isu di Indonesia, seperti ketimpangan ekonomi, eksploitasi lingkungan, dan krisis kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi isu-isu sosial dalam lirik lagu Methosa dan menganalisis bagaimana lirik tersebut mencerminkan dinamika sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra Alan Swingewood yang menyoroti hubungan karya sastra dengan struktur sosial dan fungsi sosialnya. Analisis difokuskan pada tiga lagu, yaitu “Igual”, “Sembunyi”, dan “Kembalikan Terang”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik-lirik tersebut menyampaikan kritik terhadap ketidakadilan sosial, ketidakjelasan arah kebijakan pemerintah, serta rusaknya sistem yang tidak berpihak pada rakyat. Kritik Methosa merupakan bentuk protes sekaligus refleksi, menunjukkan bahwa musik dapat menjadi sarana komunikasi sosial dan perlawanan simbolik terhadap ketidakadilan.