cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Hadratul Madaniyah
ISSN : 24073865     EISSN : 26551993     DOI : -
Core Subject : Education,
The publication of Jurnal Hadratul Madaniyah certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 6 articles consisting of Islamic Studies and Islamic Law topics.
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
INTEGRASI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL DALAM MATA PELAJARAN IPA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN BERKOLABORASI Rahmaniati, Rita; Sayyidana, Zahra Ahla; Aulia, Aulia
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v11i2.8205

Abstract

Pembelajaran abad-21 berfokus pada student center dengan tujuan untuk memberikan peserta didik keterampilan. Mengasah keterampilan siswa dapat dilakukan oleh pendidik melalui pembiasaan diri yang positif dalam proses pembelajaran. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan integrasi pembelajaran sosial emosional dalam mata pelajaran ipa sebagai upaya peningkatan keterampilan berkolaborasi. Metode penelitian adalah metode library research, peneliti menggunakan buku-buku ataupun jurnal dan hasil penelitian sebagai bahan referensi. Hasil menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran soisal emosional (kesadaran diri, pengelolaan diri kesadaran sosial, keterampilan membangun relasi dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab) dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan keterampilan berkolaborasi siswa SD melalui penerapan model pembelajaran TGT, penyelidikan kelompok, dan model diccovery learning. Keteranpilan kolaborasi membantu peserta didik berinteraksi dan saling berkontribusi secara aktif, bekerja secara produktif, fleksibel, mampu bertanggung jawab, dan menghargai perbedaan yang ada sebagai bekal menghadapi era globalisasi abad ini. Keterampilan berkolaborasi juga dapat meningkatkan penguasaan konsep peserta didik yang membantu mereka dalam mencapai hasil belajar lebih baik.
Perlindungan Hukum Terhadap Hak Perempuan Atas Petak Palaku: Studi Perkawinan Masyarakat Adat Dayak Ngaju Tasti, Reza Wira Tama
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v11i2.8217

Abstract

Masyarakat Adat Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah hingga kini masih memegang teguh kebiasaan leluhur mengenai perkawinan menurut Hukum Adat Dayak Kalimantan Tengah. Pada pelaksanaan perkawinan menurut Hukum Adat Dayak Ngaju, keberadaan Petak Palaku ialah sebagai mahar untuk dapat menikahi seorang gadis Dayak. Menurut kebiasaannya, benda yang dijadikan sebagai Petak Palaku (mahar) dapat berupa rumah atau tanah sesuai kesepakatan para pihak dalam perjanjian perkawinan adat. Wanita sebagai penerima Petak Palaku memiliki hak penuh atas tanah tersebut berdasarkan filosofi-filosofi yang diyakini oleh masyarakat Adat Dayak Ngaju itu sendiri. Namun dalam praktiknya, terdapat penyimpangan-penyimpangan yang terhadap hak wanita sebagai penerima Petak Palaku. Sehingga diperlukan adanya perlindungan hukum terhadap hak perempuan atas Petak Palaku yang diberikan oleh pihak suami dalam perkawinan adat Dayak Ngaju.
PEMAKNAAN MASYARAKAT MUSLIM KABUPATEN PEKALONGAN TENTANG HUKUM WARIS ISLAM Yusron, Muhammad; Yuliyanti, Tsalisa; Mujadid, Mujadid; Novitasari, Eva
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v11i2.8226

Abstract

This research discusses the interpretation of the muslim community in Pekalongan Regency regarding Islamic inheritance law. There are two questions that are the focus of discussion in this research, namely about how the interpretation of the muslim community of Pekalongan Regency about Islamic inheritance law, and how the implications of the interpretation of the Muslim community of Pekalongan Regency regarding Islamic inheritance law on the practice of inheritance distribution. This research is legal sociology research. The technical analysis used is qualitative descriptive analysis, to describe and explain data in the form of the interpretation of the muslim community about Islamic inheritance law that has been obtained as it is. The research concluded that: First, the understanding of muslim community in Pekalongan Regency about Islamic inheritance law was not significantly correlated with the level of formal education. Second, one's level of understanding of Islamic inheritance law does not necessarily coincide with the level of interpretation of the law. Interpretation better reflects how the understanding is applied in daily practice. Interpretation can be influenced by social, cultural, economic, and individual or family context factors. Third, the interpretation of Islamic inheritance law has implications for the practice of implementing the distribution of inheritance.
PEMIKIRAN HUKUM HAZAIRIN (Kewarisan Bilateral, Kedudukan Mawali Dan Kalalah) Syahroni, Akhmad; Syarifuddin, Syarifuddin; Tanjung, Ardi Akbar
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v11i2.8717

Abstract

Hazairin adalah pembaru hukum Islam di Indonesia yang memadukan antropologi dengan teori fikih klasik untuk memahami hukum Islam. Dia telah memberikan terobosan baru bagi pembentukan dan pengembangan hukum Islam sesuai dengan transformasi sosial, nilai keadilan, dan budaya masyarakat Indonesia terutama dalam hal Kewarisan. Hazairin menyatakan bahwa system kemasyarakatan yang terkandung dalam Alqur’an adalah sistem kemasyarakatan bilateral, dan karenanya sistem kewarisannya pun bercorak bilateral juga. Penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian hukum normatif (normative law research) yaitu menggunakan studi kasus hukum normatif berupa produk perilaku hukum, mengkaji hukum terkait sehingga terfokus pada inventarisasi hukum islam di Indonesia yaitu Pemikiran Hazairin Tentang Kewarisan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Menurut Hazairin terdapat landasan telogis normatif yang menyatakan bahwa system kekeluargaan yang diinginkan Alquran adalah sistem bilateral, seperti dalam Alqur’an Surah An-Nisa ayat 22-24 bahwa tidak ada larangan melakukan perkawinan endogami, yakni kemungkinan menikah dengan satu klan atau satu marga (saudara sepupu), baik dari garis laki-laki maupun garis perempuan. Rujukan Hazairin dalam menetapkan ahli waris pengganti tidak lepas dari al-Qur‟an. Dimana beliau menetapkan ahli waris pengganti atau yang biasa dikenal dengan istilah mawali yaitu al-Qur’an surah An-Nisa ayat 33. Kalalah merupakan suatu keadaan kewarisan di mana seorang meninggal dan tidak ada baginya al-walad (anak atauketurunannya). Anak di sini berarti baik anak laki-laki atau anak perempuan dan mawali mereka.
ANALISIS KRITIS TERHADAP LARANGAN GHARAR DALAM TRANSAKSI BISNIS MODERN: STUDI PUSTAKA BERBASIS LITERATUR FIKIH MUAMALAH Siliwangi, Siliwangi
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v11i2.9104

Abstract

Larangan gharar (ketidakpastian) merupakan prinsip utama dalam fikih muamalah yang bertujuan untuk mencegah ketidakadilan dan eksploitasi dalam transaksi. Artikel ini bertujuan menganalisis larangan gharar dalam konteks transaksi bisnis modern melalui pendekatan studi pustaka yang memadukan literatur fikih klasik dan kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan mengkaji kitab-kitab klasik, jurnal ilmiah, dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan gharar masih relevan diterapkan dalam praktik bisnis modern, terutama yang melibatkan transaksi daring dan fintech. Namun, terdapat penyesuaian dalam interpretasi ulama kontemporer untuk mengakomodasi kebutuhan ekonomi modern. Artikel ini merekomendasikan regulasi yang lebih komprehensif terkait penerapan prinsip anti-gharar, terutama dalam transaksi digital yang semakin berkembang. Kata Kunci : Fikih Muamalah, Gharar, Transaksi Bisnis Modern, Ekonomi Syariah, Library Research
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGAWALAN LALU LINTAS DALAM PELAKSANAAN PILKADA DI KABUPATEN GUNUNG MAS TAHUN 2024 Berlinnanda, Berlinnanda; Jariah, Ainun
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v11i2.9107

Abstract

Pengawalan lalu lintas menjadi salah satu kewajiban yang dijalankan oleh pihak kepolisian lalu lintas dalam mengawal jalannya pesta demokrasi agar berjalan aman, tertib dan lancar. Metode penelitian deskriptif kualitatif menjadi pilihan untuk menjabarkan Implementasi Kebijakan Pengawalan Lalu Lintas dalam Pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Gunung Mas Tahun 2024. Hasil Peneliti menunjukan bahwa dalam implementasi yang dilakukan sudah berjalan sesuai dengan kebijakan yang berlaku misalnya !0 pelaksanaan telah bersandar pada Standar Operasional Prosedur yang berlaku; 2) Sumber Daya yang dimiliki telah berdasarlkan pada peraturan yang menaunginya, akan tetapi sumber daya manusia dan sumber daya sarana prasarana harus dimaksimalkan
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TAHSINUL QUR’AN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KECAMATAN AMUNTAI UTARA KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Diannor, Agus; Zahra, Fatimatul; Napitupullu, Rosa Bella
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 11 No. 2 (2024): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v11i2.9111

Abstract

Penghafal belum mampu membaca apalagi belum menguasai tajwidnya akan kesulitan didalam menghafalkan Al Qur’an. Diantara berkembangnya ilmu - ilmu pengetahuan beserta majunya teknologi bahkan mungkin timbul usaha manipulasi serta pengubahan isi dalam segala bentuk ataupun redaksi oleh para orang kafir. Metode metode pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan guna menangkap kejadian mengenai segala sesuatu yang dialami oleh pokok penelitian misalnya persepsi, perilaku dan lainnya, penelitian ini bertempat Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Amuntai Utara. Hasil Peneliti menunjukan bahwa dalam implementasi yang dilakukan telah dilakukan dengan cara yang sebaik mungkin dengan 1 jam pembelajaran tahfizh. Akan tetapi masaih ada kendala karena masih kurangnya Tingkat membaca al qur’an pada anak-anak zaman sekarang. bisa dilakukan dengan pengembangan metode maupun strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas bacaan siswa sesuai dengan tajwidnya. Serta membuat target tujuan yang ingin dicapai setiap tahunnya.
Professionalism Of Islamic Religious Education Teachers In Improving The Quality Of Learning Munawir, Munawir; Devy, Bilqis Soraya; Wijaya, Fatikh Candra
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v12i1.9514

Abstract

The author wrote an article with the title “Professionalism of Islamic Education Teachers (PAI) in Improving the Quality of Learning” because he wanted to know how to become a professional teacher, especially Islamic Education Teachers (PAI) in improving the quality of learning, what things a teacher must master in order to carry out his professionalism well, what strategies PAI teachers apply to improve the quality of learning, the challenges faced by PAI teachers in improving their professionalism, and how the solution to overcome all these problems. This research topic is important to raise because it shows that being a teacher is not just being a teacher, but a teacher must have various competencies that must be met so that it can be said to be a professional teacher. Education needs professional teachers to improve the quality of learning and create better learning experiences. Teachers not only have the task of communicating knowledge to students, but also play a role in designing their personality, morality, and skills to meet the needs of the times. This research is a qualitative study using the literature review method, in which data is collected from various journals, articles, books, and other relevant reading sources.
Branding Strategy Management of Halal Products in The Digital Era (Study on The Muslim Fashion Industry in Banjar Regency) Rusdiana, Rusdiana
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v12i1.9730

Abstract

The Muslim fashion industry in Indonesia, including in Banjar Regency, has experienced significant growth in recent years, especially in the digital era. Along with the increasing public awareness of halal products, the development of halal product brands in the Muslim fashion industry has become an important thing. This article aims to analyze the management of halal product branding strategies in the digital era, focusing on the Muslim fashion industry in Banjar Regency. Through a qualitative approach with case studies, this study identifies the branding strategies implemented by Muslim fashion industry players in Banjar Regency, the challenges faced, and how to utilize digital technology to increase competitiveness and market exposure. The results of the study indicate that strong brand management, effective communication through social media, and the use of the right digital platforms are the keys to success in branding halal products in the Muslim fashion industry. This study also provides recommendations for Muslim fashion business actors in optimizing branding strategy management in the digital era.
The Role of Monetary Policy in Stabilizing Inflation: An Islamic Economic Perspective Istiqomah, Istiqomah; Aviva, Itsla Yunisva
Jurnal Hadratul Madaniyah Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Hadratul Madaniyah
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jhm.v12i1.9825

Abstract

Monetary policy plays a very important role in stabilizing inflation and maintaining economic balance. In the perspective economics, monetary policy must be based on the principle of justice, prioritize welfare, and avoid usury. This article examines the role of monetary policy in stabilizing inflation from the perspective of Islamic economics. This research uses a descriptive qualitative method with a literature study approarch, where data collection employs secondary data taken from books, journals, and articles that support the theme of this research. Research result indicate that in Islamic economic, stabilizing inflation is achieved through monetary policies that are just and free from usury. However, several sharia economic experts believe that there are some some conventional monetary policy instrumensts that can still be applied, such as reserve requirements, overall and selective credit ceilings, moral suasion, and chages in monetary policy