cover
Contact Name
Muhammad Syahril Harahap
Contact Email
mathedudikmat@gmail.com
Phone
+6282165487775
Journal Mail Official
muhammadsyahrilharahap@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ahmad Yani Gang Amanah
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal)
ISSN : 26219832     EISSN : 26219832     DOI : https://doi.org/10.37081/mathedu.v4i1.2282
Core Subject : Education,
Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam jurnal ini adalah sebagai berikut: Model Pembelajaran Matematika, Media dan Multimedia Pembelajaran Matematika, Kurikulum dalam Pendidikan Matematika, Penilaian (Assesment) dan Evaluasi dalam Pendidikan Matematika, Pengembangan Profesional Guru Matematika, Etnomatematika dalam Pendidikan dan pengajaran Matematika Desain Didaktis dalam Pendidikan dan pengajaran Matematika Lesson Study dalam Pembelajaran Matematika Matematika Terapan Penelitian Tindakan Kelas Fenomena Pendidikan
Articles 469 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARANMATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA KNISLEY (MPMK) DI SMA NEGERI 6 PADANGSIDIMPUAN Wiwik Novitasari; Fitriani .; Syarifah Tulmardiah Nasution
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 3 No 3 (2020): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol. 3 No. 3 November 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) pada pokok bahasan matriks. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-IA2 SMA Negeri 6 Padangsidimpuan yang terdiri dari 14 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Hasil persentase tes kemampuan penalaran matematis siswa pada siklus I sebesar 46,67% menjadi 86,67% pada siklus II dan peningkatan jumlah persentase peningkatan tes kemampuan penalaran matematis siswa sebesar 40%. Aktivitas siswa dalam belajar meningkat, hal ini diperoleh dari persentase 63,71% pada siklus I dan 81,03% pada siklus II dengan peningkatan sebesar 17,32%. Kinerja guru dalam mengelola kelasmeningkat dengan perolehan persentase pada siklus I sebesar 78,76% dan 98,87% pada siklus II dengan peningkatan sebesar 20,11%. Hasil akhir dari penelitian ini adalah memperlihatkan bahwa model pembelajaran matematika Knisley (MPMK) dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa pada pokok bahasan matriks di kelas XI-IA 2 SMA Negeri 6 Padangsidimpuan.
PENERAPAN TEORI GESTALT DALAM MATERI LUAS DAN KELILING BANGUN DATAR UNTUK SD/MI Richa Aulya; Jayanti Putri Purwaningrum
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 1 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i1.2282

Abstract

In the theory of gestalt learning suggests that learning is not just a relationship between stimulus and response, but there are goals that must be achieved, namely in gaining an understanding of what is being learned. The learning process can be carried out effectively if students know the learning objectives they will achieve. Therefore gestalt learning theory can support the process of students' understanding of learning by interacting with the outside world or the surrounding environment. Through learning in the surrounding environment, students can more easily digest the lessons being taught rather than just experiences and memorization. If mathematics lessons are taught using gestalt theory, students will become interested in learning because with this theory students will be allowed to solve problems and understand the concepts of the material being taught by interacting with their environment so that students will find it easier to understand the material. There are five applications of gestalt learning theory in the mathematics learning process, namely: (1) insight or insightful experience, (2) meaningful learning , (3) purposive behavior or purposeful behavior, (4) life space or living space principles, and (5) transfer in learning.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PLATFORM GOOGLE MEET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Siti Aisyah; Dwi Ivayana Sari
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 1 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i1.2313

Abstract

kebijakan peralihan pembelajaran tatap muka kepada pembelajaran online pada saat pandemi covid-19 sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan platform Google meet terhadap hasil belajar siswa pada materi trigonometri . Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Socah sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas VIII -B sebanyak 12 siswa. Metode yabg digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang terkumpul kemudian di analisi dengan teknik uji nirmalitss untuk mengetahui data berdistribusi normal atau tidak dan tes hipotesis untuk mengetahui keefektifan penggunaan platform Google meet terhadap hasil belajar siswa . Berdasarkan analisis data yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa penggunaan platform Google meet efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Socah
ANALISIS PERAN ORANG TUA DALAM MENDAMPINGI ANAK DIMASA PANDEMI COVID-19 PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MEDIA APLIKASI ONLINE Mas Turah; Dwi Ivayana Sari
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 1 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i1.2351

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran orang tua dalam mendampingi anak dimasa pandemi COVID-19 kebanyakan orang tua mengalami kesulitan dalam pembelajaran online dikarenakan banyak materi yang sulit dipahami dan terkendala juga dengan ketidaktahuan tentang penggunaan aplikasi online. Kesulitan lain yang dialami orang tua yaitu kuota internet, tetapi juga ada sebagian orang tua yang tidak mempermasalahkan kuota internet . Dalam proses pembelajaran yang dilakukan secara online , ternyata banyak orang tua yang tidak setuju dengan adanya pembelajaran jarak jauh atau online. Orang tua berfikir bahwa pembelajaran online menambah beban orang tua dan anak- anak menjadi bosan jika harus belajar di rumah .
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI PECAHAN KELAS VII SMP NEGERI 3 PALLANGGA Firmansyah - Firmansyah; Awi Dassa; Nursakiah Nursakiah
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 1 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i1.2406

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis tinggi, sedang dan rendah siswa dengan menggunakan 4 indikator berpikir kritis, yaitu mengidentifikasi, menggeneralisasi, merumuskan masalah kedalam model matematika dan mendeduksi pada kelas VII SMP Negeri 3 Pallangga pada materi pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dirancang untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis subjek berdasarkan tes berpikir kritis. Data yang diolah adalah kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan soal berpikir kritis berdasarkan tes awal terlebih dahulu. Berdasarkan olahan data tersebut, Subjek yang berpikir kritis tinggi pada tahap mengidentifikasi, subjek mampu mengidentifikasikan konsep yang digunakan dari permasalahan yang disediakan, pada tahap menggeneralisasi dan melakukan operasi hitung subjek mampu menggeneralisasikan apa yang diketahui pada permasalahan dan yang ditanyakan pada setiap permasalahan yang disediakan dan menghitung dengan benar dan tepat, dan pada tahap merumuskan masalah ke model matematika subjek mampu merumuskan keterangan simbol dari model matematika yang telah ditentukan, dan pada tahap mendeduksi subjek mampu memberikan kesimpulan dari permasalahan itu. Subjek yang berpikir kritis sedang, pada tahap mengidentifikasi, subjek mampu mengidentifikasikan konsep yang digunakan dari permasalahan yang disediakan, pada tahap menggeneralisasi dan melakukan operasi hitung, subjek mampu menggeneralisasikan apa yang diketahui pada permasalahan dan yang ditanyakan pada setiap permasalahan yang disediakan tetapi kurang tepat pada proses menghitung, pada tahap merumuskan masalah ke model matematika subjek tidak mampu merumuskan keterangan simbol dari model matematika yang telah ditentukan, dan pada tahap mendeduksi subjek tidak mampu memberikan kesimpulan dari permasalahan itu. Subjek yang berpikir kritis rendah tidak dapat menjawab pada saat tes dan wawancara ke empat indikator berpikir kritis. Dapat disimpulkan bahwa subjek yang berpikir kritis tinggi dapat memenuhi keempat indikator berpikir kritis yaitu mengidentifikasi, menggeneralisasi, merumuskan masalah ke model matematika dan mendeduksi. Subjek yang berpikir kritis sedang hanya memenuhi 2 indikator berpikir kritis menggenaralisasi, mengidentifikasi. Sedangkan subjek yang berpikir kritis rendah tidak memenuhi satupun indikator berpikir kritis
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DENGAN BERBANTUAN GOOGLE CLASSROOM Supartik Supartik; Laili Habibah Pasaribu
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 1 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 1 Maret 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i1.2437

Abstract

The purpose and problem formulation of this research is to find out whether realistic mathematics learning assisted by google classroom can improve students' communication skills. This research method is quantitative descriptive research. The sample in this study were 25 students who were taken from the total population of data and could represent the entire population with the sample collection technique, namely the random sampling technique. The results of this study were tested with a simple correlation test resulting in the calculated F value of 12,827 at the sig level 0.002 which means significant. From the distribution list F with dk numerator 1 and dk denominator (n-2) = 23 at the real level α = 0.05, obtained F table = 4.28. Then it is concluded that there is a significant increase provided that the value of F count > F table = 12.827 > 4.28. By obtaining this, the researchers concluded that realistic mathematics learning (PMR) assisted by google classroom can improve students' communication skills.
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI PENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING) Nina Anriani Pulungan; Nunik Ardiana; Muhammad Syahril Harahap
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 2 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 2 Juli 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i2.1792

Abstract

The aim of this study is to analyze students’ mathematical connection ability on the topic of Phytagoras theorem which reviewed on using CORE learning model at the eighth grade students of SMP Negeri 8 Padangsidimpuan. The research was conducted by applying experimental method (intact group comparison design) with 54 students as the sample and they were taken by using Cluster random sampling technique. Sample was divided into two groups, 27 students as control class (using lecture) and 27 students as experimental class (using CORE). Based on descriptive analysis, it was found: (a) the average of students’ mathematical connection ability before using lecture learning model was 50.82 (fair category) and after using lecture learning model was 73.66 (enough category) and (b) the average of students’ mathematical connection ability before using CORE learning model was 50.72 (fair category) and after using CORE learning model was 85.25 (good category). Furthermore, based on inferential statistic by using N-Gain, the result showed g= 0.369 (low category) for control class and g=0.706 (high category) for experimental class. It ‘s concluded that using CORE more effective than lecture learning model on the topic of Phytagoras theorem at the eighth grade students of SMP Negeri 8 Padangsidimpuan.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN FLIPPED CLASROOM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 9 PADANGSIDIMPUAN Rahel Situmeang; Rahmatika Elindra; Muhammad Syahril Harahap
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 2 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 2 Juli 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i2.1793

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keefektifan penggunaan model pembelajaran kelas terbalik pada kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas VIII SMP Negeri 9 Padangsidimpuan. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan eksperimen (one group pre test post test design) dengan 27 siswa sebagai sampel dan diambil dengan menggunakan teknik cluster random sampling dari 169 siswa. Observasi dan tes digunakan dalam mengumpulkan data. Berdasarkan analisis deskriptif, ditemukan: (a) rata-rata menggunakan model pembelajaran kelas terbalik adalah 3,66 (kategori baik) dan (b) rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa sebelum menggunakan model pembelajaran kelas terbalik adalah 40,19 (kategori gagal) dan setelah menggunakan model pembelajaran terbalik kelas adalah 79,93 (kategori baik). Selanjutnya, dengan menggunakan pair sample ttes dan N-Gain, hasilnya menunjukkan nilai signifikan kurang dari 0,05 (0,000 <0,05) dan g = 0,81. Itu berarti menggunakan model pembelajaran terbalik kelas memiliki media yang efektif pada kemampuan berpikir kreatif siswa.
EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA RUMAH ADAT MANUNIS KA'UMNAIS SUKU UIM BIBUIKA KECAMATAN BOTIN LEOBELE KABUPATEN MALAKA Anita Mar; Oktovianus Mamoh; Stanislaus Amsikan
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 2 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 2 Juli 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i2.2446

Abstract

ABSTRAK Budaya merupakan kebiasaan masyarakat yang terjadi secara turun temurun yang menjadi identitas dari suatu daerah. Salah satu yang menjembatani pendidikan dan budaya khususnya pendidikan matematika adalah etnomatematika. Etnomatematika merupakan ilmu yang menghubungkan soal kebudayaan yang terdapat pada suatu suku atau daerah dengan unsur matematika. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terdapat pada uim re’u Manunis Ka’umnais. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Penelitian dilaksanakan di Desa Babotin, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, pada tanggal 19 September 2020. Subjek penelitian ini adalah informan yaitu kepala suku. Instrumen penelitian berupa human instrument, pedoman observasi, pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa unsur-unsur bangunan seperti tiang, dinding dan atap dari uim re’u Manunis Ka’umnais memuat konsep-konsep matematika yang terdapat pada materi geometri seperti titik, garis, bangun datar, bangun ruang, kesebangunan, dan transformasi geometri (refleksi).
PENGARUH MODEL RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN MASALAH AUTENTIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Ni Made Erlinta Devi; I Wayan Puja Astawa; Sariyasa Sariyasa
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 4 No 2 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 2 Juli 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v4i2.2465

Abstract

Abstract This study aimed to compare problem solving ability and mathematical connection of students who were learned using reciprocal teaching model with authentic problems and students who were learned using conventional learning. This research applied quasi experiment method with control only group design. The sample of this study consisted of 75 junior high school students who are divided into two groups. The experimental group was learned using reciprocal teaching model with authentic problems and the control group received conventional learning. The data was collected using test and analized using Manova. The result showed that problem solving abilities and mathematical connection of students who were learned using reciprocal teaching model with authentic problems were higher than students who were learned by conventional learning (F = 4.310, p(0,014). Thus, it can be concluded that the reciprocal teaching model with authentic problem has positive effect on problem solving abilities and mathematical connection of students.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Maret 2026 Vol 8 No 2 (2025): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2025 Vol 8 No 1 (2025): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Maret 2025 Vol 8 No 3: JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2025 Vol 7 No 3 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2024 Vol 7 No 2 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2024 Vol 7 No 1 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Maret 2024 Vol 6 No 3 (2023): Jurnal MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2023 Vol 6 No 2 (2023): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2023 Vol 6 No 1 (2023): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Maret 2023 Vol 5 No 1 (2022): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol. 5 No. 1 Maret 2022 Vol 5 No 3 (2022): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2022 Vol 5 No 2 (2022): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2022 Vol 4 No 3 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 3 November 2021 Vol 4 No 2 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 2 Juli 2021 Vol 4 No 1 (2021): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) vol. 4 No. 1 Maret 2021 Vol 3 No 3 (2020): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol. 3 No. 3 November 2020 Vol 3 No 2 (2020): Jurnal MatheEdu (Mathematic Education Journal) Vol. 3 No. 2 Juli 2020 Vol 3 No 1 (2020): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol. 3 No. 1 Maret 2020 Vol 2 No 02 (2019): Vol. 02 No. 02 Juli 2019 Vol 2 No 3 (2019): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol. 2 No. 3 November 2019 Vol 2 No 1 (2019): Vol. 2 No. 1 Maret 2019 Vol 1 No 3 (2018): Vol. 1. No. 3 November 2018 Vol 1 No 2 (2018): Vol. 1 No. 2 Juli 2018 Vol 1 No 1 (2018): Vol.1. No.1. Maret 2018 More Issue