Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Articles
49 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6 No 2 (2023): April-Juni"
:
49 Documents
clear
Demplot Pendederan Benih Lobster dengan Sistem Keramba Jaring Tenggelam di Desa Ekas Buana Kabupaten Lombok Timur
Muhammad Junaidi;
Nunik Cokrowati;
Nanda Diniarti;
Laily Fitriani Mulyani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3283
Usaha budidaya pembesaran dan pendederan lobster pada umumnya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait produktivitas yang masih rendah. Salah satu sistem dan teknologi budidaya yang diyakini dapat mengatasi permasalahan budidaya pembesaran dan pendederan lobster yaitu dengan menggunakan sistem budidaya keramba jaring tenggelam (KJT). Oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dan demplot budidaya pendederan lobster dengan sistem KJT, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya lobster tentang budidaya pendederan serta meningkatkan performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup selama pendederan benih lobster. Kegiatan demplot pendederan lobster dalam KJT dilakukan di Desa Ekas Buana yang meliputi tahapan persiapan bahan dan alat, pelatihan, demplot, dan pendampingan dan evaluasi. Evaluasi pelatihan dilakukan sebagai penilaian apakah pelatihan telah mencapai tujuan yang diinginkan, dan memberikan umpan balik dari peserta dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian. Berdasarkan kegiatan demplot pendederan lobster dengan sistem KJT selama 4 bulan diperoleh performa pertumbuhan dan kelangsungan hidup lobster cukup bagus serta partisipasi masyarakat khususnya Pokdakan Pasir Putih dalam kegiatan pengabdian ini. Diharapkan dengan selesainya kegiatan pengabdian ini keberlanjutan program terus dilakukan bahkan diperluas, sehingga tujuan dan manfaat program ini dapat tercapai dan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pendapatan masyarakat pembudidaya lobster
Pendampingan Untuk Kreasi Sungai Larangan Di Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah
Akhmad Saufi;
Agusdin;
Alamsyah;
Diswandi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3387
Bilebante is a tourism village which is rich with nature-based attractions and is one of the accredited-sustainable tourism villages in Lombok. One of the potential nature-based attractions in this village is the river. Hence, the preventive actions toward the negative environmental impacts of tourist activities should be implemented in early stage of its development. This community service is organised in order to empower the local people in Bilebante with nature-related tourism knowledge and skills for they can manage the river as a tourist attraction and as well as a conservation area. The local people’s enthusiasm to participate in this empowerment program indicate their strong willingness to develope a nature-based tourism attraction within the village and as well as the success of this community service program.
Pemeriksaan Kesehatan dari Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Universitas Mataram dan Donor Darah oleh PMI kepada Masyarakat Mataram di Auditorium Abubakar Universitas Mataram tahun 2023
Anak Agung Ayu Niti Wedayani;
Ida Made Hrisikesa Wejeg;
Anak Agung Ketut Sudharmawan;
Eka Arie Yuliani;
Novia Andansari Putri;
Anak Agung Sagung Mas Meisyarawati Putra;
Nurmi Hasbi;
Rosyunita;
Ni Putu Della Diarna;
I Kadek Dwi Semadi;
Legis Ocktaviana Saputri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3738
Pemeriksaan tanda vital adalah cara untuk mendeteksi perubahan sistem yang ada di dalam tubuh. Tanda vital meliputi suhu tubuh, denyut nadi, frekuensi pernapasan, dan tekanan darah. Tindakan ini bukan hanya merupakan kegiatan rutin pada pasien, tetapi merupakan tindakan pengawasan terhadap perubahan atau gangguan sistem tubuh. Pelaksanaan pemeriksaan tanda vital di komunitas/masyarakat sangat penting untuk deteksi dini gangguan kesehatan Pelayanan kesehatan komprehensif berupa pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitative. Pemeriksaan kesehatan sangat penting dilakukan oleh tenaga kesehatan agar masyarakat menjadi mengetahui keadaan kesehatannya. Selama ini banyak masyarakat yang belum peduli terhadap kesehatannya, sehingga penyakit kronik seperti hipertensi, DM Tipe 2 dan penyakit lainnya yang mampu menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan kematian karena penyakit kronik. Melakukan pemeriksaan dan edukasi secara langsung kepada peserta dan masyarakat yang datang. Pada pengabdian masyarakat yang dilakukan dilakukan pada tanggal 25 Februari 2023, pada pukul 08.00 – 12.00 di Auditorium Yusuf Abu Bakar Universitas Mataram. Jumlah masyarakat yang hadir untuk memeriksakan kesehatannya adalah 87 orang termasuk yang akan mendonorkan darahnya. Terdiri dari berbagai usia umur, pada pemeriksaan kesehatan lebih banyak pada masyarakat dengan usia lansia dengan rentang usia 50- 70 tahun. Sedangkan donor darah banyak dilakukan pada usia remaja dengan usia 20 – 30 tahun. Dari pemeriksaan yang dilakukan banyak ditemukan masyarakat lansia dengan kadar gula darah dan tekanan darah yang tinggi, yaitu pada rentang > 200 untuk gula darah dan > 140/90 mmHg untuk tekanan darah. Keluhan terbanyak yang dirasakan adalah pusing dan nyeri pada tengkuk.
Penyuluhan Pola Hidup Sehat Melalui Praktek Pengamatan Mikroskop Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 10 Mataram
I Wayan Merta;
AA. Sukarso;
Dewa Ayu Citra Rasmi;
I Putu Artayasa;
Ahmad Raksun
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3764
Pola hidup sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan diri seseorang. Berprilaku hidup sehat dapat mencegah kemungkinan terjadinya penyakit pada diri seseorang. Menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara dalam mencegah timbulnya penyakit. Lingkungan yang bersih akan menjauhkan seseorang terhadap kemungkinan terjangkiti penyakit tertentu. Untuk itulah kita senantiasa menjaga dan memelihara lingkungan agar tetap bersih. Kesadaran terhadap pentingnya menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan perlu ditanaman pada setiap diri manusia sejak dini. Kesadaran yang telah tertanam akan menjadi kebiasaan baik dan pada akhirnya akan menjadi kebutuhan diri. Dengan demikian orang selalu berupaya melakukannya tanpa harus diperintah oleh orang lain. Untuk menanamkan sikap tersebut telah dilakukan kegiatan penyuluhan dengan tujuan memberi informasi tentang cara-cara pengelolaan lingkungan sekitar agar tidak menjadi sumber masalah yang merugikan kesehatan diri dan lingkungan, menginformasikan penyakit-penyakit yang muncul akibat kondisi lingkungan hidup yang buruk dan kotor, dan menginformasikan tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk menghindari timbulnya penyakit kondisi lingkungan buruk. Kegiatan ini dilakukan terhadap anak-anak siswa kelas 4 SDN 10 Mataram dengan menggunakan metode diskusi, tanya jawab dan praktek pengamatan air kotor sumber penyakit dengan menggunakan mikroskop. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa peserta telah menunjukkan keyakinannya bahwa pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkunagan adalah penting untuk kesehatan. Keyakinan dan kesadaran akan membawa imbas bagi kehidupan sehat mereka di lingkungan keluarga dan masyarakatnya. Dari kesimpulan tersebut disarankan bahwa untuk mengajarkan sesuatu bagi anak perlu kiranya dilakukan dengan cara-cara yang menunjukkan sesuatu yang nyata dapat dilihat dan dirasakan anak sehingga mereka menjadi cepat paham dan sadar terhadap apa yang mereka hadapi dalam kehidupannya sehari-hari.
Pengembangan Skala Usaha Budidaya Lebah Madu Trigona Di Kabupaten Lombok Barat
Baiq Yulfia Elsadewi Yanuartati;
Ni Made Wirastika Sari;
Hayati;
Johan Bachry;
Ridwan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3809
Saat ini, semakin banyak masyarakat di NTB tertarik untuk mengembangkan Trigona di permukiman mereka akibat semakin populernya khasiat madu Trigona di kalangan masyarakat. Akan tetapi meningkatnya permintaan tidak diikuti oleh suplai koloni (sarang) Trigona yang memadai. Selain itu, harga koloni semakin naik. Ini menjadi peluang pasar bagi para peternak di Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Selain untuk produksi dan penjualan madu, pemasukan peternak juga bisa dari pengembangan koloni. Potensi vegetasi yang ada sangat mendukung perkembngan koloni di wilayah ini, namun sayangnya, peternak belum memahami cara memperluas skala usaha mereka. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian ini fokus kepada perluasan skala usaha Trigona melalui perbanyakan koloni. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk mendampingi peternak meningkatkan jumlah koloni Trigona mereka sekaligus memperbaiki pengelolaan usaha ternak lebah mereka. Kegiatan ini juga membantu meningkatkan jumlah pakan lebah Trigona untuk meningkatkan produksi koloni para peternak. Pengabdian ini meliputi dua kegiatan pokok. Pertama meliputi kegiatan penambahan jumlah koloni Trigona dan penambahan pakan. Untuk penambahan koloni. peternak akan diberikan bantuan koloni dan papan. Mereka didorong untuk membuat kotak bersama-sama termasuk bersama tim dan petugas lapangan. Kedua, para peternak binaan diberikan koloni alam. Setelah itu mereka melakukan pemindahan koloni dan tim membantu pengawasan terhadap perkembangan koloni. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah penambahan kotak dan koloni lebah Trigona sp milik peternak lebah di desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.
Pelatihan Pengolahan Daun Sawi Dan Ikan Laut Dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Apitaik Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur
Rusminah Hs;
Usman;
M. Ghozul Fikri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3877
Gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi yang berlangsung cukup lama dan dapat menyebabkan gangguan bagi perkembangan fisik, kognitif pada anak usia dini sehingga kemampuan untuk menalar, berpikir, dan memecahakan masalah lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak yang tumbuh dengan asupan gizi yang baik merupakan pengertian dari stunting. Banyaknya manfaat yang diperoleh dari pembuatan ekstrak daun sawi merupakan ide yang bagus dan cocok sebagai tambahan nutrisi bagi anak-anak usia dini. Kandungan vitamin A, zat besi, kalium, protein, kerbohidrat, vitamin C, dan kalsium yang ada pada daun sawi mampu sebagai penambah asupan gizi yang baik bagi anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan.
Pelatihan Membuat Alat Peraga Menentukan Luas Daerah Poligon Bagi Para Guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada
Ketut Sarjana;
Nurul Hikmah;
Nourma Pramestie Wulandari;
Ulfa Lu’Luilmaknun;
Wahidaturrahmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.3995
Para guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada belum pernah merancang Alat peraga dalam membelajarkan siswa menentukan rumus luas daerah Poligon. Jadi masalah yang muncul adalah para guru Sekolah dasar di Desa Lembuak Kecamatan Narmada keterampilan membuat alat peraga untuk menentukan luas daerah polygon masih rendah. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah : 1) Meningkatkan kemampaun guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada tentang konsep dan prinsip luas daerah Poligon, 2) Meningkatkan kemampuan merancang alat peraga menentukan Formula atau prinsip luas daerah polygon. Permasalahan yang dialami oleh para guru terkait dengan merancang Alat Peraga, maka solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini :1) Memberikan pemahaman tentang merancanag alat peraga menentukan luas daerah bangun datar, 2) Simulasi dan praktek merancang pengembangan pembelajaran menggunakan alat peraga menentukan luas daerah dan 3) Diskusi dalam kelompok kerja dan presentasi tentang hasil kontruksi alat peraga dan langka-langkah pengembangannya. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan melalui metode yang telah ditatapkan. Hasil dari kegiatan ini ternyata sangat efektif yakni terjadi perubahan kearah perbaikan yang signifikan hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata pre-tes = 4,12 lebih kecil dari skor rata-rata post-tes = 7,27. Dari hasil uji diperoleh = -2,0601 pada taraf signifikasi 0,05 atau dilihat dari Sig = 0,000 < α = 0,05. Jadi pelatihan membuat alat Peraga menentulan luas daerah Poligon bagi para Guru SD di Desa Lembuak Kecamatan Narmada meningkat secara meyakinkan. Dengan diperolehnya hasil dari kegiatan ini diharapkan pelatihan ini diperluas dalam rangka memperkuat pelaksanaan kurikulum 2013 dan para pemerhati pendidikan turut serta mengambil peran untuk mewujudkan kegiatan ini untuk mengantisipasi pembelajaran matematika abad 21
Inovasi Pembuatan Kerupuk Ceker Ayam Berbasis Limbah Rumah Potong Ayam (RPA)
Bulkaini;
Djoko Kisworo;
Wahid Yulianto;
BRD. Wulandani;
Haryanto;
Akhyar Sutaryono;
I Ketut Sumadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4034
Kelurahan Sayang-sayang Kecamatan Cakranegara merupakan salah satu Kelurahan penghasil Limbah pemotongan Ayam berupa ceker ayam. Salah satu startegi untuk meningkatkan nilai jual ceker ayam yaitu diolah menjadi kerupuk ceker ayam. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan nilai jual ceker ayam yang selama ini hanya dimanfaatkan dalam pembuatan soup dan bahan untuk menambah cita rasa bakso. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program adalah metode Participatory Research Appraisal (PRA) yaitu bentuk metode yang melibatkan semua anggota mitra sasaran dalam melakukan melakukan program kerja. Dari program yang telah dilaksanakan, diperoleh hasil bahwa sekitar 21-28% anggota kelompok ibu-ibu PKK Kelurahan Sayang-sayang siap untuk mengolah ceker ayam menjadi kerupuk ceker bernilai ekonomis. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa inovasi pembuatan kerupuk ceker ayam menjadi barang yang bernilai ekonomis secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK.
Sosialisasi Pembuatan Teh Daun Kelor di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah
Nana Mardiana;
Lalu rifaldy Fadly;
Muhammad Zikrurridho Afwani;
Eva Delia Putri Siahaan;
Anisa Fitri;
Fitrahtul Isnah;
Irda Fiqri Immawan;
Iyan Radmad Amaliansyah;
Khaerul Pahmi;
Lalu Wirejunap;
Dahlanuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4051
The Moringa plant (Moringa oleifera L) is a plant that grows a lot in various tropical climates, including in Indonesia. Moringa has many benefits and is rich in nutritious substances. One of the villages in Central Lombok where there are many moringa plants is Mertak Village. Moringa plants almost grow in every yard of residents' houses. However, moringa plants are still not widely utilized properly. This is due to a lack of public knowledge about the use of Moringa plants. To overcome this, students of the Mataram University Thematic Community Service Program in Mertak Village conducted socialization on making Moringa leaf tea to provide knowledge about the many benefits of Moringa plants, making products that have economic value to add to the economy of the people of Mertak Village. As a result of this socialization, residents enthusiastically participated and gave a positive response to the taste of Moringa leaf tea
Pembuatan Produk Nutrisi dan MPASI melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Langkah Mengatasi dan Mencegah Stunting di Desa Selong Belanak
Elvio Lailatul Jannah;
Aenun Jariah;
Ayu November;
I Gede Ferry Yasa;
Iffa Khoirinnisak Fathimatuzzahra;
Made Darma Dwipa;
Mandala Erlangga Indra Permadi;
Maulia Anisa Sabilla;
Muhammad Alfain Hidayat;
Ni Luh Putu Riana Damayanti;
Novaliya Nurma Khafifah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 2 (2023): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jpmpi.v6i2.4069
Selong Belanak village is located in west Praya sub-district, Central Lombok Regency. Based on the survey results, three main problems were found in this village, namely stunting, disasters and waste management. One of the three existing problems, Stunting is the main topic that really needs to be addressed because the number of cases is still high. The problem of stunting is caused by a lack of socialization about the importance of nutrition for pregnant women which has an impact on the children they are carrying as well as children and toddlers who are included in the stunting category. Based on these problems, the Stunting theme KKN group is trying to carry out programs to prevent and overcome stunting problems. One of them is a work program in the form of producing Nutritional Products/MPASI through utilization of moringa leaves natural resources which play a role in stunting. This work program was compiled after conducting observations and interviews with community leaders in Selong Belanak village. It is hoped that through one of the programs, namely the manufacture of Nutrition/MPASI products through the utilization of moringa Leaf natural resources, it can reduce stunting cases in Selong Belanak village.