cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2024): April-Juni" : 84 Documents clear
Penanaman Ruang Terbuka Hijau untuk Mendukung Pewujudan Pelabuhan Perikanan Berwawasan Lingkungan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari Husna; Alimina, Naslina; Asnani; Sara, La; Tuheteru, Faisal Danu; Muskita, Wellem H.; Raup, Syahril Abd.; Arami, Hasnia; Mustafa, Ahmad; Santoso, Budi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7540

Abstract

Kualitas lingkungan merupakan salah satu parameter dalam pengelolaan pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan di mana salah satu indikatornya adalah adanya ruang terbuka hijau. Penanaman pohon di lingkungan PPS Kendari merupakan kegiatan yang ditujukan terutama untuk perluasan ruang terbuka hijau dan sebagai bagian dari kampanye peningkatan kesadaran lingkungan bagi seluruh pengguna fasilitas pelabuhan. Jenis-jenis pohon yang ditanam memiliki berbagai fungsi, antara lain sebagai penjerap debu dan penyimpan Karbon, sekaligus juga dapat digunakan sebagai material atau bahan baku bagi berbagai keperluan. Peran serta dari berbagai pihak diharapkan dapat terus terjalin sehingga PPS Kendari sebagai salah satu pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan di Indonesia dapat terwujud dengan baik.
Pelatihan Metode Seleksi Dan Perkawinan Untuk Pengembangan Sapi Potong Bagi Warga Kecamatan Paguyaman Dan Wonosari Provinsi Gorontalo Ilham, Fahrul; Bahri, Syamsul; Ervandi, Mohamad; Mukhtar, Muhammad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7554

Abstract

Community Service (PPM) aims to increase the knowledge and skills of residents in Paguyaman and Wonosari Districts regarding selection and mating methods for beef cattle. This PPM activity was carried out on 15 and 16 September 2023 in Paguyaman District, Boalemo Regency, precisely at the Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengembangan Ternak Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo. Participants in the activity are beef cattle breeders who work as cattle breeders from the Paguyaman and Wonosari Districts. This PPM activity consists of 3 stages, including preparation, implementation, and evaluation stages. The activity method carried out at the implementation stage is counseling by means of lectures and discussions with participants. The results obtained after all stages of activities were carried out show that training on selection and mating methods for beef cattle development for cattle breeders in Paguyaman and Wonosari Districts has been carried out well and as expected. The response of breeders during the training activities was quite good, as indicated by the presence of all invited participants, the creation of discussions and exchange of experiences between fellow participants, and the submission of questions by training activity participants during discussion sessions. This training activity will be maximized if recording beef cattle production from breeders is available so that methods and selection that suit the breeders' real conditions can be carried out.
Aplikasi Iptek Melalui Pelatihan Penyusunan RAB dan Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunanan Jalan di Desa Sesaot Lombok Barat Karyawan, I Dewa Made Alit; Pathurahman; Yuniarti, Ratna; Yasa, I Wayan; Negara, I Dewa Gede Jaya; Hasyim; Rohani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7603

Abstract

Sesaot Village is a tourist village in West Lombok Regency, and is the recipient of the Indonesian Tourism Village Award. This village has natural tourist destinations and several artistic and cultural attractions typical of the local community. In order to realize the vision of Sesaot Village as a religious, cultural and independent tourist village, it is very important to pay attention to supporting infrastructure, namely roads. The Sesaot Village has realized government-assisted development funds to carry out road maintenance and construction. This development needs to be closely monitored by the community so that it can achieve targets on time, at the right quality and at the right cost. Supervision can only be carried out if the community has sufficient understanding, especially in budget planning and implementation time plans. Base on current issues, training need be conducted with the following objectives: 1) To give an overview of the complexity involved in creating a budget and schedule for an road infrastructure project; 2) To impart knowledge on the meticulous, accurate, and precise preparation of a Budget Plan (RAB) and timetable. Goal-achieving strategies cover everything from implementation phases to work processes and evaluation. The process of implementation is divided into three primary stages: preparation, implementation, and evaluation. Preliminary survey/observation and socialization are two steps in the preparation stage. The preparation of participant materials and training tools, training, and mentorship activities, as well as the service team's discussion and consideration of the activities' execution, are all included in the execution Stage. Community service activities in the form of training carried out for one day, attended by 20 participants, received a good response from the Village Government and the community. The planned events transpired without a hitch and significantly influenced the participants' capacity to draft the RAB and timetable for the road project's implementation. This is shown by the increase in the average pre-test to post-test scores of most participants. It is hoped that the knowledge acquired would serve for being allowed to take part in future monitoring the road construction program in Sesaot Village.
Penyuluhan Pengenalan Irigasi Tetes Pada Masyarakat Dusun Tibu Lilin Di Desa Jembatan Kembar Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Negara, I Dewa Gede Jaya; Hasyim; Karyawan, I Dewa Made Alit; Saidah, Humairo; Rohani; Suparjo; Saadi, Yusron; Sulistiyono, Heri; Yasa, I Wayan
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7604

Abstract

Masyarakat Dusun Tibu lIlin merupakan masyarakat yang berada di perbukitan sebelah selatan Pelabuhan Lembar, dengan kondisi medan berlereng. Sebagian besar Masyarakat memiliki lahan pekarangan dan kebun walaupun tidak begitu luas dengan kondisi berterasering. Sumber air Masyarakat berasal dari air rembesan dilereng perbukitan dengan jumlah penduduk sekitar 100 kk dan sebagian besar sebagai petani ladang dan pembuat bata merah. Memperhatikan potensi lahan lahan sekitar yang ada berlereng dan terasering, maka Masyarakat lokasi ini perlu diberikan pengetahuan bagaimana caranya memanfaatkan sumber air terbatas untuk kegiatan usahatani dengan sumber air yang minim dengan pemanfaatan irigasi tetes. Masyarakat perlu diberi penyuluhan tentang irigasi yang efisien tetes agar dapat mendukung usahatani di lingkungan perumahan dan lahan kering. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan irigasi yang efisien yaitu irigasi tetes untuk kegiatan pertanian disekitar perumahan dan lahanmkering. Pengabdian dilakukan dengan tahapan survey lokasi, penyuluhan, diskusi dan tanya jawab serta evaluasi. Pengabdian ini telah berhasil memberi pengetahuan dan menyuluhkan 35 masyarakat Tibulilin, penyuluhan telah memberi wawasan penggunaan irigasi tetes dan cara irigasinya,memberikan contoh-contoh penggunaan irigasi tetes pada masyarakat. Dengan demikian diharapkan Masyarakat nantinya dapat memilih system irigasi yang diperlukan dengan pertimbangan sumber air yang tersedia.
Sosialisasi Pembuatan Pakan Kepiting Berbahan Dasar Ikan Rucah di Dusun Madak Belek, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat Diamahesa, Wastu Ayu; Andriyono, Sapto; Sahidu, Adriana Monica; Amin, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Affandi, Rangga Idris; Panosa, Alief Erwanda; Diniariwisan, Damai; Muahiddah, Nuri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7619

Abstract

Pembangunan sektor perikanan memiliki peran krusial dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan ketahanan pangan di banyak wilayah, termasuk Desa Sekotong. Budidaya kepiting Bakau (Scylla serrata) telah menjadi salah satu kegiatan utama yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Sekotong. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang budidaya perairan. Namun, sejauh ini, program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan sebelumnya masih terfokus pada pemberian pakan alami dan teknologi budidaya lainnya, belum menyentuh aspek pembuatan pakan berbasis tepung ikan rucah. Dalam konteks ini, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pembudidaya kepiting Bakau mengenai pembuatan pakan berbasis ikan rucah serta pemanfaatannya dalam budidaya kepiting. Metode yang digunakan adalah melalui serangkaian pelatihan, workshop, demonstrasi praktis, dan monitoring serta evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait dengan pembuatan pakan kepiting berbasis ikan rucah. Program ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Sekotong dalam meningkatkan pendapatan mereka melalui peningkatan produksi dan kualitas budidaya kepiting Bakau. Selain itu, melalui keterlibatan mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi, program ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang budidaya perairan. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan dampak positif bagi pembudidaya kepiting Bakau di Desa Sekotong. Evaluasi berkala dan kerjasama antara berbagai pihak diharapkan dapat memastikan berlanjutnya keberhasilan program ini dalam jangka panjang.
Pembuatan Batik Jumputan (Pembaju) Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Di Desa Patumbak I Harianja, Apdon Fransisko; Silaen, Esta Rosmina Uli; Dewi, Citra Novica; Siregar, Ainul Masthura Azis Nurhafni; Siregar, Aisyah Butar Butar Nurhafni; Siregar, Ani Wahyuni Nurhafni; Siregar, Andres H.J. Sianipar Nurhafni; Siregar, Rini Hayati Nurhafni; Siregar, Mimi Rosadi Nurhafni; Siregar, Nurhafni
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7656

Abstract

: Batik Jumputan adalah batik yang dibuat melalui teknik ikat dan celup pada warna yang diinginkan. Kain yang digunakan untuk membuat batik tersebut diikat atau dijahit dan dikerut menggunakan tali. Terdapat dua teknik untuk membuat batik jumputan, yang pertama adalah teknik ikat, dan yang kedua adalah teknik jahitan. Benang yang digunakan untuk mengikat kain sebaiknya tebal dan kuat agar mencegah warna masuk ke dalam kain, disarankan menggunakan benang tebal dan kuat seperti benang plastik/sintetis, benang jeans, atau benang sepatu. Kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun III Desa Patumbak I bertujuan untuk melatih kreativitas siswa yang ditunjukkan melalui hasil kreasi batik ikat dan pewarnaan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan (sosialisasi) dan praktek pembuatan batik. Para siswa sangat antusias dalam menciptakan batik jumputan mereka sendiri. Hasil dari sosialisasi batik jumputan kepada siswa di SD yang berada di Dusun III Desa Patumbak I adalah peningkatan keterampilan siswa.
Program Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di UPT SD Negeri 2 Kekeri Lestari, Tri Ayu; Pahmi, Saepul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7693

Abstract

Field Experience Practice (PPL) was conducted at UPT SD Negeri 2 Kekeri, starting on February 16, 2024, and concluding on May 22, 2024. This program provides a valuable opportunity for students to develop and strengthen their competencies in performing duties as professional educators in schools. The process of developing teaching skills for prospective teachers is pursued by applying the principles taught by Ki Hadjar Dewantara: niteni (observing), nirokke (imitating), and nambahi (developing). PPG students learn to develop their teacher identity and teaching process by integrating an analytical understanding of the context of a particular educational unit with the concepts and practices of other core courses. The students' practical experience is designed as a continuous improvement process through the lesson study format. Problems encountered in the field become part of the maturation process for students, while also providing opportunities to enhance their teaching abilities in the future.
Edukasi Pentingnya Mangrove Bagi Lingkungan Pesisir di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Sumsanto, Muhammad; Diamahesa, Wastu Ayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7725

Abstract

Coastal areas are transition between land and marine ecosystems. The coast is an area rich in natural potential which has long been utilized by humans. Changes that occur in coastal and marine areas are generally influenced by human activities in the surrounding areas, resulting in a decline in environmental quality, one of which is the mangrove ecosystem. Mangrove are spread throughout almost all coastal areas in Indonesia. The mangroves in South Lembar Village are directly adjacent to settlements, coastal tourist areas and aquaculture. Therefore, it is necessary to transfer knowledge so that the community of South Lembar Village, especially those on the coast, understand the importance of mangroves for the environment so that they can protect the mangrove ecosystem. The implementation of this community service activity is carried out using the counseling method. This service activity began with a presentation on the importance of the mangrove ecosystem and a question and answer/discussion. The result of this community service was that outreach was carried out with material presented regarding the importance of the mangrove ecosystem, which was attended by the South Lembar Ecotourism Group and the Cemare Eco Green Mangrove Society, the South Lembar Village community, and lecturers from the Aquaculture Study Program. The conclusion of this community service is that information, knowledge and science have been conveyed to the community in Cemare Hamlet, South Lembar Village about the importance of mangrove ecosystems for marine coastal areas. Further community service activities are needed in the form of mangrove planting.
Sosialisasi Produk Nutrasetikal Anggur Laut Sebagai Terapi Penunjang Diabetes di Kelurahan Pagutan Amani, Syauzatta; Yanuar, Rinta Putri; Afriliani, Tity; Indriani, Zulfia Ika; Muchlishah, Neneng Rachmalia Izzatul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7745

Abstract

Prevalensi penderita diabetes melitus di Nusa Tenggara Barat sebesar 19.247 jiwa dan di Kota Mataram sejumlah 8.635 jiwa pada tahun 2020. Data prevalensi penderita diabetes di Indonesia terus meningkat sehingga diperlukan solusi dalam pemeliharaan gula darah tubuh, salah satunya adalah produk berbahan alam seperti anggur laut. Anggur laut memiliki senyawa utama yang mampu menurunkan kadar glukosa secara signifikan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait cara pencegahan diabetes melitus. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dengan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya pembukaan, pemaparan materi, diskusi, demonstrasi memasak sup anggur laut, dan penutup. Dengan dilakukannya pemaparan materi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan diabetes melitus dan manfaat anggur laut sebagai terapi penunjang diabetes
Gambaran Pengetahuan Infeksi Menular Seksual pada Santri Pondok Pesantren Darul Hukumaini Rosyunita, Rosyunita; Ayunda, Rahmah Dara; Elizar, Lale Justin Amelinda; Rahim, Adelia Riezka; Hasbi, Nurmi; Andrayani, Lale Wisnu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7762

Abstract

Adolescence is a time of curiosity about many things, including sexual behaviors that make it possible to become infected with sexually transmitted diseases. Education is needed to prevent transmission by providing material on the infections of reproductive organs. Based on this, this service aims to increase students' knowledge at the Pondok Pesantren Darul Hukumaini about the types of sexually transmitted infections and how to prevent them. The methods used for assessment were pre-test and post-test. Delivery of material was carried out using lecture and presentation methods to students. The participants were 32 aged 16-17 years and female. The assessment results showed an increase in students' scores from an average of 5.8 in the pre-test to 9.6 in the post-test. The lowest score obtained in the pre-test was 0 to 6.4 after the post-test or delivery of educational material. This increase in student's knowledge must be accompanied by habits of clean and healthy living behavior such as avoiding drugs and having free sex by the students themselves.