cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,609 Documents
Program Pendampingan Masyarakat Pada Budidaya Kepiting Bakau (Scylla Spp.) Metode Pagar Bambu Tancap Kombinasi Jaring Pada Lahan Mangrove di Desa Sekaroh Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat Alis Mukhlis; Bagus Dwi Hari Setyono; I Komang Damar Jaya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.223 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1811

Abstract

Mud crab (Scylla sp.) is a fishery commodity that has high economic value and is currently in great demand by local and foreign markets. Mud crab cultivation is relatively easy to do because of its resistance to changes in environmental conditions and lack of water. Coastal communities are one of the groups of people who are vulnerable to losing their livelihoods due to climate change, so they need to be empowered through the development of alternative businesses, namely mangrove crab cultivation by utilizing unproductive marginal lands such as mangrove land. On the other hand, mangroves have strategic value because of their role as carbon sinks in the air so that they can slow down the process of global warming. Until now, the role of coastal communities in mangroves is generally limited to the rehabilitation and preservation of mangroves, but not many people use it directly for fishery activities to improve the household economy. Community assistance activities regarding the cultivation of mangrove crabs using a combination of bamboo and net fence (kombuja) involving the coastal community of Sekaroh Village, Jerowaru District, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province have been carried out. The results showed that there was a significant increase in the economic income of the target community accompanied by an increase in mangrove land management for mangrove crab cultivation activities based on environmental sustainability. This model is considered feasible to be developed and adopted by other coastal communities as a profitable alternative business while increasing public awareness of mangroves. This activity is a collaboration between the University of Mataram and the Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO) of Australian Government.
Penanaman Hortikultura Dengan Metode Vertikultur Di Desa Barejulat Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah Untuk Memanfaatkan Lahan Pekarangan Rumah Rohani; I Dewa Made Alit Karyawan; Hasyim; I Wayan Suteja; Made Mahendra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.761 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1813

Abstract

Food is the most important basic need to sustain the life of all creatures, including humans. So it is necessary to strive for adequate and equitable fulfillment of needs. In addition to survival, food is very influential in improving the quality of life of the nation. Planting various vegetables for food availability in the household does not have to be supported by a large yard. The yard with a limited area can also be used as land for growing vegetables and fruits. The implementation of these activities sequentially consists of socialization, discussion, direct practice and mentoring. The results achieved from this program are increasing community awareness and skills through activities carried out with the community around Barejulat Village so as to encourage the community to be motivated to optimize the potential of resources in the form of yards owned by the community to increase. Welfare based on technology and local wisdom. At the same time, it teaches the community to understand how important it is to cultivate a passion for farming from an early age so that in the future the sustainable food house program can be continued by future generations.
Pengolahan Limbah Kandang Menjadi Pupuk Organik di Kelompok Ternak Tunas Karya Desa Teruwai Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Mastur; Harjono; Yusuf A. Sutaryono; Wahid Yulianto; Sukarne Sukarne
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.573 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1817

Abstract

Pengabdian masyarakat tentang pengolahan limbah kandang menjadi pupuk organik yang telah dilaksanakan di Desa Teruwai Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat menggunakan teknologi sederhana. Kegiatan pelatihan ini telah dilaksanakan dari bulan Agustus sampai bulan Oktober 2021 dengan lama proses pembuatan selama 1 bulan untuk proses dekomposisi sampai pupuk dinyatakan matang atau jadi. Tahapan pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik ini telah dilaksanakan melalui dua tahap yaitu; tahap pertama adalah pemberian materi pelatihan dengan ceramah dan diskusi serta pembagian brosur sehingga peserta dapat memahami langkah-langkah teknik pembuatan pupuk organik, sedangkan tahap kedua dilaksanakan dengan cara praktik langsung agar para petani peternak lebih terampil, dimulai dari penyiapan bahan, mengumpulkan bahan dan proses pembuatan. Dari hasil pelatihan ini terbukti para peternak dapat dengan mudah mengerjakan semua tahapan dengan baik dan benar serta dijadikannya sebagai salah satu tambahan penghasilan bagi kelompok selain usaha penggemukan yang dikerjakan secara rutin. Kelompok Tunas Karya telah membuat lebih kurang 2 ton sebagai bukti bahwa kelompok melanjutkan pembuatan pupuk organik dalam jumlah besar dan membuat kemasan 25 kg agar dapat dipasarkan kepada masyarakat khususnya bagi para petani dan masyarakat yang membutuhkan.
Pelatihan Pembuatan Pakan Hay Konsentrat dan Pakan Komplit Berbasis Bahan Baku Pakan Lokal untuk Mengatasi Krisis Pakan Sukarne; Muhammad Nursan; Nurtaji Wathoni; Aeko Fria Utama FR; Dudi Septiadi; Amrussalam; Eko Supriastuti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.413 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1828

Abstract

Potensi pengembangan peternakan sapi di Pulau Lombok sangat besar. Kendati demikian, permasalahan klasik seperti kelangkaan pakan di musim-musim tertentu masih menjadi kendala besar para peternak untuk mendorong produktivitas ternak mereka. Padahal potensi limbah pertanian, perkebunan dan industri rumah tangga sebagai bahan baku pembuatan pakan komplit masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh para peternak. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan peternak berkaitan dengan ilmu nutrisi pakan ternak serta teknologi tepat guna berkaitan dengan pengolahan pakan ternak merupakan kendala utama rendahnya tingkat pemanfaatan sumber daya yang ada untuk diolah menjadi pakan ternak. Kondisi tersebut menjadi alasan utama pelaksanaan pelatihan pembuatan pakan komplit dengan bahan baku sumber daya lokal ini. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari penuh yang dibagi menjadi dua sesi, yaitu; sesi kelas (materi) dan sesi luar kelas (praktik). Peserta pelatihan ini terdiri dari 16 peserta yang terdiri atas 14 orang laki-laki dan 2 orang perempuan. Pelaksanaan kegiatan sangat lancar, dimulai dari sesi materi yang sangat interaktif dan sesi praktik yang sangat dinamis. Para peserta terjun langsung membuat pakan komplit dan konsentrat sampai menghasilkan produk pakan komplit dan konsentrat yang siap kemas atau siap diberikan kepada ternak.
Pemanfaatan Taman Edukasi Sebagai Area Eduwisata Desa Padamara Lalu Ali Wardana; Apriani; Baiq Mira Aulia Salsabila; M. Ainul Rizki Setiawan; Muh. Nazri; Nur’azizah; Nurhalifah; Nurul Hidayah; Reksa Rohmadona; Renaldi Sutomo; Robby Hudiansyah; Wahyuni Inggit Pratiwi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.014 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1833

Abstract

Kekayaan alam yang terpampang nyata berupa kesuburan tanah yang tinggi di Desa Padamara merupakan salah satu aset berharga sekaligus kunci yang dapat digunakan untuk memaksimalkan pengembangan potensi di Desa. Salah satunya dengan melakukan Diversifikasi pertanian sebagai usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu pertanian. Hal demikian sudah direalisasikan oleh masyarakat Desa Padamara. Salah satu buktinya adalah dengan adanya taman edukasi sebagai bentuk upaya salah seorang masyarakat desa padamara dalam memanfaatkan lahan yang kosong. Selain dari keunggulan di bagian kuantitas kayunya pohon jati juga dikenal sebagai pohon yang dapat mengatur suhu, sehingga memungkinkan untuk tetap sejuk di musim panas dan tetap hangat di musim dingin. Sehingga sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai area eduwisata yang dapat digunakan untuk berwisata dengan nuansa alam sekaligus dapat sebagai tempat edukasi atau tempat berlangsungnya pembelajaran. Taman edukasi ini dirancang dengan menambahkan ornamen-ornamen yang tentunya dapat meningkatkan kreativitas anak, sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain dan tercipta suasana belajar yang menyenangkan.
Identification of Pathogenic Bacteria in Traditional Packaged Donuts at Ampenan Market Using Xylose Lysine Deoxychoalate (XLD) Media Suripto; Chalida Alfani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.78 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1835

Abstract

Snacks in traditional packaging are a type of food favored by the community. However, not a few buyers and sellers are not aware of the importance of cleanliness of these favorite foods from contamination with pathogenic bacteria that can cause illness for people who eat them. Many of them also do not know and are skilled at checking whether the food is clean from germs or not. This study aims to transfer knowledge and skills to identify bacteria in donuts in Ampenan Market using xylose lysine deoxychoalate (XLD) media. Samples of donut snacks in traditional packaging were taken from the Ampenan market in Mataram City and then examined for the content of pathogenic bacteria in the laboratory at The Mataram Laboratory Hall for Health, Testing and Calibration. The examination began with the isolation of bacteria from the sample on Selenit Broth Media in 24 hours incubation at 350C then continued with the isolation of Salmonella on selective agar media, namely XLD. The results of the isolation were examined and identified by Gram staining and bio-chemical assayt of control sugar and Salmonella suspect, oxidase and catalase tests. The results showed that Selenit Broth media could multiply and repair Salmonella cells and XLD media could separate it from other bacteria in the Gram stain. Gram stain, biochemical test, oxidase test and catalase test showed the presence of Gram negatif bacteria which was confirmed as Salmonella in the sample.
Pelatihan Pembuatan Peta Menggunakan ArcMap Untuk Menunjang Penyelesaian Skripsi Mahasiswa Denianto Yoga Sativa; L. Achmad TanTilar W.S.K.
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.682 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1836

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pembuatan peta untuk menunjang penyelesaian skripsi. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, tahap observasi, tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap pelaporan. Metode yang digunakan meliputi metode ceramah, metode tanya jawab dan metode praktek, digunakan untuk praktek langsung pembuatan peta. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat berjalan lancar, berkat dukungan dari mahasiswa dan semua pihak kampus Universitas 45 Mataram, yang memberikan kesempatan dan memfasilitasi tim pengabdian untuk melaksanakan pengabdian. Peserta yang menjadi sasaran pengabdian ini adalah mahasiswa yang memprogramkan skripsi dengan jumlah 13 orang, semua mahasiswa hadir dan mahasiswa yang hadir mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Antusias peserta pada saat pelaksanaan kegiatan sangat tinggi, terlihat pada waktu penyampaian materi dan praktek mereka melaksanakan dengan sungguh-sungguh, peserta juga dapat diajak interaksi, dengan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah: (1) Keselarasan komposisi peta dengan penyajian informasi tematik membuat kesan menarik untuk pembaca/pengguna peta, dan (2) Praktek langsung pembuatan peta meningkatkan pemahaman mahasiswa, sehingga diharapkan dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan lebih baik.
Penanaman Seribu Pohon Sebagai Upaya Mencegah Banjir dan Tanah Longsor di Desa Eyat Mayang, Lembar, Nusa Tenggara Barat Prapti Sedijani; Miko Eniarti; Nurwidianti; Siska Yulia Hermana; Jumriani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.186 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1837

Abstract

Eyat Mayang is a hilly Village where landslides can occur during heavy rains. The rainfall makes the dike unable to accommodate the overflow from the river. This condition is exacerbated by the unavailability of a Garbage Final Destination (TPA), causing the community to throw their garbage in the river. In addition, silting of the river naturally occurs. Garbage piling and river siltation are the main causes for flooding. Based on data, in 2021 there were 2 floods that resulted in damage to infrastructure, housing, and public facilities, which caused substantial material losses beside the immaterial things. There were 785 families that were impacted by floods in 2021. Therefore, Students of Mataram University (UNRAM) who were conducting Integrated Community Service in the area Period of 2021/2022 carry out programs, one of which was called "Towards a Disaster Response Village" (DESTANA). This service is an effort to prevent the danger of flooding and land sliding in the future by planting a thousand trees at certain points agreed by the leadership, village officials, and the local community. The seedlings planted were provided by the Mataram Environment and Forestry Service, West Nusa Tenggara. This service is carried out in mutual cooperation with Bhabinsa, village officials, and the local community. Activities were conducted in stages in several designated hamlets. The community were very enthusiastic about the program with the hope that this program will be able to reduce or even overcome floodings and landslides. Moreover, we all hope that the Tree Planting Program increases the awareness of the communitiy about protecting the environment. We do hope that the trees will reduce the increase of global warming.
Sosialisasi Bahaya Anemia Terhadap Peningkatan Prestasi Belajar Siswa SMA Aini; Ika Nurfajri Mentari; Deby Anggryani
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.493 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1838

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin berada di bawah batas normal. Anemia sering terjadi pada ibu hamil anak-anak remaja yang mengalami menstruasi. Anemia biasanya terjadi karena kekurangannya intake makanan atau gangguan pada metabolisme. Anemia terdiri dari beberapa jenis pada umumnya disebabkan karena kekurangannya intake zat besi dalam makanan . Kebiasaan remaja yang memegang Hp sehingga makan tidak teratur. Kebiasaan makan yang tidak teratur sehingga intake zat besi berkurang,Terlebih dengan pola hidup anak muda yang sering mongkonsumsi minuman seperti teh setelah makan yang berpotensi untuk terjadi anemia. Pada tahap pertama sebelum pengabdian dilakukan berdiskusi dengan pihak sekolah untuk menentukan tema dan waktu yang tepat untuk pelaksanaan pembagian sasaran serta target yang ingin dicapai dalam pengabdian ini. Hasil akhir pengabdian berasarkan evaluasi evaluasi menunjukkan bahwa dari dari 50 siswa dan diberikan kuesioner diperoleh Bahwa hasil pretest siswa yang memperoleh nilai baik (di atas 80) sebanyak 54% dan meningkat pada hasil proses posttest menjadi 70%.
Pengembangan Model Pemberdayaan Ekonomi Yang Menjamin Perolehan Nafkah Berkelanjutan Bagi Masyarakat Petani Lahan Kering Di Kecamatan Sekotong Kabupaen Lombok Barat Candra Ayu; Wuryantoro; Muhammad Nursan; Aeko Fria Utama FR; Dudi Septiadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 1 (2022): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.342 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i1.1845

Abstract

Kecamatan Sekotong merupakan salah satu wilayah pertanian lahan kering di Kabupaten Lombok Barat, untuk mendukung penghidupan masyarakat secara berkelanjutan maka perlu kegiatan pengolahan lebih lanjut mengenai produk pangan olahan yang berasal dari bahan baku lokal sehingga dapat menghasilkan nilai tambah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk wawasan berfikir kreatif kelompok masyarakat untuk mengembangkan kegiatan pengolahan produk pertanian lahan kering yang menjadi sumber penghidupan terutama di musim kemarau, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang alternatif produk pangan olahan dan teknik pembuatannya serta meningkatkan pengetahuan tentang manajemen keuangan dan analisis ekonomi suatu unit usaha untuk menjamin konyuitas operasional kegiatan produktif hasil binaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di Kecamatan Sekotong. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan metode partisipatif yang dilakukan dengan tahapan-tahapan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi implementasi model pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hasil pengabdian kepada masyarakat mampu meningkatkan wawasan berfikir kreatif kelompok masyarakat sehingga memiliki motivasi kuat untuk mengembangkan kegiatan pengolahan produk pertanian lahan kering yang menjadi sumber penghidupan terutama di musim kemarau, pengetahuan dan keterampilan masyarakat meningkat tentang alternatif produk pangan olahan serta teknik pengolahannya dari berbagai hasil pertanian lahan kering di Kecamatan Sekotong, dan adanya peningkatan pengetahuan kelompok masyarakat tentang manajemen keuangan dan analisis ekonomi suatu unit usaha untuk menjamin konyuitas operasional kegiatan produktif hasil binaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini di Kecamatan Sekotong.

Page 50 of 161 | Total Record : 1609