cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,534 Documents
Peningkatan Kesehatan Pesisir pada Pra Lansia dan Lansia melalui Penyuluhan Hipertensi dan Pemeriksaan di PSRS Himo-Himo Ternate Fera The; Dini Permana; Sadrakh Dika
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.10937

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit umum yang mengancam kesehatan masyarakat populasi dewasa dan lanjut usia. Upaya pencegahan hipertensi pada Pra Lansia dan Lansia dapat dilakukan dengan melakukan penyuluhan tentang bahaya serta pencegahan hipertensi serta pemeriksaan tekanan darah untuk skrining. Panti Sosial Rehabilitasi Sosial (PSRS) Himo-Himo Ternate adalah sebuah panti sosial tempat tinggal untuk pra lansia dan lansia. Dari segi usia, kelompok usia ini yang paling rentan terhadap penyakit tidak menular salah satunya yaitu tekanan darah tinggi (hipertensi). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatakan kesehatan pra lansia dan lansia dengan metode penyuluhan hipertensi dan skrining tekanan darah melalui pemeriksaan. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah normal sebanyak 16 orang, pre hipertensi sebanyak 7 orang, hipertensi grade 1 sebanyak 13 orang dan hipertensi grade 2 sebanyak 4 orang. Pentingnya peningkatan pengetahuan untuk pencegahan penyakit dan komplikasi Kata Kunci : Hipertensi, Lansia, Pra Lansia, PSRS Himo-Himo Ternate ABSTRACT Hypertension is a common disease that threatens the public health of the adult and elderly population. Efforts to prevent hypertension in the Pre-Elderly and Elderly can be carried out by conducting counseling about the dangers and prevention of hypertension and blood pressure checks for screening. Himo-Himo Ternate Social Rehabilitation Social Institution (PSRS) is a residential social institution for the pre-elderly and elderly. In terms of age, this age group is most vulnerable to non-communicable diseases, one of which is high blood pressure (hypertension). This community service aims to improve the health of the pre-elderly and elderly with hypertension counseling methods and blood pressure screening through examinations. On examination, normal blood pressure was found as many as 16 people, pre-hypertension as many as 7 people, grade 1 hypertension as many as 13 people and grade 2 hypertension as many as 4 people. The importance of increasing knowledge for the prevention of diseases and complications Keywords : Hypertension, Elderly, Pre-Elderly, PSRS Himo-Himo Ternate
Pencegahan Stunting Melalui Sosialisasi dan Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Sukamanah Maria Komariah; Ati Surya Mediawati; Henny Yulianita; Dyah Setyorini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12176

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang diakibatkan dari kondisi kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan menurut usia kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan WHO. Stunting telah menjadi isu kesehatan secara internasional maupun nasional. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan pemerintah untuk mencegah peningkatan kasus stunting di Indonesia. Keberhasilan upaya pencegahan ini tentu memerlukan partisipasi aktif multidisipliner, salah satunya dengan diadakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh tenaga pendidikan dan mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyakarat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki balita atau anak usia 0-5 tahun mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, yaitu penyuluhan kesehatan yang dilakukan secara luring di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek. Sasaran kegiatan ini adalah 57 ibu yang memiliki balita dan berasal dari 17 rukun warga. Instrumen yang digunakan untuk mengukur dimensi pengetahuan sasaran adalah kuisioner yang diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan. Berdasarkan hasil analisis skor pre-test dan post-test didapatkan nilai p-value <.001 (<.05) yang menunjukkan program kegiatan ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan kesehatan. Program kegiatan ini terbukti bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki balita mengenai penerapan PHBS sebagai upaya pencegahan stunting di tatanan rumah tangga. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah dapat ditambahkannya program pemantauan perilaku peserta setelah kegiatan dilaksanakan. Kata Kunci: Penyuluhan Kesehatan, Gaya Hidup Sehat, Stunting  ABSTRACT Stunting is a growth and development disorder in children due to chronic malnutrition and recurrent infections, which is characterized by length or height for age less than -2 standard deviation (SD) on the WHO growth curve. Stunting has become a health problem internationally and nationally. The government has carried out various preventive efforts to prevent an increase in stunting cases in Indonesia. The success of this prevention effort certainly requires an active multidisciplinary role, one of which is by holding community service activities by education staff and students. This community service activity aims to increase the knowledge of mothers with toddlers or children aged 0-5 years about healthy lifestyle as an effort to prevent stunting. The method used in this activity is health education which is carried out offline in Sukamanah Village, Rancaekek District. The target of this activity was 57 mothers who have toddlers and came from 17 Community Associations. The instrument used to measure the target knowledge dimension is a questionnaire given before and after health education. Based on the results of the analysis of pre-test and post-test scores, a p-value <0.001 (<0.05) was obtained, which shows that this activity program has a significant effect on knowledge before and after health education. This activity program has proven to be useful in increasing the knowledge of mothers with toddlers regarding the implementation of healthy lifestyle as an effort to prevent stunting in the household. Suggestions for further activities include adding a participant behavior monitoring program after the activity is carried out. Keywords: Health Education, Healthy Hifestyle, Stunting
Psikoedukasi Tentang Kesehatan Mental Remaja dan Bahaya Pernikahan Usia Dini dalam Pencegahan Kasus Stunting di SMKN 3 Luwu Dian Furqani Hamdan; Nur Asphina R Djano; Resty Ryadinency; Rismayanti Yamin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11945

Abstract

ABSTRAK Kesehatan mental remaja dan pernikahan usia dini sangat terkait dengan terjadinya peningkatan kasus stunting di Indonesia. Pernikahan usia dini menjadi salah satu faktor terjadinya kasus stunting karena kurangnya pengetahuan ibu usia muda terkait gizi seimbang. Berdasarkan data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2018 di Sulawesi Selatan ada 27,67% dan Kabupaten Luwu prevalensi kejadian Stunting terjadi kenaikan secara fluktuatif dalam tiga tahun terakhir yaitu 30,3% pada tahun 2018, 22,8% pada tahun 2021, serta 26,7% pada tahun 2022. Penyuluhan psikoedukasi bagi siswa remaja SMKN 3 Luwu ini didasarkan pada peraturan bupati Luwu tahun 2021 tentang pencegahan penanganan stunting di desa/kelurahan menjadi sasaran prioritas yaitu desa Tombang dan Walenrang utara desa Salutubu. Quasi eksperimen (Pre dan Post) yang dilakukan pada bulan Juli Pre test terkait pengetahuan siswa terkait Kesehatan mental dan pencegahan stunting, Selanjutnya bulan Agustus para siswa SMKN 3 Luwu diberikan Psikoedukasi terkait Program Pencegahan Stunting dan mengukur kembali pengetahuan pencegahan stunting pada pernikahan usia dini pada remaja terkait kesehatan mental. Sampel dari penelitian ini ada 27 Siswa dimana terdapat perbedaan pengetahuan terkait pencegahan stunting dari nilai pre 73.86 pada pertanyaan penyebab stunting pada pernikahan usia dini dan kesehatan mental remaja dan Post dilakukan psikoedukasi yaitu 91.75 Terdapat peningkatan pengetahuan remaja siswa SMKN 3 Luwu terkait faktor penyebab langsung dan tidak langsung dengan kejadian Stunting di tinjau dari kesehatan mental dan pencegahan pernikahan usia dini. Kata Kunci: Psikoedukasi, Pernikahan Usia Dini, Kesehatan Mental, Stunting  ABSTRACT Adolescent mental health and early marriage are strongly associated with the increase in stunting cases in Indonesia. Early marriage is one of the factors in the occurrence of stunting cases due to the lack of knowledge of young mothers regarding balanced nutrition. Based on the 2018 Riskesdas (Basic Health Research) data in South Sulawesi, 27.67% and Luwu Regency, the prevalence of stunting has fluctuated in the last three years, namely 30.3% in 2018, 22.8% in 2021, and 26.7% in 2022. Psychoeducational counseling for adolescent students of SMKN 3 Luwu is based on the 2021 Luwu regent regulation on the prevention of stunting handling in priority target villages, namely Tombang village and Walenrang Utara Salutubu village. Quasi experiment (Pre and Post) conducted in July-August on students of SMKN 3 Luwu. The sample of this study was 27 students where there was a difference in knowledge related to the prevention of stunting from the pre test value of 7.9 on the question of the causes of stunting in early marriage and adolescent mental health before psychoeducation was 92.1. There is an increase in knowledge of adolescent students of SMKN 3 Luwu related to direct and indirect causal factors with the incidence of stunting in terms of mental health and prevention of early marriage. Keywords: Psychoeducation, Early Marriage, Mental Health, Stunting
Penerapan Senam Dismenore untuk Meringankan Nyeri Dismenore Tifany Aquilia Kusuma; Arlyana Hikmanti; Linda Yanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11447

Abstract

ABSTRAK Dismenore yaitu keadaan nyeri saat haid, dan biasanya ditandai dengan rasa kram pada bagian perut bagian bawah, Keluhan nyeri saat haid amat bervariasi mulai dari ringan hingga berat, nyeri saat haid juga menjadi salah satu penyebab terganggunya kegiatan beraktifitas pada remaja putri. Di panti asuhan Muhammadiyah Purwokerto terdapat 5 remaja putri yang mengalami dismenore. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penurunan skala nyeri dengan menggunakan teknik senam yaitu senam dismenore. Hasil dari studi kasus yang didapatkan dari 5 responden yaitu responden memahami teknik senam dismenore dan didapatkan penurunan skala nyeri pada ke-5 responden dengan menggunakan teknik senam dismenore. Metode studi kasus ini dengan pembentukan kelompok, ceramah tanya jawab dan edukasi. Kesimpulan: terjadinya penurunan skala nyeri sebelum dan setelah senam dismenore dilakukan. Saran: Diharapkan teknik senam dismenore ini dapat terus digunakan bagi remaja yang mengalami dismenore pada saat haid. Kata Kunci: Dismenore, Remaja, Senam Dismenore  ABSTRACT Dysmenorrhea is a painful condition during menstruation, and is usually marked by a feeling of cramps in the lower abdomen. Complaints of pain during menstruation vary widely, ranging from mild to severe. Pain during menstruation is also one of the causes of disruption of activities in young women. This case study aims to determine the level of pain scale reduction by using gymnastic techniques, namely dysmenorrhea exercises. The results of the case study were obtained from 5 respondents, namely respondents who understood the dysmenorrhea exercise technique and obtained a decrease in the pain scale in the 5 respondents using the dysmenorrhea exercise technique. This case study method is by forming groups, question and answer lectures and education. Conclusion: there is a decrease in the pain scale before and after dysmenorrhea exercises are carried out. Suggestion: It is hoped that this dysmenorrhea exercise technique can continue to be used for adolescents who experience dysmenorrhea during menstruation. Keywords: Dysmenorrhea, Adolescents, Dysmenorrhea Exercise
Empowering Pediatric Nurses in Non-Pharmacological Pain Management through Supportive-Educative Nursing Interventions at Islamic Hospital Jakarta Cempaka Putih Nyimas Heny Purwati; Dhea Natashia; Syamikar Baridwan Syamsir
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12204

Abstract

ABSTRAK Manajemen nyeri non-farmakologis pada anak merupakan komponen penting dalam perawatan pediatrik yang membutuhkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan perawat yang kompeten. Namun, perawat anak sering menghadapi kendala dalam memahami metode-manajemen nyeri non-farmakologis. Oleh karena itu, Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Supportive-Educative Nursing Interventions dalam meningkatkan perilaku perawat anak dalam menerapkan manajemen nyeri non-farmakologis. Kegiatan PkM melibatkan 15 perawat anak di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih dan terdiri dari lima sesi, termasuk brainstorming, edukasi kesehatan, pemutaran video, praktik kompres dingin, dan sesi diskusi. Analisis data menggunakan metode analisis kuantitatif dan kualitatif sederhana. Hasil PkM menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, sikap, dan keterampilan perawat anak dalam manajemen nyeri non-farmakologis pada anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kualitas perawatan anak di lingkungan rumah sakit. Kata Kunci: Manajemen Nyeri Non-Farmakologis, Perawat Anak, Supportive-Educative Nursing Interventions  ABSTRACT Non-pharmacological pain management in children is a crucial component of pediatric care that requires competent nurses to possess knowledge, attitude, and skills. However, pediatric nurses often face challenges due to inadequate understanding of non-pharmacological pain management methods. Therefore, this Community Service Activity (CSA) aims to evaluate the effectiveness of the Supportive-Educative Nursing Interventions program in improving the behavior of pediatric nurses in implementing non-pharmacological pain management. The CSA involved 15 pediatric nurses at Jakarta Cempaka Putih Islamic Hospital and consisted of five sessions, including brainstorming, health education, video presentations, cold compress practice, and discussion sessions. Data analysis was conducted using simple quantitative and qualitative methods. The results of the CSA showed a significant increase in the knowledge, attitude, and skills of pediatric nurses in non-pharmacological pain management in children. These findings emphasize the crucial role of educational and training approaches in enhancing the quality of pediatric care in a hospital setting. Keywords: Non-pharmacological pain management; Pediatric nurses; Supportive-educative nursing interventions
Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat di Negeri Hatumete Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah Ramdhani M Natsir
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.12048

Abstract

ABSTRAK Deteksi dini faktor risiko penyakit menular adalah suatu tindakan proses mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit tidak menular (PTM). Penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi dan tidak dapat ditularkan dari orang ke orang lainnya. Beberapa contoh penyakit tidak menular termasuk penyakit diabestes, kolesterol dan dan asam urat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam pemantauan faktor risiko melalui pemanfaatan pemeriksaan penyakit tidak menular (PTM). Kegiatan ini dilaksanakan dalam dalam bentuk penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Dari hasil pre test dan post test yang dilakukan saat penyuluhan, dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan di ketiga aspek yang diukur setelah dilakukan penyuluhan. Terjadi rata-rata peningkatan pengetahuan setelah dilakukan kegiatan masyarakat sebanyak 96 % dari jumlah total kuesioner. Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, didapatkan bahwa pada perempuan memiliki hasil pemeriksaan yang tidak normal lebih banyak daripada laki-laki. Hal   ini   menunjukkan bahwa perempuan sangat beresiko terkena penyakit tidak menular. Kata Kunci: Faktor Risiko, Penyakit Tidak Menular, Pemeriksaan  ABSTRACT Early detection of infectious disease risk factors is a process of identifying factors that can increase a person's risk of contracting a non-communicable disease (NCD). Non-communicable diseases are diseases that are not caused by infection and cannot be transmitted from person to person. Some examples of non-communicable diseases include diabetes, cholesterol and gout. The aim of this service activity is to increase public awareness and knowledge in monitoring risk factors through the use of non-communicable disease (PTM) examinations. This activity is carried out in the form of counseling and health checks. From the results of the pre-test and post-test carried out during the counseling, it can be seen that there was an increase in knowledge in the three aspects measured after the counseling was carried out. There was an average increase in knowledge after community activities as much as 96% of the total number of questionnaires. From the results of the health examinations carried out, it was found that more women had abnormal examination results than men. This shows that women are very at risk of contracting non-communicable diseases. Keywords: Risk factors, Non-Communicable Diseases, Examination
Implementasi Kurikulum RA Menuju Merdeka Belajar dalam Bingkai Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin untuk Guru-Guru RA Se-Kecamatan Sagulung Kota Batam Imamah Imamah; Rahayuliana Rahayuliana; Dwi Afrillyana Syari Hasibuan; Elliza Elliza; Kartika Nurwita Kurniawati; Maelawati Suhardja; Mu&#039;awanah Mu&#039;awanah; Nurkamisah Nurkamisah; Rina Silfya; Sri Ratna
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11444

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan implementasi tentang pengorganisasian pembelajaran, memfasilitasi cara pembuatan modul ajar, RPP, modul projek P5 PPRA asesmen formatif dan sumatif serta laporan hasil belajar anak berbasis Kurikulum Merdeka di Raudhatul Athfal. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini berupa sebuah Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Raudhatul Athfal Guru RA Se-Kecamatan Sagulung Kota Batam. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari di mulai dari hari Jumat, 5 Mei 2023 s.d. Sabtu, 6 Mei 2023 bertempat di Gedung Serbaguna Kementrian Agama dengan jumlah peserta 52 orang. Workshop IKM RA metode pelaksanaanya adalah setiap anggota menjadi nara sumber dengan pembagian materi yang sudah ditentukan, kemudian panitia menyiapkan pre test yang diberikan kepada peserta di awal  sebelum nara sumber menguraikan dan menjelaskan tentang IKM RA, dan memberikan post test setelah materi selesai disampaikan. Kegiatan PKM akan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, sehingga dapat diketahui dan bermanfaat bagi masyarakat luas khususnya guru PAUD untuk kemajuan pendidikan anak usia dini di Indonesia. Kata Kunci : IKM RA, RA, Rahmatan Lil ‘Alamin  ABSTRACT This activity aims to provide understanding and implementation of the organization of learning, facilitate how to make teaching modules, lesson plans, P5 PPRA project modules formative and summative assessments and reports on children's learning outcomes based on the Independent Curriculum at Raudhatul Athfal. This community service activity is in the form of a Workshop on the Implementation of the Raudhatul Athfal Independent Curriculum for RA Teachers in Sagulung District, Batam City. This activity lasts for 2 days starting from Friday, 5 May 2023 to. Saturday, May 6 2023 at the Multipurpose Building of the Ministry of Religion with 52 participants. The implementation method for the IKM RA Workshop is that each member becomes a resource person by distributing the material that has been determined, then the committee prepares a pre test which is given to the participants at the beginning before the resource person describes and explains about IKM RA, and gives a post test after the material has been delivered. PKM activities will be published in scientific journals, so that they can be known and benefit the wider community, especially PAUD teachers for the advancement of early childhood education in Indonesia.  Keywords: IKM RA, RA, Rahmatan Lil' Alamin
Penilaian Status Gizi, Penyuluhan Jajanan Sehat dan Gizi Seimbang pada Anak Sekolah Dasar sebagai Upaya Penanggulangan Stunting di Kota Kupang Astuti Nur; Maria Helena Dua Nita; Yohanes Don Bosko Demu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.10816

Abstract

ABSTRAK Masalah gizi rentan terjadi pada anak usia sekolah. Data EPPGBM Kota Kupang tahun 2021 menunjukkan bahwa Kecamatan Maulafa menempati urutan pertama dengan jumlah stunting terbanyak di Kota Kupang yaitu 33% sehingga diperlukan tindakan untuk mengatasi masalah tersebut. Untuk mengetahui gambaran status gizi (TB/U) dan meningkatkan pengetahuan anak sekolah  mengenai jajanan sehat dan gizi seimbang. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di SDN Inpres Oepura 3 dengan jumlah peserta sebanyak 108 anak berasal dari kelas IV dan V pada bulan Juni 2023. Pengukuran status gizi menggunakan stadiometer, penyuluhan menggunakan metode caramah dan permainan ular tangga serta tanya jawab. Pengukuran status gizi menggunakan indicator TB/U diperoleh hasil sebanyak 69 anak (61,1%) tergolong normal dan sebanyak 39 anak (36,1%) tergolong stunting. Siswa sangat antusias, aktif bertanya dan menjawab pertanyaan serta memahami syarat jajanan sehat dan gizi seimbang. Sebanyak 31,6% anak mengalami stunting dan kegiatan penyuluhan memberikan dampak positif pada siswa dalam meningkatkan pengetahuan mengenai jajanan sehat dan gizi seimbang. Diperlukan upaya pemantauan status gizi anak secara berkala dan memberikan penanganan bagi anak yang sudah terdeteksi stunting. Pihak sekolah diharapkan selalu memantau penjaja makanan di lingkungan sekolah dan orang tua untuk menyiapkan bekal bagi anak dengan gizi seimbang. Kata Kunci: Stunting, Jajanan Sehat, Gizi Seimbang  ABSTRACT Nutritional problems are prone to occurring in school-age children. EPPGBM data for Kupang City for 2021 shows that Maulafa District ranks first with the highest number of stunting in Kupang City, namely 33%, so action is needed to overcome this problem. To describe nutritional status (TB/U) and increase schoolchildren's knowledge about healthy snacks and balanced nutrition. Community service was carried out at SDN Inpres Oepura 3 with a total of 108 participants from grades IV and V in June 2023. Nutritional status was measured using a stadiometer, counselling was done using the Caramah method, a snakes and ladders game, and questions and answers were given. Measuring nutritional status using the height/age indicator showed that 69 children (61.1%) were classified as normal and 39 children (36.1%) were classified as stunted. Students are very enthusiastic, actively ask and answer questions, and understand the requirements for healthy snacks and balanced nutrition. As many as 31.6% of children are stunted, and counselling activities have had a positive impact on students by increasing their knowledge about healthy snacks and balanced nutrition. Efforts are needed to periodically monitor the nutritional status of children and provide treatment for children who have been detected as stunting. The school is expected to always monitor food vendors in the school environment, and parents are expected to prepare supplies for children with balanced nutrition. Keywords: Stunting, Healthy Snacks, Balanced Nutrition.
Pendampingan Perhitungan Tarif Air Bersih Spamdes Tirta Lestari Kulon Progo Burhan Barid; Nadia Kumala Sari; Ani Hairani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.11311

Abstract

ABSTRAK Pengeloaan air bersih di pedesaan yang terjadi selama ini belum memberikan keuntungan yang memadai. Harga tarif air belum menutup biaya produksi dan operasional yang layak. Harga tarif masih berdasar kesepakatan dengan masyarakat yang cenderung mengusulkan harga termurah. Penentuan harga tarif yang layak perlu dianalisis ulang agar semua biaya produksi, operasinal tercukupi dan tersedia anggaran cadangan untuk pengembangan. Kegiatan pengabdian berupa pendampingan perhitungan harga air bersih bersama pengelola Organisasi Kelola Air Mandiri Sistem Penyediaan Air Bersih Pedesaan (OKAM SPAMDes) Tirta Lestari yang berada di Dusun Kaliapak, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Pendampingan dimulai dengan pengumpulan data keuangan, berupa anggaran pemasukan dan pengeluaran. Perhitungan penetapan tarif air dari data-data tersebut mengacu Permendagri Nomor 21 Tahun 2020. Data yang digunakan untuk analisis adalah laporan keuangan dan pemakaian air pelanggan SPAMDES Tirta Lestari mulai dari tahun 2018 – 2020. Hasil perhitungan yang dijelaskan dalam pendampingan berikutnya dengan penjelasan secara sederhana.  Harga tarif dasar air bersih yang layak minimal Rp. 8.362/m³ dari yang sebelumnya Rp. 5.000/m3. OKAM Tirta Lestari dapat memahami perhitungan harga air agar dapat menutupi biaya operasional dan mendapatkan laba dari SPAMDes tersebut.   Kata Kunci: Pendampingan, Harga Air, SPAMDes  ABSTRACT The management of clean water in rural areas that has occurred so far has not provided adequate benefits. The price of water tariffs has not adequately covered production and operational costs. Tariff prices are still based on an agreement with the public who tend to propose the cheapest price. The determination of proper tariff prices needs to be re-analyzed so that all production and operational costs are met, and a reserve budget is available for development. Community service activities in the form of assisting in calculating the price of clean water with the manager of Tirta Lestari's Independent Water Management Organization for Rural Clean Water Supply Systems (OKAM SPAMDes) in Kaliapak Hamlet, Banjarsari Village, Samigaluh District, Kulon Progo Regency. Assistance begins with the collection of financial data, in the form of income and expenditure budgets. The calculation of setting water rates from these data refers to Permendagri Number 21 of 2020. The data used for analysis is the financial reports and water usage of SPAMDES Tirta Lestari customers starting from 2018 – 2020. Calculation results explained in the next mentoring with detailed explanations simple. The basic tariff price for clean water is a minimum of Rp. 8,362/m³ from the previous Rp. 5,000/m3. OKAM Tirta Lestari can understand the calculation of water prices to cover operational costs and get profit from the SPAMDes. Keywords: Assistance, Water Price, SPAMDes
Educational Dental Keychains Application in Student Team Achievement Division : Implementation of Dental and Oral Health Promotion Ika Kusuma Wardani; Deby Kania Tri Putri; Nurul Fitriyani Dewi; Fatma Kirana; Aulia Rahimah; Fatimah Maulideya; Jamilatun Nisa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11496

Abstract

ABSTRACT The implications of effective, efficient, attractive dental and oral health promotion are closely related to a person's level of awareness and behavior in improving the maintenance of oral health and hygiene. The purpose of this community service is to implement the use of Educational Dental Keychains in Student Team Achievement Division as an effort to promote oral health.  The method used 6 steps, they are consisting of conveying goals and motivating students, convey goals and information, motivating students, organizing and guiding students in study groups, evaluating learning outcomes, clarification and feedback by experts and giving awards.: The application of Educational Dental Keychains in the Student Team Achievement Division as an effort to promote dental and oral health has a good influence on students' dental and oral knowledge and a good understanding of students' dental and oral health knowledge. Student knowledge increased descriptively and statistically. The use of Educational Dental Keychains and the STAD health promotion method can be applied as an effort to increase oral and dental health knowledge in children. Keyword: Educational Dental Keychains, health promotion, Student Team Achievement Division, Dental and Oral Health Knowledge, Children

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue