cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Program Pendampingan Kepala Keluarga Peduli Stunting di 10 Kelurahan Terpilih di Kota Bandar Lampung Dessy Hermawan; Devi Kurniasari; Ema Listiyaningsih; Diah Astika Winahyu; Prima Dian Furqoni; Fredy Setiawan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12391

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah kondisi anak gagal tumbuh yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi dalam jangka waktu yang lama. Dampak stunting dapat mengganggu perkembangan intelektual anak, sehingga masa depan bangsa dapat terganggu. Saat ini, pemerintah telah mencoba menurunkan stunting dengan berbagai cara yang sasarannya adalah remaja putri, ibu hamil, dan balita, namun terkesan kurang melibatkan kepala keluarga (bapak). Padahal kepala keluarga memiliki peran penting di dalam pengambilan keputusan di dalam keluarga.  Adapun tujuan dari kegiatan PkM ini adalah melakukan pendampingan dan edukasi kepada kepala keluarga tentang stunting, faktor risiko dan pencegahannya, serta mengajarkan cara mengelola keuangan keluarga yang benar, sehingga mampu dan mau memindahkan alokasi belanja rokok ke belanja pangan. Kegiatan pendampingan kepala keluarga peduli stunting ini diikuti oleh 200 orang kepala keluarga yang memiliki bayi atau balita dari keluarga berisiko stunting di kota Bandar Lampung.  Kegiatan diawali dengan pre test, kegiatan inti dan diakhiri dengan post test. Tampak terdapat peningkatan pemahaman para kepala keluarga akan pengertian dan faktor risiko terjadinya stunting serta pencegahan stunting. Tampak pula peningkatan pengetahuan kepala keluarga dalam pengelolaan keuangan keluarga serta peningkatan pemahaman tentang bahaya merokok bagi pertumbuhan bayi/balita. Program pendampingan yang diberikan mampu meningkatkan pengetahuan pada kepala keluarga sehingga perlu terus dilakukan upaya percepatan penurunan stunting di kota Bandar Lampung. Kata Kunci: Stunting, Pendampingan, Kepala Keluarga. ABSTRACT Stunting is a condition where children fail to grow, which is caused by a lack of nutrition over a long period. The impact of stunting can disrupt children's intellectual development so that the future of the nation can be disrupted. Currently, the government has tried to reduce stunting in various ways, targeting young women, pregnant women, and toddlers. However, it seems to be separate from the head of the family (father), even though the head of the family has an important role in decision-making within the family. This PkM activity aims to provide assistance and education to heads of families about stunting, risk factors, and prevention, as well as teach them how to manage family finances correctly so that they are able and willing to shift the allocation of cigarette spending to food spending. This activity of assisting heads of families to care about stunting was attended by 200 heads of families who have babies or toddlers from families at risk of stunting in the city of Bandar Lampung. The activity begins with a pre-test and core activities and ends with a post-test. There is an increase in the understanding of family heads regarding the meaning and risk factors for stunting and preventing stunting. There is also an increase in the knowledge of family heads in managing family finances as well as an increase in understanding about the dangers of smoking for the growth of babies/toddlers. Conclusion: The mentoring program provided is able to increase the knowledge of heads of families, so efforts need to continue to be made to accelerate stunting reduction in the city of Bandar Lampung. Keywords: Stunting, Mentoring Program, Head Of Family
Teknologi Single Drum Kiln untuk Produksi Biochar Limbah Tongkol Jagung di Desa Bangun Sari, Pesawaran Wahyu Hidayat; Melya Riniarti; Rara Diantari; Mareli Talaumbanua; Intan Fajar Suri; Mia Putri Utami; Bagus Saputra; Muhammad Alfaridzi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11731

Abstract

ABSTRAK Jagung (Zea mays) merupakan salah satu komoditas pertanian utama yang ditanam oleh para petani di Desa Bangun Sari, Pesawaran. Hasil dari budidaya tanaman jagung menghasilkan limbah biomassa berupa tongkol jagung yang jumlahnya cukup besar. Namun, sebagian besar dari limbah biomassa tongkol jagung ini belum dikelola dengan optimal di Desa Bangun Sari. Seiring waktu, limbah biomassa tongkol jagung ini hanya diabaikan dan dibakar, menyebabkan timbulnya isu lingkungan. Limbah biomassa tongkol jagung berpotensi untuk dikonversi menjadi biochar yang memiliki banyak manfaat termasuk sebagai bahan pembenah tanah (ameliorant). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan teknologi produksi biochar menggunakan single drum kiln karena mudah diaplikasikan dan biaya produksi relatif murah. Selain itu, petani juga didampingi dalam desain dan pengemasan produk biochar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman peserta terkait produksi dan manfaat biochar. Produk biochar dikemas dalam dua bentuk yaitu yang sudah dihaluskan dan masih utuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berkontribusi dalam memanfaatkan limbah biomassa jagung menjadi produk bernilai ekonomi dan lingkungan yang bermanfaat. Kata Kunci: Biochar, Limbah Tongkol Jagung, Single Drum Kiln  ABSTRACT Corn (Zea mays) is one of the main agricultural commodities grown by farmers in Bangun Sari Village, Pesawaran. The corn plantation results in a significant amount of biomass waste in the form of corncobs. However, most of the corncob biomass waste has not been managed optimally in Bangun Sari Village. The corncob biomass waste is neglected and burned over time, causing environmental problems. Corncob biomass waste has the potential to be converted into biochar which has many benefits including as a soil amendment (ameliorant). This community service activity applies biochar production technology using a single drum kiln because it is easy to apply and production costs are relatively cheap. In addition, farmers are also assisted in the design and packaging of biochar products. The evaluation results showed a significant increase in participants' knowledge and understanding regarding the production and benefits of biochar. Biochar products are packaged in two forms, namely solid and powder forms. This community service activity contributes to utilizing corn biomass waste into useful economic and environmentally valuable products. Keywords : Biochar, Corncobs Waste, Single Drum Kiln
Pelatihan Identifikasi Enterobacteriaceae Secara Biokimia Menggunakan Analytical Profile Index (API) 20-E kepada Guru dan Siswa Teknologi Laboratorium Medik SMK Negeri 9 Kota Tangerang Pangeran Andareas Panggabean; Maroloan Aruan; Diana Lusiana; David Gultom; Nathalea Layadi; Yona Jane Nanda; Noelara Situmorang; Maleakhi Samuel Mardiyono; Restu Kristiani Zega
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11067

Abstract

ABSTRAK  Tridharma Perguruan Tinggi terdiri dari 3 unsur penting dimana salah satunya adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). PkM merupakan kegiatan yang menghubungkan antara dunia pendidikan dengan masyarakat. Kegiatan PkM bertujuan untuk memberikan solusi terkait dengan berbagai masalah yang terjadi di masyarakat salah satunya melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM) melalui kegiatan seminar dan pelatihan. Salah satu bagian masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dalam peningkatan SDM adalah sekolah. Sekolah yang dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan PkM adalah SMK Negeri 9 Kota Tangerang, khusunya jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Permasalahan yang ditemukan pada kegiatan pembelajaran di SMK Negeri 9 Kota Tangerang adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan pada guru dan siswa untuk melakukan identifikasi bakteri secara biokimia seperti Analytical Profil Index (API) 20-E. Hal ini menyebabkan sulitnya lulusan SMK yang mampu beradaptasi dengan industri maupun rumah sakit yang telah menerapkan metode API20-E untuk melakukan identifikasi bakteri. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukannya kegiatan PkM berupa pelatihan identifikasi Enterobacteriacea menggunakan metode API 20-E kepada guru dan siswa SMK Negeri 9 Kota Tangerang khususnya jurusan Teknologi Laboratorium Medis. Data kegiatan PkM diperoleh dengan menggunakan Pre-Experimental Design (One Group Pre-Test Post-Test) menggunakan instrumen kuis (goggle form) berisi 10 pertanyaan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan para peserta sebesar 33,3%. Kata Kunci: Pengabdian Kepada Masyarakat, API-20E, Enterobacteriaceae.  ABSTRACT Higher Education Tridharma consists of three important elements, one of which is Community Service (CM). CM is an activity that connects the world of education with the community. CM activities aim to provide solutions related to various problems that occur in the community, one of which is increasing the ability of human resources (HR) through seminars and training activities. One part of society that needs attention for improving human resources is the school. The school that was used as the venue for the CM activities was SMK Negeri 9 Kota Tangerang, especially the Department of Medical Laboratory Technology. The problem found in learning activities at SMK Negeri 9 Kota Tangerang is the lack of knowledge and skills for teachers and students to carry out biochemical identification of bacteria, such as the Analytical Profile Index (API) 20-E. This makes it difficult for SMK graduates who are able to adapt to industry and hospitals that have implemented the API 20-E method to identify bacteria. Based on these problems, it is necessary to carry out PkM activities in the form of Enterobacteriaceae identification training using the API 20-E method for teachers and students of SMK Negeri 9 Tangerang City, especially those majoring in Medical Laboratory Technology. CM activity data were obtained using a Pre-Experimental Design (One Group Pre-Test and Post-Test) using a quiz instrument (Google Form) containing 10 questions. The results of the pre-test and post-test showed an increase in the participants' knowledge of 33.3%. Keywords : Community Service, API-20E, Enterobacteriaceae
Sosialisasi Pemberian Daun Kol Untuk Bendungan Asi Ibu di Desa Marendal 1 Sumatera Utara Sri Yunita Perangin angin; Faija Sihombing; Hilda Yani Karo-Karo; Chainny Rhamawan; Etika Mulia Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.10604

Abstract

ABSTRAK Sosialisasi ini membahas tentang Peranan Ibu- ibu menyusui Dalam Menyikapi Pengaruh dalam penggunaan daun kol untuk menghambat bendunagn ASI . Dengan adanya sosialisasi daun kol untuk Bendungan ASI maka perlu dilakukan konseling, motivasi dan memantau ibu menyusui agar mampu memberikan ASI secara tepat dan efektif. Metode quasi eksperimental tanpa kelompok kontrol dengan pendekatan One Group Pre Test- Post Test Desain. Rancangan ini hanya menggunakan satu kelompok sampel yang diobservasi sebanyak dua kali yaitu menjawab kuesioner sebelum eksperimen disebut pre test dan menjawab kuesioner setelah eksperimen disebut post test. Analisis data dilakukan menggunakan komputer program Statistical Package for the Social Science (SPSS). Analisa dengan persamaan pre-test dan post-test one group desain dengan tingkat kemaknaan (α) = 0,05 dengan melakukan uji t pada kelompok berpasangan pada kelompok berpasangan. Daun kol secara parsial berpengaruh signifikan terhadap dalam menghambat bendungan ASI pada ibu menyusui sehingga diperlukan sosialisasi daun kol untuk Bendungan ASI maka perlu dilakukan konseling, motivasi dan memantau ibu menyusui agar mampu memberikan ASI secara tepat dan efektif. Memberikan alternatif yang bermakna antara keefektifitasan daun kol dalam menghambat bendungan ASI pada ibu karena berpengaruh kepada  produksi ASI pada saat menyusui. Kata Kunci: Sosialisasi, Daun Kol, Bendungan ASI,Ibu Menyusui  ABSTRACT This socialization discusses the Role of Breastfeeding Mothers in Responding to the Influence of using cabbage leaves to inhibit breastfeeding. With the socialization of cabbage leaves to dam ASI, it is necessary to carry out counseling, motivation and monitoring of breastfeeding mothers so they are able to provide ASI properly and effectively. Quasi-experimental method without a control group with the One Group Pre Test- Post Test Design approach. This design only uses one sample group which is observed twice, namely answering the questionnaire before the experiment is called the pre-test and answering the questionnaire after the experiment is called the post-test. Data analysis was performed using the Statistical Package for the Social Science (SPSS) computer program. Analysis with the pre-test and post-test equations of one group design with a significance level (α) = 0.05 by conducting the t-test in the paired group. Cabbage leaves partially have a significant effect on inhibiting milk retention in nursing mothers so that it is necessary to socialize cabbage leaves for ASI dams, it is necessary to carry out counseling, motivation and monitoring of breastfeeding mothers so that they are able to provide ASI properly and effectively. Provide a meaningful alternative between the effectiveness of cabbage leaves in inhibiting milk retention in mothers because it affects milk production during breastfeeding. Keywords: Socialization, Cabbage Leaves, ASI Dam, Breastfeeding Mothers
Penguatan Kapasitas Manajemen Data Berbasis Digital Health untuk Pencegahan Stunting Rika Andriani; Julia Pertiwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11424

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan bergizi dalam jangka waktu lama. Stunting menjadi masalah serius karena berhubungan dengan risiko kegagalan pertumbuhan dan perkembangan anak. Secara tidak langsung hal tersebut akan mempengaruhi produktivitas ekonomi suatu negara. Prevalensi stunting di Kabupaten Sukoharjo tahun 2022 sebesar 19,8%. Angka tersebut belum memenuhi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2024 sebesar 14%. Upaya penurunan angka stunting memerlukan kerjasama dari berbagai pihak. Salah satunya melalui penguatan kapasitas kader posyandu dan orangtua. Posyandu Dahlia merupakan salah satu posyandu yang berada di wilayah Kecamatan Bendosari, Sukoharjo. Manajemen data kesehatan yang dilakukan di posyandu sebatas pencatatan berat badan dan tinggi badan tanpa dilakukan interpretasi dan analisis data. Selain itu pengetahuan kader dan orang tua terkait stunting juga belum baik. Kegiatan pengabdian bertujuan meningkatkan kapasitas kader posyandu dan orangtua terkait manajemen data kesehatan dengan memanfaatkan aplikasi berbasis digital health. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui focus group discussion dan pelatihan penggunaan aplikasi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak berbasis digital health. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, terdapat beberapa perubahan pada mitra yang dilihat dari peningkatan pengetahuan terkait stunting dengan nilai rata-rata pretest 47,06 menjadi nilai rata-rata posttest 86,47 serta kader posyandu dan orangtua mampu melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak menggunakan aplikasi berbasis digital health. Kata Kunci: Digital Health, Manajemen Data, Posyandu  ABSTRACT Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a long-term lack of nutritious intake. Stunting is a serious problem because it is associated with the risk of failure in growth and development of children. Indirectly this will affect economic productivity of a country. The prevalence of stunting in Sukoharjo Regency is 19.8%. This number does not achieve RPJMN 2024 target as many as 14%. Stunting reduction require collaborative work at all levels. Strengthening capacity of posyandu cadres and parents is one way to prevent stunting. Posyandu Dahlia is one of the posyandu in Bendosari District, Sukoharjo. Health data management at posyandu was limited to data collection without data interpretation and analysis. Cadres’ and parents’ knowledge about stunting was not enough. This community empowerment aimed to increase capacity of posyandu cadres and parents for stunting prevention by utilizing digital health-based applications. This program were carried out through focus group discussions and use of digital health-based child growth and development monitoring applications training. This community empowerment results was increase posyandu cadres’ and parents’ knowledge about stunting with average pretest score 47.06 to average  posttest score 86.47. In addition, posyandu cadres and parents can monitor growth and development using digital health-based applications.  Keywords: Digital Health, Data Management, Posyandu
Analisis Asuhan Keperawatan dengan Intervensi Penggunaan Sabun Antiseptik Chloroxylenol sebagai Cairan Pencuci Luka pada Kasus Kritikal Kolonisasi pada TN. S, NY. M dan NY. S dengan Diabetic Foot Ulcer di Wocare Center Putri Aulia Nabila; Naziyah Naziyah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i10.11395

Abstract

ABSTRAK Komplikasi dari Diabetes Melitus yang paling banyak ditemukan yaitu Diabetic foot ulcer. Diabetic foot ulcer disebabkan oleh kontrol glikemik yang buruk, neuropati, penyakit pembuluh darah perifer serta perawatan kaki yang buruk. Pada pencucian luka diabetic foot ulcer salah satu yang efektif untuk menghilangkan kotoran dan mengurangi bakteri adalah sabun antiseptik. Dapat digunakan sebagai cairan pencuci luka yang berfungsi membunuh kuman dan bakteri sehingga mendukung proses penyembuhan luka.Tujuan penelitian  Menganalisis asuhan keperawatan melalui intervensi penggunaan sabun antiseptik chloroxylenol sebagai cairan pencuci luka pada kasus kritikal kolonisasi pada Tn. S, Ny. M dan Ny. S dengan diabetic foot ulcer di wocare center. Metode penelitian menggunakan observasi dan wawancara, sampel menggunakan 3 klien dengan menggunakan instrument pengkajian luka yaitu WINNERS Scale. Hasil dari penelitian Sabun antiseptik digunakan pada Tn S, Ny. M dan Ny. S sebanyak 2 kali dengan frekuensi perawatan 3 hari sekali. Perubahan luka dapat dilihat setelah penggunaan sabun antiseptik masing-masing pada klien Tn. S yaitu eksudat sedang menjadi sedikit, jaringan granulasi dari 50% menjadi 100% dan epitelisasi dari 20% menjadi 25%. Pada Ny. M eksudat banyak menjadi sedang, jaringan granulasi dari 90% menjadi 95% dan epitelisasi dari 70% menjadi 75%. Pada Ny. S jaringan granulasi dari 10% menjadi 25%, epitelisasi 5% dan eksudat sedang. Kesimpulan pada penelitian ini Penggunaan sabun antiseptik efektif mendukung proses penyembuhan luka dan penurunan derajat luka. Penggunaan sabun antiseptik sebagai bahan acuan berbasis evidence base practice. Kata Kunci : Diabetes Melitus, Diabetic Foot Ulcer, Sabun Antiseptik  ABSTRACT The most common complication of diabetes mellitus is diabetic foot ulcer. Diabetic foot ulcers are caused by poor glycemic control, neuropathy, peripheral vascular disease and poor foot care. In washing diabetic foot ulcer wounds, one that is effective for removing dirt and reducing bacteria is antiseptic soap. It can be used as a wound washing liquid which functions to kill germs and bacteria so that it supports the wound healing process. Purpose To analyze nursing care through the intervention of using chloroxylenol antiseptic soap as a wound washing fluid in critical cases of colonization on Mr. S, Mrs. M and Mrs. S with diabetic foot ulcer in wocare center. Method used observation and interviews, the sample used 3 clients using a wound assessment instrument, namely the WINNERS Scale. Results Antiseptic soap was used on Mr.S, Mrs. M and Mrs. S 2 times with a treatment frequency of 3 days. Changes in the wound can be seen after using each antiseptic soap on the client Mr. S namely moderate exudate, granulation tissue from 50% to 100% and epithelialization from 20% to 25%. At Mrs. Mo exudate to moderate, granulation tissue from 90% to 95% and epithelialization from 70% to 75%. At Mrs. S granulation tissue from 10% to 25%, epithelialization 5% and moderate exudate. Conclusions The use of antiseptic soaps effectively supports the wound healing process and reduces the degree of injury. The use of antiseptic soap as a reference material based on evidence base practice. Keywords : Diabetes Mellitus, Diabetic Foot Ulcer, Antiseptic Soap.
Pengelolaan Aktivitas Fisik untuk Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIa Bandar Lampung Helma Wati; Eka Yudha Chrisanto; Andoko Andoko
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.10976

Abstract

ABSTRAK Secara nasional hasil RISKESDAS 2018 menunjukkan bahwa prevalensi penduduk dengan tekanan darah tinggi sebesar 34,11%. Sedangkan di Provinsi Lampung 29, 94. Data di Bandar Lampung yang tercatat sebagai penderita hipertensi pada tahun 2020 mencapai 196.149 orang (23,6%). Penelitian ini bertujuan melakukan asuhan keperawatan komprehensif terhadap penderita hipertensi dengan melakukan pengelolaan aktivitas fisik di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung Tahun 2023. Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Subjek pada laporan asuhan keperawatan ini sebanyak 2 orang, Teknik pengambilan subjek studi kasus ini menggunkan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Menilai tekanan darah menggunakan tensi meter air raksa.  Pengkajian keperawatan dilakukan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, dan studi dokumentasi untuk memperoleh data yang akurat, sehingga ditemukan data patologis pada kasus I dan kasus II yaitu kenaikan tekanan darah. Diagnosa keperawatan yang ditemukan pada kasus I dan II  yaitu risiko penurunan curah jantung berhubungan dengan perubahan afterload vasokontriksi dan nyeri akut berhubungan dengan peningkatan tekanan vascular cerebral dan iskemia. Intervensi Keperawatan dilakukan berdasarakan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia menurut Tim Pokja SIKI DPP PPNI, 2018 dengan kriteria hasil berdasarkan Standar Luaran Keperawatan Indonesia Tim Pokja SLKI DPP PPNI, 2019. Hasil evaluasi diketahui senam hipertensi sangat efektif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Disarankan penderita hipertensi  mampu melakukan perawatan secara mandiri terhadap penyakit yang diderita seperti mengatur pola makan, diit serta pemeriksaan kepelayanan kesehatan dan melakukan aktivitas fisik senam hipertensi secara taratur dan menjadikan senam hipertensi sebagai salah satu alternatif pengobatan non farmakologika dalam pengobatan hipertensi. Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Hipertensi  ABSTRAK Nationally the 2018 RISKESDAS results show that the prevalence of people with high blood pressure is 34.11%. Meanwhile in Lampung Province 29.94. Data in Bandar Lampung recorded as hypertension sufferers in 2020 reached 196,149 people (23.6%).  This study aims to provide comprehensive nursing care for hypertensive patients by managing physical activity at the Class IIA Women's Correctional Institution in Bandar Lampung in 2023. This type of descriptive research uses a case study approach. Subjects in this sick care report were 2 people. The technique of taking the subject of this case study used a purposive sampling technique. Methods of data collection by interviews, observation and physical examination. Assess blood pressure using a mercury tension meter.  The results of the research study of findings were carried out through interviews, physical examinations, observations, and documentation studies to obtain accurate data, so that pathological data were found in case I and case II, namely increased blood pressure. The diagnosis of involvement found in cases I and II is the risk of decreased cardiac output related to changes in afterload, vasoconstriction and acute pain associated with increased cerebral vascular pressure and ischemia. Nursing interventions were carried out based on the Indonesian Nursing Intervention Standards according to the SIKI Working Group Team DPP PPNI, 2018 with outcome criteria based on the Indonesian Nursing Outcome Standards DPP PPNI Working Group Team SLKI, 2019. The evaluation results found that hypertension exercise was very effective in reducing blood pressure in hypertension sufferers. It is recommended that hypertension sufferers be able to take care of their illness independently such as adjusting their diet, diet and health service checks and doing regular physical activity of hypertension gymnastics and making hypertension gymnastics an alternative non-pharmacological treatment in the treatment of hypertension. Keywords: Physical Activity, Hypertension
Pemberdayaan Ibu Baduta dalam Praktik Pemberian Makan untuk Mencegah Stunting di Posyandu Wilayah Kamboja I RW 03 Pulogadung Jakarta Timur Medya Aprilia Astuti; Titin Sutini; Anita Apriliawati; Astrid Kizy Primadani; Shania Desi Pangestu; Annantusia Annantusia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.9627

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi ditandai dengan perawakan yang pendek dan dapat berdampak tidak hanya secara fisik, tetapi juga pada fungsi kognitif anak. Stunting dapat terjadi akibat praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) yang belum sesuai oleh karena pengetahuan ibu yang kurang. Untuk meningkatkan pengetahuan Ibu dalam praktik pemberian makan sebagai upaya mencegah stunting. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan penyuluhan mengenai pemberian makan pada baduta dalam pencegahan stunting. Penyuluhan diberikan kepada 20 ibu yang ada di Posyandu Wilayah Kamboja I RW 03 Pulogadung Jakarta Timur. Nilai peserta sebelum diberikan penyuluhan didapatkan nilai rata-rata 76,69, dengan nilai terendah 46 dan nilai tertinggi 93. Setelah pemberian materi penyuluhan didapatkan nilai rata-rata 83,88, dengan nilai terendah 53 dan nilai tertinggi 100. Adanya peningkatan pengetahun ibu setelah diberikan penyuluhan tentang pemberian makan pada baduta dalam mencegah stunting. Disarankan adanya tindak lanjut pemantauan pertumbuhan dan perkembangan secara berkala guna mendeteksi dini stunting. Kata Kunci: Stunting, Pemberian Makan Bayi Dan Anak, Baduta  ABSTRACT Introduction: Stunting is a nutritional problem characterized by short stature and can have an impact not only physically, but also on children's cognitive functions. Stunting can occur as a result of feeding practices in children that are not appropriate because of the mother's lack of knowledge. Purpose: To increase Mother's knowledge in Child Feeding Practices in preventing stunting. Method: The method used in this community service activity is to conduct counseling regarding feeding under-fives in preventing stunting. Counseling was given to 20 mothers in the Posyandu area of Cambodia I RW 03 Pulogadung, East Jakarta. Results: The value of the participants before being given counseling obtained an average value of 76.69, with the lowest score being 46 and the highest score being 93. After giving the counseling material the average value was 83.88, with the lowest score being 53 and the highest score being 100. Conclusion: There is increase in mother's knowledge after being given counseling about feeding under-fives in preventing stunting. It is recommended that there be follow-up monitoring of growth and development on a regular basis in order to detect stunting early. Keywords: Stunting, Infant and Young Feeding, Children Under 2 Years,
Penyuluhan Mitigasi Bencana Banjir sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Kepala Keluarga dalam Kesiapsiagaan Bencana Maria Magdalena Saragi; Marganda Hasoloan Limbong
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12405

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam  bentuk edukasi dengan pemberian penyuluhan kepada Kepala Keluarga. Pengabdian masyarakat  ini dilaksanakan di  Kelurahan Pondok Batu Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah dengan sasaran Kepala Keluarga yang berjumlah 40 orang. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah meningkatkakan pengetahuan dan sikap kepala keluarga bencana banjir, memperkenalkan Mitigasi bencana untuk menciptakan sikap yang baik dalam menghadapi bencana banjir. Dari hasil kegiatan diperoleh pengetahuan Kepala Keluarga  sebelum diberikan edukasi berada pada kategori baik sebanyak 15 orang dan setelah diberikan edukasi pengetahuan kepala keluarga dalam kategori baik sebanyak 25 orang. Sebelum diberikan edukasi sikap kepala keluarga berada pada kategori baik sebanyak 15 orang dan setelah diberikan edukasi sebanyak 25 orang. Kegiatan Pengabdian Masyarakat berlangsung sangat antusias, kepala keluarga berperan aktif mengajukan pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan mitigasi bencana.  Edukasi  mitigasi bencana  banjir adalah salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Diharapkan pihak Puskesmas dan Kelurahan berperan aktif memberikan edukasi edukasi terkait mitigasi bencana. Kata Kunci: Mitigasi Bencana, Pengetahuan, Sikap  ABSTRACT Community service is carried out in the form of education by providing counseling to the Head of the Family. This community service was carried out in Pondok Batu Village, Sarudik District, Central Tapanuli Regency with a target of 40 Heads of Families. The aim of Community Service is to increase the knowledge and attitudes of heads of families regarding flood disasters, introduce disaster mitigation to create a good attitude in dealing with flood disasters. From the results of the activity, it was found that the knowledge of the Head of the Family before being given education was in the good category as many as 15 people and after being given the education the knowledge of the head of the family was in the good category as many as 25 people. Before being given the education, the attitude of the head of the family was in the good category as many as 15 people and after being given the education as many as 25 people. Community Service activities took place very enthusiastically, the head of the family played an active role in asking questions related to disaster mitigation. Flood disaster mitigation education is one way to increase people's knowledge and attitudes in dealing with flood disasters. It is hoped that the Community Health Center and Subdistrict will play an active role in providing education related to disaster mitigation. Keywords: Disaster Mitigation, Knowledge, Attitude
Terapi Ice Pack dan Teknik Deep Breath Relaxation untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Kala I pada Ibu Bersalin di Puskesmas Karangkobar Kabupaten Banjarnegara Retno Mawar Arum; Surtiningsih Surtiningsih; Fauziah Hanum Nur Adriyani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i9.11523

Abstract

ABSTRAK Persalinan merupakan serangkaian peristiwa keluarnya bayi yang cukup umur berada dalam Rahim ibu, dan disusul keluarnya plasenta dan selaput. Ketidaknyamanan pada proses persalinan berupa rasa nyeri yang semakin bertambah dengan pembukaan. Asuhan sayang ibu dibutuhkan untuk meminimalisir trauma dan resiko. Salah satunya asuhan sayang ibu berupa mengatasi ketidaknyamanan saat nyeri persalinan. Teknik non farmakologi yang dapat diberikan kepada pasien untuk mengatasi nyeri persalinan seperti terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah membantu menurunkan skala nyeri ibu bersalin kala I dengan terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation dengan memberikan pemahaman mengenai terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan pemberian pemahaman kepada ibu bersalin kala I mengenai dengan terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation serta penerapan dengan terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation pada ibu bersalin kala I untuk menurunkan skala nyeri dan target dan luaran yang diharapkan adalah berkurangnya nyeri dan publikasi jurnal terakreditasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai implementasi terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation pada ibu bersalin kala I dilakukan di Puskesmas Karangkobar Kabupaten Banjarnegara dengan pasien yang dilakukan pengukuran skala nyeri sebelum diberikan terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation, pemberian pemahaman kepada pasien terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation, penerapan terapi ice pack dan teknik relaksasi nafas dengan alokasi waktu 20 menit, evaluasi kegiatan dan tahap monitoring skala nyeri. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada 6 ibu bersalin mengenai terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation didapatkan karakteristik ibu bersalin dengan resiko tinggi sebanyak  (50%) dan ibu bersalin usia subur sebanyak (50%), berdasarkan gravida ibu bersalin dengan primigravida sebanyak (67%), sebagian besar ibu bersalin memiliki pemahaman dengan hasil baik (50%), setelah diberikan terapi ice pack dan teknik deep breath relaxation mengalami penurunan tingkat nyeri dari sebelum pemberian dan setelah pemberian mengalami penurunan nyeri dengan ratata skor 2,33 dan lama kala I dengan ratata 9 jam dan kala II ratata 29 menit. Kata Kunci: Persalinan, Nyeri Kala I, Terapi Ice Pack, Teknik Deep Breath Relaxation  ABSTRACT Labor is a series of events when a baby is old enough to be in the mother's womb, followed by the expulsion of the placenta and membranes. Discomfort in the delivery process in the form of pain that increases with opening. Mother's loving care is needed to minimize trauma and risk. One of them is maternal care in the form of overcoming discomfort during labor pain. Non-pharmacological techniques that can be given to patients to deal with labor pain such as ice pack therapy and deep breath relaxation techniques. The purpose of community service (PKM) is to help reduce the pain scale of mothers in the first stage of labor with ice pack therapy and deep breath relaxation techniques by providing an understanding of ice pack therapy and deep breath relaxation techniques. The solution offered is to provide understanding to mothers in the first stage of labor regarding ice pack therapy and deep breath relaxation techniques as well as the application of ice pack therapy and deep breath relaxation techniques to mothers in the first stage of labor to reduce the pain scale and the target and expected outcome is reduced pain and accredited journal publications. Community service activities regarding the implementation of ice pack therapy and deep breath relaxation techniques for mothers in the first stage of labor were carried out at the Karangkobar Health Center, Banjarnegara Regency with patients who were measured on a pain scale before being given ice pack therapy and deep breath relaxation techniques, providing understanding to patients with ice pack therapy and deep breath relaxation techniques, applying ice pack therapy and breathing relaxation techniques with an allotted time of 20 minutes, evaluating activities and monitoring the pain scale. The results of community service activities for 6 mothers regarding ice pack therapy and deep breath relaxation techniques showed that the characteristics of mothers with high risk were (50%) and mothers of childbearing age (50%), based on the gravida of mothers giving birth with primigravidas as many as (67 %), the majority of mothers who gave birth had an understanding with good results (50%), after being given ice pack therapy and deep breath relaxation techniques they experienced a decrease in pain levels from before administration and after administration experienced a decrease in pain with an average score of 2.33 and the length of the first stage with an average of 9 hours and the second stage with an average of 29 minutes.  Keywords: Labor, Pain in The First Stage, Ice Pack Therapy, Deep Breath Relaxation Technique

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue