cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Sosialisasi SOP dan Tools Pemantauan MTBS Usia Kurang dari 2 Bulan Terhadap Peningkatan Pelayanan Kunjungan Neonatal (KN) Oleh Bidan Desa Di Wilayah Puskesmas Kota Langsa Magfirah Magfirah; Nora Veri; Cut Mutiah; Emilda Alamsyahbudin; Idwar Idwar
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3848

Abstract

ABSTRAK Berbagai upaya telah dilakukan untuk dapat melaksanakan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di pelayanan kesehatan. Salah satunya melalui pelatihan yang dilaksanakan diberbagai daerah. Pada umumnya pelatihan dapat meningkatkan kinerja tenaga kesehatan, namun sangat membutuhkan pengawasan yang efektif. Berbagai model pengawasan MTBS telah dicoba secara global, tetapi masih belum jelas model pengawasan yang mana lebih cocok untuk pelaksanaan MTBS. Bidan desa di wilayah kerja puskesmas kota Langsa sudah pernah mendapatkan pelatihan tentang MTBS, dengan demikian sangat dibutuhkan evaluasi penerapan Standar Opeasional Prosedur (SOP) dan Tools pemantauan MTBS tersebut terhadap peningkatan pelayanan kunjungan neonatal (KN). Tujuan Kegiatan adalah menilai pengetahuan dan pelaksanaan MTBS pada bayi muda kurang dari 2 bulan sesuai SOP serta penerapan Tools Pemantauan MTBS terhadap peningkatan pelayanan kunjungan neonatal (KN). Metode atau bentuk kegiatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dan demonstrasi pengisian formulir MTBS sesuai SOP, penggunaan Tools pemantauan oleh bidan koordinator. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat yang didapatkan, bidan desa memiliki pengetahuan baik yaitu (89,9%) pelaksanaan penerapan MTBS udah sesuai SOP sebanyak 82%.Tools pemantauan sudah sesuai dengan SOP yaitu (80%) Kata Kunci: SOP, Tools pemantauan MTBS, Bidan Desa.  ABSTRACT Various efforts have been made to be able to implement Integrated Management of Sick Toddlers (IMCI) in health services. One of them is through training which is carried out in various regions. In general, training can improve the performance of health workers, but it really needs effective supervision. Various models of IMCI supervision have been tried globally, but it is unclear which one is more suitable for implementing IMCI. Village midwives in the work area of the Langsa city health center have received training on IMCI, so an evaluation of the implementation of Standard Operating Procedures (SOP) and IMCI monitoring tools is needed to improve neonatal visit services (KN). The objective of the activity is to assess the knowledge and implementation of IMCI in young infants less than 2 months old according to the SOP and the application of the IMCI Monitoring Tools to improve neonatal visit services (KN). The method or form of activity used in this community service is the socialization and demonstration of filling out the IMCI form according to the SOP, the use of monitoring tools by the coordinating midwife. Based on the results of community service obtained, village midwives have good knowledge, namely (89.9%) that the implementation of the implementation of IMCI is in accordance with the SOP as much as 82%. Monitoring tools are in accordance with the SOP, namely (80%) Keywords: SOP, MTBS monitoring tools, Village Midwives.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DIARE DI PANTI ASUHAN BUSSAINA BANDAR LAMPUNG Rika Yulendasari; Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Isnainy; Umi Romayati Keswara; Eka Yudha Chrisanto
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i2.2078

Abstract

ABSTRAKBadan Kesehatan Dunia (Who) Diare Membunuh Dua Juta Anak Di Dunia Setiap Tahunnya Diare merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian hampir dseluruh daerah geografis di dunia dan semua kelompok usia dapat terserang. Diare menjadi salah satu penyebab utama mordibitas dan mortalitas pada anak di negara berkembang. SetiapTahun Di Indonesia Diare Merupakan Salah Satu Penyebab Kematian Kedua Terbesar Pada Balita Dan Urutan Ketiga Bagi Bayi Serta Urutan Ke Lima Untuk Semua Umur. Tujuan Setelah Penyuluhan, Diharapkan Dapat Meningkatkan Pengetahuan Anak-Anak  Panti Asuhan Bussaina Bandar Lampung Tentang Penyakit Diare. Adapun Kegiatan Yang Dilakukan Berupa Penyuluhan Menggunakan Leaflet Dan Lembar Balik. Terdapat Peningkatan Pengetahuan Pada Anak-Anak Panti Asuhan Bussaina Bandar Lampung Terhadap Pencegahan Serta Perawatannya. Dengan Demikian, Pemberian Penyuluhan Pada Siswa Tentang Pencegahan Serta Perawatan Penyakit Diare Sangat Efektif. Kata Kunci : Diare, Anak-Anak, Penyuluhan  ABSTRACTWorld Health Organization (WHO) Diarrhea Kills Two Million Children in the World Each Year Diarrhea is one of the main causes of morbidity and mortality in almost all geographical regions of the world and all age groups can be attacked. Diarrhea is one of the main causes of mordibitas and mortality in children in developing countries. Every Year In Indonesia Diarrhea Is One Of The Biggest Causes Of Second Death In Toddlers And Third Order For Infants And Fifth Order For All Ages. Purpose After Counseling, It Is Expected To Increase Knowledge Of Children Of Bussaina Bandar Lampung Orphanage About Diarrhea. As for the activities carried out in the form of counseling using leaflets and flip sheets, there is an increase in knowledge in children of the Bussaina Bandar Lampung orphanage against prevention and care. Thus, the provision of counseling for children about prevention and treatment of diarrhea is very effective. Keywords: Diarrhea, Children, Extension
Penerapan Permainan Kartu Pintar Sebagai Media Edukasi Vulva Hygiene Terhadap Perilaku Vulva Hygiene Siswi Saat Menstruasi Di SMA Kota Parapat Renny Sinaga; Kandace Sianipar
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.2986

Abstract

ABSTRAK Praktik kebersihan vulva saat haid dipengaruhi oleh faktor pengetahuan,Semakin tinggi pengetahuan yang dimiliki individu maka sikap dan praktik kebersihan saat menstruasi akan semakin baik. Hubungan positif artinya semakin baik pengetahuan remaja putri tentang kebersihan vulva dan menstruasi, semakin baik pula praktiknya dalam menjaga kebersihan alat kelamin saat menstruasi, begitu pula sebaliknya. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMA tentang kesehatan reproduksi, khususnya kebersihan vulva. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan, pretest tentang kebersihan diri, penyuluhan tentang kesehatan reproduksi kepada siswa, guru, dan pegawai lainnya di SMA Negeri 1 Parapat dan permainan kartu pintar serta pelatihan tentang beberapa vulva hygiene dan teknik kebersihan pribadi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah 135 siswa yang diberi informasi melalui permainan smart card tentang perilaku kebersihan vulva saat menstruasi dan pelatihan teknik kebersihan vulva mengalami perubahan pengetahuan yang lebih baik. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain, kendala waktu karena pihak sekolah hanya memberikan waktu pada jam pulang siswa. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah peningkatan pemahaman siswa kelas X tentang menstruasi, vulva hygiene saat menstruasi dan siswa dapat menerapkan teknik vulva hygiene dan personal hygiene dengan benar. Disarankan untuk dilakukan penyuluhan kembali tentang peristiwa menstruasi di SMA Negeri 1 Parapat dan kepada para guru untuk menyampaikan materi tentang kesehatan reproduksi secara jelas dan mengikuti aturan, tanpa takut tampil vulgar, karena tujuannya untuk proses pembelajaran. Kata kunci: kartu pintar; Kebersihan Vulva  ABSTRACT Vulva hygiene practices during menstruation are influenced by knowledge factors, the higher the knowledge possessed by the individual the vulva attitudes and practices hygiene during menstruation will be better. The Positive relationship which means the better the knowledge of young women about vulva hygiene and menstruation, the better their practice in maintaining the cleanliness of the genital organs during menstruation, and vice versa. This community service aims to improve high school students' understanding and skills regarding reproductive health, especially vulva hygiene. This community service activity is carried out with a series of activities, pretest about personal hygiene, counseling about reproductive health to students, teachers, and other employees in the state high school 1 Parapat and smart card games as well as training in some vulva hygiene and personal hygiene techniques. The result of this community service activity was that 135 students were given information with smart card games about the behavior of vulva hygiene during menstruation and the training of vulva hygiene techniques experienced changes in better knowledge. Some obstacles encountered were, time constraints because the school only gave time to the student's home hours. The conclusion from this dedication is the increase in class X students' understanding of menstruation, vulva hygiene during menstruation and students can apply vulva hygiene and personal hygiene techniques correctly. It is recommended to carry out counseling again about menstruation events in-state high school 1 parapat and to teachers to convey material about reproductive health clearly and follow the rules, without fear of appearing vulgar, because the aim is for the learning process. Keywords:   smart card; Vulva Hygiene
Edukasi Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Covid-19 Pada Relawan Di Wilayah Kerja Medan Eva Kartika Hasibuan; Yunida Turisna Oktavia Simanjuntak; Lia Rosa Veronika Sinaga
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.3935

Abstract

ABSTRAK Wabah penyakit coronavirus 2019 (Covid-19) ini telah menciptakan krisis kesehatan global yang telah memiliki dampak yang mendalam pada cara kita memahami dunia dan kehidupan kita sehari-hari. Langkah-langkah untuk pencegahan juga telah dilakukan oleh pemerintah untuk dapat menyelesaikan kasus luar biasa ini, seperti menyosialisasikan gerakan physical distancing, stay at home, memakai masker saat keluar rumah dan menerapkan protokol kesehatan. Tujuan pengabdian ini yaitu terciptanya para relawan sebagai perpanjangan tangan untuk memutus rantai copid 19 melalui pos gagah yang telah dibekali materi terkait adaptasi kebiasaan baru dalam penerapan protokol kesehatan. Adapun metode yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu dengan memberikan edukasi penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan copid 19 kepada relawan sebagai utusan dari masing-masing kecamatan di wilayah kerja Medan dalam bentuk pelatihan. Hasil dari pengabdian ini yaitu terjalinnya komitmen dalam membangun kesepakatan, bekerja bersama, saling mendukung dan melengkapi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha dan komunitas masyarakat dalam memutus mata rantai penularan Covid-19, kemudian melalui pos gagah terbentuknya tim relawan yang akan memperkuat Satgas Covid-19 dalam menegakkan protocol kesehatan melalui edukasi, sosialisasi dan mitigasi. Diharapkan setelah dilakukan pelatihan, peserta (calon relawan) dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga, masyarakat dan tempat-tempat publik. Kata Kunci: Protokol Kesehatan, Pos Gagah, Penularan Covid-19  ABSTRACT The 2019 coronavirus disease (Covid-19) outbreak has created a global health crisis that has had a profound impact on how we understand the world and our daily lives. Measures for prevention have also been taken by the government to be able to resolve this extraordinary case, such as socializing the physical distancing movement, staying at home, wearing a mask when leaving the house, and implementing health protocols. The aim of this service is the creation of volunteers as an extension of the hand to break the chain of covid 19 through dashing posts that have been provided with materials related to the adaptation of new habits in the application of health protocols. The method used in this service is by providing education on the application of health protocols in the prevention of covid 19 to volunteers as representatives from each sub-district in the Medan working area in the form of training. The result of this service is a commitment to building agreements, working together, supporting and complementing the government, academia, business world, and the community in breaking the chain of Covid-19 transmission, then through a dashing post, a volunteer team is formed to strengthen the Covid-19 Task Force. 19 in enforcing health protocols through education, outreach, and mitigation. It is hoped that after the training, participants (volunteer candidates) can become agents of change in the family, community, and public places. Keywords: Health protocol, Prevention, and Control Posts, Covid-19 Transmission 
Pijat Oksitoksi Pada Ibu Nifas 0-3 Hari Di RSIA Santa Anna Yulistiana Evayanti; Rosmiyati Rosmiyati; Nurul Isnaini
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.3037

Abstract

Pijat oksitosin adalah suatu tindakan pemijatan tulang belakang mulai dari nervus ke 5–6 sampai scapula yang akan mempercepat kerja saraf parasimpatis untuk menyampaikan perintah ke otak bagian belakang sehingga oksitosin keluar. Tujuan Pijat oksitosin untuk merangsang refleks oksitosin Atau let down reflex dan merangsang let down reflex. Manfaat pijat oksitosin bagi ibu nifas dan ibu menyusui, diantaranya: Mempercepat penyembuhan luka bekas implantasi plasenta, mencegah terjadinya perdarahan post partum, dapat mempercepat terjadinya proses involusi uterus, meningkatkan produksi ASI, meningkatkan rasa nyaman pada ibu menyusui, meningkatkan hubungan psikologis antar ibu dan keluarga. Metode yang digunakan  pre planning,persiapan alat-alat yaitu handuk dan minyak zaitun atau boby oly.Pasien di pijat di bagian tulang belakang, ASI ditampung dengan gelas atau botol, pijat dilakukan pada 10 ibu menyusui. Hasil dari kegiatan pasien dan suami paham cara melakukan pijat oksitosi dan menghasilkan ASI yang banyakKesimpulan Pijat oksitosin sangat mudah dilakukan.Anda bisa menggunakan minyak zaitun atau minyak lainnya agar pijatan mudah dilakukan. Tentunya, Anda membutuhkan bantuan orang lain untuk melakukan pijatan ini, misalnya suami Anda Kata Kunci :  Pijat Oksitoksi,Produksi Asi, Ibu Nifas  ABSTRACTOxytocin massage is an act of massaging the spine from the 5th to 6th nerves to the scapula which will accelerate the work of the parasympathetic nerves to convey commands to the back of the brain so that oxytocin comes out. Purpose of oxytocin massage to stimulate the oxytocin reflex or let down reflex and stimulate the let down reflex. The benefits of oxytocin massage for postpartum and nursing mothers, including: Accelerate healing of placental implantation scars, Prevent post partum bleeding, Can accelerate the process of uterine involution, Increase breast milk production, Increase comfort in nursing mothers, Improve psychological relationships between mothers and families. The method used was pre planning, preparation of tools, namely towels and olive oil or boby oly. Patients were massaged on the spine, breast milk was collected in a glass or bottle, massage was carried out on 10 nursing mothers.The results of the activities of the patient and the husband understand how to do oxytoc massage and produce lots of breast milk. Conclusion Oxytocin massage is very easy to do. You can use olive oil or other oil to make massage easier. Of course, you need help from other people to do this massage, for example, your husband. Keywords: Oxytoxy Massage, Breast Production, Mother Postpartum
Edukasi Manfaat Dukungan Suami Kepada Ibu Selama Persalinan Mareta Bakale Bakoil; Loriana Linda Manalor; Martina Fenanzia Diaz; Veki Edizon Tuhana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.3904

Abstract

ABSTRAK Dukungan suami selama kehamilan, persalinan dan persalinan diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85,3% responden yang di dampingi selama proses persalinan mengalami proses persalinan yang lancar sehingga secara statistik disimpulkan bahwa ada hubungan antara pendampingan suami dengan kelancaran proses persalinan (Lailia dan Nisa,  2015). Sedangkan hasil penelitian Bakoil dan Diaz (2019) menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan suami dalam persalinan terhadap lamanya proses persalinan di Kabupaten Timor Tengah Selatan tahun 2019. Tujuan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan suami tentang dukungan kepada ibu selama persalinan. Kegiatan edukasi menggunakan materi penyuluhan, leaflet tentang suami siaga, kuesioner pre dan post test, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan edukasi/penyuluhan kepada suami-suami sebanyak 15 orang. Sebelum penyuluhan peserta diberikan pre test dengan tujuan untuk mengetahui pengetahuan dan pemahaman tentang dukungan suami kepada ibu saat persalinan. Setelah pemberian edukasi/penyuluhan, dilanjutkan dengan proses tanya jawab dan post test. Peserta kegiatan sangat antusias dan terjadi peningkatan pengetahuan tentang manfaat dukungan suami selama persalinan. Kata Kunci :dukungan, suami, persalinan  ABSTRACT Husband's support during pregnancy, childbirth, and delivery is needed. The results showed that 85.3% of respondents who were assisted during the labor process experienced a smooth labor process so that it was statistically concluded that there was a relationship between husband's assistance and the smoothness of the delivery process (Lailia and Nisa, 2015). Meanwhile, the results of research by Bakoil and Diaz (2019) show that there is a relationship between a husband's support in childbirth and the length of the delivery process in the South Central Timor Regency in 2019. The objective is to increase the husband's knowledge of support to the mother during childbirth. Educational activities using counseling materials, leaflets about standby husbands, pre and post-test questionnaires, discussions, and questions and answers. Educational activities/outreach for husbands as many as 15 people. Prior to counseling, participants were given a pretest with the aim of knowing and understanding the husband's support for mothers during childbirth. After providing education/counseling, it is followed by a question and answer process and posttest. The activity participants were very enthusiastic and there was an increase in knowledge about the benefits of husband support during childbirth. Keywords: support, husband, childbirth
KOMPRES HANGAT JAHE UNTUK MENGURANGI NYERI RHEUMATOID ARTHRITIS PADA WARGA DUSUN BONGOR DESA TAMAN AYU KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Istianah Istianah; Hapipah Hapipah; Elisa Oktaviana Oktaviana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2480

Abstract

Jumlah penderita Rheumatoid Artritis di dunia saat ini telah mencapai angka 355 juta jiwa, artinya 1 dari 6 penduduk bumi menderita penyakit Rheumatoid Arthritis (WHO. 2010). Di Indonesia prevalensi nyeri Rheumatoid Artritis 23,3%-31,6% dari jumlah penduduk Indonesia. Pada tahun 2007 lalu, jumlah pasien ini mencapai 2 juta orang, dengan perbandingan pasien wanita tiga kali lebih banyak dari pria. Diperkirakan angka ini trus meningkat hingga tahun 2025 dengan indikasi lebih dari 25%  akan mengalami kelumpuhan (Zen, 2010). Nyeri sendi banyak dikeluhkan oleh lansia dibagian lutut, kaki dan panggul sehingga mereka merasakan terganggu dalam melakukan aktifitas akibat rasa nyeri yang dirasakan (Damaiyanti & Siska dalam Hasim & Relawati, 2017). Nyeri merupakan masalah utama pada pasien dengan Rheumatoid Artritis maka penatalaksannan penyakit ini berfokus pada upaya mengurangi rasa nyeri. Terapi nonfarmakologi menjadi upaya pertama dalam manajemen nyeri pada  Rheumatoid Artritis. Tujuan Pengabdian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagaimana tekhnik menurunkan nyeri secara non farmakologi melalui kompres hangat jahe kepada warga Dusun Bongor Desa Taman Ayu  Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah mengajarkan kompres hangat jahe untuk menurunkan nyeri Rheumatoid Artritis dengan metode demonstrasi. Terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang tekhnik non farmakologi untuk mengurangi nyeri pada pasien Rheumatoid Artritis dengan kompres hangat jahe.Kata Kunci: Rheumatoid Artritis, kompres hangat jahe, NyeriABSTRACTThe number of Rheumatoid Arthritis sufferers in the world today has reached 355 million, meaning that 1 in 6 earth population suffer from Rheumatoid Arthritis (WHO. 2010). In Indonesia the prevalence of Rheumatoid Arthritis pain is 23.3% -31.6%. In 2007, the number of patients reached 2 million, with a ratio of three times more female patients than men. The estimated of that number will increase until 2025 with an indication that more than 25% will experience paralysis (Zen, 2010). Joint pain is often complained of by the elderly in the knees, legs and pelvis so that they feel disturbed in carrying out activities due to the perceived pain (Damaiyanti & Siska in Hasim & Relawati, 2017). Pain is a major problem in patients with Rheumatoid Arthritis, so the management of this disease focuses on reducing pain. Nonpharmacological therapy is the first attempt at pain management in Rheumatoid Arthritis. The purpose of this service is expected to provide information on how to reduce pain in a non-pharmacological way through warm compresses of ginger to residents of Bongor Village, Taman Ayu, Gerung District, West Lombok. The activity carried out is to teach ginger warm compresses to reduce Rheumatoid Arthritis pain with demonstration methods. An increase in public knowledge about non-pharmacological techniques to reduce pain in patients with Rheumatoid Arthritis with warm compresses of ginger. Keywords: Rheumatoid Arthritis, ginger warm compresses, Pain
Upaya Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Penyuluhan Dan Pemberian Tablet Zat Besi Di Desa Mandalasari Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung Naili Rahmawati; Ela Silmy Nurmala; Cahyani Berliani; Eva Nurlela Aprilia
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3629

Abstract

ABSTRAK Anemia adalah masalah yang banyak terjadi pada ibu hamil. World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa terdapat 52% ibu hamil yang mengalami anemia di negara berkembang. Di Indonesia (Susenas dan Survey Depkes-Unicef) dilaporkan bahwa dari sekitar 4 juta ibu hamil, separuhnya mengalami anemia gizi dan satu juta lainya mengalami kekurangan energi kronis. Tujuan setelah kegiatan penyuluhan dan pemberian tablet zat besi, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa kegiatan penyuluhan dan pemberian tablet zat besi. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang tablet zat besi dan tablet zat besi sudah diberikan kepada ibu hamil di Desa Mandalasari Kecamatan Cikancung Kabupaten Bandung. Kata Kunci : Anemia, Ibu Hamil, Penyuluhan, Pemberian, Tablet Zat Besi.  ABSTRACT Anemia is a problem that occurs in many pregnant women. World Health Organization (WHO) reported that there are 52% of pregnant woman who experience anemia in developing countries. In Indonesia (Susenas and Depkes-Unicef Survey) it is reported that of about 4 million pregnant women, half have nutritional anemia and one million suffer from chronic energy deficiency. The aim after extension activities and giving of iron tablet expexted to be able to increase knowledge and increase in hemoglobin (hb) levels in pregnant women. The activities carried out in the form extension activities and and giving of iron tablet. There is an increase in knowledge and iron tablet has given to pregnant women the Mandalasari veleage Cikancung Sub District Bandung District. Keywords: Anemia, Pregnant Woman, experience, Given, Iron tablet.
PENYULUHAN MENGENAI PERILAKU SADARI DALAM UPAYA MENGATASI KANKER PAYUDARA PADA SISWA SMA NEGERI II KOTABUMI LAMPUNG UTARA Satria Nandar Baharza; Dian Utama Pratiwi Putri
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i1.1209

Abstract

ABSTRACT : SERVICE QUALITY PERCEPTIONS AND PATIENT SATISFACTION: A STUDY OF PUBLIC HEALTH CENTRES AT WAY HALIM BANDAR LAMPUNG 2018 Background : Patients’ perceptions about health services seem to have been largely ignored by health care providers in developing countries. That such perceptions, especially about service quality, might shape confidence and subsequent behaviors with regard to choice and usage of the available health care facilities is reflected in the fact that many patients avoid the system or avail it only as a measure of last resort. Public services are the responsibility of the government and implemented by government The pre-survey of Public Health Centres (Puskesmas) service satisfaction in Bandar Lampung is still under the standard, whereas the satisfaction index of respondents to service at Public Health Centers (Puskesmas) at Way Halim 71, 66%.Purpose: the relationship of service quality to outpatient satisfaction level at Way Halim Health Center Bandar Lampung City 2018.Methods : This research is a quantitative research, using Analytical Survey method with Cross Sectional approach. The research was conducted is approved at Way Halim Public Health Center of Bandar Lampung City in February 2018. The population in this study is the average number of patients per month 435 people, sample 207 people. Sampling technique with accidental sampling. Data collection using questionnaire sheet. Data processing editing, coding, processing, cleaning. Analysis of data with univariate and bivariate (Chi Square).Results : Known as 126 (60,9%) said satisfied, 102 (49,3%) medical support facillities, 96 (46,4%) good reliability, 105 (50,7%) good responsiveness, 126 60.9%) good guarantees and as many as 51 (24.6%) good empathy.Conclusion : There is a correlation between physical evidence (p-value: 0,000 and OR: 3,859), reliability (p-value: 0,000 and OR: 4,202), responsiveness (p-value: 0,000 and OR: 4,725), assurance (p-value: 0.000 and OR: 5,440) and empathy (p-value: 0,000 and OR: 6,944) with patient satisfaction of Puskesmas Way Halim Bandar Lampung City. It is expected to further improve the development effort in patient service, such as: clear to the family, provide motivation to the officers such as giving exemplary staff rewards.Keywords: Quality of service, satisfaction, public health centres, outpatient Pendahuluan : Persepsi pasien tentang layanan kesehatan tampaknya telah diabaikan oleh penyedia layanan kesehatan di negara-negara berkembang. Bahwa persepsi seperti itu, terutama tentang kualitas layanan, dapat membentuk kepercayaan diri dan perilaku selanjutnya sehubungan dengan pilihan dan penggunaan fasilitas perawatan kesehatan yang ada tercermin dalam kenyataan bahwa banyak pasien menghindari sistem atau memanfaatkannya hanya sebagai upaya terakhir. Survei kepuasan layanan Puskesmas di Kota Bandar Lampung masih di bawah standar, sedangkan indeks kepuasan responden untuk pelayanan di Puskesmas Way Halim 71, 66%.Tujuan : diketahui hubungan kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung 2018. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan menggunakan metode Analytical Survey dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian telah dilakukan di Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung pada bulan Februari tahun 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah rata-rata jumlah pasien per bulan sebanyak 435 orang, sampel 207 orang. Teknik sampling dengan accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Pengolahan data editing, coding, processing, cleaning. Analisis data dengan univariat dan bivariat (Chi Square).Hasil : Diketahui sebanyak 126 (60,9%) mengatakan puas, sebanyak 102 (49,3%) bukti fisik baik, sebanyak 96 (46,4%) kehandalan baik, sebanyak 105 (50,7%) daya tanggap baik, sebanyak 126 (60,9%) jaminan baik dan sebanyak 51 (24,6%) empati baik.Kesimpulan : Ada hubungan antara bukti fisik (p-value: 0,000 dan OR: 3,859), kehandalan (p-value: 0,000 dan OR: 4,202), daya tanggap (p-value: 0,000 dan OR: 4,725), jaminan (p-value: 0,000 dan OR: 5,440) dan empati (p-value: 0,000 dan OR: 6,944) dengan kepuasan pasien Puskesmas Way Halim Kota Bandar Lampung tahun 2018. Diharapkan lebih meningkatkan upaya pengembangan dalam pelayanan pasien, seperti: membuat suatu  prosedur penerimaan pasien  yang singkat dan jelas kepada pihak keluarga, memberikan motivasi ke petugas seperti pemberian reward pegawai teladan. Kata kunci               : Mutu Pelayanan, Kepuasan, Rawat Jalan
Optimalisasi Pemberdayaan Anak Usia Sekolah dalam Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Berapi Linda Widyarani; Wiwi Kustio Priliana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2943

Abstract

ABSTRAK Secara geografis, wilayah Indonesia terletak di antara 3 lempeng tektonik yaitu lempeng pasifik, lempeng eurasia serta lempeng hindia-australia dan juga terletak pada kawasan ring of fire. Salah satu gunung api berstatus aktif di Indonesia dan merupakan gunung api teraktif adalah Gunung Merapi, yang terletak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Erupsi Gunung Merapi yaitu pada tahun 2010, tergolong erupsi besar dan menimbulkan dampak merugikan bagi masyarakat. Anak usia sekolah merupakan kelompok rentan saat situasi bencana. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi bencana erupsi Gunung Merapi adalah mitigasi bencana erupsi Gunung Merapi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang mitigasi bencana erupsi Gunung Merapi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada Bulan Februari 2020 di SDN Payungan, Pandak, Bantul, Yogyakarta. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan kesehatan melalui media berbentuk buku cerita komik bencana erupsi gunung api dengan judul “Badu dari Desa Wanabalu dalam Gunung Api”, video animasi mitigasi bencana erupsi gunung api dengan durasi ±20 menit dan mini booklet. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, berdasarkan hasil pretest dan posttest yang dilakukan, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman anak usia sekolah tentang mitigasi bencana erupsi gunung berapi mencapai 88,09%. Kata kunci : mitigasi bencana, erupsi gunung berapi, anak usia sekolah ABSTRACT Indonesia is one of the largest archipelago countries in Asia and even in the world. All of the disaster that occur due to the position of the Indonesia are surrounded by three tectonic plates of the world, the Indo-Australian plate, Eurasia plate and the Pacific plate. The earth plate in Indonesia is also surrounded by active volcanic pathways, so that Indonesia is included in the Pacific Ring of Fire. Mount Merapi is one of the most active volcanoes in Indonesia. One of the major disasters that occurred in 2010 on the island of Java was the eruption of Mount Merapi. Vulcanic eruptions have a large impact or potential loss. Children are one of the vulnerable populations affected by natural disasters, due to their inability to act independently in the event of a disaster. Seeing the status of Mount Merapi which until now is still fairly active, efforts are needed in disasater management, especially volcanic eruptions to reduce the impact of disaster risk. Mitigations is a series of efforcts to reduce disaster risk, both through physical development and awareness and capacity building to face disaster threats. Preparations in the form of preparedness or efforts to provide understanding to residents to anticipate disasters, through providing information, and increasing preparedness in the event of a disaster so that there are steps to minimize disaster risk. The objectives of this activity were to improve student’s knowledge about disaster mitigation volcanic eruptions using storytelling methods, animation video and mini booklet. This activity was conducted in SDN Payungan, Pandak, Bantul. The result showed that the average knowledge score experienced an increase, 88,09%, concluded that there was an effect of storytelling methods, animation video and mini booklet on increasing student knowledge about disaster mitigation volcanic eruptions. Keyword : disaster mitigation, volcanic eruptions, schoolchildren  

Page 20 of 238 | Total Record : 2372


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue