cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,452 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI, KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN SERTIFIKASI GURU TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH TARSISIUS VIRETA TANGERANG BANTEN Winarni, Yosepha Tanti; Karnawati, Tin Agustina; Widodo, Teguh
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4952

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan teknologi informasi, kepemimpinan kepala sekolah, dan sertifikasi guru terhadap kinerja guru. Fokus diarahkan pada guru-guru bersertifikasi di SD dan SMP Tarsisius Vireta Tangerang Banten. Studi ini memiliki kebaruan pada gabungan ketiga variabel yang jarang diteliti secara simultan, serta objek penelitian spesifik pada satu yayasan pendidikan dengan sistem kepemimpinan dan teknologi yang seragam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 39 guru bersertifikasi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji pengaruh parsial dan simultan antar variabel. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan sertifikasi guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sementara penggunaan teknologi informasi tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Keterbatasan dan Implikasi Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dalam naungan satu yayasan, sehingga generalisasi hasil perlu dikaji lebih lanjut. Hasil studi ini dapat menjadi acuan kebijakan peningkatan kualitas tenaga pendidik berbasis manajemen pendidikan.Kata kunci: Teknologi Informasi, Kepemimpinan Kepala Sekolah, Sertifikasi Guru, Kinerja Guru
PENGEMBANGAN APLIKASI WISTLE BLOWING SYSTEM (WBS) PPNP DENGAN AGILE METHOD Khomarudin, Agus Nur; Amrizal, Amrizal; Novita, Rina; Aulia, Romy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4772

Abstract

Abstract: The effective implementation of a Whistleblowing System (WBS) reflects an organizations commitment to the principles of good governance and compliance with applicable laws and regulations. In order to realize good governance at Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), various efforts are required to overcome barriers that may hinder the achievement of the institutions vision. One such barrier may take the form of violations. Therefore, any potential violations within the PPNP environment need to be prevented and identified at an early stage. As a preventive and early detection measure against misconduct, PPNP needs to implement a Whistleblowing System as a reporting medium for violations committed by members of the academic community. This study aims to develop a WBS application that can be used as a reporting platform for violations within the PPNP environment. The research adopts stages from the Agile Method, which include the following phases: Plan, Design, Develop, Test, Deploy, Review, and Launch. In general, this study has produced a product in the form of a WBS system for PPNP, which has been tested for both validity and effectiveness. The validity test of the product yielded a score of 0.90, categorized as Valid, while the effectiveness test produced a score of 0.91, classified as High-g or highly effective. Based on these test results, it can be concluded that the WBS developed in this study is feasible and can be implemented at Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh as a means to support the realization of good governance within the institution.Keyword: Whistleblowing System; Good Governance; Agile Method.Abstrak: Implementasi Whistleblowing System (WBS) secara efektif mencerminkan komitmen organisasi terhadap prinsip good governance dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, diperlukan berbagai upaya untuk mengatasi hambatan yang dapat menghalangi pencapaian visi institusi. Salah satu hambatan tersebut dapat berupa terjadinya pelanggaran. Oleh karena itu, pelanggaran yang mungkin terjadi di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh perlu dicegah dan diidentifikasi sejak dini. Sebagai langkah preventif dan deteksi awal terhadap pelanggaran, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh perlu mengimplementasikan sistem Whistleblowing sebagai media pelaporan pelanggaran yang dilakukan oleh warga kampus. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan aplikasi wbs yang dapat digunakan sebagai media pelaporan pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS) di lingkungan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan tahapan yang diadopsi dari tahapan pada Agile Method, yang terdiri dari tahap: Plan, Design, Develop, Test, Deploy, Review dan Launch. Secara umum penelitian ini telah menghasilkan sebuah produk yaitu sistem WBS pada PPNPdan telah diuji meliputi uji validitas dan efektifitas. Hasil uji validitas produk memperoleh nilai 0,90 dengan kategori Valid dan Uji efektifitas memperoleh nilai 0,91 dengan kriteria High-g atau efektifitas tinggi. Berdasarkan hasil uji produk maka dapat disimpulkan bahwa sistem WBS dalam penelitian ini layak dan dapat diterapkan pada kampus PPNP dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh.Kata kunci: Whistleblowing System; Good Governance; Agile Method.
ANALISIS KEMAMPUAN PENYERAPAN GELOMBANG MIKRO PADA BARIUM HEKSAFERIT (BaFe₁₂O₁₉) DENGAN VARIASI DOPING LANTANUM MELALUI UJI VECTOR NETWORK ANALYZER (VNA) Natasya, Kinanty Desiva; Nasution, Nazaruddin; Lubis, Ridwan Yusuf
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4367

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi meningkatkan Electromagnetic Interference (EMI), sehingga diperlukan material penyerap gelombang mikro yaitu Radar Absorbing Material (RAM). Barium heksaferit (BaFe₁₂O₁₉) berpotensi sebagai RAM karena sifat magnetik dan stabilitas kimianya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan penyerapan gelombang dengan doping Lantanum (La) melalui metode solid state reaction pada variasi x = 0,00; 0,01; 0,03; dan 0,05. Proses sintesis dilakukan dengan kalsinasi pada suhu 600 °C dan sintering pada suhu 1200 °C, kemudian dikarakterisasi menggunakan Vector Network Analyzer (VNA). Hasil pengujian menunjukkan bahwa doping 0,05 memberikan Reflection Loss (RL) terbaik sebesar −10,45 dB pada frekuensi 8,95 GHz dengan persentase penyerapan 90,98%, sehingga memenuhi kriteria penyerap efektif. Dengan demikian, doping La³⁺ terbukti meningkatkan kinerja BaFe₁₂O₁₉ sebagai material penyerap gelombang untuk mitigasi EMI dan aplikasi radar.
Decision-Making Process of the United States Withdrawal from Afghanistan in 2020-2021 Diphda, Bintang Corvi; Safira, Putri Alyaa; Ramadhani, Yoga; Gultom, Gertha Maria; Foraihmbarasi, Angelique Kishiola Prima
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4764

Abstract

This article explains why the United States chose to withdraw troops from Afghanistan in 2020-2021 by applying Graham Allisons decision-making models. Using a qualitative desk review, this article systematically identified, selected, and analysed secondary sources, then conducted a thematic analysis aligned with the Rational Actor, Organisational Process, and Bureaucratic Politics frameworks. The findings show that, as a rational actor, the U.S. pursued strategic aims of cost reduction, force protection, and fulfilment of political commitments, enabled in part by the Doha framework. Organisational procedures within the Department of Defence, the State Department, and CENTCOM shaped the pace, sequencing, and modalities of withdrawal. Bureaucratic bargaining among the President, senior defence leaders, and the special envoy structured key choices and trade-offs. This article concludes that the exit was driven by rational goals filtered through institutional routines and interagency politics. Policy implications include earlier whole-of-government planning, tighter diplomatic coordination with partners, and robust contingency arrangements.
PEMAHAMAN PERATURAN MENTERI NEGARA AGRARIA/KBPN NO. 1 TAHUN 1999 TENTANG TATA CARA PENANGANAN SENGKETA PERTANAHAN Sholat, Junaidi; Apriandani, Babby; Manurung, Julpan Hartono SM; Maharani, Karina Putri; Sirait, Kiki Adha
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5497

Abstract

Abstract: The mandate of agrarian reform in Indonesia was further strengthened through the Decree of the People's Consultative Assembly (MPR) Number IX/MPR/2001, which regulates agrarian reform and natural resource management. This demonstrates that agrarian reform aims not only for the physical distribution of land but also for strengthening natural resource management to provide maximum benefits to the community. Furthermore, through the Decree of the People's Consultative Assembly (MPR) Number 5/MPR/2003, the UUPA, along with its implementing regulations, aims to ensure legal certainty for land rights throughout the Republic of Indonesia. Legal disputes arise from objections to claims regarding land rights, whether regarding land status, priority, or ownership, with the hope of obtaining administrative resolution in accordance with applicable provisions. Regulation of the Minister of State for Agrarian Affairs/National Land Agency Number 1 of 1999 concerning Procedures for Handling Land Disputes, defines the dispute. Keywords: Agrarian, Dispute Abstrak: Mandat reforma agraria di Indonesia semakin dipertegas melalui Ketetapan MPR RI Nomor IX/MPR/2001 yang mengatur pembaruan agraria dan pengelolaan sumber daya alam. Hal ini menunjukkan bahwa reforma agraria tidak hanya bertujuan untuk distribusi fisik tanah, tetapi juga memperkuat pengelolaan sumber daya alam agar dapat memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. Selain itu, melalui Keputusan MPR RI Nomor 5/MPR/2003. UUPA dengan seperangkat peraturan pelaksanaannya, bertujuan untuk terwujudnya jaminan kepastian hukum terhadap hak-hak atas tanah diseluruh wilayah Republik Indonesia. Munculnya sengketa hukum merupakan berawal dari keberatan dari tuntutan suatu hak atas tanah baik terhadap status tanah, prioritas maupun kepemilikannya dengan suatu harapan mendapatkan penyelesaian administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Peraturan Menteri Negara Agraria/Badan Pertanahan Nasional Nomor 1 Tahun 1999 tentang Tata Cara Penanganan Sengketa Pertanahan, yang dimaksud dengan sengketa. Kata kunci: Agraia, Sengketa
OPTIMALISASI PLATFORM DIGITAL SEBAGAI INTERAKSI GLOBAL SPIRITUALITAS MELALUI PENDEKATAN SOSIAL, BUDAYA, TEKNOLOGI ERA TRANSMODERNITAS Marbun, Ernida; Nababan, Labuan; Nasution, M. Fachrurrozi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4914

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of digital platform optimization on increasing global interaction and spirituality of young men and women through a social, cultural, and technological approach in the era of transmodernity. The research method uses a mixed methods approach, including a survey of 70 respondents to obtain quantitative data, in-depth interviews with 10 respondents from the survey sample to explore deeper perspectives, and Focus Group Discussions (FGDs) with 17 cross-disciplinary experts (Christianity, Islam, culture, sociology, and digital technology) to obtain interdisciplinary validation and insights. The study also found that the era of transmodernity allows digital technology to function not only as a means of production or consumption, but as an ethical and spiritual space that brings together local and global values equally. Digital platforms can strengthen social cohesion across groups, support inclusive spiritual and cultural practices, and reduce social and cultural inequality. Based on these findings, the study recommends the development of digital platform optimization strategies, such as the design of spiritual community applications, forums for reflection on human values, and social meditation, so that they can become spaces for socially and spiritually meaningful interactions. The research output is in the form of scientific publications in Accredited National Journals, as well as being a reference for the development of digital interaction models that effectively combine technology, culture, and spirituality in the transmodern era.Keyword: culture; global interaction; digital platform; spirituality; transmodernityAbstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi platform digital terhadap peningkatan interaksi global dan spiritualitas pemuda/i melalui pendekatan sosial, budaya, dan teknologi di era transmodernitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, meliputi survei terhadap 70 responden untuk memperoleh data kuantitatif, wawancara mendalam terhadap 10 responden dari sampel survei untuk menggali perspektif lebih mendalam, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan 17 ahli lintas disiplin (Kristen, Islam, budaya, sosiologi, dan teknologi digital) untuk memperoleh validasi dan wawasan interdisipliner. Penelitian juga menemukan bahwa era transmodernitas memungkinkan teknologi digital berfungsi bukan hanya sebagai alat produksi atau konsumsi, tetapi sebagai ruang etis dan spiritual yang mempertemukan nilai-nilai lokal dan global secara setara. Platform digital dapat memperkuat kohesi sosial lintas kelompok, mendukung praktik spiritual dan budaya yang inklusif, serta mengurangi ketimpangan sosial dan budaya. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pengembangan strategi optimalisasi platform digital, seperti desain aplikasi komunitas spiritual, forum refleksi nilai kemanusiaan, dan meditasi sosial, agar dapat menjadi ruang interaksi yang bermakna secara sosial dan spiritual. Luaran penelitian ini berupa platform digital berbasis web, sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan model interaksi digital yang memadukan teknologi, budaya, dan spiritualitas secara efektif di era transmodern.Kata kunci: budaya; interaksi global; platform digital; spiritualitas; transmodernitas.
ANALISIS KESULITAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN SD SWASTA ALWASHLIYAH 80 KISARAN Anim, Anim; Dewi, Nur Winda; Ramayanti, Suci; Dalimunthe, Maisahara
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4930

Abstract

Abstract: This study aims to describe students' mathematical communication skills in solving comparison problems. A total of 32 sixth-grade students at AlWashliyah 80 Kisaran Private Elementary School were the subjects of this study. Data were collected by giving three essay questions focusing on comparison material. The results of the analysis showed that only a small percentage of students, namely 18.75%, had high mathematical communication skills. Another 25% were in the moderate category, while the majority of students, 56.25%, were classified as having low communication skills. Students in the high category were able to meet all the expected indicators, while students in the moderate category were only able to master two indicators. Students in the low category were generally only able to achieve one indicator. These findings confirm that mathematical communication skills play an important role in helping students understand problems and solve math questions more effectively.Keywords: Analysis; ability; mathematical communication; comparison.Abstrak: Penelitian ini bertujuan menggambarkan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal perbandingan. Sebanyak 32 siswa kelas VI di SD Swasta AlWashliyah 80 Kisaran menjadi subjek dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui pemberian tiga soal uraian yang berfokus pada materi perbandingan. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil siswa, yakni 18,75%, yang memiliki kemampuan komunikasi matematis pada kategori tinggi. Sebanyak 25% lainnya berada pada kategori sedang, sedangkan mayoritas siswa, yaitu 56,25%, tergolong memiliki kemampuan komunikasi yang rendah. Siswa yang termasuk kategori tinggi mampu memenuhi seluruh indikator yang diharapkan, sementara siswa yang berada pada kategori sedang hanya dapat menguasai dua indikator. Adapun siswa dengan kategori rendah umumnya hanya mampu mencapai satu indikator saja. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan komunikasi matematis memegang peran penting dalam membantu siswa memahami persoalan dan menyelesaikan soal matematika secara lebih efektif.Kata kunci: Analisis; kemampuan; komunikasi matematis; perbandingan.
UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE STEAM DENGAN MEDIA LOOSEPART DI TK IT AL HIKMAH SINOM Sari, Rara Wulan; Chandrawati, Titi; Budi, Untung Laksana; Puspitasari, Susy
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5090

Abstract

Abstract: The background of this research problem is the lack of development of children's creativity in learning activities because teachers have not optimized the learning methods and media used. Teachers more often give children writing, drawing, and coloring activities or worksheets (LKA). The purpose of this study is to enhance children's creativity through the STEAM method using loose parts media made from recycled materials, with the hope that children will be able to imagine and be confident in developing their creativity. Children who are confident in their imagination are creative children. The method used in this study is classroom action research (CAR) with a qualitative descriptive approach. In this activity, children were trained to utilize recycled materials such as used milk cartons, used plastic packaging, and used bottle caps to create works of art to enhance their creativity in accordance with their imagination at the IT AL HIKMAH kindergarten, by conducting classroom action research to achieve a completion rate of ≥ 75%. After improvements were made, there was a significant increase in children's learning outcomes, with the percentage of learning outcomes in the first cycle increasing from 57.5% to 85.5% in the second cycle. Thus, it can be concluded that research using loose parts media by utilizing used items can develop and enhance the creativity of early childhood at the IT AL HIKMAH kindergarten.Keywords: child creativity, STEAM method, loose parts media Abstrak: Latar belakang masalah penelitian ini adalah belum berkembangnya kreativitas anak dalam kegiatan pembelajaran karena guru belum mengoptimalkan metode pembelajaran dan media yang diguanakan, guru lebih sering memberikan anak dengan kegiatan menulis, menggambar dan mewarnai atau dengan lembar kerja anak (LKA). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak melalui metode STEAM dengan media loose parts dari bahan bekas dan diharapkan anak mampu berimajinasi dan percaya diri dalam mengembangkan kreativitasnya. Anak yang percaya diri dalam berimajinasi merupakan anak yang kreatif. Metode yang digunakan pada penilitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan driskriptif kualitatif. Dalam kegiatan ini anak dilatih untuk memanfaatkan barang bekas seperti kardus susu bekas, plastic kemasan bekas, tutup botol bekas untuk dikreasikan menjadi suatu hasil karya untuk meningkatkan kreativitas anak sesuai dengan imjinasinya di lembaga TK IT AL HIKMAH, dengan cara melakukan penelitian tindakan kelas agar mencapai ketuntasan ≥ 75%. Setelah dilakukan perbaikan, terjadi peningkatan signifikan dalam hasil belajar anak yang mana persentase hasil belajar pada siklus pertama yaitu 57,5% meningkat  menjadi 85,5% pada siklus kedua. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian dengan menggunakan media Loose part dengan memanfaatkan barang bekas dapat mengembangkan dan meningkatkan kreativitas anak usia dini di TK IT AL HIKMAH.Kata kunci: kreativitas anak, metode STEAM, media losse part
IMPLEMENTASI BUSINESS INTELLIGENCE DENGAN TABLEAU PUBLIC UNTUK ANALISIS KETAHANAN ENERGI DAN PANGAN RUMAH TANGGA DI ACEH Izzati, Azra; Ilhadi, Veri; Nurfebruary, Nanda Sitti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4141

Abstract

Pemenuhan kebutuhan energi yang berkelanjutan merupakan tantangan krusial di Indonesia, terutama dalam konteks ketahanan energi rumah tangga. Provinsi Aceh masih menghadapi ketimpangan dalam akses listrik, penggunaan bahan bakar tidak ramah lingkungan untuk memasak, serta tingginya proporsi pengeluaran energi di tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ketahanan energi rumah tangga di Aceh dengan pendekatan Business Intelligence (BI) berbasis Tableau Public, menggunakan data sekunder dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 20182024. Proses penelitian melibatkan tahapan ekstraksi, transformasi, dan pemuatan data (ETL) melalui Pentaho Data Integration, diikuti dengan pembangunan dashboard interaktif yang menyajikan peta distribusi akses listrik, tren penggunaan bahan bakar memasak, serta visualisasi pengeluaran energi rumah tangga. Hasil visualisasi mendukung analisis spasial dan temporal yang mampu mengidentifikasi wilayah dengan ketahanan energi rendah. Temuan ini memberikan dasar informasi yang kuat bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan berbasis data untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 7, yakni energi bersih dan terjangkau. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan BI dengan Tableau Public dapat meningkatkan efektivitas analisis statistik sektoral dan mempercepat pengambilan keputusan publik. Dengan demikian, integrasi visualisasi data dalam perencanaan kebijakan energi dapat menjadi strategi yang relevan dan aplikatif di tingkat daerah.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN, KUALITAS PRODUK DAN CUSTOMER ENGAGEMENT DI MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA KALASUA CAFE Wati, Melia; Lubis, Kartika Sari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4888

Abstract

Abstract: The aim of this study is to analyse the influence of service quality, product quality, and customer engagement through social media on consumer satisfaction at Kalasua Cafe. The quantitative approach used involved a survey and multiple linear regression analysis, with 380 respondents. The results of the study showed that all three variables had a significant impact on customer satisfaction. Service quality had a positive significant influence, while product quality and customer engagement showed a small negative influence. The study concludes that improving service quality, product consistency, and active customer engagement through social media can enhance customer satisfaction and loyalty. The results of this study contribute to the development of consumer-based marketing strategies in the cafindustry. Keywords: service quality; product quality; customer engagement; customer satisfaction; social media. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan, kualitas produk, dan customer engagement melalui media sosial terhadap kepuasan konsumen di Kalasua Cafe. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan analisis regresi linear berganda, melibatkan 380 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif yang signifikan, sementara kualitas produk dan customer engagement menunjukkan pengaruh negatif yang kecil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan, konsistensi produk, serta interaksi aktif dengan pelanggan melalui media sosial dapat meningkatkan kepuasan konsumen dan loyalitas pelanggan. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi pemasaran yang berbasis pada kepuasan konsumen dalam industri kafe. Kata kunci: kualitas pelayanan; kualitas produk; customer engagement; kepuasan konsumen; media sosial.