cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,647 Documents
DINAMIKA PEMBAGIAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN CAMPURAN: STUDI PERBANDINGAN HUKUM DI INDONESIA DAN MALAYSIA Hasanah, Uswatun; Syahnan, Mhd.; Rokan, Mustafa Kamal
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5827

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the differences in concept and implementation of marital property division after divorce in mixed marriages in Indonesia and Malaysia and to examine its implications for the condition of former spouses in the context of cross-border and economic globalization. The research method used is empirical legal research with a socio-legal approach through in-depth interviews with divorced couples in mixed marriages, supported by analysis of legislation and court decisions in both countries. The results show a gap between legal norms and field practices in marital property division. In Indonesia, the application of formal and proportional division principles does not fully reflect real economic contributions and social vulnerability after divorce. In Malaysia, broader judicial discretion allows consideration of socio-economic conditions, but potentially creates legal uncertainty. These differences impact access to productive assets, post-divorce financial stability, and sustainability of cross-border economic relations. This study emphasizes the importance of a socio-legal approach in formulating marital property division policies responsive to social realities and economic globalization dynamics. Keyword: Mixed Marriage; Marital Property; Comparative Law; Economic Globalization; Cross-Border Asset Division. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konsep dan implementasi pembagian harta bersama pasca perceraian dalam perkawinan campuran di Indonesia dan Malaysia serta mengkaji implikasinya terhadap kondisi mantan pasangan dalam konteks lintas negara dan globalisasi ekonomi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan socio-legal melalui wawancara mendalam terhadap pasangan suami-istri yang bercerai dalam perkawinan campuran, didukung analisis peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik lapangan dalam pembagian harta bersama. Di Indonesia, penerapan prinsip pembagian formal dan proporsional belum sepenuhnya mencerminkan kontribusi ekonomi riil dan kerentanan sosial pasca perceraian. Di Malaysia, diskresi hakim yang lebih luas memungkinkan pertimbangan kondisi sosial-ekonomi, namun berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Perbedaan tersebut berdampak pada akses terhadap aset produktif, stabilitas finansial pasca perceraian, dan keberlanjutan relasi ekonomi lintas negara. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan socio-legal dalam merumuskan kebijakan pembagian harta bersama yang responsif terhadap realitas sosial dan dinamika globalisasi ekonomi. Kata kunci: Perkawinan Campuran; Harta Bersama; Perbandingan Hukum; Globalisasi Ekonomi; Pembagian Aset Lintas Negara.
REDUKSI DIMENSI PADA KLASIFIKASI DATA KANKER PROSTAT MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS DAN RANDOM FOREST Krisdantoro, Rino; Kurniawan R, Rakhmat; Suhardi, Suhardi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5856

Abstract

Abstract: Cancer is a non-communicable disease characterized by the presence of abnormal tissue that is malignant. The speed of cancer growth cannot be controlled and the cancer can spread to other tissues in the patient's body. There are several types of cancer, one of which is prostate cancer. Prostate cancer usually occurs in parts of the male reproductive system that surrounds the urinary tract and usually occurs in older men, but does not rule out it will occur in younger men. One way to detect prostate cancer is by gene expression using microarray technology. Microarray technology can combine thousands of gene expressions simultaneously in one experiment. However, microarray data has very large dimensions, so a dimension reduction process is needed in microarray data with the aim of eliminating features that are less relevant and to increase the accuracy value in the microarray data classification process later. The dimension reduction process is carried out by selecting features using PCA. After the dimension reduction process is carried out, the next step is to carry out the classification process using RF. In this study, PCA was not able to improve the results of the accuracy of the RF classification as expected because RF without reduction has provided the best accuracy of 95.23%. This is due to the nature of RF, namely the more trees that are built, the higher the resulting accuracy results, while the nature of PCA is to reduce or reduce the number of matrices by reflecting the original data to the new data matrix. Keyword: Microarray, Reduction, PCA, RF Abstrak: Kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai adanya jaringan abnormal bersifat ganas. Kecepatan dari pertumbuhan kanker tidak dapat dikendalikan dan kanker dapat menyebar ke jaringan lain pada tubuh penderita. Ada beberapa jenis penyakit kanker salah satunya yaitu kanker prostat. Kanker prostat biasanya terjadi pada bagian sistem reproduksi pria yang mengelilingi saluran kemih dan biasanya terjadi pada pria lanjut usia, tetapi tidak menutup kemungkinan akan terjadi pada pria yang berusia lebih muda. Adapun salah satu cara mendeteksi kanker prostat dengan ekspresi gen menggunakan teknologi microarray. Teknologi microarray dapat memantau ribuan ekpresi gen secara bersamaan dalam satu percobaan. Namun, pada data microarray memiliki dimensi yang sangat besar sehingga diperlukannya proses reduksi dimensi pada data microarray dengan tujuan untuk menghilangkan fitur yang kurang relevan dan untuk meningkatkan nilai akurasi pada proses klasifikasi data microarray nantinya. Proses reduksi dimensi dilakukan dengan menyeleksi fitur menggunakan PCA. Setelah proses reduksi dimensi telah dilakukan, langkah selanjutnya melakukan proses klasifikasi dengan menggunakan RF. Pada penelitian ini, PCA tidak mampu meningkatkan hasil akurasi dari klasifikasi RF seperti yang diharapkan karena RF tanpa reduksi telah memberikan akurasi terbaik sebesar 95,23%. Hal ini dikarenakan sifat dari RF yaitu semakin banyak pohon (tree) yang dibangun, maka akan semakin tinggi hasil akurasi yang dihasilkan, sedangkan sifat dari PCA yaitu mereduksi atau mengurangi jumlah matriks dengan mencerminkan data asli ke matriks data baru. Kata kunci: Microarray, Reduksi, PCA, RF
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DALAM PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PRODUKTIVITAS SUMBER DAYA MANUSIA JANGKA PANJANG (STUDI KASUS SDN 3 PASAMAN) Dianti, Muthia Rahma; Mustafa, Lula
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5882

Abstract

Abstract: Technology implementation plays a strategic role in improving the quality of human resources as a fundamental foundation of long-term economic productivity. From a human capital economics perspective, basic education represents the initial phase of human capital formation that determines individuals’ future productive capacity. This study aims to analyze the implementation of technology in strengthening literacy and numeracy as a human capital formation strategy from the elementary education level to promote long-term productivity gains. This research employs a descriptive qualitative approach with a case study design conducted at SDN 3 Pasaman, focusing on fourth- and fifth-grade students. Data collection techniques include observations of technology-based learning, documentation of school programs, and analysis of students’ literacy and numeracy achievements as early indicators of human resource quality. The results indicate that the structured use of educational technology enhances the effectiveness of literacy and numeracy strengthening as foundational competencies for digital human resources. The improvement of these competencies has the potential to generate productivity gains through increased cognitive capacity, adaptability, and future workforce readiness. This study confirms that integrating technology with literacy and numeracy strengthening constitutes an economically relevant strategy for digital human resource development and the enhancement of national economic competitiveness. Keywords: Technology Implementation, Literacy, Numeracy, Digital Human Capital, Human Resource Productivity Abstrak: Implementasi teknologi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama produktivitas ekonomi jangka panjang. Dalam perspektif ekonomi sumber daya manusia, pendidikan dasar merupakan fase awal pembentukan human capital yang menentukan kapasitas produktif individu di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi teknologi dalam penguatan literasi dan numerasi sebagai strategi human capital formation sejak jenjang pendidikan dasar guna mendorong productivity gain jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus di SDN 3 Pasaman yang berfokus pada siswa kelas IV dan V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran berbasis teknologi, dokumentasi program sekolah, serta analisis capaian literasi dan numerasi siswa sebagai indikator awal kualitas sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi pembelajaran secara terstruktur meningkatkan efektivitas penguatan literasi dan numerasi sebagai kompetensi dasar pembentuk sumber daya manusia digital. Peningkatan kompetensi tersebut berpotensi menghasilkan productivity gain melalui peningkatan kapasitas kognitif, adaptabilitas, dan kesiapan tenaga kerja di masa depan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi dengan penguatan literasi dan numerasi merupakan strategi ekonomi yang relevan dalam pembangunan sumber daya manusia digital dan peningkatan daya saing ekonomi nasional. Kata Kunci : Implementasi Teknologi, Literasi, Numerasi, Sumber Daya Manusia Digital, Produktivitas Sumber Daya Manusia
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI ANTREAN BERBASIS WEB DENGAN PREDIKSI JUMLAH PASIEN MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO Lubis, Romia; S, Alfina Tiurmida; Tafsir, Muhammad
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4982

Abstract

Abstract: Effective healthcare services require information systems that can enhance orderliness and efficiency in service delivery. At UPTD Puskesmas Batunadua, a web-based queuing system has been developed, equipped with a patient volume prediction feature using the Monte Carlo method. This study aims to further develop the system to assist in resource planning, reduce waiting times, and improve service quality. The Monte Carlo method is applied to perform predictive simulations based on historical patient data, enabling the clinic to anticipate surges in visits. The system is built using PHP programming language and MySQL database, featuring automatic calling, QR Code attendance confirmation, and notifications for late patients. The implementation results show that the system can manage queues more systematically, allow patients to take queue numbers online, and provide patient volume predictions consistent with manual calculations. Although predictions are not entirely accurate, the feature significantly supports decision-making in clinic management. The study concludes that integrating the Monte Carlo method into a web-based queuing system can be an effective solution for optimizing healthcare services at the primary care level.Keyword: healthcare services; monte carlo method; patient prediction; web-based queuing system.Abstrak: Pelayanan kesehatan yang efektif memerlukan dukungan sistem informasi yang mampu meningkatkan keteraturan dan efisiensi proses layanan. Di UPTD Puskesmas Batunadua, telah dikembangkan sistem antrean berbasis web yang dilengkapi fitur prediksi jumlah pasien menggunakan metode Monte Carlo. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem tersebut untuk membantu perencanaan sumber daya, mengurangi waktu tunggu, serta meningkatkan kualitas pelayanan. Metode Monte Carlo digunakan untuk melakukan simulasi prediktif berdasarkan data historis jumlah pasien, sehingga pihak puskesmas dapat mengantisipasi lonjakan kunjungan. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, dengan fitur pemanggilan otomatis, QR Code untuk konfirmasi kehadiran, serta notifikasi bagi pasien yang terlambat. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu mengelola antrean secara lebih teratur, memungkinkan pasien mengambil nomor antrean secara daring, serta memberikan prediksi jumlah pasien yang selaras dengan perhitungan manual. Meskipun hasil prediksi tidak sepenuhnya akurat, fitur ini memberikan manfaat signifikan dalam mendukung pengambilan keputusan manajemen puskesmas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi metode Monte Carlo ke dalam sistem antrean berbasis web dapat menjadi solusi efektif dalam optimalisasi pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.Kata kunci: pelayanan kesehatan; prediksi pasien; puskesmas; metode monte carlo; sistem antrean
PENGARUH LITERASI DIGITAL PELAKU USAHA DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP DAYA SAING EKONOMI KREATIF DAERAH SUMATERA UTARA Suriono, Hadi; Dewantoro, Riy; Optari, Leni Kurnia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5779

Abstract

Abstract : The creative economy has become a strategic sector in regional economic development in Indonesia, particularly in North Sumatra, which possesses abundant cultural wealth and creative potential. This study aims to analyze the influence of digital literacy of business actors and service quality on the competitiveness of the regional creative economy in North Sumatra. The research employs a quantitative approach using multiple regression analysis on 250 creative economy business actors in North Sumatra across 16 subsectors. Data were collected through surveys using structured questionnaires and analyzed using SPSS version 26. The results show that digital literacy of business actors has a positive and significant effect on creative economy competitiveness (β = 0.456, p < 0.01), contributing 45.6% to competitiveness improvement. Service quality also has a positive and significant effect on creative economy competitiveness (β = 0.389, p < 0.01), contributing 38.9%. Simultaneously, digital literacy and service quality influence 72.3% of creative economy competitiveness in North Sumatra (R² = 0.723). These findings confirm that improving digital literacy through training programs and digital transformation, along with enhancing service quality of business actors, are key factors in increasing regional creative economy competitiveness. The practical implications of this research highlight the need for integrated policies among local government, educational institutions, and business actors in developing a competitive creative economy ecosystem through strengthening digital capacity and quality service standards. Keywords: Digital Literacy, Service Quality, Competitiveness, Creative Economy, North Sumatra, MSMEs Abstrak : Ekonomi kreatif telah menjadi sektor strategis dalam pembangunan ekonomi daerah di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara yang memiliki kekayaan budaya dan potensi kreatif yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital pelaku usaha dan kualitas layanan terhadap daya saing ekonomi kreatif daerah Sumatera Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda terhadap 250 pelaku usaha ekonomi kreatif di Sumatera Utara yang tersebar di 16 subsektor. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital pelaku usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing ekonomi kreatif (β = 0,456, p < 0,01), dengan kontribusi sebesar 45,6% terhadap peningkatan daya saing. Kualitas layanan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing ekonomi kreatif (β = 0,389, p < 0,01), dengan kontribusi sebesar 38,9%. Secara simultan, literasi digital dan kualitas layanan berpengaruh sebesar 72,3% terhadap daya saing ekonomi kreatif di Sumatera Utara (R² = 0,723). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa peningkatan literasi digital melalui program pelatihan dan transformasi digital, serta peningkatan kualitas layanan pelaku usaha merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya saing ekonomi kreatif daerah. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya kebijakan terintegrasi antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan pelaku usaha dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang berdaya saing melalui penguatan kapasitas digital dan standar layanan yang berkualitas. Kata Kunci: Literasi Digital, Kualitas Layanan, Daya Saing, Ekonomi Kreatif, Sumatera Utara, UMKM
PENGEMBANGAN PEDOMAN KULIAH KERJA LAPANGAN (KKL) BERBASIS KONTEKSTUAL DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH Juniardi, Karel; Marjito, Emusti Rivasintha
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5072

Abstract

Abstract: This research aims to develop contextual-based Field Work Lecture (KKL) guidelines for students in the History Education Study Program at Universitas PGRI Pontianak. The main problem encountered in previous KKL implementations was the lack of guidelines tailored to local contextual needs, particularly in the application of learning based on the local environment and socio-cultural context. This research employed a Research and Development (R&D) method with a modified Borg & Gall development model consisting of six stages: needs analysis, planning, initial product development, limited trials, product revision, and field trials. The results indicate that these contextual-based KKL guidelines effectively improve students' ability to identify local potential, design KKL activities appropriate to the local socio-cultural context, and strengthen their reflective and collaborative skills. Expert validation indicated a "very feasible" rating with an average score of 91%, while field test results demonstrated a significant increase in students' understanding of contextual learning concepts. Therefore, these guidelines are suitable for use as the official reference for KKL implementation within the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas PGRI Pontianak. Keywords: KKL, contextual learning, guidelines, R&D, history education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pedoman Kuliah Kerja Lapangan (KKL) berbasis kontekstual bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Pontianak. Permasalahan utama yang dihadapi dalam pelaksanaan KKL sebelumnya adalah belum adanya pedoman yang menyesuaikan dengan kebutuhan kontekstual daerah, terutama dalam penerapan pembelajaran berbasis lingkungan dan sosial budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi enam tahap, yaitu: analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk, dan uji coba lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedoman KKL berbasis kontekstual ini efektif meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi potensi lokal, merancang kegiatan KKL sesuai konteks sosial-budaya daerah, serta memperkuat keterampilan reflektif dan kolaboratif mahasiswa. Validasi ahli menunjukkan kategori “sangat layak” dengan skor rata-rata 91%, sedangkan hasil uji lapangan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa terhadap konsep pembelajaran kontekstual. Dengan demikian, pedoman ini layak diterapkan sebagai acuan resmi pelaksanaan KKL di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Pontianak. Kata kunci: KKL, pembelajaran kontekstual, pedoman, R&D, pendidikan sejarah
PENGARUH INTEGRASI GREEN HUMAN RESOURCE MANAGEMENT (GREEN HRM) DAN DIGITAL HR TERHADAP KEBERLANJUTAN ORGANISASI MELALUI EMPLOYEE GREEN BEHAVIOR: STUDI KUALITATIF PADA PERUSAHAAN SWASTA DI PROVINSI RIAU Alucok, Imran; Munthe, Richa Afriana; Siswanto, Didik
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5818

Abstract

Abstract: Amidst growing global pressure for corporate sustainability, the integration of Green Human Resource Management (Green HRM) and Digital HR has emerged as a strategic imperative. While Green HRM aims to align human resource practices with environmental goals, Digital HR offers a technological pathway to strengthen these initiatives. However, the success of such synergy relies heavily on the establishment of Employee Green Behavior (EGB), and a significant research gap remains in understanding this dynamic, particularly through a qualitative lens in the context of a resource-dependent emerging economy such as Riau Province, Indonesia. Therefore, this study aims to qualitatively explore the process by which the integration of Green HRM and Digital HR shapes EGB, ultimately influencing organizational sustainability within private sector firms in Riau. Adopting a constructivist paradigm, the study employed a qualitative multiple case study design. Data were collected from sustainability-oriented private firms in Riau through purposive sampling of participants from various organizational levels. Triangulation of data collection methods, including in-depth interviews, participant observation, and document analysis, was used to ensure the richness and credibility of the findings. The results indicate that the integration of Green HRM and Digital HR creates a dynamic synergy that serves as an accelerator of operational efficiency and environmental awareness. Digital HR acts as a crucial catalyst, strengthening Green HRM practices by enhancing employees' ability, motivation, and opportunity (AMO) to engage in green behaviors. Furthermore, EGB emerges as an essential bridge that translates policies into concrete actions, evolving from mandated in-role behaviors to voluntary extra-role behaviors, with its implementation heavily influenced by the local socio-cultural context of Riau. The implications of this study are twofold. Theoretically, this study contributes an integrated conceptual model that extends the Resource-Based View (RBV) and AMO theories in an under-researched developing country context. Practically, this study offers a strategic roadmap for leaders to design holistic HR strategies, leveraging digital tools as catalysts for green culture while navigating local socio-cultural dynamics and addressing the digital skills gap to achieve true organizational sustainability. Keywords: Green HRM, Digital HR, Employee Green Behavior, Organizational Sustainability, Sustainable HR Abstrak: Di tengah meningkatnya tekanan global untuk keberlanjutan korporat, integrasi antara Green Human Resource Management (Green HRM) dan Digital HR telah muncul sebagai sebuah keharusan strategis. Sementara Green HRM bertujuan untuk menyelaraskan praktik sumber daya manusia dengan tujuan lingkungan, Digital HR menawarkan jalur teknologi untuk memperkuat inisiatif ini. Namun, keberhasilan sinergi tersebut sangat bergantung pada pembentukan Employee Green Behavior (EGB), namun masih terdapat kesenjangan penelitian yang signifikan dalam memahami dinamika ini, terutama melalui lensa kualitatif dalam konteks ekonomi berkembang yang bergantung pada sumber daya alam seperti Provinsi Riau, Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara kualitatif proses di mana integrasi Green HRM dan Digital HR membentuk EGB, yang pada akhirnya memengaruhi keberlanjutan organisasi di dalam perusahaan sektor swasta di Riau. Mengadopsi paradigma konstruktivis, penelitian ini menggunakan desain studi kasus jamak kualitatif. Data dikumpulkan dari perusahaan swasta berorientasi keberlanjutan di Riau melalui purposive sampling partisipan dari berbagai tingkatan organisasi. Triangulasi metode pengumpulan data, termasuk wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, digunakan untuk memastikan kekayaan dan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Green HRM dan Digital HR menciptakan sinergi dinamis yang berfungsi sebagai akselerator efisiensi operasional dan kesadaran lingkungan. Digital HR bertindak sebagai katalisator penting, memperkuat praktik Green HRM dengan meningkatkan kemampuan, motivasi, dan kesempatan (Ability-Motivation-Opportunity - AMO) karyawan untuk terlibat dalam perilaku hijau. Lebih lanjut, EGB muncul sebagai jembatan esensial yang menerjemahkan kebijakan menjadi tindakan nyata, berkembang dari perilaku in-role yang diwajibkan menjadi perilaku extra-role yang sukarela, dengan implementasinya sangat dipengaruhi oleh konteks sosio-kultural lokal Riau. Implikasi dari penelitian ini ada dua. Secara teoretis, penelitian ini menyumbangkan model konseptual terintegrasi yang memperluas teori Resource-Based View (RBV) dan AMO dalam konteks negara berkembang yang kurang diteliti. Secara praktis, penelitian ini menawarkan peta jalan strategis bagi para pemimpin untuk merancang strategi SDM holistik, memanfaatkan alat digital sebagai katalisator budaya hijau sambil menavigasi dinamika sosio-kultural lokal dan mengatasi kesenjangan keterampilan digital untuk mencapai keberlanjutan organisasi yang sejati Kata Kunci: Green HRM, Digital HR, Employee Green Behavior, Organizational Sustainability, Sustainable HR
DAMPAK MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMASARAN TERHADAP PENJUALAN UMKM DI KABUPATEN ASAHAN Dailami, Dailami; Rahmayanti, Sri; Optari, Leni Kurnia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5236

Abstract

Abstract: The growth of social media usage in Indonesia has reached more than 170 million active users in 2023, making it a relevant platform for the MSME sector, particularly in the culinary field. This study aims to analyze the impact of social media usage as a marketing tool on MSME sales in Asahan Regency. The research method uses a quantitative approach with survey techniques through questionnaires distributed to more than 50 MSME respondents. Data were analyzed using simple linear regression with a Likert scale of 1-5. The results show that 82% of respondents use social media for marketing, with Facebook (45%) and WhatsApp (35%) as the most popular platforms. Regression analysis shows a coefficient of determination R² = 0.65, meaning that 65% of sales variation can be explained by social media usage. As many as 65% of respondents stated that marketing activities through social media increased sales with an average score of 4.4. This study concludes that the use of social media has a positive and significant effect on increasing MSME sales in Asahan Regency. It is recommended for MSME actors to improve their ability to create creative content and for local governments to provide MSME digitalization training support. Keywords: Social media, digital marketing, MSMEs, sales, Asahan Regency. Abstrak: Pertumbuhan penggunaan media sosial di Indonesia telah mencapai lebih dari 170 juta pengguna aktif pada tahun 2023, menjadikannya platform relevan bagi sektor UMKM, khususnya di bidang kuliner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran terhadap penjualan UMKM di Kabupaten Asahan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada lebih dari 50 responden UMKM. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan skala Likert 1-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% responden menggunakan media sosial untuk pemasaran, dengan Facebook (45%) dan WhatsApp (35%) sebagai platform terpopuler. Analisis regresi menunjukkan koefisien determinasi R² = 0,65, yang berarti 65% variasi penjualan dapat dijelaskan oleh penggunaan media sosial. Sebanyak 65% responden menyatakan bahwa aktivitas pemasaran melalui media sosial meningkatkan penjualan dengan skor rata-rata 4,4. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan UMKM di Kabupaten Asahan. Disarankan bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan dalam membuat konten kreatif dan bagi pemerintah daerah untuk memberikan dukungan pelatihan digitalisasi UMKM. Kata kunci: Media sosial, pemasaran digital, UMKM, penjualan, Kabupaten Asahan. 
INCREASING LITERACY COMPETENCE WITH A READING CORNER Aryni, Yen; Supiatman, Lis; Siahaan, Micael Olivan; Sari, Devi Manda; Nasution, Ravli Akbar
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5847

Abstract

Abstract: Research indicates that establishing a Reading Corner in kindergarten significantly improves children's early literacy skills, including letter recognition, vocabulary growth, narrative understanding, and reading motivation. The study utilized a mixed-methods approach, combining quantitative pre-test and post-test analysis with qualitative classroom observations and teacher interviews. Quantitative results demonstrated that the experimental group using the Reading Corner showed statistically significant improvements in literacy compared to a control group (p < 0.05). The qualitative findings revealed increased student engagement, motivation to read, and enhanced oral language development. Themes of this study suggest that a literacy-rich environment fosters better reading habits and skills, aligning with contemporary pedagogical approaches emphasizing the importance of accessible reading resources for young learners. Thus, the Reading Corner is identified as a crucial tool in promoting foundational literacy among kindergarten students. Keywords: Literacy, Children, Reading Corner Abstrak: Penelitian menunjukkan bahwa pembentukan Pojok Baca di taman kanak-kanak secara signifikan meningkatkan keterampilan literasi awal anak-anak, termasuk pengenalan huruf, pertumbuhan kosakata, pemahaman naratif, dan motivasi membaca. Studi ini menggunakan pendekatan metode campuran, menggabungkan analisis kuantitatif pra-tes dan pasca-tes dengan observasi kelas kualitatif dan wawancara guru. Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan Pojok Baca menunjukkan peningkatan literasi yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Temuan kualitatif mengungkapkan peningkatan keterlibatan siswa, motivasi untuk membaca, dan peningkatan perkembangan bahasa lisan. Tema studi ini menunjukkan bahwa lingkungan yang kaya literasi mendorong kebiasaan dan keterampilan membaca yang lebih baik, sejalan dengan pendekatan pedagogis kontemporer yang menekankan pentingnya sumber bacaan yang mudah diakses untuk anak-anak usia dini. Dengan demikian, Pojok Baca diidentifikasi sebagai alat penting dalam mempromosikan literasi dasar di kalangan siswa taman kanak-kanak. Kata Kunci: Literasi, Anak-anak, Pojok Baca
PENINGKATAN KINERJA, DAN KEBERLANJUTAN UMKM MELALUI INOVASI DIGITAL EKONOMI DAN KEUANGAN HIJAU BERBASIS ESG Afrida, Fenny; Nasution, Lisa Elianti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4860

Abstract

Abstract: Digital economic innovations such as the internet, smartphones, and other technological applications can facilitate the collection, storage, and analysis of various information in the economic world, especially for every Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME) actor in transforming their entrepreneurial processes. Many MSME actors find it difficult to maintain their businesses. This is because they are unable to compete with MSME actors carried out by the younger generation. The purpose of this study is to examine the impact of digital innovations in the economy and ESG-based green finance in improving the performance and sustainability of MSMEs in Medan Tembung. The research methodology used is a purposive sampling technique. This type of research is causal research. The data analysis model used is SEM-PLS. Data sources are primary and secondary data. Overall, the results of this study show that Digital Innovation, Green Finance, and ESG Implementation are important factors that influence the performance and sustainability of MSMEs. ESG is proven to be an intervening variable that strengthens the relationship between the independent and dependent variables, while MSME performance is proven to be a bridge to MSME sustainability. Thus, the results of this study confirm that the sustainability of MSMEs depends not only on financial aspects, but also on their ability to digitally transform, access green financing, and integrate ESG practices into every line of their business.Keyword: Performance Improvement; MSMEs; Digital Economy Innovation; Green Finance; ESGAbstrak: Inovasi digital ekonomi seperti internet, smartphone, dan aplikasi teknologi lainnya dapat mempermudah dalam mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis berbagai informasi dalam dunia ekonomi khususnya bagi setiap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengubah proses kewirausahaannya. Banyak pelaku UMKM yang merasa kesulitan untuk bisa mempertahankan usaha mereka. Hal ini disebabkan karena mereka kalah bersaing dengan pelaku UMKM yang dilakukan oleh genarasi muda. Tujuan penelitian ini untuk melihat dampak dari inovasi digital ekonomi dan keuangan hijau berbasis ESG dalam meningkatkan kinerja dan keberlanjutan UMKM di Medan Tembung. Metodologi penelitian yang digunakan dengan teknik purposive sampling. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kausalitas. Model analisis data yang digunakan yaitu SEM-PLS. Sumber data berupa data primer dan sekunder. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Inovasi Digital, Keuangan Hijau, dan Penerapan ESG adalah faktor penting yang memengaruhi kinerja dan keberlanjutan UMKM. ESG terbukti menjadi variabel intervening yang memperkuat hubungan antar variabel independen dan dependen, sementara kinerja UMKM terbukti menjadi jembatan menuju keberlanjutan UMKM. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan UMKM bukan hanya bergantung pada aspek finansial, tetapi juga pada kemampuan UMKM untuk bertransformasi secara digital, mengakses pembiayaan hijau, dan mengintegrasikan praktik ESG dalam setiap lini usahanya.Kata kunci: Penigkatan Kinerja; UMKM; Inovasi Digital Ekonomi; Keuangan Hijau; ESG