cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jmm@malahayati.com
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Medika Malahayati
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23556757     EISSN : 25493582     DOI : https://doi.org/10.33024/jmm.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; Kesehatan Masyarakat. JMM mempunyai akses terbuka, diterbitkan 4 kali per tahun untuk mempromosikan original research, case report dan review analisis di bidang yang berhubungan dengan kesehatan. Jurnal ini diakui secara nasional dan terindeks Google scholar. JMM merupakan platform Publikasi Ilmiah Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati dengan nomor terdaftar eISSN 2549 - 3582 (Online). Diterbitkan Oleh: Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati email: jmm@malahayati.ac.id
Articles 476 Documents
Thoracic Spinal Anaesthesia for Modified Radical Mastectomy in a Patient with Pulmonary Atelectasis & Pleural Effusion: Case Report Irawan, Dino; Herman, Awanda
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.15986

Abstract

The incidence of breast cancer is the highest malignancy in Indonesia, and this case increases with age, affecting more than 65% of patients over 65 years old.  In geriatric patients, the possibility of coexisting major medical problems is high, which makes anesthetic management challenging, Regional anesthesia is a preferable option for breast cancer surgery for geriatrics with coexisting major medical problems than general anesthesia.Spinal anesthesia has more advantages compared with general anesthesia. These include smaller respiratory and cardiac complications, better intraoperative and postoperative pain control, early recovery of gastrointestinal function, lower postoperative nausea and vomiting, early ambulation and discharge from hospital, a reduced need for blood transfusions, and reduced costs. A significant advantage of spinal anesthesia in this case is the avoidance of airway instrumentation and its possible complications. Studies have demonstrated that up to 15 to 20% of the lung at its base collapses during uneventful anesthesia before any surgical intervention. Pulmonary atelectasis and pleural effusion increase the risk of ventilator dependence after anesthesia.
Hubungan Personal Hygiene Terhadap Kejadian Diare Akut di Puskesmas Batang Beruh Sidikalang Manik, Raymond Davin Samuel; Silalahi, Maruatas; Nainggolan, Helena
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16536

Abstract

Diare hingga kini masih menjadi salah satu penyebab kasus sakit bahkan kematian yang terjadi di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan personal hygiene terhadap kejadian diare akut di Puskesmas Batang Beruh Sidikalang. Metode penelitian cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 114 responden di Puskesmas Batang Beruh Sidikalang. Analisis data dengan menggunakan uji chi square dengan uji alternatif fisher’s exact. Hasil ditemukan hubungan signifikan antara personal hygiene (p=0.034), kebiasaan mencuci tangan (p=0.004), dan sumber air bersih (p=0.01) terhadap kejadian diare akut. Dapat disimpulkan ada hubungan antara personal hygiene, kebiasaan mencuci tangan, dan sumber air bersih terhadap kejadian diare akut.
Alpha Klotho: Peran Biomolekuler dan Potensinya Sebagai Biomarker Luaran Klinis Dalam Pneumonia Geriatri Wahyudi, Dicky; Mukhtar, Diniwati; Aditama, Tjandra Yoga; Marsiati, Himmi
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.18882

Abstract

Pada populasi geriatri, pneumonia menjadi lebih berisiko karena dikaitkan dengan perubahan fisiologis yang mengakibatkan penurunan fungsi paru, berkurangnya regenerasi, remodeling saluran napas, melemahnya respons imun bawaan dan adaptif, peningkatan kerentanan hingga adanya kemungkinan komorbid yang mempersulit pemulihan. Salah satu protein sitoprotektif yang esensial dalam mencegah kerusakan paru adalah α-klotho. α-Klotho utamanya diproduksi pada ginjal merupakan salah satu hormon endokrin yang sangat penting untuk pemeliharaan dan perlindungan jaringan. α-Klotho berperan dalam mencegah penuaan, memperlambat tingkat degenerasi multi-organ prematur, menurunkan stres oksidatif, dan menekan kerusakan jaringan yang diperantarai oleh inflamasi. Efek tersebut diperoleh melaui inhibisi pada jalur transforming growth factor β (TGF-β), insulin-like growth factor 1 (IGF-1), Wnt dan NF-κB. Ekspresi α-klotho menurun seiring bertambahnya usia. Penurunan ekspresi α-klotho pada paru dikaitkan dengan peningkatan stres oksidatif, inflamasi, dan apoptosis serta penurunan fungsi pembersihan mukosiliar dan peningkatan laju pelebaran alveolus. Hingga saat ini belum ada penelitian khusus yang meneliti ekspresi ɑ-klotho pada pneumonia geriatri. Namun, penelitian terbaru mengungkap potensi protein ini sebagai biomarker. Ditemukan bahwa kadar ɑ-klotho memiliki hubungan negatif yang signifikan terhadap berbagai biomarker inflamasi akut yang merupakan komponen penting dalam patogenesis pneumonia. Potensi α-klotho sebagai modulator respon inflamasi menunjukkan kemungkinan untuk digunakan sebagai biomarker yang mewakili kondisi pneumonia pada populasi lanjut usia dalam memprediksi luaran klinis.
Hubungan Status Gizi Berlebih Dengan Fungsi Kognitif Pada Karyawan Di Universitas Malahayati Bandar Lampung Haerulloh, Diar Muhamad; Alfarisi, Ringgo; Anggraeni, Selvia; Lestari, Sri Maria Puji
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.14997

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2017, jumlah individu yang mengalami gangguan kognitf berupa demensia mencapai 47 juta orang secara global.  Kemunduran fungsi kognitif, seperti keluhan sering lupa, sering dialami oleh lansia. Salah satu faktor resiko yang dapat menyebabkan gangguan kognitif adalah status gizi. Pada tahun 2016, lebih dari 1,9 miliar orang dewasa yang berusia 18 tahun ke atas mengalami kelebihan berat badan, dengan lebih dari 650 juta orang di antaranya mengalami obesitas. Kasus obesitas dengan persentase tertinggi ditemukan pada kategori pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (PNS), menurut laporan Riskesdas 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi berlebih dengan fungsi kognitif pada karyawan di Universitas Malahayati Bandar Lampung. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 139 orang. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden yang sudah dipilih melalui metode purposive sampling. Pengambilan data dilakukan secara langsung melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, dan pengisian kuesioner fungsi kognitif. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa sebagian besar responden berjenis laki-laki (61.0%), kelompok usia dewasa muda (20-44 tahun) (79.0%), berependidikan SMA (54.0%), dan bekerja sebagai karyawan administrasi (45.0%). Didapatkan sebagian besar status gizi responden ada pada kelompok status gizi normal (54.0%). Didapatkan sebagian besar fungsi kognitif responden ada pada kelompok normal (56.0%). Ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan fungsi kognitif (p–value = 0.000: OR = 8.00).
Hubungan Antara Akses Pelayanan Kesehatan Dan Kepatuhan Pengobatan Tb Dengan Stunting Di Bandar Lampung Hermawan, Ergo Esa Muharram; Sjahriani, Tessa; Rafie, Rakhmi; Hermawan, Dessy
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16171

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang bisa berdampak signifikan kepada pertumbuhan dan perkembangan balita, serta memiliki konsekuensi jangka panjang terhadap kualitas hidup dan produktivitas manusia. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap stunting adalah penyakit kronis seperti Tuberkulosis (TB) dan akses terhadap layanan kesehatan. Akses yang memadai ke layanan kesehatan memungkinkan deteksi dini dan penanganan cepat masalah gizi dan penyakit infeksi, termasuk TB, yang dapat mempengaruhi status gizi anak. Selain itu, kepatuhan terhadap pengobatan TB sangat penting untuk mencegah komplikasi dan penyebaran penyakit yang dapat memperburuk kondisi kesehatan anak dan menyebabkan stunting. Membuktikan hubungan antara akses pelayanan Kesehatan dan kepatuhan pengobatan TB dengan stunting di Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 107 pasien diambil sebagai sampel menggunakan metode total sampling. Pengambilan data dengan rekam medis. Data yang terkumpul diolah menggunalan uji Rank Spearman’s guna mencari hubungan antara kedua variabel. Akses pelayanan Kesehatan yang dikategotikan dekat dengan persentase 83.3%. Kepatuhan pengobatan TB terbanyak dengan kategori patuh dengan persentase 77.6%. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara akses pelayanan Kesehatan dengan stunting dengan nilai p 0.211 (p≥0,05) dengan angka koefisien  -0.122. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan pengobatan TB dengan stunting dengan nilai p 0.30.6 (p≥0,05) dengan angka koefisien -0.100. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara akses layanan kesehatan dan kepatuhan dalam pengobatan TB dengan kejadian stunting di Bandar Lampung.
Efektifitas Slow Deep Breathing Massage Terhadap Tingkat Fatigue Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di RSUD Menggala Wardani, Kadek; Lestari, Yuli; Djamil, Achmad
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.17040

Abstract

Salah satu penyebab utama penyakit ginjal kronis adalah ketidakmampuan ginjal untuk berfungsi secara normal. Salah satu masalah yang umum terjadi pada pasien GGK adalah kelelahan. Berdasarkan data dari RSUD Menggala terhadap 36 pasien gagal ginjal kronik, setelah dilakukan wawancara, 28 pasien mengalami keletihan, lesu, dan kelelahan, dan 8 pasien tidak mengalami kelelahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas masase kaki dan nafas dalam terhadap tingkat kelelahan pada pasien gagal ginjal kronik. Di RSUD Menggala Tahun 2023. Desain penelitian kuantitatif menggunakan desain quasi eksperimental dengan rancangan pre test-post test dan rancangan non equivalent control group design. Metode Pengambilan Sampel menggunakan Purposive Sampling. Jumlah populasi pada penelitian sebanyak 36 responden Gagal Ginjal Kronik. Berdasarkan hasil analisis data, rata-rata skor lemak untuk kelompok Slow Deep Breathing adalah 9.444, sedangkan rata-rata skor lemak untuk responden yang menerima foot massage adalah 13.778, yang menunjukkan bahwa foot massage memiliki skor efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan slow deep breathing. Berdasarkan analisis statistik, nilai p-value < 0,05 atau 0,0001 dan 0,0001 secara berurutan menunjukkan adanya efektivitas Slow Deep Breathing dan foot massage terhadap tingkat kelelahan pada petugas rumah sakit umum usia lanjut di RSUD Menggala hingga tahun 2023. Diharapkan temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan intervensi non-farmakologis untuk membantu pasien GGK dalam mengelola gejalanya.
Gambaran Literasi Kesehatan Mental Mahasiswa Kesehatan Mayarakat Semester II Universitas Pekalongan Irawan, Teguh; Indriyani, Yulis; Prasyanti, Agustina Ayu; Azmi, Zubaidah Tsania Ulul; Pusparita, Sonia; Pramesti, Syecha Ardia; Faiqi, Muhammad Nasyith
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.15970

Abstract

Kesehatan mental menurut WHO adalah kondisi seseorang seseorang dalam keadaan sejahtera, menyadari potensi dirinya, mampu mengelola stress dengan baik dan dapat bekerja dengan produktif dan berkontribusi untuk lingkungannya. Menurut Lawrence (Rianti & Hidaya,2020), jenis gangguan kesehatan jiwa pada remaja antara lain depresi, kecemasan, hiperaktif, hiperaktif, serta gangguan emosi dan perilaku internal. Terhitung setiaptahun, sekitar 46.000 anak muda meninggal karena bunuh diri karena gangguan mental serta gangguan emosi dan perilaku internal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengalisis secara deskriptif tingkat literasi kesehatan mental mahasiwa Kesehatan Masyarakat semester II Universitas Pekalongan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menghasilkan bahwa terdapat  45 mahasiswa (66.2%) dengan rentang skor 10-15. Hal ini menunjukkan bahwa literasi mahasiswa kesehatan masyarakat universitas pekalongan termasuk dalam kategori sedang. Dengan ini perlu dilakukan Upaya peningkatan literasi dengan pendekatan konseling sebaya, promosi Kesehatan Mental melalui UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) dan HIMA (Himpunan Mahasiswa).
Pengaruh Pemberian Stroberi Beku Terhadap Skala Haus Pasien Congestive Heart Failure Malisa, Novi; Kusmawati, Dessi
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16424

Abstract

Rasa haus merupakan gejala umum pada pasien Congestive Heart Failure (CHF) yang mendapatkan terapi diuretic dan pembatasan cairan. Ketidakpatuhan pasien dalam pembatasan cairan akibat rasa haus dapat menyebabkan hipervolemia, salah satu penyebab rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian stroberi beku terhadap skala haus pada pasien CHF. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pre-test and post-test control group design. Jumlah total responden sebanyak 36 orang yang terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi 18 orang dan kelompok kontrol 18 orang, diambil menggunakan tehnik stratified random sampling berdasarkan klasifikasi NYHA pada responden. Responden pada kelompok intervensi diberikan stroberi beku (@20 gram) sedangkan untuk kelompok kontrol diberikan es batu (@5 ml) sebanyak lima kali sehari selama tiga hari. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji-t independent dan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor intensitas haus pada kelompok intervensi dan kontrol masing-masing adalah 4,44 dan 2,35. Uji t independen perbedaan rata-rata intensitas haus sebelum dan sesudah tes antara kelompok intervensi dan kontrol adalah p=0,000. Berdasarkan analisis uji t berpasangan, skor intensitas haus antara pre-test dan post-test adalah p<0,001, dari intensitas haus sedang hingga rendah. Skor intensitas haus antara sebelum dan sesudah prosedur pada kelompok intervensi dan kontrol berbeda secara signifikan. Analisis data diperoleh p-value sebesar 0,000. Rata-rata delta intensitas haus pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Terdapat perbedaan rasa haus antara kelompok intervensi dan control (p-value =0.006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi stroberi beku secara signifikan mengurangi rasa haus pada pasien CHF.
Sebaran Kebiasaan Merokok Pada Pasien Stroke Iskemik Di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Istiana, Nita Shafia; Putri, Pratiwi Hendro; Kurniati, Mala; Amroisa, Raden Ayu Neilan
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.18644

Abstract

Merokok meningkatkan risiko terkena stroke dua sampai empat kali lipat baik pada pria maupun wanita. Merokok berhubungan dengan stroke melalui proses ateroskelrosis yang disebabkan oleh efek dari zat-zat kimia berbahaya yang terkandung di dalam rokok, terutama nikotin, tar dan karbonmonoksida. Merokok menyebabkan peningkatan koagulatibilitas, viskositas darah, mendorong agregasi platelet, meningkatkan tekanan darah, serta meningkatkan kolesterol LDL. Tujuan penelitian untuk mengetahui sebaran kebiasaan merokok pada pasien stroke islemik di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan Cross sectional.  Sampel yang digunakan merupakan total sampel yaitu berjumlah 30 dengan teknik consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuisioner. Dilakukan uji statistik uji persentase. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa frekuensi pasien pada usia 60-69 tahun yang berjumlah 14 sampel (46,7%) diikuti 50-59 tahun yaitu 8 sampel (26,7%), dan yang paling sedikit adalah pasien berusia 30-39 tahun dan 40-49 tahun yaitu sebanyak 1 responden (3,3%). Pasien yang merokok > 10 tahun yaitu berjumlah 23 sampel (76,7%), jenis rokok yang dikonsumsi adalah rokok kretek berjumlah 21 sampel (70,0%) dan merokok > 20 batang per hari berjumlah 14 sampel (46,6%).
Hubungan Efektivitas Penggunaan Gymball Pada Ibu Primigravida Terhadap Lama Kala I Fase Aktif Dibandingkan Dengan Teknik Konvensional Di Rumah Sakit Pertamina Kota Tarakan Setiawati, Ayu Hari Siti; Padlilah, Rahmi; Ratnanengsih, Ratnanengsih
Jurnal Medika Malahayati Vol 8, No 4 (2024): Volume 8 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v8i4.16149

Abstract

Penyebab terbanyak kematian Ibu di Indonesia pada tahun 2019 adalah perdarahan, hipertensi, dalam kehamilan. infeksi, gangguan metabolik, dan lain lain. Salah satu faktor yang mempengaruhi perdarahan adalah partus lama. Penyebab persalinan menjadi lama yaitu kelainan presentasi, kontraksi yang tidak adekuat, kelainan jalan lahir, kehamilan kembar, dan anemia. Partus lama dapat dicegah dengan melakukan asuhan komplementer, teknik relaksasi yang menguragi partus lama, yoga, senam hamil dan teknik pengunaan Gymball. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Efektivitas pengunaan Gymball pada ibu primigravida terhadap lama kala I fase aktif dibandingkan dengan teknik konvensional di Rumah Sakit Pertamina Kota Tarakan. Latihan dengan bola kelahiran Gymball diyakini mampu memperkuat otot dasar panggul, meningkatkan diameter panggul, membantu turunnya janin ke panggul sehingga mampu mempercepat proses persalinan dan perlunya dilakukan penelitian lanjutan untuk hasil yang lebih optimal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Eksperimen Semu (quasi eksperimental design). Penelitian ini menggunakan Hasil analisis menggunakan Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p-value = 0. 006 < 0,05 yang berarti ada pengaruh Pengunaan Teknik Gymball Terhadap Lama Kala I Fase Aktif Pada Ibu Primigravida Dibandingkan Dengan Teknik Konvensional Di Rumah Sakit Pertamina Kota Tarakan.