cover
Contact Name
Wawan Eko Yulianto
Contact Email
wawan.eko@machung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.klausa@machung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra)
Published by Universitas Ma Chung
ISSN : 23014822     EISSN : 26203804     DOI : -
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) is a journal of linguistics, literature, and language teaching that was published for the first time in 2012 (in print) by the Faculty of Language and Arts, Universitas Ma Chung. The journal publishes research and review articles in the fields of linguistics, literature, and language teaching twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 113 Documents
A EUPHEMISM ANALYSIS IN THE 2024 INDONESIAN PRESIDENTIAL ELECTION DEBATE Siahaan, Rachel Pratiwi; Bacas, Chintami Angelica; Daulay, Olga Adelia; Sembiring, Teresia Anjelina; Rangkuti, Rahmadsyah
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 2 (2024): KLAUSA Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v8i2.1113

Abstract

This study analyzes the use of euphemisms in the debate of the 2024 Indonesian presidential candidates. Candidates used euphemisms to discuss sensitive issues such as corruption, human rights, and social inequality without causing conflict or harming certain parties. Using a qualitative approach, data were taken from the transcript of the debate broadcast on the official YouTube channel of the Indonesian General Elections Commission (KPU RI). The euphemisms presented were based on Warren’s theory (1992), including derivation, compounding, and blending. The results showed that 15 euphemisms were identified from the debate; 8 derivations, 5 compoundings, and 2 blends, of which derivation was the most dominant euphemism. Euphemisms helped candidates convey criticism and sensitive issues more subtly, maintain their public image, and create a more friendly and non-confrontational debate atmosphere. Euphemisms are essential in political communication, especially in Indonesian culture, which priorities gentle and indirect communication. This study contributes to understanding how language can be used to influence public perception and voter decision-making in important political events.
TRANSLATION TECHNIQUES ANALYSIS: THE ACCURACY OF INDONESIAN SUBTITLES IN THE GENSHIN IMPACT GAME《原神》 Mughni, Ari Abdul; Delijar, Ressi Maulidina
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 2 (2024): KLAUSA Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v8i2.1116

Abstract

The exchange of information between two languages, from the source language (SL) to the target language (TL), requires a process known as translation. The translated text is referred to as the translation product, and during its creation, translation techniques are needed to produce an accurate meaning in the target language. Translation occurs across various media, one of which is in video games. Accurate translation provides clear and directed instructions to players for completing game missions. Therefore, this research aims to examine how translation techniques from Mandarin to Indonesian affect the meaning of translations in several mission dialogue clips from the game Genshin Impact. Descriptive qualitative research method is used to analyze this research. The translation product, consisting of mission dialogue sentences from Genshin Impact, serves as the data analyzed. The data are examined with reference to Molina and Albir’s translation technique theory. The results indicate that the choice of translation techniques can influence the meaning of the resulting translation product. In fact, in the Indonesian subtitles of Genshin Impact, some translation techniques used were found to be less suitable, leading to inaccurate translation meanings.
POTRET LUKA PSIKOLOGIS NADIFA: KAJIAN BIOPSIKOLOGI DALAM NOVEL IS HE REALLY MY MEDICINE? KARYA RAHMANIDA Illahi, Della Sulistiono Kurnia; Ahmadi, Anas
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 9 No 1 (2025): KLAUSA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v9i1.1128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter utama, Nadifa Ainayya, dalam novel Is He Really My Medicine? karya Rahmanida. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data yang memusatkan perhatian pada elemen-elemen pembentuk karakter dalam novel. Berdasarkan hasil penelitian, Nadifa Ainayya digambarkan sebagai gadis dengan karakter yang kompleks. Dia memiliki pengalaman masa kecil yang traumatis karena perlakuan orang tua yang keras dan penuh tekanan yang membuatnya rentan, sering merasa rendah diri, mudah menangis, dan mengalami overthinking. Namun, dengan dukungan dari Khalif Izhar, kekasihnya, Nadifa perlahan-lahan bangkit dari keadaannya yang terpuruk. Perjalanan emosional dan perkembangan karakter Nadifa menjadi fokus utama, di mana dia ditampilkan sebagai tokoh protagonis yang mengalami transformasi signifikan sepanjang cerita. Artikel ini juga membahas interaksi faktor biologis dan lingkungan yang berperan dalam membentuk respons emosional dan perilaku Nadifa, dengan menggunakan pendekatan biopsikologi untuk menyoroti dampak dari interaksi ini terhadap kesehatan mentalnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami struktur dan dinamika karakter dalam novel, serta membuka diskusi mengenai bagaimana karakter utama dapat mempengaruhi perkembangan alur cerita secara keseluruhan.
IMPLIKATUR NONKONVENSIONAL DALAM KOSAKTA PADA PROGRAM YOUTUBE LAPOR PAK! EDISI 2 SEPTEMBER 2024 Herowati, Kurnia Sari; Ahmadi, Anas
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 9 No 1 (2025): KLAUSA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v9i1.1131

Abstract

Bahasa merupakan media yang digunakan oleh manusia untuk saling berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam perkembangan zaman, peneliti menyadari adanya suatu bentuk bahasa yang memadukan komedi dan sindiran untuk menyampaikan kritik sosial yang relevan dengan isu-isu terkini. Bahasa tersebut dapat disebut sebagai kosakta. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa implikatur nonkonvensional dalam kosakta yang terkandung dalam percakapan pada program YouTube Lapor Pak! Edisi 2 September 2024 dengan jumlah tiga episode. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implikatur nonkonvensional dalam kajian pragmatik. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menganalisa data percakapan. Metode simak dan catat diterapkan untuk mengumpulkan dan menganalisa data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sebelas data percakapan yang mengandung implikatur non-konvensional. Implikatur nonkonvensional dalam kosakta pada program tersebut berfungsi sebagai kritik terhadap berbagai isu sosial dan politik dengan cara yang menarik dan menghibur.
TIPE ENNEAGRAM PADA PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN KARAKTER UTAMA DALAM NOVEL UNFOLD STORIES OF CAREN GALANG: TINJAUAN PSIKOLOGI ANALISIS KEPRIBADIAN Fahira, Kayla Fitria; Ahmadi, Anas
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 9 No 1 (2025): KLAUSA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v9i1.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepribadian karakter utama, yaitu Caren dan Galang, dalam novel Unfold Stories of Caren Galang dengan menggunakan teori Enneagram. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami tipe kepribadian kedua karakter utama dan hubungan di antara mereka yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis masing-masing. Dengan menganalisis interaksi dan motivasi karakter melalui teori Enneagram, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya hubungan interpersonal dalam membentuk kepribadian, baik dalam konteks sastra maupun kehidupan sehari-hari. Penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif dengan penggabungan antara perspektif teori sastra dan psikologi analisis kepribadian teori Enneagram. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka, mencakup artikel jurnal ilmiah yang diakses melalui Google Scholar dan sumber literatur lain yang relevan, termasuk buku-buku yang membahas teori sastra dan psikologi kepribadian. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa melalui perkembangan hubungan mereka, Caren dan Galang mengalami pertumbuhan kepribadian yang signifikan sesuai dengan teori Enneagram. Caren belajar menemukan kebahagiaan melalui penerimaan diri, sementara Galang mengembangkan empati dan dukungan dalam hubungan mereka, yang memperkuat hubungan antara Caren dan Galang serta saling menguatkan.
FENOMENA DIGLOSIA BERBAHASA ARAB PADA PELAJAR INDONESIA DI TIMUR TENGAH Anjani, Hafsah; Tatang, Tatang
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 9 No 1 (2025): KLAUSA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v9i1.1137

Abstract

Fenomena diglosia telah menjadi kondisi yang umum terjadi di negara-negara berbahasa Arab, khususnya di kawasan Timur Tengah, di mana digunakan dua varian bahasa, yaitu bahasa Arab standar (fusha) dan dialek lokal (‘āmiyyah). Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelajar indonesia yang sedang menempuh pendidikan di sana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan wawancara sebagai teknik pengumpulan datanya dan pelajar indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Timur Tengah sebagai partisipannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pelajar mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan penggunaan dua varian bahasa tersebut. Perbedaan antara fusha dan ‘āmiyyah memengaruhi proses belajar dan komunikasi sehari-hari. Meskipun demikian, kesulitan ini dapat diatasi melalui praktik berkelanjutan dan pembiasaan dalam interaksi lintas-varietas. Penelitian ini memberikan gambaran penting mengenai strategi adaptasi bahasa yang diperlukan dalam konteks diglosia.
GANGGUAN MENULIS PADA PEMBELAJAR BAHASA ARAB KELAS 4 SEKOLAH DASAR Nunung, Nunung; Maharani, Rhesty Widyayuning; Tatang, Tatang
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 9 No 1 (2025): KLAUSA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v9i1.1149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengaruh disgrafia terhadap kemampuan menulis pembelajar bahasa Arab di tingkat sekolah dasar dan untuk mengeksplorasi metode serta pendekatan yang efektif dalam membantu mereka meningkatkan keterampilan menulis. Rumusan masalah yang peneliti ambil adalah 1). Bagaimana pengaruh disgrafia terhadap kemampuan menulis pembelajar bahasa Arab di tingkat sekolah dasar?. .2). Apa saja metode dan pendekatan yang efektif dalam membantu pembelajar bahasa Arab dengan disgrafia untuk meningkatkan keterampilan menulis mereka?. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk menganalisis gangguan disgrafia pada salah satu siswa. Teknik pengumpulan data meliputi kajian pustaka, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukan bahwa pembelajaran menulis bahasa Arab di sekolah berjalan intensif. Namun, anak-anak yang mengalami disgrafia menghadapi tantangan signifikan dalam menulis huruf dan struktur kata Arab, terutama karena adanya perbedaan sistem tulisan dibandingkan dengan tulisan Latin. Faktor-faktor yang menghambat kemampuan menulis mereka meliputi kesulitan membedakan huruf hijaiyah, kendala dalam orientasi tulisan dari kanan ke kiri, serta kecenderungan untuk menulis dengan kualitas yang buruk dan tidak konsisten.
ILLOCUTIONARY ACTS AND HATE SPEECH ON GUS MIFTAH Fahmi, Ahmad Rosikhul; Ranu, Andarini; Khoiriyah, Hafi Dhotul
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 9 No 1 (2025): KLAUSA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v9i1.1164

Abstract

This study addresses three main questions: (1) What forms of illocutionary acts characterize hate speech in viral Instagram content involving religious figures? (2) How do these linguistic strategies polarize audience engagement in controversial religious discourse? (3) To what extent do platform mechanisms such as anonymity and algorithmic bias amplify toxicity? Through a qualitative netnographic analysis of five viral Instagram videos (late November–December 2023) featuring Gus Miftah and Ice Tea Seller three dominant hate speech themes emerge: religious-based attacks (52%), dehumanization (33%), and veiled threats (15%). Pragmatic analysis reveals that expressive illocutionary acts (60%—e.g., emotional outbursts) and directive acts (30%—e.g., demands for punishment) drive polarized engagement, with hate comments receiving three times as many likes and 35+ replies per thread compared to neutral comments. Platform dynamics exacerbate toxicity: 80% of hate comments come from anonymous accounts, while the algorithm promotes decontextualized clips, deepening ideological divisions. This study shows how linguistic aggression (micro-level) and platform architecture (macro-level) interact to normalize hate speech, offering actionable strategies for creators to counter hostility (e.g., context restoration) and platforms to prioritize ethical algorithms. By integrating linguistic theory with digital ethics, this study advances a framework for mitigating harm in Indonesia’s polarized social media landscape.
ANALISIS UNSUR-UNSUR KLAUSA DALAM RUBRIK EDUKASI KOMPAS.COM EDISI MINGGU, 17 NOVEMBER 2024: "WAKIL KETUA KOMISI X DORONG PEMERINTAH GRATISKAN PENDIDIKAN DASAR SELURUH INDONESIA" Phitaloka, Maharani Intan; Faumi, Nayla; Lee, Thannia Angelina; Sitaresmi, Nunung
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 9 No 1 (2025): KLAUSA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v9i1.1170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur klausa yang terdapat dalam teks artikel berita pada media Kompas. Klausa merupakan satuan gramatikal yang terdiri dari subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan, yang membentuk kalimat dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks artikel, struktur klausa memiliki peran penting untuk memastikan pesan yang disampaikan jelas, padat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menganalisis berbagai contoh kalimat dalam artikel berita untuk mengidentifikasi bagaimana klausa-klausa disusun dan diterapkan dalam penyusunan kalimat yang efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan klausa yang tepat mempengaruhi kejelasan dan efektivitas komunikasi dalam teks berita. Sebaliknya, kesalahan dalam struktur klausa dapat mengganggu pemahaman pembaca. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman yang baik tentang struktur klausa dalam penulisan berita yang komunikatif.
MAKNA DI KEHENINGAN TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM DUNIA TANPA SUARA Wirasti, Lutfita Ainur; Tessalonika, Silvana Krisnawati; Elvazia, Fidya
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 9 No 1 (2025): KLAUSA Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/klausa.v9i1.1176

Abstract

Penelitian ini menganalisis tindak tutur ilokusi nonverbal dalam film Dunia Tanpa Suara, sebuah karya yang menggambarkan komunikasi melalui elemen nonverbal seperti bahasa isyarat, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana tindak tutur ilokusi diungkapkan melalui komunikasi nonverbal, mengidentifikasi jenis-jenis tindak tutur yang dominan, serta mengeksplorasi peran komunikasi nonverbal dalam membangun makna dan alur cerita. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis deskriptif, penelitian ini memanfaatkan teori tindak tutur Searle yang mencakup lima kategori: asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal dalam film ini tidak hanya menjadi media untuk menyampaikan pesan, tetapi juga membangun hubungan emosional yang mendalam antar tokoh. Temuan ini menegaskan bahwa tindak tutur ilokusi nonverbal memainkan peran penting dalam menciptakan makna yang mendalam dan memperkaya pengalaman naratif film. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada kajian pragmatik, khususnya dalam memahami komunikasi nonverbal dalam konteks seni visual.

Page 11 of 12 | Total Record : 113