KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra)
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) is a journal of linguistics, literature, and language teaching that was published for the first time in 2012 (in print) by the Faculty of Language and Arts, Universitas Ma Chung. The journal publishes research and review articles in the fields of linguistics, literature, and language teaching twice a year.
Articles
123 Documents
PERAN AYAH DALAM PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN ANAK DALAM NOVEL "ONE BIG FAMILY": TINJAUAN PSIKOLOGI ANAK
Fahira, Kayla Fitria;
Ahmadi, Anas
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.946
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran ayah dalam psikologi perkembangan anak, menggunakan novel "One Big Family" sebagai studi kasus. Dua pertanyaan utama dikaji: bagaimana peran ayah dijelaskan dalam konteks novel ini, dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan anak? Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang mengintegrasikan teori sastra dengan perspektif psikologi anak. Data diperoleh dari studi pustaka, dengan analisis terfokus pada karakter-karakter dalam novel, menurut tahap-tahap perkembangan anak. Hasil menunjukkan peran ayah tidak hanya sebagai pemberi nafkah, tetapi juga sebagai sahabat dan pengasuh yang peduli terhadap anak-anak mereka. Pola asuh yang diterapkan ayah memengaruhi kepribadian dan perilaku anak. Keluarga Yanardi-Nauval dan Sudrajat-Fahri menunjukkan pola asuh sehat dengan penerimaan dan dukungan emosional, sementara Keluarga Hidayat-Bagas dan Komarudin-Khaisan menunjukkan pola asuh kurang sehat dengan ketegasan dan otoritarianisme. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya peran ayah dalam perkembangan anak, berkontribusi pada pemahaman lebih dalam tentang dinamika keluarga dan pengaruhnya terhadap perkembangan anak.
A CORPUS-BASED STUDY ON ERRORS IN WRITING DESCRIPTIVE TEXT COMMITTED BY SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN A MODELLED-SCHOOL CONTEXT WITHIN SIKKA REGENCY, EAST NUSA TENGGARA PROVINCE
De Rosari, Vinsensia Yosefa;
Uran, Stefanus Igolois Grenga;
Balik, Lusiyana Marieta
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.947
This case study aims to identify the types and causes of errors often made by students in writing descriptive texts and to provide solutions to reduce errors in writing. This study employs the five stages of error analysis proposed by Ellis and Barkhuzein. Data were collected through observation, written tests, and interviews and were analyzed using qualitative and quantitative approaches. The corpus under inquiry consisted of 50 students’ descriptive writing texts from two classes. The most identified error was the linguistic errors in writing related to second language usage errors. A lack of vocabulary mastery and L1 interference generally cause errors in writing made by students. After the error evaluation stage, the authors recommend the implementation of Continuous Writing Activities and Process Writing Strategies to help students improve their ability to write in English and reduce the errors they make.
LEXICAL DENSITY AND READABILITY IN STUDENTS’ THESIS INTRODUCTIONS
Siregar, May Sarah;
Hara, Nina Tiya;
Sinar, Tengku Silvana
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.948
This study investigates lexical density and readability in students’ undergraduate thesis introductions. Documentation technique is used to collect the data while qualitative content analysis was employed as the method to present the data. The data of this study were content words and sentences taken from the data sources of 20 undergraduate’s thesis introductions. The scores of lexical density and readability were obtained by using Flesch Reading Ease Tool online. The findings show that all introductions exhibit high lexical density, with scores ranging from 51,28% to 68,08%. Whilst, the readability scores range from 10.92 to 17.58, and they are all categorized as being very difficult writings. In summary, the findings demonstrate that all thesis introductions exhibit a high level of complexity in their writing. These introductions showcase the deliberate use of rich and precise content words. Consequently, they pose a significant challenge for comprehension due to their density.
MAKNA SIMBOL ARSITEKTUR RUMAH: PEMERTAHANAN GLOSARIUM KEBUDAYAAN SUKU SASAK
Sam'un, Ahmad;
Riadi, Selamet;
Idham, Idham
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.951
Penelitian ini beranjak dari terus berkembangnya pembauaran perilaku masyarakat suku asli pulau Lombok dengan dunia luar khusunya dibidang arsitektur rumah yang dibangun. Perkembangan arsitektur tersebut merupakan suatu hal yang sangat baik, tetapi di sisi lainnya berbotensi memudarkan nilai filosofis dan makna yang terkandung di dalam model penerapan perilaku pembangunan tempat tinggal oleh masyarakat suku Sasak untuk menjaga keharmonisan antar masyarakat dan alam sekitarnya. Potensi-potensi yang bisa saja terjadi inilah kemudian khendak divalidasi apakah sudah terjadi, sejauhmana atau bagaimana masyarakat setempat mempertahankan makna dalam kebudayaannya sendiri. Makna yang terkandung kemudian dideskripsikan untuk kemudian dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak dan bidang keilmuan dalam rangka mewujudkan harmonisasi dan keindahan perilaku di tengah masyarakat dan alam sekitar. Hasil penelitian ini kemudian dapat juga dikembangkan menjadi sumber belajar kontekstual bagi masyarakat setempat. Penelitian ini mengandung deskripsi makna dalam simbol arsitektur rumah suku Sasak serta mekanisme pemertahanan kebudayaan dan bahasa serta solusi dalam pemertahana bahasa arsitektur budaya masyarakat. Penulis dalam kajian ini menggunakan pendekatan semiotika dan antropologi serta pemertahanan bahasa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode cakap dengan teknik cakap semuka, serta dikombinasikan dengan teknik rekam dan teknik catat. Berdasarkan pengkajian objek penelitian ditemukan data arah mata angin dan simbol-simbol arsitektur khas suku Sasak yang memiliki makna unik dalam kehidupan masyarakat Sasak, desa Perina, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara barat.
NOMINALISASI DAN PERAN SEMANTIK DALAM PODCAST JOE ROGAN “ISRAEL IS STARTING WW3”
Darmawan, Adhitya
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.957
This research focuses on nominalization, semantic roles or theta roles, and the functions of nominalizations in Joe Rogan’s Youtube Podcast entitled “Israel is Starting WW3”. This research is conducted based on two fundamental matters. The first one is that this research wants to reveal how the participants or speakers in the podcast create messages on this Israel-Palestine conflict since they are both American but one of them is middle-eastern mixed race. The second thing is due to the fact that there are still no research that combine the focus as what this research does which is the analysis of nominalizations, theta roles, and the functions of nominalizations. By combining these as the focus, this research aims to reveal not just on syntactic and semantic level but beyond those two approaches since this research also analyzes the functions of nominalization on the Podcast. This is a qualitative descriptive research for it’s data are multiple and holistically constructed and cannot be taken away from the context. In order to perform. The research findings show the total of 62 Data in both active and passive sentences. The findings also show that the roles are mostly agent-patient in active sentences and the functions are mostly to create framing of certain topic.
FUKUGOUGO DI PABRIK PENGOLAHAN MAKANAN FRESHCENTER SHOKUBUN (KAJIAN MORFOSEMANTIK)
Fauzah, Nunik Nur Rahmi;
Hidayati, Yanti;
Ulfiyah, Evi
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.959
Abstrak: Dalam percakapan yang digunakan didalam lingkungan kerja pabrik pengolahan makanan ditemukan kosakata yang dibentuk melalui proses penggabungan atau fukugougo. Tujuan penelitian untuk menganalisis variasi jenis fukugougo dan makna fukugougo yang ada di pabrik pengolahan makanan Freshcenter Shokubun. Teori yang digunakan merupakan teori dari Shibatani. Sumber data merupakan percakapan yang dilakukan para pegawai pabrik dilingkungan kerja dengan data berupa fukugougo yang ditemukan didalam percakapan tersebut. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik libat catat. Dari penelitian ini ditemukan 9 data teridentifikasi sebagai fukugougo, 4 data merupakan native compound, 1 data berupa sino japanese compound, dan 2 data merupakan hybrid compound. Dari segi makna, ditemukan 4 fukugougo maknanya berasal dari 2 kata pembentuknya, 2 fukugougo maknanya hanya berasal dari salah satu kata pembentuknya saja, dan 1 fukugougo makna katanya tidak terbentuk dari salah satu kata pembentuknya. Kata Kunci: fukugougo, morfosemantik, pengolahan makanan, kata majemuk
FENOMENA LINGUISTIS GADIS AUTIS DALAM FILM INNOCENT WITNESS: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK
Santosa, Farihanum Shania Izza;
Labibah, Jihan;
Herowati, Kurnia Sari
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.963
Penelitian ini mengkaji fenomena linguistik gangguan berbahasa gadis autis dengan sindrom Asperger dalam film Innocent Witness karya Lee Han. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi tersebut, dengan pendekatan yang mencakup analisis teori Scovel tentang tahapan konseptualisasi, formulasi, artikulasi, dan pemantauan diri dalam produksi bahasa. Teknik pengumpulan data melibatkan peninjauan film,z transkripsi dialog, dan analisis isi untuk mengidentifikasi gangguan berbahasa yang dialami karakter autis. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami kondisi autisme, khususnya sindrom Asperger, yang memengaruhi kemampuan berbahasa dan komunikasi karakter Ji-woo. Hasil penelitian mengungkapkan dominasi gangguan konseptualisasi dalam interaksi Ji-woo, menyoroti tantangan yang dihadapi individu dengan autisme dalam berkomunikasi. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik tentang autisme, serta mendorong penerimaan dan inklusi yang lebih baik bagi individu dengan gangguan berbahasa dalam masyarakat.
Pengaruh Faktor Sosial dan Budaya terhadap Pemerolehan Kalimat Bahasa Kedua Pada Anak Suku Madura, Batak, dan Jawa
Ramadhani, Moch. Fadil Amy;
Agung, Sebastiano Bonarivo;
Chrismantaru, Christian Nagata;
Mintowati, Maria
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.964
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana berbagai faktor sosial dan budaya mempengaruhi cara anak-anak dari latar belakang budaya yang berbeda mempelajari dan menggunakan kalimat dalam bahasa kedua. Fokus penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran interaksi sosial, nilai-nilai budaya, serta dukungan keluarga dalam proses pembelajaran bahasa kedua, serta bagaimana masing-masing faktor ini berinteraksi dan berkontribusi terhadap keberhasilan anak-anak dalam menguasai kalimat bahasa kedua. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang komprehensif, wawancara mendalam dengan anak-anak dan orang tua, serta analisis bahasa yang digunakan dalam konteks sehari-hari. Data dari jawaban wawancara memberikan wawasan tentang dinamika interaksi sosial yang terjadi di lingkungannya, termasuk bagaimana teman sebaya mendukung atau menghambat proses pembelajaran bahasa. Wawancara dengan anak-anak dan orang tua mengungkapkan pandangan pribadi dan pengalaman terkait pembelajaran bahasa kedua, serta faktor-faktor motivasional dan emosional yang terlibat. Analisis bahasa digunakan untuk mengidentifikasi pola penggunaan kalimat dalam bahasa kedua dan bagaimana pola tersebut dipengaruhi oleh konteks sosial dan budaya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami kompleksitas pemerolehan bahasa kedua di Indonesia, khususnya dalam konteks keberagaman budaya.
BUDAYA DAN TRADISI KERATON YOGYAKARTA DALAM ITINÉRAIRE D’UN VOYAGE À JAVA EN 1896
Mustofa, Andi
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.969
Raja Chulalongkorn dari Kerajaan Siam (Thailand) berkunjung ke Keraton Yogyakarta pada tahun 1896 dalam rangka menguatkan hubungan diplomatik di antara dua kerajaan. Selama lawatan berlangsung, Raja Chulalongkorn menulis catatan perjalanan yang menarasikan budaya dan tradisi Jawa serta persepsinya sebagai penguasa Kerajaan Siam terhadap Keraton Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya dan tradisi Keraton Yogyakarta dari perspektif Raja Chulalongkorn. Data penelitian bersumber dari Itinéraire d’un voyage à Java en 1896. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya dan tradisi yang disorot oleh Raja Chulalongkorn berkaitan erat dengan gaya berpakaian dan tradisi resepsi di lingkungan Keraton Yogyakarta. Perbedaan budaya dan tradisi yang dimiliki pada diri (self) dan liyan (other) menciptakan momentum untuk memperkuat eksistensi identitas masing-masing.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DAN KEARIFAN LOKAL YANG TERDAPAT PADA FILM IMAM TANPA MAKMUM
Dalimunthe, Elvi Susana;
Amaliyah, Raudhatul;
Mangunsong, Sri Emelda;
Manik, Alan Kibar;
Harahap, Safinatul Hasanah
KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) Vol 8 No 1 (2024): KLAUSA Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33479/klausa.v8i1.980
Film "Imam Tanpa Makmum" merupakan hasil karya anak bangsa yang dimana didalamnya tidak hanya menceritakan dengan visual sebuah kisah namun terdapat penerapan penggunaan Bahasa Indonesia yang bisa mengimplementasikan orang-orang Indonesia itu sendiri dengan penerapan beberapa kearifan lokal didalam film tersebut. Analisis ini dimaksudkan untuk menemukan, meneliti, dan menilai penggunaan dan penerapan Bahasa Indonesia dan Kearifan Lokal dalam film karya Negara Indonesia ini. Metode analisis yang dipakai pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dimana dalam artikel ini berfokus dalam menemukan penggunaan Bahasa Indonesia dan kearifan lokal yang terdapat pada Film Imam Tanpa Makmum. Hal ini penting agar film tidak hanya menjadi sarana hiburan sermata namun bisa memberikan pengetahuan secara tidak langsung mengenai penggunaan Bahasa Indonesia dan kearifan lokal melayu Riau.