EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
166 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 1 (2022)"
:
166 Documents
clear
Revitalisasi Pengembangan Moderasi Beragama pada Era Digital di Indonesia
Agung Agung;
Muhammad Azka Maulana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1893
Salah satu sikap yang mampu menengahi perilaku esktrem dalam beragama adalah dengan moderasi beragama. Tujuan penelitian ini sebagai upaya untuk mengetahui perkembangan moderasi beragama yang semakin intensif pada zaman digital di Indonesia. Metode Penelitian dalam riset ini menggunakan studi kepustakaan dan teknik analisanya deskriptif analitis. Sumber primer dalam riset ini berasal dari majalah, buku dan surat kabar. Hasil penelitian, penulis menyimpulkan setidaknya dua permasalahan umat islam; Pertama, kesulitan beberapa golongan dalam mengamalkan islam yang moderat adalah karena mereka hanya melihat teks hukum (al-qur’an dan hadist) tanpa menjelajahi aspek nahwu, shorof, ushul fiqh, balaghoh, mantiq dan seterusnya. Lebih lanjut, mereka cenderung mendikotomikan ulama. Artinya, ulama yang dianggap bukan golongannya, maka mereka cenderung menolak pendapatnya, meskipun yang disampaikannya itu benar. Yang kedua, kecenderungan beragama yang ekstrem dikarenakan faktor hawa nafsu dengan mengikuti konten berita negatif atau hoax yang tersebar di media sosial. Dengan demikian konsep muslim moderat itu muslim yang memiliki prinsip dan sikap tidak melebihi dari ruang yang semestinya, tidak fanatik namun juga tidak longgar dalam menjalankan praktik beragama.
Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru
Muhammad Husnurridlo Az Zaini
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2012
Guru yang belum memiliki kompetensi keilmuan mengenai keguruan akan mengakibatkan tidak profesionalnya dalam proses belajar mengajar di kelas. Masih ditemukannya guru yang lulusan SMA/MA karena adanya masa pengabdian, merupakan masalah yang harus diselesaikan oleh kepala sekolah. Kepala sekolah harus hadir untuk memfasilitasi untuk mengembangkan kompetensi guru tersebut salah satunya dengan supervisor. Tujuannya ialah agar terbentuk guru-guru yang profesionalisme melalui pengawasan dan membantu guru menyelesaikan masalah dalam proses belajar mengajar. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustaam atau library research. Dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yakni reduksi data, pemaparan data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian tersebut ialah kepala sekolah dituntut untuk mengembangkan sekolah yang dimpimpinnya, baik dari segi sumber daya manusia yang ada di sekolah maupun dalam proses pembelajarannya. Dalam proses kegiatan belajar mengajar, guru memiliki peran yang vital. Oleh karena itu, guru harus memiliki kompetensi dan kwalitas mengenai dunia pendidikan khususnya dalam pengelolaan kegiatan belajar mengajar di kelas. Dengan begitu, profesionalisme guru akan meningkat seiring pengawasan dari kepala sekolah. Kepala sekolah harus memfasilitasi para guru dengan kegiatan-kegiatan yang menunjang peningkatan kompetensi pada guru.
Profil Minat dan Hasil Belajar IPA Siswa Melalui Belajar dari Rumah pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Menengah Pertama
Andrianus Nggong;
Adrianus Nasar;
Hamsa Doa
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1723
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil minat belajar IPA dan hasil belajar IPA melalui belajar dari rumah pada siswa kelas VIII SMPN 1 Nangapanda pada masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah ex post facto dengan pendekatannya deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 55 siswa yang diperoleh melalui sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket untuk minat belajar dan teknik dokumentasi untuk hasil belajar. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Profil minat belajar IPA melalui belajar dari rumah pada masa pandemi covid-19 tahun pelajaran 2020/2021 adalah 69,1% pada kualifikasi cukup baik dan 30,1 % pada kualifikasi kurang baik; 2) Profil hasil belajar IPA melalui belajar dari rumah pada masa pandemi covid-19 tahun pelajaran 2020/2021 adalah siswa yang berpersentase 47,27 % dengan kualifikasi hasil belajar baik, siswa berpersentase 41,82% dengan kualifikasi hasil belajar cukup baik dan siswa berpersentase 10,91% dengan kualifikasi kurang baik.
Adopsi Teknologi Informasi dan Knowledge Sharing: Analisis Mediasi Budaya Organisasi di Perguruan Tinggi
Erni Taruli Pebrina;
Rachma Nadhila Sudiyono;
Suroso Suroso;
Dewiana Novitasari;
Masduki Asbari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2223
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh adopsi teknologi informasi terhadap niat berbagi pengetahuan dengan melibatkan budaya organisasi sebagai mediator. Sampel penelitian ini diambil dari 102 orang dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Indonesia dengan menggunakan teknik simple random sampling dan menggunakan SEM (Structural Equation Model) dengan software SmartPLS versi 3.0 sebagai alat statistiknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adopsi teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap knowledge sharing intention, baik secara langsung maupun melalui mediasi budaya organisasi. Oleh karena itu, budaya organisasi dapat menjadi variabel mediator yang memperkuat pengaruh adopsi teknologi informasi terhadap niat berbagi pengetahuan.
Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Melalui Model Pembelajaran Flipped Classroom
Rohmatulloh Rohmatulloh;
Hepsi Nindiasari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1877
Tujuan penelitian ini agar mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah secara matematis setelah pembelajaran yang bermodel pembelajaran flipped classroom. Jenis penelitian yakni Pre-Experimental berbentuk One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian yaitu kelas VIII D SMP Negeri 25 Kota Serang kelompok 1 berjumlah 16 siswa. Instrumen penelitian yaitu instrumen pemecahan masalah matematis. Pokok bahasan yang menjadi pembahasannya penelitian berikut merupakan materi sistem persamaan linier dua variabel. Data dari hasil penelitian dianalisis secara Kuantitatif menggunakan perhitungan N- Gain. Dari hasilnya penelitian, jika skor N-Gain yakni 0,51 termasuk berkategori sedang. Berdasarkan hasinyal tes terdapat kemampuan yang meningkat dalam pemecahan masalah matematis peserta didik setelah terdapat model pembelajaran flipped classroom.
Pengaruh Minat Belajar Peserta Didik terhadap Pembelajaran Daring Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Masa Pandemi Covid 19
Hany Uswatun Nisa;
Rizki Umi Nurbaeti;
Nurchalistiani Budiana
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2110
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeksripsikan seberapa tinggi minat belajar peserta didik dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada pembelajaran daring (2) Untuk mendeskripsikan seberapa tinggi hasil belajar peserta didik dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada pembelajaran daring (3) Mengetahui pengaruh yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar peserta didik dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dalam pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan analisis korelasi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang bersifat tertutup, dengan menggunakan internet sebagai media penyebarannya. Hasil penelitian ini berupa: (1) Minat belajar peserta didik termasuk dalam kategori sedang. Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah frekuensi paling banyak yaitu 100 frekuensi, dengan jumlah interval 25,856 ≤ X ≤ 30,284 dan jumlah prosentase sebanyak 82,644. (2) Hasil belajar peserta didik termasuk dalam kategori sedang. Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah frekuensi paling banyak yaitu 99 frekuensi, dengan jumlah interval 12,155 ≤ X ≤ 16,365 dan jumlah prosentase sebanyak 81,818. (3) Hasil uji korelasi product moment pada variabel X dan Y, menunjukkan rtabel dengan taraf signifikan 0,05 dan jumlah responden sebanyak 121 orang adalah 0,1786. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan (Ha) diterima dan (Ho) ditolak
Pengembangan Modul Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar
Rafika Indra Julia;
Nellitawati Nellitawati;
Dina Dahliana;
Nana Fauzana Azima;
Yumna Yumna
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1857
Pembelajaran yang dilakukan oleh guru selama ini masih monoton. Guru hanya menggunakan buku-buku paket yang di sediakan oleh pemerintah, sedangkan buku paket yang di sediakan pemerintah materinya belum cukup luas dan belum membuat siswa untuk berpikir kritis. Untuk itu perlu adanya pengembangan modul bagi siswa sekoah dasar. Pengembangan modul itu bertujuan agar pembelajaran menjadi menyenangkan dan siswa dapat belajarn sendiri menggunakan modul . modul akan di desain sedemikian rupa agar memudahkan siswa memahami materi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan memakai model yang di kembangkan oleh Robert Maribe Branch. Model ini menggunakan 5 tahapan untuk mencapai hasil yang maksimal. Secara umum hasil validasi materi, validasi desain dan validasi bahasan yaitu valid dan perlu revisi kecil. Hasil praktikalitas modul secara umum dikategorikan praktis dengan keterangan boleh di gunakan dengan revisi kecil. Hasil dari pengembangan modul yaitu meningkatkan minat siswa dalam belajar, memudahkan siswa dalam mengolah materi pembelajaran, pembelajaran menyenangkan dan meningkatkan hasil belajar siswa. dapat di lihat dari hsoal evaluasi atau kuis yang di berikan. Rata-rata nilai skor kuantitatif 84 dari total 24 siswa, dengan presentase 87% atau 21 siswa tuntas dalam belmbelajaran dengan mendapatkan nilai lebih dari ≥KKM 75.
HOTS Analysis of Task Instructions in Bahasa Arab Madrasah Aliyah Textbook Published by The Ministry of Religious Affairs
Heni Verawati;
Evi Febriani;
Intan Muflihah;
Uswatun Hasanah;
Agus Susanti;
Fitriani Fitriani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1930
HOTS atau Higher-Order Thinking Skills (keterampilan berpikir tingkat tinggi) memainkan peranan penting dalam meningkat kemampuan berpikir siswa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian antara instruksi tugas yang termuat dalam buku ajar Bahasa Arab MA kelas X yang diterbitkan oleh Kementerian Agama dengan indikator HOTS. Peneliti menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan isi HOTS pada instruksi tugas dalam buku ajar dan menggunakan teknik membaca dan kutipan untuk memperoleh data. Selanjutnya, peneliti menggunakan statistik deskriptif untuk menghitung proporsi pengajaran berdasarkan Revised Bloom Taxonomy yang dikembangkan oleh Anderson dan Krathwohl, yaitu menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Para peneliti menemukan bahwa buku teks berisi 78 instruksi tugas. Terdapat 32 instruksi yang mewakili kemampuan berpikir tingkat tinggi. Instruksi mencipta mendominasi kategori keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan 24 instruksi (31%). Kategori keterampilan berpikir tingkat tinggi yang paling dominan kedua adalah menganalisis dengan enam instruksi (8%). Terakhir, kategori keterampilan berpikir tingkat tinggi ketiga adalah mengevaluasi dengan dua instruksi (3%).
Strategi Pendidikan Karakter Integritas Berbasis Masyarakat di Satuan Pendidikan Dasar
Lisa Retnasari;
Sumaryati Sumaryati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.1739
Di era globalisasi penguatan pendidikan karakter menjadi pondasi untuk melahirkan generasi-generasi muda yang berintegritas didukung dengan masyarakat sebagai basis penguatan pendidikan karakter. Penelitian yang dilakuakan bertujuan mendeskripsikan strategi satuan satuan pendidikan dasar di Kepanewon Galur Kulon Progo (SDN Brosot dan SD Muhammadiyah Wonopeti 1) dalam melakukan penguatan pendidikan karakter integritas berbasis masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, dan guru kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, FGD dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan triangulasi data. Hasil penelitian mengenai strategi dalam pendidikan karakter integritas berbasis masyarakat di satuan pendidikan dasar Kepanewon Galur Kulon Progo yaitu dilakukan melalui pertama, merumuskan program pendidikan karakter berbasis masyarakat. Adapun tahapan perumusannya yaitu sosialisasi, implementasi penguatan pendidikan karakter, evaluasi dan rencana tindak lanjut. Kedua, pelibatan lingkungan sebagai sumber penguatan pendidikan karakter integritas. Proses kegiatannya dilakukan melaui kolaborasi dengan wali murid dan alumni sebagai tokoh masyarakat, penggunaan buku pantauan kegiatan nilai-nilai karakter, mengunjungi pabrik industri, pondok pesantren, pasar, bank sampah dan komunitas lainnya. Hal ini memberikan dampak positif dalam rangka menumbuh kembangkan nilai kejujuran, tanggung jawab dan cinta kebenaran pada peserta didik.
Social Movement Berbasis Islam (Studi Tentang Gerakan Sosial Melawan Degradasi Moral di Era Pendidikan Berbasis Digital pada Remaja)
Bambang Trisno;
Iswantir M
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2117
Perkembangan peradaban manusia saat ini banyak menimbulkan perubahan, mulai dari politik sampai kepada social budaya dalam masyarakat. Hal ini juga yang sering memunculkan konflik antara masyarakat dengan negara. Indonesia sebagai Negara berkembang sangat merasakan perubahan-perubahan tersebut. Hal ini memunculkan kekhawatiran pada orang tua, guru para ulama dan warga yang risau para remaja tercebur ke dunia yang bisa merusak mental dan moral mereka. Salah satu daerah yang sangat merasakan hal itu adalah masayarakat Kota Bukittinggi, adanya kasus pembunuhan teman karena persoalan asamara, tertangkapnya para remaja kubang putih sebagai pengguna narkoba and masih banyak kerusakan moral yang lainnya. Jika hal ini terus dibiarkan dirisaukan semakin rendahnya moral pergaulan dikalangan remaja di kota Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aksi gerakan social berbasis Islam untuk melawan degradasi moral di Bukittinggi, dengan metode kualitatif deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan belum maksimalnya aksi gerakan social berbasis islam di Kota Bukittinggi yang dilakukan oleh para tokoh ulama.