EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
151 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 4 (2024)"
:
151 Documents
clear
Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis AI Opexam
Muthohharoh, Niswatun;
Mardliyah, Muna Karimatal;
Rifqi, Arina Fadlilatar;
Muslih, Muslih;
Hamdun, Kamal;
Hamidah, Amirotun;
Ahmad, Nur Cholis;
Islamiyah, Nurul;
Qudsiyah, Nadhifatul;
Rochmawati, Lulur;
Charisma, Muhammad Ryan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7057
Penelitian ini dipicu oleh kebutuhan mendesak untuk menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam konteks pendidikan, terutama dalam mendukung proses evaluasi pembelajaran di sekolah dengan tujuan utama mengurangi beban kerja guru. Fokus utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi penggunaan AI, khususnya melalui platform Opexam, sebagai alat yang tidak hanya mempermudah tetapi juga mempercepat evaluasi pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, yang melibatkan analisis mendalam terhadap literatur dan informasi yang relevan tentang penerapan Opexam dalam evaluasi pembelajaran di pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Opexam menyediakan fitur-fitur canggih yang secara signifikan mendukung efisiensi guru dalam menjalankan evaluasi dengan lebih terstruktur dan akurat. Bukti empiris dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Opexam berdampak positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di berbagai sekolah. Selain membantu dalam pengukuran pencapaian siswa secara objektif, Opexam juga memfasilitasi perancangan dan pengelolaan evaluasi pembelajaran secara sistematis. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa Opexam memiliki potensi besar sebagai alat yang bernilai dalam sistem pendidikan modern. Dengan memanfaatkan teknologi AI, Opexam memberikan manfaat yang signifikan bagi para guru untuk meningkatkan efektivitas evaluasi pembelajaran dan memperkaya pengalaman belajar siswa. Penggunaan Opexam dianggap sebagai langkah progresif dalam mendukung transformasi pendidikan yang lebih adaptif dan efisien di masa depan.
Evaluating Higher Order Thinking Skills (HOTS) During the Covid-19 Pandemic: Lecturers’ Beliefs and Strategies
Sukyadi, Didi;
Dallyono, Ruswan;
Hakim, Lukman;
Kurniawan, Eri;
Supian, Supian;
L. Lebedeva, Alexandra
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7503
The Coronavirus pandemic disrupted learning processes in higher education institutions in Indonesia, affecting the relationships and interactions between lecturers and students, and necessitating an understanding of the beliefs and strategies in evaluating Higher Order Thinking Skills (HOTS) during the pandemic. Therefore, this study aims to examine the beliefs and strategies of lecturers in evaluating HOTS during the COVID-19 pandemic using e-learning platforms. This study combines quantitative methods to identify the frequency distributions of key factors and survey lecturers’ beliefs about evaluating student learning outcomes using a Likert Scale. Qualitative methods were used to analyze lecturers’ beliefs and strategies in evaluating HOTS through interviews. This study reveals that learning in the context of HOTS could still be conducted during the pandemic, although there were adjustments in using learning media from offline to online modes. This transition had been challenging for many lecturers, requiring trial, error and learning various available learning media. Initially considered a major problem, over time, lecturers had become accustomed to using technology to support student learning. Lecturers were very optimistic that online learning at the higher education level could be effective, despite requiring adjustments and learning new media, with strategies influenced by their beliefs, teaching philosophy, and the conditions during the pandemic
Analisis Afiksasi dalam Rubrik “副刊”Koran Harian Nusantara “千岛日报”
Jaya, Gabriella Jeviana Prana;
Sitaresmi, Dhatu
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7276
Afiksasi dalam bahasa Mandarin adalah salah satu bidang dan topik yang belum banyak dijelajahi. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman linguistik terkait afiksasi bahasa Mandarin, terutama prefiks dan sufiks. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode kualitatif deskriptif dengan desain penelitian simak catat dimana penggunaan bahasa akan disimak dan lalu dicatat untuk kemudian dianalisis lebih lanjut, dan akan didukung dengan teknik analisis studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah dari 26 prefiks yang ada hanya 7 yang digunakan dalam rubrik 副刊, dan dari 14 sufiks bahasa Mandarin hanya 10 sufiks yang digunakan. Dalam meneliti rubrik 副刊 pada Koran Harian Nusantara edisi bulan Desember 2023, ditemukan juga bahwa proses afiksasi dapat mengubah kelas kata suatu kata. Penelitian ini membuka perspektif baru dalam pembahasan afiksasi bahasa Mandarin dan dengan diadakannya penelitian ini diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam dunia pendidikan bahasa Mandarin.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Digital (E-LKPD) Berbasis Aplikasi Liveworksheets pada Materi Nirmana
Mustaqim, Gaman;
Hidayat, Sholeh;
Lukmanulhakim, Lukmanulhakim
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7422
Pemanfaatan teknologi dalam bahan ajar belum optimal dalam pembelajaran. Keterbatasan media pembelajaran interaktif membuat proses pembelajaran terkesan monoton. Pendidik belum menggunakan bahan ajar inovatif dan belum mengenal banyak software pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menciptakan E-LKPD berbasis aplikasi liveworksheets pada materi Nirmana kelas XI di SMKN 1 Cikulur, Kabupaten Lebak. Penelitian ini menggunakan jenis Research and Development (R&D) dengan model ADDIE untuk mengembangkan dan memvalidasi efektivitas produk. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, uji validasi ahli materi dan media, angket, serta pretest dan posttest. Data yang diperoleh diuji dalam pembelajaran dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji validasi ahli materi dan media menunjukkan skor rata-rata 93% (sangat layak). Uji efektivitas dengan N-Gain menghasilkan skor 0,76 (tinggi/efektif), menunjukkan E-LKPD berbasis liveworksheets meningkatkan efektivitas pembelajaran, memudahkan pemahaman materi, dan meningkatkan semangat belajar siswa. Respon siswa terhadap E-LKPD berbasis liveworksheets juga sangat positif dengan skor 93%, menunjukkan bahan ajar ini menarik dan mendukung pembelajaran di kelas. Simpulan penelitian ini adalah lembar kerja peserta didik digital berbasis aplikasi liveworksheets pada materi nirmana memiliki implikasi positif.
Peran Soft Skill dan Hard Skill dalam Kemampuan Numerasi Siswa (Systemactic Lyterature Review)
Dahlia, Dini;
Oci, Novaliyosi;
Pujiastuti, Heni;
Mutaqin, Anwar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7471
Kemampuan numerasi siswa sangat dipengaruhi oleh kombinasi soft skill dan hard skill yang mereka miliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran soft skill dan hard skill dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menganalisis 20 artikel terpilih yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan self efficacy, sebagai komponen utama dari soft skill, secara signifikan mempengaruhi kemampuan siswa dalam memahami dan menyelesaikan masalah numerik. Selain itu, kemampuan berpikir kritis dan logis yang termasuk dalam hard skill juga berkontribusi besar dalam meningkatkan numerasi siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara soft skill dan hard skill dalam kurikulum pembelajaran untuk strategi pembelajaran yang lebih holistik dan efektif. Temuan ini memberikan panduan bagi pendidik dalam merancang metode pembelajaran yang lebih komprehensif dan membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut tentang pengembangan keterampilan dalam konteks pendidikan.
Komik Digital Berbasis Tri Hita Karana untuk Meningkatkan Literasi Sosial Budaya Siswa Sekolah Dasar
Dewi, Ni Made Hardia Murtika;
Astawan, I Gede;
Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7062
Literasi sosial budaya merupakan suatu hal yang diperlukan untuk menanamkan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai luhur Bangsa Indonesia. Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan bagi peningkatan literasi sosial budaya yang berbantuan komik digital berbasis Tri Hita Karana. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimen berdasar one group pretest-posttest design. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu: metode kuesioner, dan tes. Instrument yang digunakan berupa lembar kuesioner validitas, kepraktisan, beserta tes uji kemampuan literasi sosial budaya. Banyak subjek pada penelitian ini adalah 12 orang siswa. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Komik digital ini sesuai dengan karakteristik siswa, memiliki status valid, praktis, dan efektif. Uji Kelayakan memperoleh indeks validitas dari ahli materi sebesar 0.97, ahli desain sebesar 0.91, dan ahli media sebesar 0.88. Uji kepraktisan ditinjau dari respons guru sebesar 4,85 dan respons siswa uji perorangan sebesar 4,90 dan uji kelompok kecil sebesar 4,96. Uji efektivitas memperoleh signifikansi (2-tailed) yaitu sebesar 0,000. Simpulan menunjukkan komik digital memiliki kelayakan, kepraktisan dan keefektifan dalam meningkatkan literasi sosial budaya siswa
Optimalisasi Mata Pelajaran Muatan Lokal pada Kurikulum Merdeka (Studi pada Mata Pelajaran Keminangkabauan, Sumatera Barat)
Illahi, Rilci Kurnia;
Yunita, Rahmi;
Khadijah, Khadijah;
Dirsa, Andika;
Wahyuni, Ade Sri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7367
Budaya Alam Minangkabau (BAM) sebagai Mata Pelajaran Muatan Lokal diimplementasikan kembali pada Kurikulum Merdeka sebagai Mata Pelajaran Keminangkabauan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melengkapi tulisan dari Afrilya dkk., (2020) yang menyatakan faktor penyebab diberhentikannya BAM di Sumatera Barat, sehingga diperlukan solusi untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian Systematic Literature Review (SLR). Sumber utama penelitian ini adalah sepuluh literatur yang diperoleh dari platform elektronik yang terindeks sinta, seperti Portal Garuda, Google Scholar, dan Direct of Open Access Journals (DOAJ) yang publish pada tahun 2019 sampai 2023. Hasil penelitian menyatakan bahwa Mata Pelajaran Keminangkabauan membutuhkan perhatian: 1) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat 2) tim pengembangan kurikulum tingkat daerah 3) sekolah dan komite 4) Guru 5) Perguruan Tinggi Sumatera Barat 6) Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sumatera Barat dan 7) tokoh masyarakat seperti Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM). Penyediaan sarana dan prasarana pendukung merupakan tindakan yang dapat dilakukan sekolah dan komite untuk berhasil mengimplementasikan mata pelajaran Keminangkabauan dalam kurikulum Merdeka. Guru Keminangkabauan yang berpartisipasi aktif dalam MGMP/KKG dapat memperluas pandangan dan pengetahuannya dalam berbagai hal. Selain itu, juga perlu bekerja sama dengan Perguruan Tinggi, BBPMP dan LKAAM sebagai Lembaga yang memberikan sarana untuk melestarikan budaya dan Adat Minangkabau.
Model Pembelajaran Sains Berbasis Siklus Panca Pramana terhadap Karakter Gotong Royong dan Bernalar Kritis Siswa Kelas V
Putri, Kadek Sinta Septia;
Werang, Basillius Redan;
Astawan, I Gede
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7461
Kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar tergolong masih rendah, selain itu karakter gotong rotong siswa juga masih kurang tercermin pada sikap siswa sehari-hari di sekolah. Hal ini disebabkan oleh model pembbelajaran yang tidak menerapkan aspek tersebut. Maka dari itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran sains berbasis siklus panca Pramana terhadap karakter gotong royong dan bernalar kritis siswa kelas V. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif statistik deskriptif dengan desain post test only design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I-VI yang berjumlah 199. Sampel penelitian ini diperoleh secara cluster random sampling sehingga didapat kan sampel yakni siswa kelas V yang berjumlah 40 orang. Metode dan instrumenn pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yakni terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran sains berbasis siklus panca pramana terhadap bernalar kritis kelas V. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran sains berbasis siklus panca Pramana berpengaruh terhadap karakter gotong royong dan bernalar kritis siswa kelas V.
Analisis Upaya Peningkatan Literasi Numerasi dalam pembelajaran di Sekolah Dasar
Hasanah, Hasanah;
Susanto, Edi;
Arbani, Arbani;
Jaenudin, Riswan;
Chotimah, Umi;
Indraputri, Ratu Ilma
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7292
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tahun 2023 di SDN Sungai Sialang, SDN 4 Kayuara, dan SDN Talang Duku menunjukkan adanya capaian kemampuan literasi dan masih ada yang perlu ditingkatkan dalam kemampuan numerasi siswa. Untuk meningkatkan literasi numerasi siswa, penelitian ini akan mengkaji program pembelajaran di tiga sekolah pada tahap pembuatan, penerapan, dan evaluasinya. Prosedur analisis data dalam penelitian ini menggunakan Model Huberman dan Milles yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca dan menulis siswa cukup baik di tiga sekolah subjek, namun kemampuan berhitungnya masih memerlukan perhatian lebih. Program pembelajaran yang dirancang pada tahap 1) perencanaan pembelajaran yang baik seperti penyusunan RPP, materi pembelajaran, soal HOTS dan media belajar yang tepat memberikan dukungan positif terhadap peningkatan kemampuan literasi siswa. Tahap 2) Implementasi menggunakan metode pemecahan masalah dengan menggunakan soal HOTS akan melatih siswa dalam berfikir kritis. Tahap 3) Monitoring membantu memastikan proses pembelajaran yang berlangsung agar sesuai dengan rencana yang telah disusun untuk membantu keberhasilan belajar peserta didik. Dari hasil penelitian ini, maka penting untuk meningkatkan literasi numerasi di satuan pendidikan melalui perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang matang, peningkatan manajemen guru dan penerapan strategi pembelajaran yang efektif.
Model Probing-Prompting Sebagai Bentuk Inovasi Pembelajaran Aktif dalam Perspektif Pendidikan Islam
Afrianto, Tito Dimas;
Rukajat, Ajat;
Susanto, Agus
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v6i4.7360
Latar belakang dari penelitian ini menggambarkan tentang model pembelajaran Probing-Prompting bisa menjadi model yang begitu efisiensi karena sebagai suatu inovasi aktif dalam pendidikan Islam sebab model ini mengedepankan suatu formulasi yang dimaksudkan untuk membantu peserta didik dalam memecahkan suatu masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis model pembelajaran Probing-Prompting berdasarkan bentuk pembahasan teoritis, sejarah dan letak perbedaan signikannya dengan model konvensional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif studi kepustakaan dengan pendekatan grounded theory karena penelitian menggunakan preferensi dari berbagai sumber literature seperti e-book dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini ketika digunakan dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam Bab Thaharah menunjukkan bahwa model ini efektif dibandingkan dengan metode ceramah yang hanya berfokus pada guru memberikan materi lalu peserta didik menerima ilmu tersebut. Kesimpulannya adalah secara keseluruhan model pembelajaran Probing-Prompting dalam memberikan kerangka kerja yang efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik yang sangat cocok untuk diterapkan dalam pendidikan Islam untuk mengembangkan generasi kritis