cover
Contact Name
Wening Cahyawulan
Contact Email
wening@unj.ac.id
Phone
+6287780818966
Journal Mail Official
jurnal-insight@unj.ac.id
Editorial Address
LPPM UNJ, Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6-7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 22529055     EISSN : 25978039     DOI : https://doi.org/10.21009/INSIGHT
Core Subject : Education,
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 376 Documents
Hubungan Tingkat Stres dengan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VIII di SMP Swasta IMELDA Polem, Ayu Muthma'innah; Sagala, Ismaniar Hasanah; Nurhaida
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//INSIGHT.131.10

Abstract

Stres merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi siswa dalam belajar. Stress adalah respon tubuh terhadap ketidakmampuan menghadapi tuntutan yang diterima yang bisa mengganggu kesehatan yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Swasta Imelda. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif jenis korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII dan sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas VII C yang berjumlah sebanyak 30 orang siswa. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah dengan menyebarkan angket pada siswa kelas VII C. Kemudian data hasil angket ini diolah menggunakan SPSS versi 22.0. Maka, berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan korelasi uji spearman rank diperoleh hasil nilai sig = 0,324 dimana 0,324 > 0,05 yang artinya tidak terdapat korelasi antara tingkat stress dengan motivasi belajar siswa. Nilai correlation coefficient r ialah -0,186 dimana menunjukkan bahwa tingkat kekuatan korelasi adalah sangat lemah. Dan angka correlation coefficient pada hubungan di atas bernilai negatif, maka arah hubungan dari kedua variabel tersebut ialah tidak searah.
Pengaruh Lingkungan Sekolah terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas IX SMP Swasta IMELDA Medan Putri, Fadira; Araudha, Nadra; Nasution, Sasqia Salsa Zahra
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//INSIGHT.131.09

Abstract

This study aims to determine the influence of the school environment on the learning motivation of grade IX students of Imelda Medan Private Junior High School. This study used a quantitative research approach. The population used in this study was class IX of Imelda Medan Private Junior High School consisting of 88 students. The sample in this study was taken, amounting to 15 students of class IX-B, the research instrument used was a questionnaire with the Simple Random Sampling technique. The results of the study used Descriptive statistical analysis, the average score of the school environment is 111. 93 are in the very high category and learning motivation with a total of 122.67 is in the very motivated category. Analysis of the prerequisites of the school environment normality test results and learning motivation of 0.200 >0.05 (normally distributed), the results of the hypothesis test showed a GIS value of 0.000 with GIS criteria (0.000) < α (0.05).Based on the results of the linearity test is 0.534>0.05 based on the results of these data, there are The linear relationship of the school environment to learning motivation. A high regression value or (R) effect of 0.903, the result of the coefficient of determination (R2) is 0.815.  The conclusion in this study is that there is an influence of the school environment on the learning motivation of grade IX-B students of Imelda Medan Private Junior High School.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kenakalan Remaja di Desa Tugusari maulani susanti; Suryadi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//INSIGHT.131.05

Abstract

Masa remaja disebut juga masa transisi, dimana akan terjadi perubahan dalam dirinya baik secara fisik, emosional dan sosial. Hal yang menjadi kekhawatiran yaitu ketika remaja tidak mampu mengontrol kendali diri sehingga terjerumus pada perilaku menyimpang. Penyimpangan perilaku ini dikenal dengan kenakalan remaja. Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Kenakalan remaja sering di sebabkan oleh faktor-faktor individu itu sendiri, keluarga dan masyarakat serta lingkungan tempat individu tersebut tinggal.Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dari kenakalan remaja di desa tugusari. Penelitian ini didasarkan penelitian yang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fakto-faktor penyebab kenakalan remaja yang ada di desa tugusari yaitu di sebabkan beberapa faktor yaitu karena individu itu sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan tempat tinggal individu itu sendiri.
Mengenal Perilaku Toxic Relationship dan Dampak pada Kesehatan Mental dan Fisik Dwi Prasety, Fadia
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//INSIGHT.131.01

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena toxic relationship, sebuah hubungan antarpersonal yang dicirikan oleh pola perilaku merugikan. Fokus penelitian mencakup hubungan yang menimbulkan rasa takut dan tertekan, perasaan tidak nyaman, kepemilikan yang berlebihan, serta kekerasan fisik. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam dari lima narasumber yang memiliki pengalaman berbeda dalam hubungan toksik. Hasil wawancara menggambarkan bahwa toxic relationship dapat menciptakan lingkungan yang tidak aman, memicu respons emosional merugikan, dan berdampak serius pada kesejahteraan psikologis individu. Tanggapan narasumber menyoroti kompleksitas pengalaman, mulai dari rasa takut hingga kesulitan tidur dan penurunan berat badan yang signifikan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih tajam tentang perilaku toxic relationship dan dampaknya pada kesehatan mental. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi intervensi dan pencegahan yang lebih efektif dalam menanggulangi fenomena hubungan beracun.
Teknik Menulis Ekspresif untuk Menurunkan Quarter-Life Crisis Mahasiswa Malida Salsabila; Makaria, Eklys Cheseda Makaria; Rachmayanie J, Ririanti Rachmayanie J
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//INSIGHT.131.02

Abstract

Fenomena quarter-life crisis pada usia 20-an rentan dialami orang-orang berpendidikan ditandai dengan adanya kebimbangan dalam pengambilan keputusan, putus asa, penilaian diri yang negatif, terjebak dalam situasi yang sulit, perasaan cemas, tertekan, dan khawatir terhadap relasi interpersonal yang akan atau sedang dibuat. Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya quarter-life crisis pada mahasiswa FKIP ULM angkatan 2020. Tujuan penelitian ini menguji keefektifan teknik menulis ekspresif dengan pendekatan konseling kelompok realita dalam menurunkan quarter-life crisis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen bentuk non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa FKIP ULM angkatan 2020 yang mengisi angket sebanyak 94 responden. Sampel sebanyak 10 orang yang dipilih sesuai kriteria dengan teknik purposive sampling. Instrumen menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t diperoleh hasil Sign (2-tailed) sebesar 0,015 < 0,05 atau probabilitas dibawah 0,05 dan Thit > Ttab yaitu 5,734 > 2,306. Kesimpulan hasil penelitian ini terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan teknik menulis ekspresif. Maka, teknik menulis ekspresif dengan pendekatan konseling kelompok realita efektif dalam menurunkan quarter-life crisis mahasiswa.
Menurunkan Academic Burnout Melalui Konseling Kelompok Teknik Dispute Kognitif dan Dispute Imajinasi Lestari, Risky Budi; Japar, Muhammad; Dewi Lianasari
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.131.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan konseling kelompok teknik dipsute kognitif dan dispute imajinasi terhadap penurunan academic burnout kelas X BDP 2 SMK Swadaya Temanggung. Jenis penelitian menggunakan Pretest-Posttest Comparasion group design. Subjek penelitian dipilih secara random. Sampel yang digunakan pada kelompok ekperimen 1 sejumlah 7 siswa dan kelompok eksperimen 2 sejumlah 7 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner skala academic burnout. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis uji anova dengan bantuan program softwere SPSS 26.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok teknik dispute kognitif dan dispute imajinasi efektif menurunkan academic burnout pada siswa. Hasil analisis kelompok eksperimen 1 terdapat penurunan skor sebesar 32 atau 25% dan kelompok eksperimen 2 sebesar 35 atau 40%.
Bimbingan dan Konseling untuk Perilaku Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Yuniar, Tasya Rizky; Yusi Riksa Yustiana; Dodi Suryana
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.131.07

Abstract

Prokrastinasi akademik merupakan tantangan signifikan dalam proses pembelajaran mahasiswa, yang dapat berdampak negatif pada aktivitas akademik dan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami tingkat prokrastinasi akademik yang dialami oleh mahasiswa Program Bimbingan dan Konseling. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi aspek-aspek perilaku prokrastinasi yang mungkin muncul pada mahasiswa, serta untuk mengatasi dan menangani prokrastinasi akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif melalui survei deskriptif, melibatkan 209 mahasiswa dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, angkatan 2020, 2021, dan 2022. Pengukuran tingkat prokrastinasi akademik mencakup aspek gangguan perhatian, keyakinan psikologis terhadap kemampuan, inisiatif personal, keterampilan mengatur waktu, faktor sosial prokrastinasi, dan kemalasan. Skala yang digunakan untuk mengukur kecenderungan prokrastinasi akademik adalah penskalaan model Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, tingkat kecenderungan prokrastinasi akademik mahasiswa Bimbingan dan Konseling di Universitas Pendidikan Indonesia, yang diwakili oleh 209 mahasiswa, berada pada kategori sedang. Mayoritas mahasiswa, sebanyak 90% atau 188 orang, memiliki tingkat kecenderungan prokrastinasi akademik pada kategori sedang. Sedangkan, 2% atau 5 mahasiswa menunjukkan perilaku prokrastinasi akademik yang signifikan pada tingkat kecenderungan tinggi, dan 8% atau 16 mahasiswa menunjukkan perilaku prokrastinasi akademik yang minimal pada tingkat kecenderungan rendah.
Hubungan Adaptabilitas Karier dan Kebahagiaan pada Generasi Z Nurmalita Kunti Puspita Ningrum; Dede Rahmat Hidayat
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//INSIGHT.131.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanalisis hubungan antara adaptabilitas karier dan kebahagiaan pada generasi Z. Populasinya adalah mahasiswa akhir di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta dengan jumlah sampel sebanyak 94 mahasiswa akhir angkatan 2018 & 2019 yang sudah mengikuti PKM/PKL/Magang dihitung menggunakan rumus slovin. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan kriteria khusus pada responden secara daring melalui Google Form. Instrumen Career Adapt-Ability Scale (CAAS) dan Collage Student Subjective Well-Being Questionnaire (CSSWBQ) yang telah diadaptasi dan diuji validitas serta reabilitas. Hasil penelitian secara umum didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa adaptabilitas karier mahasiswa akhir FIP memiliki skor rata-rata sebesar 97,18 dan kebahagiaan sebesar 86.06. Hasil uji kedua variabel memiliki keterhubungan yang signifikan dan berkorelasi ke arah positif dengan ketagori tingkat hubungan yang kuat (nilai signifikansi p = 0,000 < 0,05 dengan nilai koefisien r = 0,607). Maknanya adalah generasi Z memiliki kesadaran dalam memilih karier, tampak pada perilaku ketika menjalani pendidikan dengan rasa bersyukur terhadap lingkungan pendidikan yang dimilikinya saat ini, sehingga implikasi yang dapat diberikan kepada mahasiswa berupa pelatihan dan pengembangan adaptabilitas karier pada keingintahuan karier dan akademik efikasi pada peningkatan kebahagiaan.
Pengaruh Pengendalian Diri dan Adiksi Media Sosial Terhadap Perilaku Phubbing pada Siswa SMA di DKI Jakarta Marwah Hujaema; Herdi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//INSIGHT.131.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengendalian diri dan adiksi media sosial terhadap perilaku phubbing pada siswa SMA di DKI Jakarta. Populasi penelitian adalah siswa SMA di Jakarta dengan sampel sebanyak 400 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik insidental sampling. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dengan BSCS, SMAS-SF, dan GSP. Pengumpulan data dengan BSCS, SMAS-SF, dan GSP yang telah dilakukan uji validasi dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji analisis regresi linear berganda dengan spss versi 20. Hasil koefisien regresi antara variabel pengendalian diri dan adiksi media sosial terhadap perilaku phubbing menunjukkan nilai koefisien -0,296 dan 0,325 artinya jika pengendalian diri siswa rendah pada aspek ketahanan dan adiksi media sosial siswa tinggi pada aspek toleransi virtual maka perilaku phubbing siswa akan tinggi pada aspek nomophobia. Secara simultan, terdapat pengaruh yang cukup signifikan terhadap pengendalian diri dan adiksi media sosial terhadap perilaku phubbing pada siswa SMA di DKI Jakarta sebesar 43,4%. Implementasi dapat dilakukan dengan menerapkan teknik podomoro, memasang aplikasi untuk mengurangi waktu penggunaan media sosial, dan pemberian treatment CBT oleh guru BK.
Gambaran Kepercayaan Diri Remaja yang Mengalami Tindak Kekerasan: (Studi Kasus pada Remaja di Salah Satu SMKN di Jakarta Timur) Nurfatimah, Dewi Andini; Karsih; Tjalla, Awaluddin
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009//INSIGHT.131.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan menganalisis secara faktual tentang kepercayaan diri remaja yang mengalami tindak kekerasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian adalah remaja siswa SMKN di Jakarta Timur sebagai informan kunci dan tiga informan pendukung yaitu ibu kandung, teman sebaya, dan guru BK. Proses penjaringan informan menggunakan Instrument Child Abuese Screening Tools-Children’s Version (ICAST-CH). Pedoman wawancara disusun berdasarkan teori kepercayaan diri yang terdiri dari aspek kognitif, afeksi, dan behavioral. Hasil penelitian pada faktor penyebab tindak kekerasan yaitu sifat tempramental, kesalahpahaman, kesalahan subjek penelitian, dan triger parenting. Dampak yang dirasakan yaitu merasa takut dan gemetar jika berhadapan dengan orang yang meninggikan nada suaranya serta tidak ingin memiliki pasangan seperti ayahnya. Secara kognitif gambaran kepercayaan diri subjek saat ini berprestasi dikejuaraan silat tingkat sekolah, namun kesulitan dalam menunjukkan prestasi di kelas karena subjek memiliki pengalaman pernah dibentak ketika belajar dan merasa tidak fokus belajar di rumah disebabkan orang tua sering bertengkar sehingga prestasi belajar belum optimal. Aspek afeksi subjek mampu mengidentifikasi suasana hati dan memiliki keyakinan yang optimis. Subjek tidak menyukai penampilan fisiknya yang obesitas sehingga mengalami bullying. Pada aspek behavioral subjek sudah mampu menjalin hubungan sosial dan berbicara di depan umum namun kesulitan dalam menjalin hubungan romantis dengan lawan jenis. Tindak kekerasan yang dilakukan ayahnya membuat subjek memiliki perspektif bahwa semua laki-laki sama saja, tidak mampu menghargai, kasar, keras, dan tidak mau kalah. Kata Kunci: Kekerasan pada anak, Orang tua, Kepercayaan diri, Remaja

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 14 No. 1 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 2 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 2 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 1 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 2 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 2 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 1 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 2 (2018): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2018): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 1 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue