cover
Contact Name
Wening Cahyawulan
Contact Email
wening@unj.ac.id
Phone
+6287780818966
Journal Mail Official
jurnal-insight@unj.ac.id
Editorial Address
LPPM UNJ, Gedung Ki Hajar Dewantara Lt.6-7, Jalan Rawamangun Muka, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 22529055     EISSN : 25978039     DOI : https://doi.org/10.21009/INSIGHT
Core Subject : Education,
Insight: Jurnal dan Bimbingan Konseling is a peer-reviewed, open access, and online journal about research, reports, book reviews, and commentaries on all aspects of guidance and counseling which is published by Department of Guidance and Counseling, Universitas Negeri Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling is published twice a year on June and December.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 388 Documents
UBUNGAN FEAR OF MISSSING OUT (FoMO) DAN REGULASI DIRI DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PESERTA DIDIK SMA Moesarofah; Livia Zahrotun Nafisah
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.06

Abstract

Remaja saat ini semakin terpapar fenomena Fear of Missing Out (FoMO), khususnya melalui media sosial, yang dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Sementara regulasi diri diyakini berperan sebagai faktor pelindung yang membantu menjaga kesejahteraan psikologis remaja meskipun menghadapi tekanan FoMO. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara FoMO dan regulasi diri dengan kesejahteraan psikologis siswa kelas X di SMA Wachid Hasyim Surabaya. Desain penelitian adalah korelasional, menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan penelitian melibatkan 216 partisipan yang dipilih melalui simple random sampling dari jumlah populasi sebanyak 2020 siswa. Data dikumpulkan menggunakan skala FoMO, regulasi diri, dan kesejahteraan psikologis yang didistribusikan melalui Google Forms, dan dianalisis menggunakan statistik uji regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara FoMO dan kesejahteraan psikologis, serta hubungan positif yang signifikan antara regulasi diri dan kesejahteraan psikologis. Lebih lanjut, baik FoMO maupun regulasi diri secara signifikan berkontribusi dalam menjelaskan variasi kesejahteraan psikologis. Implikasi penelitian terkait menunjukkan pentingnya optimalisasi layanan Bimbingan dan Konseling melalui layanan informasi, bimbingan kelompok, konseling individu, dan konseling kelompok yang berfokus pada pengembangan regulasi diri peserta didik guna mengurangi dampak negatif FoMO serta meningkatkan kesejahteraan mental remaja.
Students’ Toxic Friendship Behavior Survey: Challenges To Creating A Healthy Learning Environment Dian Oktary; Isnaria Rizki Hayati; Khairiyah Khadijah; Putri Yuningsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.07

Abstract

Toxic friendship behavior among students is on the rise and has the potential to undermine the quality of social interactions and the learning environment. This situation poses a serious challenge to creating a healthy and conducive learning environment in schools. This study aims to comprehensively analyze the prevalence of toxic friendship behavior and evaluate its relationship with the quality of the students’ learning environment. The research subjects were students at a high school in Pekanbaru selected through stratified random sampling. The study employed a quantitative approach using a structured questionnaire-based survey method. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics, including percentage calculations and correlation tests. The results indicate that toxic friendship behavior falls into the moderate category, with a tendency to negatively impact social interactions and learning comfort. It is concluded that toxic friendship contributes to a decline in the quality of the learning environment. The implications of this study underscore the urgency of strengthening preventive guidance and counseling services in schools.
Keefektifan Konseling Kelompok dengan Teknik Relaksasi Terhadap Stress Akademik Pada Siswa di SMAN 10 Mataram Ichwanul Mustakim
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.11

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya jumlah siswa yang mengalami stress akademik. Tingginya jumlah siswa yang mengalami stres akademik  tersebut dipengaruhi oleh banyaknya tugas- tugas yang diberikan sekolah, kurangnya pengetahuan tentang bagaimana mengelola stres, dan tuntutan dari orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Teknik relaksasi dengan konseling kelompok terhadap stress akademik siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang terdiri dari 20 item pernyataan, mencakup lima aspek indikator kedisiplinan belajar, yaitu kehadiran, penyelesaian tugas, pengelolaan waktu, ketaatan terhadap aturan sekolah, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji t-test untuk mengetahui pengaruh Teknik relaksasi dengan konseling kelompok terhadap penurunan stress akademik siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara konseling kelompok terhadap penurunan Tingkat stress akademik siswa. Dengan demikian, layanan konseling kelompok efektif digunakan untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa di SMAN.
Efektivitas Konseling Kelompok Dalam Meningkatkan Karakter Sopan Santun Bagi Siswa Keturunan Dayak Bakumpai Di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Marabahan Sanjaya; Akhmad Rizki Ridhani; Zainal Fauzi
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.09

Abstract

The character of good manners is one of the important aspects in character education that plays a role in shaping students' personalities so they are able to interact well in the social environment. However, in recent years, there has been a decline in the character of good manners among students, including students of Dayak Bakumpai descent. Globalization factors, the influence of social media, and the lack of intensive character education in schools are the main causes of this phenomenon. Therefore, this study aims to examine the effectiveness of group counseling in improving the character of good manners of Dayak Bakumpai students of SMA Negeri 1 Marabahan. This study used a quasi-experimental method with a Pretest-posttest One Group design. The research sample consisted of 10 students selected using a purposive sampling technique and divided into experimental and control groups. Data were collected through observation, scales, interviews, and documentation, then analyzed using descriptive and inferential statistical techniques, including paired sample t-tests and independent sample t-tests.
Integrasi Nilai-Nilai Religiusitas dalam Teknik Konseling Restrukturisasi Kognitif Terhadap Penanganan Kecemasan Individu Pasca Bencana Teuku Fadhli; M. Zainuddin; Dwi Endrasto Wibowo
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.05

Abstract

Anxiety is one of the most common psychological problems experienced by individuals in post-disaster contexts and can significantly affect mental well-being and quality of life. This condition requires an intervention approach that is not only psychologically effective but also culturally and spiritually relevant. This study aims to examine the integration of Islamic religiosity values within cognitive restructuring counselling techniques as an approach to managing anxiety among post-disaster individuals. The method employed is a literature review using a descriptive-analytical approach to analyse relevant studies on cognitive restructuring and Islamic religiosity, encompassing the dimensions of Islam, Iman, and Ihsan. The integration is conducted through four main stages: identification, normalisation, distancing, and decatastrophising, which are aligned with religious values as a foundation for modifying maladaptive thought patterns. The findings indicate that the integration of Islamic religiosity values enhances the effectiveness of cognitive restructuring by providing meaning to traumatic experiences, fostering inner peace, and strengthening self-regulation. Therefore, this integrative approach offers a more holistic and contextual intervention model for addressing anxiety among post-disaster individuals, particularly within communities where religious values play a significant role in psychological life
Strategi Coping Mahasiswa Dalam Menghadapi Stres Akademik Alifia Salsabilla; Dini Rakhmawati; Chr. Argo Widiharto
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.08

Abstract

Students often experience academic stres due to various demands of college, such as numerous assignments, pressure to achieve high grades, and tight deadlines for tasks. These conditions make it necessary for students to use coping strategies that can address the academic stres they experience. The aim of the research is to identify the more dominant and effective coping strategies used by students in dealing with academic stres. The research uses a non-experimental quantitative approach with a correlational research design. The research population consists of active 8th-semester students from the Guidance and Counseling Study Program at Universitas PGRI Semarang, totaling 115 students, with a research sample of 89 students. Data analysis used multiple linear regression. The research results show that the majority of students experience moderate levels of stres. The dominant coping strategy used by students is emotion-focused coping at 97.8%. The results of the regression test show that emotion-focused coping has a significant impact. Thus, emotion-focused coping becomes the more dominant and effective coping strategy used in dealing with students' academic stres.
ANALIS PERKEMBANGAN KARIR MURID KELAS XII SMA NEGERI 99 JAKARTA BERDASARKAN HASIL ASESMEN KEBUTUHAN MURID (AKPD) Neneng Nurlaela; Noviani Kurniati; Nur Fadhilah Tafidah; Nur Hikmah; Rahma Fadlila; Asni Asni
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.03

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan karir murid kelas XII SMA Negeri 99Jakarta berdasarkan hasil Asesmen Kebutuhan Peserta Didik (AKPD). Penelitianmenggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan analisis deskriptif persentase.Responden penelitian berjumlah 166 murid kelas XII SMA Negeri 99 Jakarta yang mengisiinstrumen AKPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidang karir merupakan kebutuhanyang paling dominan pada seluruh kelas, dengan persentase berkisar antara 34,94% hingga44,28%. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi kurangnya pemahaman tentang duniakerja, prosedur melamar pekerjaan, tes seleksi pegawai, keinginan bekerja setelah lulus untukmembantu ekonomi keluarga, serta rencana karir yang belum stabil. Temuan ini menunjukkanbahwa sebagian besar murid masih berada pada tahap eksplorasi karir dan belum mencapaikematangan karir yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan layanan bimbingan dan konselingkarir yang terarah dan berkelanjutan untuk membantu murid menyusun perencanaan karir yanglebih jelas dan realistis.Kata Kunci: Perkembangan Karir, AKPD, Kematangan Karir, Murid SMA
Resiliensi Spiritual Relawan ASN Mengajar: Pemetaan Kondisi Awal dan Desain Pelatihan Koping Religius Sofyan Abdi; Sulistiasih; Lucky Nindi Riandika M; Cut Munika Bastia Rahmadani; Bagus Julian Hikmy
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.12

Abstract

Relawan ASN Mengajar yang mendampingi anak-anak marjinal di kawasan lapak pemulung Sarmili, Jurang Mangu Barat, Tangerang Selatan, menghadapi tekanan emosional, mental, dan fisik yang tinggi akibat keterbatasan fasilitas, kondisi lingkungan yang rentan, serta intensitas pendampingan psikososial. Penelitian dan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis baseline resiliensi spiritual relawan serta merancang model pelatihan resiliensi spiritual berbasis bimbingan dan konseling. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 32 responden aparatur sipil untuk mengukur baseline resiliensi spiritual serta merancang kerangka intervensi pelatihan. Hasil pengujian empiris menunjukkan rata-rata skor resiliensi spiritual responden sebesar 43,44 dari skala 50 (SD = 5,12), yang mengindikasikan baseline ketahanan spiritual yang tergolong tinggi. Hasil uji validitas menunjukkan 11 dari 12 item instrumen dinyatakan valid rhitung > rtabel = 0,361; p < 0,05), dengan nilai koefisien Cronbach’s Alpha sebesar 0,844 (reliabilitas sangat tinggi). Artikel ini memformulasikan lima komponen utama pelatihan resiliensi spiritual (meaning & purpose, value & integrity, hope & optimism, inner peace, dan spiritual connection) yang terintegrasi dalam tiga program utama: psikoedukasi, refleksi pemaknaan (meaning making), dan koping spiritual.

Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 14 No. 2 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 14 No. 1 (2025): INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 13 No. 2 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 13 No. 1 (2024): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 2 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 12 No. 1 (2023): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 2 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 11 No. 1 (2022): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 2 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10 No 1 (2021): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 2 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 9 No 1 (2020): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 2 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8 No 1 (2019): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 2 (2018): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7 No 1 (2018): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 2 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6 No 1 (2017): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2016): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 1 (2015): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 2 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3 No 1 (2014): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 1 (2013): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 2 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1 No 1 (2012): Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue