cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sospol : Jurnal Sosial Politik
ISSN : 20888090     EISSN : 25976648     DOI : -
Core Subject : Social,
The Social and Political Research Center (PKSP), Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang proudly presents Journal Sospol (Sospol: Jurnal Sosial Politik). Journal Sospol cordially invites researchers, academicians, and experts to submit research on sociology, communications, international relations, governance, and social welfare sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 295 Documents
Resistensi Sosial atas Praktik Politik Uang dalam Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Malang Adi, Muhammad Wahyu Prasetyo; Habbodin, Muhtar; Hakim, Muhammad Lukman
Sospol Vol. 10 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v10i2.38412

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan resistensi sosial atas praktik politik uang dalam pemilihan kepala desa Karanganyar, Kabupaten Malang. Sejauh ini eksistensi resistensi terhadap praktik politik uang sangat variatif, melaui pendidikan politik, pemberdayaan masyarakat hingga pelaporan terduga penyuap kepada pihak berwajib. Berbeda dengan literatur-literatur terdahulu, kajian ini mengupas restrukturisasi resistensi dari motif, jaringan bawah tanah hingga menuju permukaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif karena ingin mengupas, menelaah, mendeskripsikan hingga menganalisis perjuangan dari warga yang resisten secara murni dalam perhelatan pemilihan kepala desa Karanganyar kecamatan poncokusumo kabupaten malang tahun 2023. Dengan menggunakan teori Scoot tentang resistensi sebagai pisau analisis utama, penelitian ini mengasilkan temuan bahwa terdapat dua bentuk resistensi warga Karanganyar terhadap politik uang yaitu resistensi terbuka dan resistensi tertutup. Resistensi terbuka tampak dari adanya edukasi politik secara publik, pemasangan banner dan penjagaan pos. Sedangkan resistensi tertutup dapat dilihat dari penolakan individual, hingga edukasi dari rumah ke rumah. Temuan ini lantas memperbarui penelitian sebelumnya yang massif terhadap pendidikan politik, baik melalui tokoh masyarakat maupun melalui lembaga resmi dalam menstimulisasi resistensi.
Strategi Politik dalam Pemenangan Lismidianto-Herlian Muchrim pada Pemilihan Kepala Daerah Kaur Tahun 2020 Hafsari, Iqbal; Murod Al-Barbasy, Ma’mun; Yunanto, Sri
Sospol Vol. 10 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v10i2.38668

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan strategi yang diterapkan oleh Tim Pemenangan Lismidianto-Herlian Muchrim dalam mengalahkan petahana Gusril Pausi-Medi Yuliardi. Pada umumnya pasangan calon petahana memiliki peluang besar dalam memenangi Pilkada, mengingat adanya semua perangkat kekuasaan yang dapat dimanfaatkan. Meskipun berbagai penelitian telah membahas strategi pemenangan dan kekalahan dalam Pilkada di Indonesia, masih terdapat gap research terkait analisis mendalam mengenai strategi pemenangan pasangan Lismidianto-Herlian Muchrim pada Pilkada Kabupaten Kaur tahun 2020. Berbagai literatur yang menyoroti dinamika politik lokal, strategi kampanye, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemenangan pasangan ini belum banyak dilakukan. Penelitian ini menggunakan konsep strategi politik sebagai kerangka analisis. Adapun metode pengumpulan data primer dilakukan dalam bentuk wawancara terhadap narasumber yang relevan. Sementara data-data sekunder didapatkan melalui studi literatur. Data-data yang telah terkumpul kemudian akan diolah menggunakan teknik analisa data kualitatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa keberhasilan pasangan Lismidianto-Herlian Muchrim dalam Pilkada Kabupaten Kaur 2020 tidak terlepas dari strategi ofensif dan defensif yang diterapkan, yaitu menggagalkan skema kotak kosong, memanfaatkan kelemahan petahana, dan mempertahankan suara di basis wilayah Padang Guci, yang menjadi kelemahan petahana Gusril Pausi-Medi Yuliardi. Selain itu, tim pemenangan Lismidianto-Herlian Muchrim juga menggunakan strategi kampanye negatif yang bertujuan melemahkan posisi petahana.
Settlement on Railway Sideline in Surabaya City: Dialectics Perspective of Sosio-Spatial Political Policy Handayani, Triana Dianita; Geraldy, Galang; Syandana, Lauda; Purwati, Enik; Yakin, M. Ainul
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.36268

Abstract

The rapid urban development of Surabaya has produced persistent socio-spatial tensions, particularly visible in the emergence and endurance of informal settlements along railway corridors. These settlements reflect a complex dialectic between state-led spatial planning, capital-driven urban modernization, and residents’ everyday spatial practices. This study asks how do socio-spatial policies shape, and are reshaped by, informal settlements along railway-side areas in Surabaya. Using a qualitative case study approach, the research draws on in-depth interviews, documentary analysis, and historical investigation conducted in the Dupak Magersari railway corridor. Guided by Lefebvre’s triadic concept of space, perceived, conceived, and lived space, the analysis reveals three key findings. First, railway-side settlements persist not merely due to economic necessity, but through long-term social attachment and the production of lived space by residents. Second, state policies exhibit a contradictory stance: while formally designating railway corridors as restricted zones, local authorities simultaneously recognize residents’ administrative status and access to basic public services. Third, this policy ambivalence generates a socio-spatial dialectic in which informal settlements are neither fully legalized nor effectively removed, resulting in prolonged spatial uncertainty.
Konstruksi Diskursif Netralitas Aktif Muhammadiyah dalam Pemilu 2024 Ayyubi Kholid Saifullah; Yunan, Zulfahmi Yasir
Sospol Vol. 12 No. 2 (2026): Juli-Desember
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i2.37975

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi wacana “netral aktif” sebagai sikap politik Muhammadiyah dalam Pemilu 2024. Studi ini berangkat dari perdebatan mengenai posisi organisasi masyarakat sipil keagamaan dalam dinamika politik elektoral, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara netralitas organisasi dan partisipasi politik warganya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana wacana netral aktif dibangun, dinegosiasikan, dan dilegitimasi dalam diskursus resmi Muhammadiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Discourse-Historical Approach (DHA) dari Ruth Wodak. Data utama berupa teks pidato Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, dalam konferensi pers pada 16–17 November 2023. Analisis dilakukan melalui lima strategi diskursif DHA, yaitu nominasi, predikasi, argumentasi, perspektivisasi, serta intensifikasi/mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana netral aktif dikonstruksikan sebagai strategi diskursif yang menegaskan komitmen Muhammadiyah terhadap politik kebangsaan tanpa terlibat dalam politik praktis. Wacana ini sekaligus merepresentasikan upaya organisasi dalam menjaga independensi kelembagaan, sembari memberikan ruang bagi partisipasi politik individual anggotanya. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan studi tentang organisasi Islam dan politik di Indonesia melalui pendekatan analisis wacana historis, serta menawarkan pemahaman baru mengenai bagaimana netralitas organisasi dikonstruksi secara diskursif dalam konteks demokrasi elektoral kontemporer.
Peran Kesbangpol dalam Mewujudkan Tata Kelola Kolaboratif Perlindungan Anak Korban Jaringan Terorisme Pasca Insiden Bom Kota Bandung 2022 Kris, Rizal; Muradi; Mulyawan, Rahman
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.41768

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan menguraikan proses kolaborasi yang dilakukan oleh Kesbangpol Kota Bandung dalam memberikan perlindungan kepada anak korban jaringan terorisme pasca insiden Bom Panci di Kota Bandung tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk kolaborasi yang dibangun masih bersifat prosedural dan belum mencapai tingkat integrasi kelembagaan yang ideal. Kolaborasi antar lembaga sering kali terjadi secara informal, terbatas pada koordinasi administratif, serta belum didukung oleh kerangka kerja yang mengikat dan berkelanjutan. Di sisi lain, analisis penanganan kasus peledakan bom bunuh diri di Astana anyar, dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antar-pemangku kepentingan dalam pencegahan terorisme dan perlindungan anak korban masih menghadapi tantangan struktural dan operasional yang signifikan. Meskipun kerangka kebijakan seperti RAN PE dan RAD PE Jabar telah ada, implementasinya di tingkat Kota Bandung belum optimal.
Strategi Tata Kelola Ketenagakerjaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam Menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (2023–2024) Ardiansyah, Ahmad; Deliarnoor, Nandang Alamsah; Mulyawan, Rahman
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.41769

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menguraikan strategi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka tahun 2023-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik analisis yang digunakan yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat sudah berjalan dengan optimal dalam rangka menekan angka pengangguran terbuka sepanjang tahun 2023-2024. Hal ini didukung oleh; 1) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar telah menetapkan arah kebijakan jangka panjang melalui Corporate Strategy (Strategi Organisasi); 2) Pada tataran Program Strategy (Strategi Program), ketiga UPTD tersebut menyusun dan melaksanakan program pelatihan yang kontekstual dengan kebutuhan peserta dan kondisi lapangan; 3) Dari segi pendukung sumber daya (Resource Support Strategy), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar menghadapi tantangan nyata dalam hal keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, sarana dan prasarana, serta teknologi informasi; 4) Dari segi institutional strategy, turut memperkuat implementasi keseluruhan kebijakan. Dalam kerangka reformasi birokrasi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar telah menyederhanakan struktur kelembagaan, melebur beberapa bagian, serta membentuk sistem kerja berbasis tim yang adaptif.
The Meaning of Struggle and Struggle Meaning: The Contribution of Nahdlatul Ulama in Building Indonesianness Alhakim, Bambang Amir
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.43505

Abstract

This article examines the contribution of Nahdlatul Ulama (NU) in building the solidity of the Unitary State of the Republic of Indonesia (NKRI) through the process of social construction of meaning. This study uses the sociological approach of Max Weber's meaning and the social construction theory of Peter Berger & Thomas Luckmann as a framework of analysis to understand how NU transforms the struggle for independence into a form of worship (the meaning of struggle), while constantly fighting for the legitimacy of the Republic of Indonesia as a sacred moral community (the struggle for meaning). The research methods used were ethnography and case studies with data collection through in-depth interviews, participatory observations, focus group discussions, and analysis of historical texts in three strategic regions: East Java, Central Java, and South Kalimantan. The results of the study show that NU has succeeded in integrating traditional Islamic values with the spirit of nationalism through a network of Islamic boarding schools, religious rituals, and collective narratives. The process of objectification, internalization, and legitimacy is carried out systematically, making love of the homeland part of faith. Another important finding is the central role of NU women in reproducing the meaning of nationality at the grassroots level through taklim assemblies, value-based economic practices, and oral traditions. This article concludes that the solidity of the Republic of Indonesia does not only depend on political or military structures, but especially on the durability of social meaning that continues to be reproduced by socio-religious movements such as NU.
Evaluasi Program Smiling West Java Ambassador dalam Promosi Pariwisata Daerah: Analisis Model CIPP di Provinsi Jawa Barat pada 2022-2023 Daniel, Indyra Putri; Deliarnoor, Nandang Alamsah; Yuningsih, Neneng Yani
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.43519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Smilling West Java Ambassador yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun 2022-2023. Pertama kali diselenggarakannya program SWJ Ambassador pada tahun 2022 yang tujuannya adalah mengaktivasi kreaton konten lokal untuk membantu Pemerintah Provinsi Jawa barat mempromosikan destinasi unggulan sesuai google trend dengan anggota sesuai jumlah destinasi unggulan yaitu 108 anggota. Terlihat bahwa SW Ambassador mempunyai ouput video konten ketika mengikuti kegiatan dan diposting setelah itu wajib untuk laporan sudah mengikuti kegiatan pada tempat yang sudah disediakan Disparbud Jabar. Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus di Provinsi Jawa Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam beberapa aspek (tahapan masukan, tahapan proses), program Smilling West Jawa Ambassador yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2022 berjalan optimal. Meskipun demikian, namun dari aspek tahapan konteks, dan tahapan hasil/produk, program Smilling West Jawa Ambassador belum sepenuhnya beralan optimal. Hal ini tentunya akan sangat mempengaruhi tujuan yang ingin dicapai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk dalam hal peningkatan pendapatan daerah. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penguatan penggunaan model CIPP dalam mengevaluasi program promosi pariwisata berbasis digital serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk pengembangan program ambassador yang lebih berkelanjutan dan berdampak strategis bagi pembangunan pariwisata daerah.
Keterkaitan Struktur Organisasi Berbasis Tim Kerja dengan Kualitas Pelayanan Publik pada Unit Pelaksana Teknis Daerah di Jawa Barat Azi, Julli Dwi; Deliarnoor, Nandang A.; Sagita, Novie Indrawati
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.43521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh struktur organisasi terhadap pelayanan publik di Unit Pelayanan Terpadu Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Bandung I Rancaekek tahun 2022-2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan metode kuantitatif dengan sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui survey dengan melibatkan 400 sampel dari jumlah populasi 539.573. Teknik analisis yang digunakan yakni melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Hasil analisis korelasi spearman menunjukan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan secara statistik antara variabel struktur organisasi berbasis tim kerja dengan pelayanan publik. Hal ini ditunjukan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,844 dan nilai signifikansi < 0,001. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan searah yang sangat signifikan secara statistik antara struktur organisasi berbasis tim kerja dengan pelayanan publik. 2) Hasil desktiptif menunjukan bahwa rata-rata persepsi responden terjadap struktur organisasi berbasis tim kerja bedapa pada angka 63,30 dari skala maksimum 75. Dengan nilai minimum 34 dan maksimum 75, ini menunjukan bahwa secara umum responden menilai penerapan struktur organisasi berbasis tim kerja telah berjalan cukup baik di UPTD Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Bandung I Rancaekek.
Representasi Substantif Perempuan dalam Pembahasan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga di DPR RI Periode 2019-2024 Nikmah, Choris Satun; Wardani, Sri Budi Eko
Sospol Vol. 12 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jurnalsospol.v12i1.43548

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang representasi substantif perempuan anggota legislatif dalam pembahasan RUU PPRT. RUU ini dimaknai sebagai salah satu kebijakan yang sangat berdampak pada perempuan karena mayoritas Pekerja Rumah Tangga adalah perempuan.  Peneliti menganalisis permasalan dalam penelitian ini menggunakan mapping the substantive representation of women ala Sarah Childs dengan dua indikator utama: (i) definisi feminis dan non-feminis pada isu-isu perempuan; dan (ii) dampak yang diantisipasi dari peningkatan proporsi perempuan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, anggota legislatif perempuan memaknai RUU PPRT sebagai isu perempuan karena adanya urgensi perlindungan dan pengakuan hukum bagi PRT yang saat ini dirasa belum cukup. Kedua, dukungan Kaukus Perempuan Parlemen terhadap RUU PPRT lebih condong pada dukungan personal dan fraksi. Ketiga, dalam pembahasan RUU PPRT terdapat perdebatan yang timbul dalam pandangan aleg perempuan, meliputi upah minimum, hak cuti, dan serikat pekerja. Keempat, perempuan aleg DPR menggunakan beragam sumber daya yang dimiliki untuk melakukan lobi politik kepada pimpinan Partai, pimpinan Fraksi, hingga aleg perempuan lain yang belum sepakat terhadap RUU PPRT. Studi ini berkontribusi pada pengayaan kajian representasi substantif perempuan dengan menunjukkan bahwa peningkatan jumlah perempuan di parlemen tidak secara otomatis menghasilkan dukungan kolektif, tetapi membuka ruang bagi strategi lobi informal dan negosiasi politik sebagai bentuk representasi substantif alternatif.